
“Ughh….”
Misa pun akhirnya membuka matanya, dan dia sadar kalau dia pingsan setelah terkena serangan hembusan dari Rion tadi
“(Ugh….Kepalaku)”
Dia menyadari kalau kepalanya berdarah, dan sepertinya dia pingsan karna kepalanya terbentur keras saat terhempas tadi
“(A….Aku harus kembali ke tempat teman - teman, pasti mereka sedang terdesak) Ahh !”
Saat misa mencoba berdiri pun, dia kembali rubuh, pandangannya sangat kabur dan darah di kepalanya membuat penglihatannya memburuk
“(Sial ! apa….apa aku selemah ini….apa ini adalah batasanku ?!)”
Misa pun mencoba menancapkan katana nya dan mencoba berdiri, dia pun berhasil dan mencoba berjalan ke arah tempat rion dan teman - teman nya…namun
“Ahh !"
Saat dia kembali terjatuh, seseorang pun menangkapnya
“Ahh, Terimaka-”
“HEHE ! SAMA - SAMA !”
“EH ?!”
BRUAKKK !!!
Sebuah pukulan kencang pun menerbangkan Misa sampai membentur pohon yang ada di belakangnya
“Aghhh ! Uhuk ! Uhuk ! J-Jangan - jangan kau !?”
“HEHE RUPANYA KAU MASIH HIDUP MANUSIA !”
Dari tempat yang kosong itu, muncul kembali Bailor yang tepat di depan mata Misa
“k-kau ?!”
“Hemm..sebenarnya aku tidak tertarik padamu karna kau manusia, demi god genbu memang incaranku, tapi…”
BRUAKKK !!
“AGHH !!!”
Tendangan dari bailor pun kembali mementalkan misa
“Tidak apa - apa lah, toh kau juga seorang wanita ! aku akan main - main dengan mu !”
“(Ughh….Badanku mati rasa, aku tidak bisa bergerak) K-Kurang ajar !”
“Hemm ?! GYAHAHA ! Masih mau melawan rupanya !”
Misa pun merangkak menuju katana nya, tapi bailor itu pun dengan santainya langsung menginjak tangan kanan Misa
“AGHHH !!”
“Sudah lah, terima saja nasibmu, kau akan mati di sini Manusia !”
“(Ma…Mati disini..) Gahhh !”
Bailor itu pun langsung duduk dan menindih badan misa yang masih berusaha merangkak menuju katana nya
“Hem…padahal aku mau main sama Genbu, tapi sepertinya memang aku bukan tandingannya, demi god memang tidak bisa di remehkan, tapi yaa…pada dasarnya tuan Rion juga tidak mungkin kalah dari demi god…Jadi”
“Gyahh !”
Bailor itu pun mencengkram kepala Misa dan menarik rambutnya sambil berkata….
“Tidak akan ada yang menyelamatkan mu…dan Kau akan mati sebagai mainanku”
“SIALANN !!”
“Emm ?!”
Misa pun memberontak dan berhasil keluar dari tindihan Bailor, Bailor pun melihat ke arah tangannya kalau banyak rambut misa yang rontok di tangannya, dan dia menyadari kalau misa masih berusaha merangkak ke arah katana nya yang sudah sangat dekat dengan menggunakan tangan kirinya
“(Manusia ini….begitu tangguh untuk melawan…Padahal sudah dalam kondisi seperti itu) Kutarik kembali kata - kata ku manusia, aku sudah suka padamu, tekad mu itu sangatlah kuat !”
“(Aku…harus…Kembali…dan...)”
Bailor pun menghampiri Misa yang ingin meraih katana nya, dan menarik tangan kirinya ke atas sampai tubuh misa melayang
“(aku…harus…)”
“Cantik sekali, Baiklah, Aku sudah tidak tahan !”
CRACKK !!
“AGHHHHHHH !!”
Dengan sekali cengkraman saja, lengan kiri misa pun patah, dan tubuh misa pun jatuh
“Sekarang sudah berakhir, kau tidak bisa lagi melawan dengan kedua tangan mu yang patah, jadi nikmati saja lah kematian mu ini”
“.….(aku….Sudah berakhir…) a-aku…”
Bailor itu pun mulai membuka bajunya, dan misa hanya bisa terkapar diam tanpa bisa bergerak
“Tenang saja, kau pasti akan menikmati ini sebelum kau mati”
“.………………………….”
Ini…..apa ini adalah akhir bagiku ?…
Aku yang merupakan keturunan Mitsurugi terkuat…berakhir seperti ini….
“Hoh…Sudah tenang rupanya ? tidak melawan lagi ?”
__ADS_1
Aku…Aku kalah dengan Reaper gadungan ini ?
Untuk apa sebenarnya aku bertarung sampai sejauh ini…
“Hehehe, bagus ! hooo, kulit yang masih mulus dan cantik, kau akan menjadi wanita terbaik ku misa !”
Kalau tidak salah….
-----Zenexter, tepatnya di ruang kerja Pandora---
Tok Tok !
“Oii Pandora ! kau memanggilku ?!”
“(Misa ya ?! aku sudah menunggu mu, masuk saja !)”
“(ada apa ya dia tumbenan memanggil ku ?) aku masuk ya “
Misa pun membuka pintu ruangan ini, dan melihat kalau Pandora sedang istirahat sambil meminum teh hangat yang disuguhkan Sieg di meja ruang tamu ini
“Ohh, kau lagi istirahat ya ? ku kira ini akan menjadi pembicaraan penting”
“.…………………….”
“Emmm ? Pandora ?”
“.…Sieg, tolong tinggalkan kami berdua !”
“Siap Tuan putri”
Tuan sieg pun berjalan mendekat ke misa dan berkata…
“Kurasa….ini hal yang seperti biasa !”
“Ahaha, kurasa juga begitu”
Sieg pun keluar ruangan lalu menutup pintunya, meninggalkan mereka ber 2 di ruangan ini
“Jadi, kau sedang dalam mode ingin dimanjakan kan Pandora ?”
Wajah Pandora pun langsung memerah, dan dia menepuk-nepuk kursi di sebelahnya
“Aku tau - aku tau”
Misa pun langsung duduk di sebelahnya, dan Pandora pun langsung meletakan kepalanya di pangkuan misa, setelah misa melihat pandora yang wajahnya masih memerah, dia pun dengan perlahan mengelus kepala Pandora
“Ternyata tuan putri kita ini tidak benar - benar tumbuh menjadi wanita dewasa ya”
“d-diam lah”
“Ahahah ! jadi, apa yang membuat mu ingin di manjakan begini ? biasanya kau minta hal seperti ini ke Iris bukan ?”
Pandora pun sedikit bergeser dan menatap misa dari bawah
“Misa…Kenapa kau tidak mengizinkan ku untuk bertarung bersama mu ?”
“Kau tau kan Rion itu Reaper yang paling kuat, tapi kenapa kau mau menyelesaikan hal ini sendirian ?!”
“.………….”
“Misa ?”
Misa pun mengalihkan pandangannya
“a…aku tidak sendirian, nanti aku di bantu Byakko dan Genbu juga ko”
“Misaaa !”
“.….Hah….ya…kau tau kan, mereka itu kuat karna mereka demi god, tapi kau…kau manusia Pandora, kau bisa mati kapan saja !”
“Jika kau menafsirkan hal seperti itu, bagaimana dengan mu sendiri ?”
“Hemm….”
Misa pun kembali menatap Pandora dan melanjutkan mengusap kepala pandora
“Percayalah padaku Pandora ! aku tidak ingin kau ada di medan perang karna kau memiliki misi untuk melindungi penduduk zenexter ini ! aku mempercayakan mereka padamu !”
“Tapi-”
Misa pun langsung menempelkan jarinya di mulut pandora
“sama seperti aku mempercayakan mu tempat ini, kau juga harus mempercayakan Rion padaku Pandora ! karna seperti itulah kita - kita ini !”
Dengan melihat senyuman di wajah misa, pandora juga ikut tersenyum
“.…Hem, aku memang tidak bisa menang melawan mu ya Misa”
“Tidak…dari kita ber 3, kau lah yang paling peduli dengan kondisi kita semua, sejujurnya aku sedikit iri padamu”
“kau tidak perlu iri, sudah sewajarnya kita melakukan hal ini, yaitu saling melindungi”
“Aku tau, kau sudah selesai kan ? sebenarnya rambutmu membuat paha ku geli !”
“ahahahah”
Pandora pun kembali ke posisi duduk, dan dia pun sedikit merapihkan rambutnya
“.……………”
Misa pun berfikir, kalau sebenarnya Pandora ada sosok yang kuat, tapi pada dasarnya dia juga manusia yang rapuh, misa pun bahkan menyadari dirinya juga cukup rapuh, berbeda dengan para reaper yang mereka hadapi selama ini, namun….misa menganggap kalau Rion pun harus diselesaikan dengan kekuatannya sendiri
“Jangan khawatir Pandora”
“Misa ?”
“aku berjanji, Rion pasti akan ku kalah kan, dan kekhawatiran mu itu akan ku hilangkan !”
__ADS_1
“.…..Hem, Aku percaya padamu !”
Itu benar…Aku sudah berjanji dengan Pandora dan juga Ao, Kalau Rion adalah musuh yang harus ku kalahkan dengan kekuatan ku sendiri ! karna itu…dengarkan lah aku…keturunan darah yang di takuti…
“Hah…baiklah, kurasa sudah cukup main - main nya, setelah aku mencicipi tubuhmu, aku akan langsung bermain - main sampai kau puas Misa, jadi bersiaplah merasakan-”
.
.
.
Heyyy !!!
.
.
.
“Emm ?!”
Selagi bailor sudah memegang dan mengangkat kaki kanan misa, bailor pun menyadari kalau misa pun akhirnya bicara kembali
“ada apa misa ?! tenanglah, sebentar lagi kau juga akan merasa kan nikmat yang tidak ter-HUH ?!!”
Tiba - tiba Bailor pun langsung melompat mundur dan menjauh dari misa
“(a..apa itu ?! kenapa…dan juga…)”
Bailor pun menyadari, kalau tangan dan badanya gemetar dan ketakutan, dan ini pun muncul secara tiba - tiba
“a…ada apa ini ?! m….misa….kau ?!”
Setelah melihat sekitar, bailor pun menyadari kalau misa sudah berdiri dengan senyuman dan katana nya di tangan kanan nya
“(D-DIA ?!)”
“Heyy…Bailor !”
“K-KAU ?!”
“ada apa…kau bilang…kau akan membaut ku merasa nikmat bukan ?!”
“APA - APAAN INI ! KAU ! KAU INI SEBENARNYA SIAP-”
SRATSSSS !!!
Tanpa bailor sadari, misa pun sudah ada di belakangnya dan dia pun bahkan tidak bisa bergerak sedikitpun
“M…Mustahil..a..AAAAAA !!"
BRACKKKK !!
Dengan seketika tubuh Bailor pun termutilasi, terpotong - potong hanya dengan hitungan di bawah 1 detik
“Hem….kau tidak membuat ku merasa nikmat…Ahh ! benar ! RION ! dialah satu - satunya yang akan menghibur ku !”
Dan begitulah, sekarang ini misa pun berhasil berdiri di depan rion saat ini
“Tolong….jangan lupakan aku juga ya…Rion !”
“.…Misa….Kau….”
Misa pun yang melihat kondisi sekitar kemudian berjalan ke arah byakko dan juga Genbu, saat misa sudah sangat dekat dengan meraka, Byakko pun memeluk Genbu dengan sangat keras, dan badan byakko pun juga bergetar
“m…misa…kau kah itu ?!”
“.…………….”
“Misa !”
“.......Syukurlah kalian masih hidup !”
“Ehh ? Misa ?”
“Sekarang, Rion adalah milikku ! jadi jangan menganggu ! atau aku akan menganggap kalian juga musuh ku !”
Tubuh byakko pun semakin bergetar, seorang demi god yang di juluki dewa peperangan pun badanya gemetar ketakutan di hadapan manusia
“m-misa….misa kau- Emm ?”
“.…………………………”
Byakko pun sadar, kalau misa membisikan sesuatu padanya dari mulut yang bergerak namun tidak bersuara itu
“misa…..”
Misa pun langsung berbalik dan kembali menghadap pada rion
“maaf membuatmu menunggu lama…Rion !”
“.……Misa…..Begituya, kau sudah sepenuhnya berhasil menguasai Blood Rush mu !”
“.……ini hanya untuk mu Rion !”
“Emm ?”
Misa pun menarik katana nya dan memasang kuda - kuda teknik Mitsurugi !
“HANYA UNTUKMU ! DAN UNTUK KALI INI SAJA ! AKU AKAN SERIUS MENGHADAPI MU !”
“.……begituya, KALAU BEGITU MAUMU ! AKAN KU LADENI KE SERIUSAN MU ITU ! MISA !”
Di sinilah, mungkin akan terjadi pertarungan yang mungkin melebihi akal dan pikiran manusia, karna di sinilah, akan terbukanya jalan yang menentukan apakah Reaper ataupun Manusia yang berhak di posisi Pelindung dunia ! di dunia mimpi buruk ini.
To be continue….
__ADS_1