Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S3) Fight for Our Home #5


__ADS_3

Misi merebut kembali Negara kami pun dimulai ! dengan adanya 10 tank mobil yang melaju menuju Negara kami ini, walaupun resikonya cukup besar ! tapi aku rasa ka Pandora sangat yakin dengan misi kali ini.


“Ada apa Ao ? sepertinya kau memikirkan sesuatu ?”


“…..Aku yakin ka Pandora tau yang ku pikirkan bukan ?”


“Hem…kau pasti memikirkan kalau misi kali ini begitu gegabah bukan ?”


“….Apa aku salah ?”


“Tidak, kau sepenuhnya tidak lah salah ! Tapi Ao, yang memiliki keinginan merebut kembali Negara kita bukan hanya aku saja ! kau juga tau kan kalau semua warga zenexter menginginkan Negara mereka kembali ke tangan mereka bukan ?”


Sepertinya begitu, sebenarnya aku lebih memikirkan dampak pertarungan yang beresiko ini, tapi…karna ka Pandora juga ingin segera merebut kembali Negara nya, ditambah lagi dia juga mendapat dukungan dari warganya, Aku pun harus ikut serta juga dalam misinya kali ini


“kau tidak perlu khawatir Ao”


“Emmm ?”


“Percayalah ! kalau ada jalan untuk kita semua !”


“………….”


karna dia yakin akan hal itu, aku pun harus percaya juga padanya


“yasudah,Bagaimana kalau kau gantian mengemudikannya ? kau sudah menyetir selama 2 jam Ao”


“Tenang saja ka Pandora ! aku baik – baik saja ! perjalanan kita masih sangat panjang !”


“Emm…kau benar”


Karna jaraknya yang cukup jauh, perjalanan kali ini mungkin memakan waktu 11 - 12 jam, itulah kenapa ka Pandora meminta kami berangkat pada sore hari, agar kita bertarung pada pagi hari !


“kalau begitu, karna kau belum mau digantikan, bagaimana kalau kita bicarakan tentang formasi kita saja !”


“…Baiklah !”


Aku dan ka Pandora pun membahas tentang formasi kita, dalam perang kali ini, team utama di bagikan mejadi 6 kelompok, 4 diantaranya akan memancing masing – masing King zoa agar kita tidak melawan mereka secara bersamaan, lalu 2 kelompok sisanya adalah kelompok kami team Pandora, dan team Seiryu ! Tugas team seiryu adalah menghadapi reaper yang memegang system Negara zenexter yaitu Hana. Lalu…Tugas kami pun, sebisa mungkin menahan Reaper yang melindungi Negara zenexter itu, Yaitu ka Ted


“(aku tidak perlu khawatir tentang team Seiryu, dengan kemampuan Ryu yang bisa menghentikan waktu, mereka pasti bisa mengatasi Hana ! yang jadi masalah besar memang keberadaan ka Ted…Dan juga…) Ka pandora, apa ada kemungkinan Rion akan muncul ?”


“……Kurasa tidak, Tapi…yang membuatku sedikit khawatir adalah, kemunculan Reaper yang menyerang kalian di tenda kemarin ini !”


“(ohh….Reaper yang mirip dengan adiknya Rin itu ya !) benar juga, dan dia mengincar Noel ! aku harus lebih menjaga Noel saat di sana !”


“Kita belum sepenuhnya mengetahui kemampuan reaper itu, dan juga kemampuan reaper ted juga ! karna itu, pertarungan kali ini akan sangat beresiko ! aku mengandalkan mu Ao !”


“…Baik !”


Perjalanan panjang kami pun berlanjut, setelah sekitar menempuh 5 jam perjalanan, ka Pandora memaksaku untuk bergantian mengemudi, aku pun menyetujui permintaannya dan istirahat di tempat teman – temanku istirahat juga, lalu tertidur…


“(…………..Emm ?)”


Saat aku mengedipkan mataku, aku berada di ruang putih ini lagi, Namun aku mengingat kalau aku tadi tertidur, ini pasti mimpi


“(mimpi ? Tidak, aku sudah berulang – ulang ke tempat ini, pasti ini bukan mimpi !) Hey ! kau pasti di sini kan ? orang yang mirip dengan ku ! Keluarlah !”


…………………………………………..


“(tidak ada yang menjawab….Kalau begitu….) Hey…Kau di sini bukan, Vol-!”


“Ao !”


“!!!”


Aku pun terbangun karana tiba – tiba aku mendengar suara tesa yang ternyata dia duduk di sebelahku


“o..ohh…Tesa, ada apa ?!”


“tangan mu ! tangan mu !”


“Emm ?”


Saat aku sadar, aku ternyata menindih kepala Rin yang sedang tidur di pangkuan ku dengan lengan ku


“Ahh ! maaf Rin !”


“Zzzem..zZzzz”


“Sepertinya dia masih tertidur, dan lagi Ao…kenapa tanganmu tidak bisa aku gerakan saat kau sedang tertidur ? Seperti kau menahan sesuatu”


“benar kah ? aku tidak tau itu, mungkin ini karna aku sedang gugup !”


“jangan sekali kau merasa gugup Ao, Apa….itu karna ka ted ?”


“….Begitulah…”


Tesa pun melihat sedikit ke arahku, lalu sepertinya dia sedikit tersenyum dan kemudian kembali bersandar di pundak ku


“Tenang saja Ao…kau bukan satu – satu nya yang gugup ! ingatlah kalau kau tidak akan sendirian yang menghadapi ka ted ! kami ada di sisi mu juga !”


“…….aku tau, sudahlah, lebih baik kau istirahat juga Tesa !”


“Baiklah”


Tesa pun mencoba tidur dengan bersandar di pundakku, aku pun mengingat kalau urusan ku di dunia putih tadi belum selesai, aku pun mencoba tidur kembali agar masuk ke dunia putih itu lagi. Tapi…


“……………..”


Setelah tidur hamper 50 menit, sepertinya dunia putih itu tidak muncul, itu berati aku tadi hanya tidur saja


“(jadi dunia putih itu muncul dengan sendirinya ! apa memang aku harus sekarat untuk bisa masuk ke sana ?) Menyusahkah saja !”


“Ao ?!”


Sepertinya aku membangunkan Leo yang duduk di depan ku


“ahh, Leo, maaf aku membangunkan mu !”


“Tidak, aku juga baru saja bangun beberapa menit lalu ! Dan lagi, sepertinya kau repot sekali ya, mengurus 3 orang begitu !”


“Begitulah, mereka – mereka ini adalah hal berharga dan harus ku lindungi !”


“…...sebenarnya aku cukup kaget karna kau juga cukup dekat dengan Noel !”


“Memang nya kenapa dengan noel ?”

__ADS_1


“Maaf saja ya, walau pun noel sekarang sedang tidur di panguan mu itu, tapi tadi aku secara tidak sengaja melihat ke arahnya sewaktu bangun dari tidur ku tadi”


“…………”


Leo pun menatapku dengan sangat tajam


“Ao, dia ternyata lebih berbahaya dari yang kau bayangkan ! aku tidak bisa bilang kau harus hati – hati terhadapnya, tapi…ada hal yang tidak kau bayangkan berada di tubuhnya itu !”


Tubuhnya ? apa yang Leo maksud adalah berkah dari Norn ? apa jangan – jangan para Reaper mengincar Noel karna itu ?


“Ahh, tapi bukan hanya Noel saja yang seperti itu !”


“ada lagi ?”


“…..Ao…Kau…”


“Ao ! Leo !”


Ka Pandora pun memanggil kami


“kita akan sampai di Negara zenexter 2 jam lagi ! segera bersiap – siap !”


“Baik !”


“Baik !"


"Leo, kita simpan saja bicaranya untuk nanti ya !”


“……Emm, Baiklah !”


Setelah membangunkan teman – teman dan melakukan persiapan, akhirnya…Tembok tinggi yang dulunya melindungi kami dan memberikan kami tempat hidup yang aman pun, Kini sudah Terlihat di depan kami


“….Zenexter !”


“Negara ku yang ku bangun ! aku datang merebut kau kembali !”


Kami pun berkumpul melakukan pembahasan ulang mengenai formasi kita masing – masing, memeriksa kembali peralatan dan senjata kami masing – masing.


“Ao !”


“Erick ? ada apa ?”


“sayang sekali kita tidak satu team ya ?”


“sepertinya begitu, Tapi kau ada di team ka Iris bukan ?”


“Ya, aku tidak boleh mengecewakannya, Dan lagi…apa sekarang kau sudah baik – baik saja ?”


“Baik – baik bagaimana ?”


“Kau akan berhadapan dengan ted yang itu teman masa lalu mu bukan ? kuharap kau baik – baik saja Ao !”


“Erick....kau memikirkan kondisiku ya ?! kau memang teman baik ku !”


“Ahh ! kau harus kuat teman ku !”


CEKREK !


“Emm ?!”


“Emm ?!”


“Hentikan Rin !”


“Hentikan Rin !”


Persiapan pun sudah 100 % lalu setelah itu, di tempat kami berkumpul dan matahari menyinari kami semua disini, ka Pandora pun kembali naik ke atas mobil tank dan mulai bicara


“Para Pasukan ku ! sekarang lah saat nya kita kembali merebut apa yang telah dunia ini ambil dari kita ! kita semua yang bertarung di sini memiliki tekat yang sama ! Tempat Tinggal ! Keluarga ! Sahabat ! semua telah di ambil oleh dunia ini ! karna itu ! Kita tidak mungkin tinggal dia saja ! Kebencian ! Rasa sakit ! semua bercampur untuk pertempuran kita kali ini !”


“YEAHHHHH !!”


Ka Pandora benar, Rasa sakit ku saat kehilangan bu jili ada di tempat ini ! aku…aku harus bisa kembali merebut Negara zenexter ini ! untuk bu jili juga !


“Kalau begitu ! Langsung saja !”


Ka Pandora pun menghembaskan Pistolnya ke arah Negara Zenexter dan berkata !


“JANGAN PERNAH HILANGKAN HARAPAN KALIAN ! SERANG !”


10 mobil tank ini pun melaju masuk ke zenexter ! dan pertempuran pun di mulai !


“JALAN KAN FORMASI ! BASMI ZOA DAN ZOMBIE DI DEPAN !”


4 mobil tank yang bertugas berhadapan dengan para king zoa pun melaju di depan, dan mengarah ke posisi mereka, sedangkan 6 mobil tank yang termasuk kami juga, menembaki zoa dan zombie yang menghalangi pintu masuk negara zenexter ini


DOR ! DOR ! DOR ! DOR !


Tembakan membabi buta pun di luncurkan, dan jalan masuk pun terbuka. Kami pun berhasil masuk ke zenexter, dan benar saja Negaranya ini benar – benar hampir seutuhnya hancur !


“negaranya….”


“tenanglah tesa, ayo kita rebut kembali rumah kita !”


“Baik !”


“Rin ! Noel ! Leo !”


“Siap !”


“Tentu !”


“Ayo !”


Semua sudah siap ! tinggal menunggu aba – aba dari team yang lain !


“SERANG ! ARAHKAN SESUAI FORMASI !”


4 mobil tank langsung menuju arah tempat king zoa berada, dan kami sisanya harus berususan dengan zoa, reaper, dan zombie yang ada di sekitar negara ini, karna tujuan utama kami adalah membiarkan team rahasia kami, team Seiryu untuk bisa menyelinap masuk menuju Hana.


Team ka Pandora kami pun turun dari mobil tank dan bergegas membasmi musuh di negara bagian tengah


DOR ! DOR ! DOR !


SRATS ! SRATS !

__ADS_1


Tembakan ! dan tebasan ! berulang kali ku dengar ! ini memang benar – benar pertempuran besar ! dan tidak di sangka jumlah mereka cukup banyak !


“Ao !”


“Leo ! ternyata mereka lebih banyak dari yang kita duga !”


“benar ! tapi kita sudah tidak bisa mundur lagi ! ayo habisi mereka !”


“Kau benar !”


Tebasan ku pun berulang kali membelah leher zoa dan zombie, tapi aku belum membunuh satu pun reaper ! apa jumlah mereka tidak banyak ?


“(ini aneh, karna Hana ada di sini, harusnya banyak reaper disini ! )”


“GRAUU !”


“kau menyadarinya juga ya Aimon, apa kau merasakan adanya metal zoa milik hana di sini ?”


“GRAUUU !”


“.......aku lupa...harusnya aku tau kalau aku tidak mengerti kata – kata mu, lakukan lah apa yang mau kau lakukan Aimon !”


“GRAU ! GRAUU !”


Aimon pun melakukan modenya kembali, bulu – bulu di tubuhnya pun merambat sangat cepat dan dia langsung melaju membasmi para zombie


“Hebat Aimon !”


Aku pun meliaht ke arah tesa dan Noel, mereka juga bertarung dengan sangat baik....Emm ?


“Noel ! di arah belakang mu ! ada zoa yang berlari ke arah mu !”


“Emm ? Ahhh ?! Terimakasih Ao ! Baiklah ! Bidik…siap…Ya-“


DUARRRRRR !!!


“!!!”


“!!!”


“!!!”


Tiba – tiba zoa yang berlari ke arah noel itu pun tertindih sesuatu, aku melihat nya walaupun itu sangat cepat…itu pasti...


“ada apa ?!”


“apa itu serangan ka Pandora ?”


“bukan, serangan dari langit seperti itu hanya last hope ku saja…kalau begitu…itu..”


Kabut dari hasil ledakan itu pun mulai terhembus angin, dan aku pun melihat bayangan seseorang yang sangat besar pun muncul…dan tentu saja itu…


“Yaaa…Sudah lama sekali tidak berjumpa ya.…Ao…Tesa…..Leo…”


sosok yang sudah lama kami tidak lihat, kini berubah menjadi laki - kaki besar yang terlihat sangat berbahaya !


“…………Lama tak berjumpa, Ka Ted !”


To be continue….


-----Extra-----


Saat itu di desa zenexter, dimana Alice yang menjadi pemimpin sementara sedang berurusan dengan berkas – berkas keluhan.


“Tuan Putri sementara ! ini beberapa data tentang pertanian, mohon di tangani !”


“B-baik ! dan tolong jangan panggil aku seperti ini ! panggil aku seperti biasa saja !”


“Baik !”


“Berikutnya !”


“Tuan Putri sementara ! ini beberapa data tentang kebutuhan untuk pembangunan pelabuhan, mohon di tangani !”


“….....o-ok, tapi tolong jangan panggil aku begitu, panggul Alice saja !”


“Ohh, Baik !”


“Ok ! berikutnya !”


“Tuan Putri sementara ! ini beberapa data tentang kebutuha untuk pembuatan senjata dan amunisi, mohon di tangani !”


“……………”


“Tuan Putri sementara ?”


“siapa yang menyuruh mu memanggil ku seperti itu ?”


“Ehh ?! bukanya kata Yuna di depan kami harus memanggil mu seperti itu karna ka alice sementara menjadi pimpinan bukan ?”


“……………Emm….ohh…...begituya...berikutnya !”


Yuna pun masuk membawa sorang ibu – ibu yang sedang hamil


“Tuan Putri sementara ! bu Herna ini butuh pemeriksaan kandungan, kami butuh surat masuk dari Tuan Putri sementara agar aku bisa membawanya ke tenda darurat nomer 3 !”


“mo-mohon bantuan nya Tuan Putri sementara !”


“……………………….”


“Tuan Putri sementara ?”


“Tuan Putri sementara ?”


Ka alice pun tersenyum ke arah mereka


“baiklah…akan ku urus surat masuk nya, dan bisakah bu herna keluar sebentar ?”


“Ehh ? b-baiklah !”


Bu herna pun keluar ruangan dan ka alice menutup pintu ruangan ini.


“Emm ? kenapa kau menutup pintunya Tuan Putri sementara ?! T-tunggu, kenapa tampangmu seram begitu Tuan Putri sementara ?! T-TOLONG ! TOLONG AKU BU HERNA ! SERAM ! SERAM ! SERAM ! AMPUN KA ALICE ALIAS TUAN PUTRI SEMENTARA !”


“YUNAAAAA !!”

__ADS_1


“…......Emmm...(apa yang terjadi di dalam ya ?!)"


__ADS_2