
malam ini sepertinya aku tidak akan bisa tidur nyenyak, sebenarnya aku sudah terbiasa tidur bersama teman – temanku di kamar kami, tapi ini merupakan hal lain karna tenda ini tidak terlalu besar dan aku harus tidur bersama ka Iris dan ka Alice disini
“………….”
“………….”
“………….”
Sudah kuduga suasana nya benar – benar gawat disini, walaupun aku tidur di ujung begini, tetap saja ada yang menghasutku sehingga membuatku tidak nyaman.
“…he……..hey…..kalian berdua bisa tidur ?”
“Zzzzzzz”
“wahhh….”
Tak disangka ka Alice sudah tertidur.
“Alice memang cepat tidurnya ! aku mengajarkannya agar dia melakukan sesuatu semaksimal mungkin, bahkan sewaktu istirahat !”
“ka Iris juga begitu ?”
“begitulah ! tapi malam ini sepertinya ada yang kesulitan tidur disini !”
“ma….maaf ya, aku sedikit gugup !”
“ya...tenanglah....kau tidak gugup sendirian….”
“emm ?”
Sepertinya dia bicara sesuatu, suaranya kecil sekali aku tidak mendengarnya….
“belakangan ini kau sering bicara dengan Pandora ya ?”
“begitulah ! ada beberapa yang kami memang bicarakan !”
“sepertinya kalian memiliki sesuatu yang kalian rahasiakan dari kami ?”
“i…..itu….”
“tenanglah ! aku mengetahui dari Pandora sendiri ! bahwa kalian tidak bisa menceritakannya pada kami, aku tau itu”
“sebenarnya siapa sih ka Pandora itu ? dia orang seperti apa ?”
“yaa….dia hanya seorang yang jenius dan juga cantik. Dia memang tuan putri polos namun memiliki tekad yang tidak dapat dihentikan siapapun !”
“tekad ?”
“Ao….apa kau takut akan kematian ?”
“…….kematian ? ”
“kematian merupakan ketakutan yang dialami oleh semua orang, bahkan akupun takut akan kematian, dikarnakan itu apa kau takut akan kematian ?”
“aku…..sudah pernah hampir mati akibat gigitan Zoa waktu itu….kurasa….memang aku takut akan kematian dan itu mengerikan”
“begitulah, itu berarti menyimpulkan bahwa kau masih ingin hidup….namun, sang tuan putri Pandora berbeda dari yang kau ketahui. Dia itu, Sama sekali tidak takut akan kematiannya sendiri”
“tidak takut…..akan kematiannya ?”
“bisakah kau mengambil kesimpulan dengan itu ?”
“emm…..tidak”
“itu berarti, Pandora sudah melihat sesuatu yang bahkan lebih mengerikan dari kematian !”
“………”
Sesuatu yang lebih mengerikan dari kematian, seseorang yang mengangkat tangannya untuk melawan yang ada didepan tanpa menghawatirkan keselamatan diri sendiri, sosok itulah yang aku pikirkan. Namun, Kalau ini kasus yang dialami ka Pandora, mungkin akan berbeda dengan yang kupikirkan
“ya….sudah cukup kan cerita dongengnya. Saatnya tidur ! butuh pelukan ?”
“dengan berat hati aku harus menolaknya !”
“hehhh, Jawaban yang bagus, aku tidur ya “
“ahhhh…..Selamat malam !”
Jika ka Pandora mengalami sesuatu yang seperti itu, kuyakin dia kehilangan sesuatu yang lebih berharga dibandingkan dengan nyawanya sendiri. Sesuatu yang lebih berharga dari nyawa sendiri…….apa itu ya…..
Matahari pun terbit, hari ini kami harus menemukan dokter jin secepatnya. Semoga dia tidak lari dari laboratoriumnya
“Ao ini sudah waktunya ! bangunkan kelompok 2 !”
“baik !”
Aku berjalan ke tenda dan mencoba membangunkan mereka.
“oiii ! saatnya bersiap – siap !”
“ahhh ! Sudah Pagi ya !”
Sudah kuduga Erick akan sulit tidur ! tapi sepertinya Rin dan ka Narmaira sangat akrab, apa ini bagus atau tidak ya
“Rin ! ka Narmaira ! bangun ! kita sudah harus siap – siap !”
“emmm…sudah pagi ya….sarapan ?”
“iyaa, Ayo sarapan !”
“emmm…..ahhh ! pagi Rin, Ao, Erick..…...dan Rin ! Mana ciuman selamat pagi ku ?”
“MANA ADA !”
“ehhh ! padahal tadi malam kau Sudah Janji mau mencium ku !”
“……tunggu ! tadi malam…...kenapa aku tidak ingat apapun ?”
“tak kusangka Rin bisa sehebat itu ! aku dan Erick pun terkejut loh ! yak kan, E…rick ?”
“e….ehh…y….ya…..begitulah !”
“seingat ku…..kau memberikan ku minuman kaleng dan….”
“ohhh…minuman kaleng ini ya…ini…emm ?”
Aku menemukan kaleng minuman dan ini kalau tidak salah ber alcohol !
“i…ini alcohol !”
“SUDAH KUDUGA ! APA YANG KAU LAKUKAN !?”
“iyahahah…..aku tidak pernah melihat Rin mabuk ! jadinya ?”
“APA KESUCIAN KU HILANG ? AKU BERBUAT APA ? ERICK KATAKAN SESUATU ?”
“ma...maaf...a…..aku tidak tau !”
“ERICK !”
Pantas saja semalam mereka berisik sekali, ternyata mereka mengalami malam yang berat ya
Karna kami sedikit berisik, ka Iris mendatangi kami.
“Hey….kalian sudah siap – siap belum ?”
“TANGGUNG JAWAB KAU PENCURI KESUCIAN !”
“Heh ! Tanggung jawab !? iyahahah….Dengan senang hati !”
“te...tenanglah Rin, ku yakin kau masih suci !”
Ka Iris datang dengan mata datar setelah melihat kejadian pagi ini….
“…….Apa yang terjadi disini Ao ?”
__ADS_1
“emmm….Ceria pagi ?”
“Cepatlah bersiap – siap !”
Kami bersiap – siap dan mulai menuju tujuan kami yaitu labolatorium milik dokter jun.
“sudah dekat !”
“baiklah ! Persiapkan diri kalian !”
kami mulai bersiap – siap dari perlengkapan hingga senjata kami, ini saatnya aku menggunakan senjata baruku Killer 7. Dengan tenaga magnum ini, aku bisa melindungi teman – teman ku.
begitu sampai disana, ada beberapa zombie yang mengelilingi labolatorium itu, kami menghabisi semua zombie yang ada hingga tidak tersisa
“mulai dari sini, kita tidak tau apa yang kita hadapi ! bersiaplah !”
Kami mulai memasuki labolatorium ini dan ternyata dalamnya sangat besar, walaupun tidak terlihat besar diluar, tapi gedung ini mendalam ke bawah tanah. Sehingga terlihat sangat panjang dan besar
“apa ada kemungkinan dokter jun masih di sini ?”
“narmaira ! bagaimana statusnya ?”
“emmm…..labolatorium ini tidak dirawat dengan baik ! namun aku masih merasakan hawa keberadaan seseorang !”
“begituya ! kalau begitu ayo tetap maju, dan hati – hati terhadap perangkap !”
Kami berjalan menelusuri labolatorium ini lebih dalam.
“dimana kau…dokter jun !”
Cleeck
“emm ?”
“Rin ! awas !”
Rin menginjak perangkap yang terpasang di lantai, dan dari atas jatuh sesuatu seperti jelly berwarna hitam.
“ughh !”
Ka Alice yang mendorong rin yang hampir terkena jelly hitam itu dan jelly itu mengenai ka Alice dan mempel di punggung Bajunya
“Alice ! cepat Buang Bajumu !”
“Cih !”
Ka Alice langsung merobek bajunya agar Jelly Hitam itu tidak terkena kulitnya
“a…apa itu ! jelly hitam itu bergerak – gerak !”
“ini lah situasi buruk nya, dia pasti memiliki senjata yang kita tidak ketahui informasinnya !”
“ke…ketua….ini ! panas sekali !”
Ka Alice terkena sedikit jelly hitam itu di punggungnya, walaupun dia terkena sedikit, tapi jelly itu bergerak – gerak dan sepertinya membakar kulit ka Alice !
“aku akan mencongkelnya ! tahan, ini mungkin akan sakit !”
“baik !”
Ka Iris menuangkan alcohol di pisau nya dan mencoba mencongkel jelly hitam itu.
“G….GYAAA !!”
“Tahan Alice ! Tahan !”
“Ugh….I……IYA…!”
Darah keluar dari punggung ka Alice ! namun ini demi kebaikannya.
“fyuhh….sudah selesai ! bagai mana kodisimu ?”
“a…ahhh….sudah hilang Panasnya…kurasa…”
“narmaira ! Rin ! Obati luka Alice dan beri dia baju ganti !”
“Baik !”
“Baik !”
Mata ka iris berubah menjadi tajam dan kemerahan ! sepertinya emosinya meluap – luap.
“Ayo !"
Kami melanjutkan penyelusuran kami di labolatorium ini, kamipun menemukan ruang Analys yang besar ini.
“Ruangan analys ?”
“narmaira ! bantu aku mengambil data – data yang bisa diambil !”
“baik !”
“yang lain awasi daerah sini dan hati – hati !”
“Baik !”
Ka Iris dan ka narmaira mengambil beberapa data yang mungkin bisa diambil…tapi kemana dokter jun berada ? dia tidak kelihatan walau kita sudah sedalam ini
“u…umm…Ka Alice ! Terimakasih sudah melindungi ku ! bahkan ka Alice terluka terluka !”
“ahahah ! tidak apa – apa Rin ! asalkan kau baik – baik saja ! tapi cobalah untuk lebih hati – hati lagi ya !”
“Baik ! tapi…mungkin itu akan menimbulkan bekas luka ya ?”
“yaa…sayangnya begitu, kurasa ini akan sulit hilang”
“bekas luka ? memangnya kenapa dengan bekas luka ?”
“Ao ! kau ini tidak tau ya ! wanita itu memperhatikan kulitnya, jadi mereka tidak senang dengan adanya bekas luka !”
“heh, Begituya….padahal aku tidak begitu memikirkan adanya bekas luka.…..emm ?”
“………..”
“………..”
Kenapa mereka tiba – tiba diam saja ? apa aku salah bicara dan membuat mereka marah ?
“ada apa ?”
“ti…tidak ada apa – apa….ya kan ka Alice ?”
“ehh ! ya….be...begitulah”
“emm ?”
Ka iris dan Narmaira mendatangi kami, sepertinya mereka mendapat sesuatu
“apa kalian mendapat sesuatu ?”
“kami mendapat beberapa data penting, dan data di flashdisk ini ber password ! kami tidak bisa melihatnya ! tapi mungkin ini juga data yang penting, lebih baik membawanya”
“begituya ! sekarang target utama kita belum ketemu, dimana dia sebenarnya”
“ayo masuk lebih dalam lagi”
Kamipun masuk sudah sangat dalam dan hampir menyelusuri seluruh gedung, saat kami sudah ada di ruangan paling bawah, akhirnya kami menemukan target kami yang menyadari kedatangan kami.
“Ketua ! Target didepan mata !”
“Ka…Kalian ! Cihh !”
“dia lari ! kejar dia !”
Dia berlari ke ruangan didepan dan menguncinya
__ADS_1
“…terkunci ! pintu ini menggunakan system lock !”
“minggir !”
Ka Iris mengeluarkan revolvernya dan menembak pintu itu hingga sistemnya rusak
“Ao ! Erick ! dalam hitungan tiga ! satu…dua…Tiga !”
Setelah pintu di dobrak, di hadapan kami ada 2 Mother Zoa yang terikat oleh mesin – mesin dan ditengahnya dokter jun memegang semacam remot
“Siapa Kalian ! Kalian Mengganggu Penelitianku !”
“dokter jun ! kami dari Vermelia Rose akan segera menangkap mu !”
“cih ! sudah kuduga Pandora Brengsek itu akhirnya bertindak ! Padahal tinggal sedikit lagi ! Aku harus mengulur Waktu !”
Dokter Jin ! memencet tombol di remot itu dan masuk kedalam pintu yang ada dibelakangnya. Namun Scenario terburuknya adalah mesin - mesin yang mengikat Mother zoa ini terlepas dan mereka Mengamuk, dan ada beberapa zombie juga yang berdatangan dari samping kami
“dua mother Zoa dan beberapa zombie ya ! rasanya akan sulit !”
Ka Iris mengeluarkan Revolver satunya lagi ! dia sekarang memegang 2 Revolver di tangannya. Dan…hawa ini…aku merasakan hawa membunuh yang sangat hebat
“Alice ! gunakan snipermu dan bunuh mother Zoa jika ada kesempatan ! kalian ber 4 basmi zombie yang menggangguku…..sudah cukup main – mainnya ! aku yang akan menghadapi Zoa busuk ini !”
Ka Iris sepertinya berada di emosi yang tinggi, dia menghindari beberapa zombie dan menembaki mother zoa itu berulang kali
“Kita juga Bantu !”
“baik !”
Kami menembaki zombie – zombie yang menghalangi, dan dengan hebatnya ka iris menghindar dan menembaki 2 mother Zoa itu, hingga Zoa itu melupakan kita yang ada di belakang sini
“heh ! kau lengah !”
Saat zoa itu terfokus dengan ka iris ! ka alice berhasil menembak kepala 1 mother zoa itu hingga kepalanya hancur
“satu tumbang ! tinggal satu lag-“
DARRRRR !
Ka iris menembak kepala mother Zoa itu namun zoa itu menepisnya, saat zoa itu menyerang ka Iris ! ka Iris melompat ke depan zoa itu dan menginjak tangan kiri zoa yang biasanya zoa itu gunakan untuk bertahan
“Heh ! tamat kau”
Tembakan dari revolver nya melubangi kepala zoa itu dan zoa itu seketika rubuh
“hebat sekali ka Iris !”
“......Alice ! Apa zombi - zombie ini.....”
".....sepertinya begitu ! mereka adalah para korban yang ditahan oleh dokter Jun, melihat kondisinya mereka sudah jadi zombie 3 hari yang lalu...."
"UGHHH, Begituya ! kita sudah terlambat dari 3 hari lalu !
ka Iris mengepalkan tangannya sekeras mungkin sampai memerah.
"Ayo kita tangkap orang Brengsek ini !"
“baik”
Kami membuka pintu yang dimasuki oleh Dokter jun itu dan kami terkejut dengan apa yang kami lihat ini !
“Hah !!! i…..INI !”
Kami melihat ada Zoa yang ukuranya sangat besar berada di tabung yang berisikan Air ! yang membuat kami terkejut adalah Zoa yang ukurannya 4 x lipat dari zoa biasa, dan memiliki Akar seperti sayap di belakang punggungnya dan akar itu bergerak sepeti jelly yang menyerang Ka Alice sebelumya !
“jangan Mendekat !”
Di hadapan itu pula ! dokter Jun menodongkan pistolnya ke arah kami, kamipun semua juga menodongkan senjata kami secara Spontan
“Dokter Jun ! apa yang kau lakukan disini ! kau mau membuat Monster seperi ini !”
“Monster ? apa yang kau bicarakan ! ini berbeda dengan Monster – monster yang kalian lihat bukan ?”
“jadi Mother zoa yang kami hadapi sebelumnya juga adalah ciptaanmu ?”
“HEH ! Mereka Cuma Monster yang kutahan untuk penelitian ku ! monster - monster lemah itu tidak ada apa - apannya !”
“Lalu ? apa yang sebenarnya kau lakukan disini ? Membuat Bencana ?”
“Bencana ?...…HEHEHE….HEHEHEEH….TENTU SAJA UNTUK MELAHIRKAN DEWA !”
D…Dewa ! maksudmu Monster ini adalah Dewa !
“DUNIA INI SUDAH BUSUK ! HARUS ADA DEWA YANG MENGAKHIRI DUNIA INI ! DUNIA YANG DI BUAT TEN- Ugh….AGHHHH!”
“!!!”
Dia….tadi mau menyebutkan nama Tendo agami bukan !? sudah kuduga dia mengetahui tentang informasi itu ! aku harus cepat menghentikannya
“DADAKU ! KENAPA MENDADAK SAKIT- Huh !“
“Ao !”
Selagi dia tumbang ke tanah dan kehilangan penjagaannya aku berlari mendekat kearahnya
“JANGAN MENDEKAT !”
DORRRR !!!
Dia menembakan pistolnya ke arahku ! aku spontan menepisnya dengan pisau Combat ku dan pelurunya pun terpental
“HAH !!”
“Tidurlah !”
Aku melompat ke depanya sambil berputar, saat ku berputar, tumpuan belakang kakiku menghantam lehernya dan seketika dia langsung pingsan !
“Ao ! itu tindakan yang terlalu beresiko ! tapi itu tindakan yang Bagus !”
“maaf ka iris ! selagi dia kehilangan penjagaanya, kukira akan bagus untuk maju seperti itu !”
“Hebat Ao ! gimana caranya kau menangkis tembakan pistol tadi”
“ahhh…itu tadi hanya reflek saja Rin !”
Aku harus menutup fakta orang ini yang ingin membocorkan tentang Tendo Agami ! walaupun dia tidak bisa menyebutkannya ! tapi tetap saja akan ada kemungkinan jika itu terdengar oleh teman – teman dan membuat mereka tambah kebingungan
“baiklah ! ayo bawa dia kembali ke benteng !”
“lalu….bagaimana dengan monster ini !”
“hemmm….semuanya, menjauh dari tabung ini !”
Saat kami menjauhi tabung, Ka iris mengeluarkan Revolver nya dan menembak ke kepala monster itu ! tabungnya pecah dan monster itu tumbang menghantam tanah
“monster seperti ini lebih baik di musnahkan ! ayo, aku akan memasang bom Remot disini ! cepat cari di sekeliling ruangan ini siapa tau ada korban yang masih selamat !”
"Baik !"
Kami pun mencari ke berbagai ruangan dan sambil menuju jalan keluar dari laboratorium ini, dan saat kami sudah berkumpul diluar. Ka Iris mengaktifkan bom Remot miliknya dan menghancurkan Labolatorium ini !
“ini perintah Pandora ! sebenarnya aku tidak suka keributan seperti ini ! namun katanya aku harus menghancurkan laboratorium ini dengan bom yang dia berikan padaku !”
"sayang sekali....walaupun kita berhasil menemukan target kita, tapi kita gagal menyelamatkan korban - korbannya..."
"mau bagai mana lagi Rin ! kita baru saja mendapat kabarnya kemarin, dan mereka sudah menjadi zombie 3 hari yang lalu....apapun yang kita lakukan ini sudah terlambat"
"emm....kau benar ka Alice !"
Sepertinya jika ini adalah keputusan ka Pandora ! dia ingin agar data tentang Nightmare World tidak tersisa dan jatuh ke tangan lain ! menghancurkan bukti – bukti ini adalah pilihan tepat..
“Memang pada misi kali ini kita gagal menyelamatkan para korban kita, namun setidaknya kita berhasil mendapat Target kita, dan juga menghancurkan laboratorium ini......jadi misi kita tidak lah sia - sia ! Ayo, kita harus segera kembali"
"Baik !"
__ADS_1
Kami pun kembali dengan target kami ! entah apa yang akan kami lakukan dengan Dokter jun ini, itu pun tergantung keputusan yang dibuat Tuan Putri kami
to be continue.....