
Setelah kejadian itu, ka Alice pun menyarankan kita untuk berpidah tempat ke tempat yang bagus di dekat sini untuk mendirikan tenda, dan sepertinya, Sheri yang kelelahan dengan apa yang terjadi di rumahnya itu tertidur pulas di tendanya dan bahkan melewatkan makan malamnya dengan kita disini
“bagaimana kondisi Sheri sekarang ka Alice ?”
“dia sudah tertidur, kau tidak perlu kawatir Ao, untuk makan malamnya nanti akan aku yang siapkan saja, mungkin tengah malam dia akan terbangun kelaparan”
“Begituya, mungkin itu ide bagus membiarkan dia istirahat…ini cukup berat baginya”
Beban yang dia tanggung sangatlah berat, bukan hanya tentang dirinya yang mengalami kejadian seperti ini, tapi pada akhirnya dia harus menelan kenyataan tentang ibunya
“Sepertinya, dia tadi bilang kalau hidupnya tinggal 29 jam lagi, dengan waktu yang sekarang ini, kurasa waktu yang dia punya tinggal 24 jam lagi”
“....itu artinya, esok sekitar jam 7 malam ya…..apa yang harus kita lakukan terhadapnya ?”
“yang kita harus lakukan adalah, berada di sisinya…itulah hal terbaik yang bisa kita lakukan untuknya”
“……………..”
Ya…tidak banyak yang bisa kita lakukan, semoga saja ada jalan keluar untuknya saat ini
“Aku selesai !”
“Noel juga !”
Tesa dan nole tiba – tiba sudah selesai menghabiskan makan malamnya dan kembali ke tenda tempat Sheri sedang tidur
“kurasa mereka juga kawatir dengan ke adaan Sheri, kau tidak ikut dengan mereka Ao ?”
“Aku percayakan Sheri pada mereka, dan lagi....ka Alice jugalah istirahat ! biarkan penjagaan malam ini serahkan pada ku dan Suzaku !”
“benar, kau juga tidak boleh terlalu memaksakan dirimu Alice, istirahatlah !”
“Begituya, kalau begitu aku terima tawaran kalian ! Selamat Malam ya !”
“Malam !”
“Malam !”
Ka alice pun juga masuk ke tenda dan kini hanya tinggal kami berdua di depan api unggun ini
“kau sepertinya cukup memikirkan sesuatu Ao, ada apa ?”
“…..begitulah, aku hanya berfikir apa yang harus ku lakukan padanya untuk menyelamatkan Sheri”
“....Ao…setiap orang maupun demi god di dunia yang seperti ini memiliki tugasnya masing – masing ! kau tidak ditakdirkan untuk bisa melakukan segalanya ! sekarang aku tanya padamu, apa kau itu dokter ?”
“….....Bukan !”
“apa kau itu demi god yang bisa menghidupkan orang mati ?”
“…..ugh….itu juga bukan !”
“tapi, Kau itu orang yang peduli dengan teman – teman mu bukan ?”
“Eh ?”
“karna itu, yang kau tidak bisa lakukan bukan berarti kau harus merasa bersalah mengenai itu, yang harus kau lakukan adalah seperti apa yang aku dan Alice pikirkan tadi…Berada di sisinya”
Jadi, ka Alice juga berfikir demikian seperti suzaku tadi ya, karna ka Alice tau dia tidak dapat berbuat banyak terhadap Sheri, dia terus menemani Sheri sampai sejauh ini
“Sudahlah, lebih baik kita istirahat saja untuk besok, aku sudah memasang Bold Hold di sekitar sini ko, jadi kau tidak perlu khawatir !”
“Begituya, kalau begitu ayo kita tidur saja !”
Karna sepertinya suzaku yakin kalau malam ini akan aman, kurasa lebih baik tidur saja untuk hari esok.
Setelah matahari kian terbit, Pagi hari ini pun dimulai dengan orang yang pertama kali terbangun….yaitu ka Alice (masih tenang…)
"Emmm….(sudah pagi ya..)”
Ka Alice pun terbangun dengan keadaan masih sedikit mengantuk, namun dengan semangatnya untuk hari esok, kemalasan pun tidak akan menang melawan ka Alice ! (masih Cukup tenang….)
“(aku masih cukup mengantuk…tapi hari ini banyak yang harus kulakukan)Tesa, Noel, Sheri ! ayo bangun ! ini sudah pa- Ehh ?!”
Ka Alice pun menyadari kalau Sheri tidak ada di dalam tenda ini, dia pun panik dan keluar tendanya dan melihat sekitar tenda (sudah cukup Ribut……)
“SHERI ! SHERIIIIII ! tidak ada ! kemana dia Pergi ?!”
Ka Alice yang panik pun mencoba ke tenda para pria untuk meminta bantuan untuk mencari Sheri (sudah hampir Ribut…)
“Ao ! Suzaku ! Gawat ! Sheri mendadak hil-!! GYAAA !!!”
Teriakan ka Alice pun terdengar karna kaget melihat Sheri yang sedang memeluk ku yang sedang tidur ini, karna terikan itu dia pun membangunkan ku dan Suzaku (Keributan pun dimulai)
“Emm ?”
“Alice ? ada apa ?”
“AO ! SUZAKU ! KENAPA SHERI ADA DI TENDA KALIAN ?!”
“Ehh ?”
“Benar kah ?”
Sheri yang masih memeluk ku kini bangun dan sedang mengucek – ngucek matanya
“Pagiiiii….ada apa sih ribut di pagi – pagi begini ?”
“Sheri ! Kenapa kau ada di tenda laki – laki ?”
“…Emm ?”
__ADS_1
Sheri pun melihat sekitar dan menyadari kalau dia tertidur di tenda ku dan Suzaku
“Ahh, mungkin aku salah masuk tenda tadi malam setelah dari toilet, hehehe”
“Terus kenapa kau tidak sadar kalau sedang memeluk Ao ?”
“Iyahaha, Ao habisnya hangat sekali ! seperti bantal yang memiliki mesin pemanas !”
“Huh……?”
Kurasa kejadian seperti ini pernah terjadi, tapi yang ku khawatirkan sekarang adalah kondisi Sheri saat ini
“….Sheri…bagaimana kondisimu ?”
“Emmm ? ahahaha, aku baik – baik saja Ao ! kau tidak perlu khawair dan memasang wajah cemas seperti itu !”
“……Begituya…”
“Selagi itu ! Hari ini ayo kita bersenang – senang !”
“Bersenang – senang ? memangnya kita Mau kemana ?”
“hehe…kalau soal itu !”
Setelah kami semua bangun dan sarapan, kami pun mendengar sebuah permintaan dari Sheri untuk pergi ke suatu tempat lagi…
“Pantai ?!”
“Benar ! Aku sudah memimpikan untuk datang ke pantai melihat laut luas ! Jadi ayo kita kesana ya ?”
Kami semua saling menatap dan memikirkan apakah dalam keadaan seperti ini kita harus pergi kesana, tapi karna ini kemauan dia, dan aku juga menyadari kalau selama ini dia hanya bisa berdia di tabung air itu. Tentu saja dia mengidami melihat dunia luar yang luas
“Baiklah ! kurasa boleh – boleh saja !”
“YEY ! Terimakasih Alice !”
“Pantai yang terdekat dari sini adalah pantai Bonro yang jaraknya 2 jam dari sini ! apa itu cukup ?”
“Tentu saja ! Pantai tetaplah Pantai ! tapi, kalau kalian laki – laki sih tidak masalah…tapi apa kalian para gadis membawa baju renang ?”
“Ahh….”
“tentu saja tidak”
“noel juga”
Dia pun mengeluarkan kotak yang sepertinya aku juga melihat kotak itu waktu dia menitipkan kotak itu di dalam mobil tank sewaktu aku membantu memasukan barang – barang
“Tenang saja ! aku membawa banyak baju renang ! Silakan dilihat – lihat !”
“Emm….”
“noel suka yang ini !”
“kapan kau membawa ini ? ko aku tidak tau ?”
“tentu saja aku tidak mau ka Alice dan yang lainya tau rencanaku, jadinya aku menitip kan ini sama Ao !”
Begituya…jadi ini rencana yang dia sudah dia siapkan
“Kalau begitu, langsung saja kita berangkat Sekarang !"
"Ayo !!"
Kami pun berangkat untuk menuju pantai bonro, setelah menempuh perjalanan selama 2 jam, akhrinya kami sampai di pantai bonro yang sepi ini !
“Waaaaa ! Pantai !”
“Tunggu Sheri ! jangan berlari seperti itu !”
“Tunggu !”
Sheri yang kegirangan pun berlari langsung mendekat ke pantai, di ikuti dengan Tesa dan Noel
“Syukurlah Sheri sertinya menyukainya ya ?”
“……..ini…..seperinya data yang diberikan ka Misa ternyata benar ya ?”
“Ohh…tentang zombie ya ? kurasa memang benar !”
Sepertinya ka Alice menyadari tidak ada zombie di kawasan pantai ini, ini membuktikan benar apa kata data yang di kemukakan oleh ka Misa, kalau zombie – zombie itu takut dengan ombak pantai dan juga Api !
“kalau begitu, Ao dan Suzaku siapkan payung dan karpet nya ! aku dan para gadis akan ganti baju ! kalau kalian masih sayang mata kalian, jangan mengintip ya ?”
“Siap !”
“Siap !”
Mereka pun pergi untuk ganti baju, aku dan Suzaku pun menyiapkan perlengkapan di pantai ini
“Ao ! menuturmu siapa yang akan menjadi yang paling seksi ?”
“Emm….entahlah, kalau menurutmu ?”
“Hemm…sebenarnya aku tidak sabar melihat dewiku noel memakai baju renang, tapi Alice memilik tetertarikan tersendiri !”
“Karna dia sudah dewasa ya…”
“Kau sepertinya bersikap biasa saja ? apa ini tidak mebuatmu deg - deg kan ?
“yaa….Entahlah….aku cukup sering Melihat tesa memakai baju renang waktu SMP dan SMA !”
__ADS_1
"hoho, begituya"
“MAAF MENUNGGU LAMA YA !”
Mereka pun muncul dengan menggunakan pakaian renang mereka masing – masing, aku dan suzaku pun terpana melihat mereka, walaupun sepertinya aku sudah terbiasa melihat ini, tapi sepertinya Suzaku terlalu fokus melihat ke arah mereka !
“hehe, Bagaimana ? apa kami terlihat bagus ?”
Kami disuruh memberikan tanggapan…kurasa yang seperti ini memang sering terjadi
“hoh ! Ini bagus ! Sudah kuduga aku adalah Demi God yang beruntung !”
“Kalian terlihat cocok ko memakainya, kalian terlihat Imut !”
Tiba – tiba para gadis itu langsung merapat dan mendiskusikan sesuatu
“Sudah ku bilang kan ka Alice ! Ao itu adalah type Penyerang yang polos ! Aku telah mempelajari dia selama sekolah dulu !”
“Benar juga, aku cukup merinding mendengar dia bicara seperti itu !”
“kalau noel mah sudah terbiasa !”
“Jadi Ao itu type Fakboy Polos ya ?”
“……..Aku mendengar kalian loh !”
Setelah melakukan pemanasan dan meminum minuman yang kami bawa, Sheri pun langsung saja berlari ke pe pesisir pantai
“Tesa, Noel, Alice ! Ayo kita berenang !”
“Ehhh…Tunggu dong Sheri ! ayo noel !”
“Ok….Emm ? ka Alice tidak ikut ?”
“Aku menyusul nanti ! kalian duluan saja !”
“Baiklah !”
Tesa dan noel pun menyusul Sheri yang sudah ada di pesisir pantai
“jadi, ada apa ka Alice ?”
“saat ini, kita ada di kawasan luar ! walaupun pantai ini memang sudah aman dari Zombie, tapi kita tidak boleh lengah terhadap serangan para Zoa maupun Reaper !”
“hoh…kurasa ka Alice benar !”
“memang...jika mereka muncul di saat seperti ini, walau pun dengan petirku akan mudah, tapi akan gawat karna mereka akan mengganggu suasana hati Sheri ya ?!”
“Syukurlah kalian cepat mengerti ! karna itu, kalian para pria tolong awasi kami di sekitar sini ya ?!”
ya, ini untuk kebaikan Sheri juga, kurasa tidak masalah
“Emm…baiklah !”
“hah ?! jangan setujuh begitu saja Ao, kalau kita mengawas sekita sini, itu artinya kita tidak bisa menikmati pantai ini kan ?! aku kehilangan kesempatan untuk bermain dengan dewiku dong !”
“Suzaku....kedangan kita kemari bukan untuk itu kan ?!”
Tapi, pasti Suzaku sekalipun mau menikmati pantai yang jarang sekali bisa jadi pantai pribadi seperti ini…aku pun sebenarnya juga ingini menikmati pantai ini juga, tapi kedatangan kita kesini untuk kepentingan Sheri
“Tenang saja kalian berdua, kurasa kalian tetap bisa menikmatinya !”
“Emm ?”
“Apa maksudmu Alice ?! Coba Jelaskan ?”
“kalian kan akan melihat kami bermain di pantai ini dengan pakaian renang kami, dan mendengar teriakan seperti “Kyaaa” atau “Uwaaa” karna kami akan main ciprat - cipratan air ! apa itu kurang menghibur kalian ?”
“ITU SANGAT MENGHIBUR !”
“ITU SANGAT MENGHIBUR !”
“kalau begitu tolong ya ! aku mau menikmati pantainya dulu !”
Ka Alice pun menyusul mereka dan mereka main ciprat – cipratan air seperti yang ka alice ceritakan, kami yang memantau dari sini, walaupun tidak bisa menikmati air pantai, tapi mendapat sensasi lain
“…..ini tidak buruk ya ?”
“….kau benar Ao…Alice mendapat poin plus 20 dariku karna bisa ber-ekspresi seperti itu dengan pakaian renang yang seksi nya itu”
“……………..”
sepertinya, aku memandang ke arah tesa dan Sheri cukup lama...
“ada apa Ao ? dari tadi kau melihat ke arah tesa dan Sheri melulu ? kau membandingkan mana yang lebih besar ya ?”
“Suzaku….mungkin kau tidak tau kalau aku dan tesa sudah melewati banyak hal yang menyeramkan, kematian teman kami, kematian sahabat kami, namun di balik itu, tesa tetap bisa tersenyum seperti itu. Karna itu, aku menyadari kalau selama kita memiliki tekad, apapun yang kita lakukan mungkin bisa tercapai hingga sekarang !”
“…..Begitu ya….”
“jadi ! apa kita memang benar – benar tidak dapat melakukan apapun terharap Sheri, dan kehilangan dia begitu saja ?”
Pasti ada jalan ! selama ini aku yang berjuang mencari jalan sampai sejauh ini, kursa pasti ada jalan juga bagi Sheri untuk tetap hidup !
“………Sebenarnya….”
“Suzaku ?”
“ada satu jalan yang mungkin cukup gila untuk membuatnya Hidup…..”
to be continue......
__ADS_1