Savior : The Nightmare World

Savior : The Nightmare World
(S2) A Children Path


__ADS_3

Setelah mendapat tugas dari ka Pandora, kami pun langsung berkumpul di Ruang Perkumpulan tempat ka Iris dan team nya sedang berkumpul, saat kami masuk pun, ternyata selain ada ka Iris dan Rin, disini juga ada ka Alice dan ka Narmaira juga !


“Permisi !”


“Permisi !”


“Ahhh, kami sudah menunggu kalian, Ao, Tesa !”


“Maaf kami sedikit terlambat ka Iris ! Jadi, Bagaimana kondisi sekarang ini ?”


“Kami sedang menganalisis tempat – tempat yang menurut informasi menjadi tempat persembunyian Target kita !”


“Begituya…”


Aku melihat peta yang ada di depannya ini dan di peta ini terdapat 3 Poin yang sepertinya itu adalah tempat – tempat yang di informasikan sebagai tempat persembunyian Amera Harpha


“Jika di lihat disini, kita memiliki 3 Poin tempat yang harus diperiksa ?!”


“Benar Ao, memang pada dasar nya kita terbentuk dalam satu kelompok ! namun dalam misi pencarian, Akan lebih menguntungkan kalau kita membaginya menjadi kelompok yang lebih kecil dan berpencar mencarinya !”


“Ahhh ! Aku ! Aku ! bolehkan aku memberi saran ka Iris ?!”


“Tentu Narmaira, Silakan !”


“di poin yang ini, bisakah aku saja yang kesini ! aku sangat mengetahui seluk beluk kota Resyah ini karna aku sering kesini untuk membereskan para Zombie dan Zoa !”


“Baiklah, kau akan di tugaskan di tempat ini ! tapi saat ini kita sedang menunggu 2 orang lagi untuk bergabung dengan team kita !”


“2 orang lagi ?”


“Ya ! Pandora Bilang kalau para demi god dan Noel akan membantu dalam Misi ini, karna mereka ada 4 orang, jadinya akan dibagikan sama rata pada team ku dan team Krau juga !”


Benar juga, itu keputusan yang bagus, Berkah Noel dan para Demi God tentunya akan sangat membantu dalam misi pencarian ini


“Lalu dimana mereka sekarang ?”


“Ahhh, kalau mereka ! sekarang ini sedang membicarakan sesuatu, aku dan Ao tau ko tentang itu ! kurasa tidak lama lagi mereka akan segera datang !”


Tiba – tiba ka Narmaira pun langsung memeluk lengan Rin


“hehehe…Kalau gitu aku ingin se-Team dengan Rin !”


“Hahhhh…..hari – hari seperti ini pun terjadi lagi !”


“(bersabarlah Rin ! kuyakin kau akan segera Terbiasa !)”


“baiklah, selagi menunggu mereka, kita akan putuskan team – team yang akan menyebar !”


Setelah ka Iris menentukan team nya, Team yang terbentuk pun adalah Aku, ka Alice dan salah satu dari demi god, lalu team kedua adalah ka Iris dan Tesa, dan yang terakhir, adalah team ka Narmaira, Rin, dan salah satu dari demi god


“YEY !! RIN !! KITA SATU KELOMPOK LAGI !”


“Hahhhh…kurasa tidak ada pilihan lain…dan lagi, apa team kalian akan baik – baik saja dengan hanya 2 orang saja ka Iris ?”


“Ini memang kurang bagus karna kita memang kekurangan orang, tapi kurasa biarkan Tesa berada di sampingku saja agar aku bisa sekalian melatihnya !”


“Ba..Baik ! Mohon bantuannya ka Iris !”


“hoh…semangat yang bagus Tesa ! tunjukan kemampuan mu ya !”


“Baik !”


Sekarang, tinggal menunggu saja siapa 2 orang yang akan bergabung dengan team ku dan team ka Narmaira, dan entah kenapa ka narmaira selalu saja melihat ke pintu masuk ruang perkumpulan ini. Lalu, setelah menunggu sekitar 20 menit, pintu ruang perkumpulan ini pun terbuka dan ternyata yang bergabung dengan team kita adalah Noel dan Ryu


“Yo ! Kami datang loh !”


“Maaf menunggu lama ya—Ahhhh !!”


Tiba – tiba ka Narmaira pun langsung menarik tangan noel ke depan ka Iris


“KA IRIS ! AKU SUDAH MEMEGANG NOEL SEKARANG ! JADI DIA DALAM KELOMPOK KU JUGA YA ?!”


“(………Jadi itu yang dia rencanakan ya…..)”


“ya….boleh saja, kalau begitu Ryu masuk ke team Ao dan Alice !”


Ryu pun mendekat ke arah ku dan Ka Alice


“Ryu ! senang sekali ternyata kita pun sekelompok juga akhirnya !”


“begitulah, sekarang ini kesempatanku melihat tekad mu itu Ao, dan untuk mu…Emm…Alice ya ? jangan lupa bawakan aku susu yang banyak ya !”


“(BOCAH INI ! DIA KIRA AKU INI PABRIK SUSU APA HUH ?!)”


Se…Sepertiya ini team yang cukup merepotkan, tapi kurasa ini tidak masalah !


“Baiklah ! sekarang ini misi utama kita adalah mencari tanda – tanda keberadaan Amera Harpha ! dengan petunjuk yang kita dapat, kurasa dia terlihat di poin – poin yang sudah di tandai ini ! kalian di perbolehkan untuk berhadapan dengnya, namun juga keadaanya sudah bahaya ! lebih baik lari dan kembali ke benteng saja ! Prioritas nyawa kalian lebih di utamakan dibandingkan apapun ! apa kalian semua Paham ?!”


“Baik !”


“Jawaban bagus ! kalau begitu Misi pun dimulai !”

__ADS_1


Setelah itu, kami semua pun menuju sector 3 untuk menaiki 3 mobil tank yang masing – masing sudah disiapkan, aku, Ka Alice, dan Ryu pun menaiki mobil tank pertama dan langsung saja menuju tempan Poin pertama


“Dalam misi kali ini, aku yang akan menjadi pemimpin dalam team ini ! jadi aku yang akan bertanggung jawab apapun yang terjadi nanti ! apa kalian mengerti ?! Ao, Ryu ?!"


“Baik !”


“Yaa ! Yaa ! Baiklah !”


“Ryu ! Tolong serius sedikit, Lalu…Tujuan utama kita adalah memeriksa hutan Baltera ini ! ini pertama kalian aku datang ke hutan ini, jadi aku belum tau seluk beluk hutan ini, tapi kata team pengawas yang sudah pernah kesini, hutan ini cukup luas dan banyak Zoa yang menjadiakn hutan ini sebagai Markas mereka ! Tidak ada Reaper yang terlihat selama pengawasan itu memeriksanya ! tapi Zoa merupakan musuh yang merepotkan juga ! Jadi tetaplah waspada ya !”


“Baik !”


“Yaa ! Yaa ! Baiklah !”


“………....Ryu……”


“Emm ? kenapa kau melihatku Alice ? Ahh, kau mau memberikan ku Susu sekarang ya ?!”


“…………………..”


Aku pun menghentikan mereka sebelum pertengkaran ini pun terjadi, kurasa ka Alice memang tidak terbiasa berinteraksi dengan anak – anak seperti tesa maupun ka Pandora, Namun…dalam misi kali ini, kerja sama antara team yang baru terbentuk ini juga dibutuhkan !


Setelah keadaan nya cukup tenang, saat ini, karna perjalanan kita cukup jauh yaitu sekitar 12 jam, aku pun sedang mengendarai Mobil tank ini dan ka Alice sedang ada di sebelahku sebagai Secondary yang mengurus tentang Status Mobil tank ini, Ryu pun juga sedang tertidur di bangku penumpang


“Ao ! mesinya masih Cukup normal, kau bisa mempercepat laju Mobilnya sebanyak 10 Km/ jam !”


“Baik !”


Ka Alice pun kembali duduk di bangku secondary nya setelah mengecek status Mobil tank dengan wajah yang masih sedikit kesal


“hahhh…inilah kenapa aku tidak suka Anak – anak ! aku tidak tau apa yang mereka pikirkan !”


“y-yaa, Sebenarnya aku juga tidak begitu tau seperti apa menghadapi anak – anak, tapi kurasa Ryu memang tidak bisa dianggap sebagai anak – anak biasa !”


“kurasa kau benar, dia tetaplah Demi God, berkahnya pasti akan sangat membantu !”


“…….Anu…..Ka Alice ?!”


“Emm ? ada apa Ao ?”


“kenapa kau tidak meminta untuk masuk ke team yang mencari kaka mu saja ? kenapa kau malau ikut serta dalam pencaharian Amera Harpha ini ?”


jika dia ikut dalam team ka Krau, kurasa dia pasti akan lebih dekat dengan keraguan diri nya tentang kakak nya itu


“………Mengenai itu…..kursa aku terlalu berharap dia masih hidup !”


“………Begituya”


…..jadi, pada dasarnya, dia sebenarnya masih memikirkan kaka nya itu, tapi saat dia terus – terusan memikirkannya, badanya melolak untuk melakukan hal lain, kursa aku juga pernah mendengar yang seperti ini sebelumnya


“Yaa, Jangan terlalu di Khawatir kan ka Alice ! pasti team ka Krau akan menemukan kaka mu itu !”


“Ahh, aku percaya pada Krau kok ! kuyakin dia pasti berhasil !”


“Benar !”


Tiba – tiba Ryu pun terbangun dari tidurnya namun sepertinya dia masih setengah sadar


“Emmm ?!?! ALICEEEE !!! Cepat Bawakan aku Pabrik Susu mu ituuuu !!! Cepatttt !!!”


“…………..”


“…………..Emm….sabar lah…ka Alice”


Setelah perjalanan yang cukup panjang, karna kami sudah melaju sekitar 9 jam dan haripun sudah malam, kami pun mendirikan tenda dan memutuskan untuk beristirahat


“(*Gluk* *Gluk*)Ahhhhh !! Ini susu yang segar !”


“Sepertinya kau memang sudah terbiasa dengan situasi seperti ini ya Ryu ?!”


“Hemm, itu sudah jelas Ao ! aku ini sudah bertahan dari dunia luar ini dari awal dunia ini terbangun !”


Benar juga, pantas saja sepertinya dia tenang sekali berada di dunia luar seperti ini


“makanan Siap !”


“ahh, Terimakasih ka Alice !”


“Waaahhh Daging !”


Ka alice yang sehabis memasak daging pun duduk bersama kami dan kami pun sama – sama makan malam bersama


“Sepertinya kita sudah berjalan sekitar 9 jam, karna itu, besok kita akan bangun jam 6 pagi dan segera berangkat menuju Hutan Baltera dan akan sampai disana pada jam 9 pagi !”


“kenapa kita tidak bangun jam 5 saja ?”


“Ehh ? kau yakin kau bisa bangun sepagi itu Ryu ? aku memundurkan jam bangun nya karna membiarkanmu lebih banyak istirahat !”


“hahh…kenapa begitu ? memangnya aku anak kecil apa ?!”


“(kau memang anak kecil !)”

__ADS_1


“(kau memang anak kecil !)”


“dan lagi, aku sudah terbiasa tidur dalam waktu yang tidak teratur ! aku ini memanfaatkan waktu sebaik mungkin kau tau ?!”


“Be..begituya, kalau begitu besok kita bangun jam 5 pagi !”


“Emm…kalau begitu, aku masuk tenda duluan ya, kalian cukup berjaga saja sampai jam 12 malam, berikutnya biarkan aku yang berjaga sampai pagi ! kalau begitu, selamat Malam !”


“Malam !”


“ma..malam !”


Ryu pun masuk ke tenda dan sepertinya ka Alice sedikit kebingungan karna Ryu bersikap layaknya bukan Bocah pada umumnya


“Sudah kubilang bukan ?! dia itu bukan hanya anak – anak biasa saja !”


“Kau benar Ao, kurasa aku terlalu meremehkannya…dan sepertinya, dia juga melihat kalau dunia ini tidak bisa begitu saja diremehkan !”


“………Mungin saja, ini sama halnya seperti Suzaku yang menceritakan kalau dia mati akibat zoa yang menyerangnya, dan dia pun di hidupkan kembali, Aku yakin Ryu juga memiliki masa lalu mengerikan seperti itu !”


“.......Kurasa kau benar ! kita belum tau sepenuhnya mengenai dia !”


Malam pun berlalu, karna kami hanya membawa satu tenda, saat ini di pagi hari pun aku terbangun dari tidurku dan melihat ka Alice yang masih tertidur di sebelah ku


“Emm….jam 4.30 Pagi, masih ada 30 menit lagi, tapi kurasa kita bisa berangkat lebih pagi lagi ! Emm…Ka Alice ! Ka Alice ! Ayo bangun !”


“Emm…Ao ?! Ahhh, Sudah pagi ya ?! ayo siap – siap dan segera berangkat !”


“Kurasa itu Ide yang bagus !”


Tiba – tiba sisi depan Tenda ini pun terbuka dan Ryu pun masuk ke dalam tenda


“Pagi ! kalian sudah bangun ?!”


“Tentu !”


“Ahhh, Terimakasih atas jaga Malamnya Ryu !”


Karna dia yang meminta berjaga dari malam hari, kurasa kami sedikit tidak enak disini karna bisa tidur cukup lama


“Bagus lah kalau begitu ! tapi aku jadi sedikit kecewa disini !”


“Ehh ? kecewa ?”


“padahal kukira tadi malah kalian berdua yang tidur di tenda ini bersama akan sangat berisik ! tapi entah kenapa malah tenang sekali ! saat ku intip kalian pun, kalian sudah tertidur ! kalian tidak melakukan apa – apa ya ?”


“…………….”


“…………….”


…..apa maksudnya….dia menganggap kami….


“Emm ? kenapa malah diam ?”


“Ke-kenapa kau berfikir begitu Ryu ?”


“Yaa, Sewaktu dunia ini belum mulai, aku selalu mendengar kamar kedua orang tuaku selalu saja berisik tiap malam ! Entah apa yang mereka lakukan, tapi kukira kalian juga akan berisik dan aku bisa mengintip dan mengetahui apa yang dilakukan pasangan - pasangan yang berisik itu !”


“……………”


“……………”


Ohh.......


“Apa ! Apanih ?! Sebenarnya aku cukup penasaran ! Sebenarnya apa yang orang – orang itu lakukan setiap malam sih ?"


“Kurasa Bocah tidak perlu tau !”


“Kurasa Bocah tidak perlu tau !”


“Wajah kalian ko Ngeselin ya….”


Setelah itu kami pun sarapan dan bersiap – siap untuk segera berangkat menuju hutan Baltera


“(*Glek* *Glek*)Ahhhh ! Susu di pagi hari memang mantap !”


“…..Ryu…mengenai ceritamu barusan, jadi memang kau masih anak – anak ya ?”


“Begitulah, aku ingat aku mati tertimpa genting Rumah ku saat aku sedang berada di kamar ku saat terjadi gempa itu, kurasa saat itu aku masih di banguku kelas 5 SD, begitu aku sadar aku bisa mengedipkan mataku saat aku tertimpa genting dan beberapa batu yang cukup besar, Disitulah aku mengetahui bahwa ingatan lamaku masih bisa ku ingat dan beberapa ingatan masuk ke otak ku yang menyimpulkan ku Sebagai Demi God Seiryu !”


“…..Lalu, apa yang kau lakukan setelah itu ?”


“untuk awalan, aku tidak tau dimana tempat orang tuaku bekerja, jadi aku pun memutuskan untuk mengikuti apa yang ada di Otak ku, yaitu mengcari tau siapa Tendo Agami itu !”


Begituya…dengan ceritanya, tidak salah lagi kalau dia demi god pertama, tapi kenapa dia tidak ditunjukan pada kami dan Suzaku menjadi yang pertama mendatangi kami


“sudahlah ! Itu masa lalu ! saat ini kita harus hadapi yang ada di depan kita ! Ahh, Alice ! satu botol susu lagi ya ?”


“hehehe, Segera datang Ryu !”


Kurasa ka Alice juga sudah terbiasa dengan sikap Ryu, Dan kurasa Ryu benar ! saat ini kita harus fokus dengan apa yang kita hadapi sekarang !

__ADS_1


to be continue.....


__ADS_2