
Saat kami sudah memasuki Goa ini dan berada di pintu masuk Goa nya, aku menyadari bahwa sepertinya ka Alice dan ka Narmaira sedang berbicara.
“bagaimana ?”
“emmm….itu memiliki bau yang sama seperti yang ada di satel besi !”
“baiklah !”
Aku pun menghampiri mereka yang tertinggal dibelakang dan sepertinya mereka merencanakan sesuatu.
“ada apa ?”
“maaf Rin !”
“ehh !?”
“sepertinya botol Tetoxin itu biarkan narmaira saja yang pegang. Bisakah kau berikan padanya ?”
“tidak masalah”
Gerombolan kami yang ingin masuk Goa kembali keluar dan Rin memberikan Tetoxin nya pada narmaira.
“ini”
“Terimakasih Rin !”
“Ehh !”
Tiba – tiba ka Narmaira melempar Tetoxin itu ke wajah Pria itu.
“GAHHH !! APA YANG KAU-“
Ka narmaira langsung menerjang pria ini dan membantingnya sekaligus menguncinya hingga dia tidak bisa bergerak.
“AGHHH !! APA – APAAN INI !”
“sepertinya rencanamu berjalan lancarya ? Tapi kau ceroboh dan membuat beberapa alasan yang kurang jelas dan menunjukan rencanamu.
“!!!”
Rencana ? tunggu ! apa maksudnya ini perangkap !
“HE…HEHEHE ! DARIMANA KAU MENYADARINYA !?”
Pria ini mengeluarkan expresi yang berbeda dan sepertinya dia memang bermaksud untuk menjebak kita.
“awalnya kau mengajukan beberapa alasan yang tidak jelas seperti kau yang bisa keluar dari sini dan alasan pacar palsumu itu tertangkap lalu kau meminta kami datang kesini”
Benar juga ! alasan dia keluar dari sini dan alasannya pacar palsunya ditangkap memang tidaklah jelas
“dan lagi ! sewaktu kau diserang oleh 2 zoa itu, Erick memeriksa mayat zoa itu dan menemukan ada bekas ikatan di leher mereka ! itu membuktikan bahwa kau mengikat para zoa – zoa itu, menunggu sampai kami berada di dekatmu. Kemudian kau melepaskan zoa itu dan berteriak seolah kau diserang oleh zoa – zoa itu !”
Hebat ! ka Alice bisa membuat kesimpulan seperti itu !
“dan yang terakhir ! Tetoxin yang kau berikan ini memiliki bau yang sama dengan yang ada di satel besi Sector 4 ! aku memberikannya ke Rin karena dia bersebelahan dengan Narmaira sehingga narmaira dapat mencium baunya”
“dan juga bau wangi Rin tentunya !”
“Diamlah sebentar Narmaira !”
“HEHEH…TAK KUSANGKA KAU SEPINTAR INI !”
“jika kau mendapat Tetoxin palsu ini dan merencanakan kedatangan kami ! itu artinya ada kawanan yang membantumu kan ! katakana ! siapa orangnya ?”
“HEHEHE ! KAUKIRA AKU AKAN BICARA BEGITU SAJA ! DAN TERLEBIH LAGI SEGEROMBOLAN ZOA AKAN DATANG KARNA KAU MEMECAHKAN METOXIN INI KEWAJAHKU !”
“begituya !”
Ka alice mengambil ke 2 Tetoxin asli miliknya, yang satu dia lempar ke dalam goa agar zoa – zoa didalam tidak ada yang keluar dan menghampiri kita dan yang satu lagi dia menuangkannya ke kepala pria itu
“kau harusnya sadar aku membawa Tetoxin yang asli ! bau Metoxin mu itu akan tertutup ! lakukan Narmaira!”
“Baik !”
“AHGGG !!”
ka Narmaira memukul belakang leher pria itu dan membuatnya pingsan.
“kalau dia bukan orang yang harus kita selamatkan ! itu berarti dua orang itu masih didalam kan ?”
“ada kemungkinan seperti itu Ao ! kita tetap harus masuk ke dalam walaupun ini perangkap !”
“bagaimana dengan orang ini ?”
“Ao ! Erick ! ikat dia di pohon !”
“baik !”
“Baik !”
Aku dan Erick mengikat pria ini di pohon dan kamipun masuk ke Goa ini padahal kami mengetahui bahwa ini adalah perangkap
“pertajam pendengaran dan penglihatan kalian ! kita pasti akan diserang !“
“baik !”
Benar saja segerombolah Zoa menghampiri kami. Rin menembaki zoa – zoa itu ! tembakanya jadi lebih cepat dan tepat karna dia berada di dalam goa yang lumayan gelap sehingga laser miliknya terlihat sangat jelas.
“Ayo !”
Kami menyelusuri goa ini lebih dalam ! beberapa zoa muncul berhamburan ! sepertinya zoa – zoa ini tidak dapat keluar dari sini karna ka Alice menuangkan Tetoxin di dekat pintu masuk
“banyak sekali zoa disini ! apa ammo kalian masih banyak ?”
“aku tinggal 3 kali reload”
“simpan tembakan mu rin ! kita belum ketemu Zoa merah itu. Ada kemungkinan dia lebih tangguh dan kuat”
“baik !”
Kami melanjutkan penyelusuran dan akhirnya kami sampai di ujung Goa ini. Dia ujung Goa yang memiliki ruangan yang lumayan luas ini, kami melihat ada seseorang yang terbaring di ujung sana.
“Target ditemukan !”
“Tunggu Erick !”
“emm ?”
Ka Alice melemparkan Tetoxin terakhirnya ke dalam sana. Dan muncul 3 zoa yang bersembunyi di bebatuan.
__ADS_1
“sudah kuduga mereka bersembunyi ! habisi mereka !”
Kami menghabisi 3 zoa itu dan berlari menuju target kita dan Erick mencoba membangunkannya
“hey ! hey sadarlah !”
“emmm….”
Perempuan ini Kondisinya masih baik ! ada 2 luka di tangan dan kakinya ! ini bekas cakaran zoa.
“kalian….team penyelamat ?”
“benar ! kau selamat sekarang ! apa awalnya kau bersama seseorang juga ?”
“i….iya.…tapi….monster berwarna merah itu….membawa pergi dia…..dan…”
“kita tidak punya banyak waktu ! ayo segera keluar dari si-“
DEMMMM
“emm ?”
Aku mendengar seperti ada langkah sesuatu yang besar.
“DI ! DIA DATANG ! MONSTER MERAH ITU AKAN MEMBAWA KU JUGA !”
“Tenang lah ! kami akan menjagamu !”
“Erick ! kau jaga wanita itu ! bantu juga kita dari jauh !”
“Baik !”
DEMMM DEMM DEMM
Suara langkah itu semakin dekat.
“dia di belakang kita ? padahal kita hanya satu jalur untuk sampai kesini”
“ada 2 alasan ! pertama dia memang dari luar goa ! atau kita melewatkan celah goa yang gelap dan tidak melihat kalau lorong yang kita lewati bercabang !”
Zoa merah itu pun menunjukan rupanya ! dia lebih besar 2X lipat dari zoa biasa ! kulitnya berwarna merah dan memiliki wajah yang seram juga.
GAHHHHHHH !!!
“sepertinya ini gawat ! kalau kena cakar itu mungkin kita akan langsung mati !”
“ka Alice ! teman – teman ! aku akan menjadi decoy dia !
“Ao !”
“harus ada yang menjadi decoy untuk melawan yang sebesar itu ! selagi dia terpancing olehku ! tembaklah dia sebanyak yang kalian bisa !”
Jika zoa ini memang benar - benar cerdas dia pasti akan melindungi kepalanya dengan tangan besarnya itu ! itu akan memakan banyak ammunisi kita !
“Tapi ?”
“Aku mengandalkan kalian !”
“Ao !”
Aku berlari ke arah zoa itu ! saat dia menyerang ku aku mensleding dan melewati kolong zoa itu ! terimakasih ka Ted ! ajaranmu masih akan ku gunakan !
Aku menembak punggung zoa ini ! dan sepertinya dia sudah terpancing !
“gawat !”
Zoa itu mengayunkan cakarnya ke arahku dan aku menghindarinya. Ini kesempatan
“Sekarang !”
Teman – temanku menembakinya tapi sudah kuduga dia memang cerdas dan melindungi kepalanya dengan tangannya kirinya !
“…….begituya”
Aku kembali menembaki nya sambil menghindari nya, walaupun serangan dia lumayan terbaca ! tapi jika kena mungkin akan fatal akibatnya.
“cihh !”
“Ao ! di belakangmu !”
“!!!”
Aku lengah dengan sekitar dan ada zoa yang melompat dari belakangku. Akupun menghindar sambil menembak kepala zoa itu
“fyuhhh...hampir saja ak-“
DUAKKKKK
Seketika zoa merah itu memukulku dengan tangan kananya dan aku terpental. menghantam tembok dengan sangat keras !
“Ao !”
"Aghhhhh ! ........Eh ?"
Emmm….i…ini….tubuhku…..
“gawat dia menuju kemari !”
“terpaksa aku menggunakan ini ! TUTUP TELINGA KALIAN !”
ka Alice melempar granat ke arah zoa itu ! ledakannya lumayan besar dan membuat guncangan di goa ini ! namun zoa itu masih sanggup berdiri walaupun tangan kirinya terkena luka bakar.
“tangan kirinya sudah melemah ! tembak sekarang !"
Tembakan beruntun dilakukan teman – temanku. Ka Alice sepertinya ingin menggunakan sniper miliknya ! tapi monster ini sekarang menggunakan tangan kananya untuk melindungi kepalanya.
“cihh…hah !”
Aku berlari ke belakang Monster itu dan menusuk punggung zoa ini dengan pisau, sebenarnya yang kuincar adalah lehernya namun zoa ini terlalu tinggi.
“Ao !”
Aku menahan tangan kananya dan memberi kesempatan untuk ka Alice.
“SEKARANG KA ALICE ! GUNAKAN SNIPERMU !”
“Hemm ! TETAP SEPERTI ITU AO !”
Ka alice mengeker ke arah kepala zoa itu ! tembakan sniper ke kepala seketika membuat monster ini terdiam dan langsung roboh.
__ADS_1
“hah…hah….hah…”
Sepertinya ini berhasil ! teman – temanku berlari ke arahku
“Ao ! hebat sekali !
“hehe…..yang hebat itu ka Alice ! sudah kuduga tembakan sniper ke kepala adalah serangan yang dahsyat !”
Ka Alice tiba – tiba langsung memelukku seketika dan membuatku terkejut
“ka…ka Alice !”
“yang tadi itu berbahaya ! kuharap kau tidak lagi melakukan hal yang membahayakan lagi seperti itu !”
“ma…maafkan aku…lain kali aku akan lebih hati – hati”
“jangan membuat teman – teman mu khawatir ya Ao”
Aku belum pernah melihat wajah ka alice yang begitu halus dan lembut. Sepertinya dia memang sangat baik dan mempedulikan teman – teman nya.
“ada apa ?”
“ka Alice ternyata baik dan lembut ya !”
“EHHH !!”
“AHHH !! KA ALICE SELINGKUG !!”
“DIAM KAU NARMAIRA !”
“ahahahaha”
Kami pun segera keluar dari sini ! aku dituntun oleh Erick dan sepertinya ka Alice bilang aku baik – baik saja setelah dia memeriksa ku tadi. Kamipun berhasil menyelamatkan korban dan keluar dari goa ini
Seketika ka Alice langsung menyiram pria itu dengan air minum miliknya dan membuat Pria itu terbangun.
“ahhhh !”
“kau sudah bangun ?! bagaimana mimpi indahmu itu ?!”
“Mustahil ! kalian selamat ?”
“gara – gara kau kami kehilangan 1 nyawa disini. Dan ada temanku yang terluka ! kau harus siap menjelaskan semuanya sekarang !”
“HEH ! Sudah kubilang kan aku tidak akan bicara !”
“……Ao…..”
“emm ?”
“Terimakasih ! karna kau menyebutku baik dan lembut ! tapi sepertinya aku tetap harus menunjukan sosok Hitamku karena dunia ini memang sudah tidak waras dan busuk”
“………”
“yang tidak mau dengar dan melihat, hadaplah belakang dan tutup telinga kalian !"
Kami semua berbalik dan menutup telinga kami sambil mengawasi ke adaan sekitar sini, namun aku tetap menoleh kebelakang karna aku penasaran
“A….APA YANG KAU LAKUKA- GYAAA !!!”
Ka Alice menancapkan pisau di ujung kaki pria itu.
“Sekarang ! jawab pertanyaan ku ! setiap kali kau berbohong atau tidak mau menjawabnya ! aku akan mencabut pisau ini dan menancapkan ya semakin keatas, sampai akhirnya akan tertancap di kepalamu !”
“UGH …KAU WANITA GIL- AGHHHH !!”
Dia mencabut pisaunya dan menancapkan ya kembali di atas luka pisau sebelumya
“Jangan banyak bicara ! nyawamu ada di tangan ku sekarang ! cukup jawab siapa yang menyuruhmu saja ! dan tidak usah banyak tingkah !”
“ugh….se..sebenarnya…”
Dia berbicara dengan pelan ke ka Alice dan sepertinya kami kurang mendengar nya
“baiklah ! ayo kembali ! ada 1 orang pembuat masalah lagi yang harus diberi pelajaran !”
Kami kembali ke Tank mobil kami dan berjalan pulang menuju benteng, Ka alice menceritakan siapa dalang semua ini dan dia membuat sebuah rencana !
Sesampai disana kami bertemu pak Marker yang sedang melihat – lihat generator dan menyadari kedatangan kami
“Ohhh ! kalian kembali ! jadi ! bagaimana ? apa kalian menemukan 2 pekerja ku !”
“sayangnya kami hanya bisa menyelamatkan 1 nyawa saja ! dan ditambah lagi ! kami juga menangkap anak buahmu yang sudah mengaku hanya dengan 2 lubang di kakinya saja !”
“A…APA !”
“Skak Mat pak Marker ! kami mengetahui kau dalang dari semua ini ! menyerahlah !”
“HEH ! Dasar anak buah tidak bisa dipercaya”
Dia mengeluarkan sebuah remot di tangannya !
“jangan ada yang bergerak ! jika aku menekan tombol ini, 3 bom yang ada di Sector ini akan meledak ! jatuhkan senjata kalian semua sekarang !
“cihh…turuti saja !”
Kami membuang semua senjata yang kami pegang ke tanah.
“HEHEHE ! sudah kuduga dunia ini memang menyenangkan ! sekarang kalian ber 4 adalah mainanku ! emmm ? 4 ?"
“heh ! lamban sekali ! pak Tua !”
“AGHHH !!”
Rin yang menunggu dibelakang Tank Mobil menembak tangan pak Marker itu sehingga remotnya terpental. Seketika ka Narmaira menerjang pak Marker dan membanting nya ke tanah
“tembakan yang bagus Rin ! “
“heheh…..terima kasih Ao !”
“Gara – gara rencana ini aku jadi menyentuh paman buruk rupa ini ! kalian 2 gadis harus mensucikan ku kembali ya ?”
“dalam mimpimu !”
“tidak Terimakasih !”
“dengan ini ! misi pun selesai !”
Dengan tertangkap nya pak Marker dan berhasil menyelamatkan 1 nyawa. Misi kamipun terselesaikan.
__ADS_1
to be continue.......