
Ke esokan harinya di pagi harinya kami ber 4 berlatih di aula pelatihan ini, aku yang sedang berlatih dengan ka Misa ini melakukan sedikit pertandingan
“HYAAA !!”
“(hem…dia sudah semakin lihai saja !)”
Tebasan demi tebasan aku lakukan ke ka misa, tapi dia selalu saja menghindar dan menepis seranganku
“(padahal ini sudah kecepatan maksimalku ! Bagaimana dengan serangan ini !) HYAAA !!”
“Ada Cela !"
“Aghhh !!”
Katana kayu ku terpental dan sepertinya aku masih tertinggal jauh dibandingan dengan teknik ka Misa
“Itu cukup bagus Ao ! kau semakin lihai dan berkembang saja !”
“aku masih jauh dibandingkan ka Misa ! kuharap aku bisa sekuat dirimu !”
“hemm…aku juga dengar katanya kau berhasil melawan zombie regeneration juga ya ?”
“Begitulah….tapi aku tidak bisa mengalahkan nya sendiri, aku butuh bantuan Rin waktu itu”
“itu sudah cukup kalau kau bisa membuktikan kekuatanmu Ao ! apa ada yang aneh dari pergerakan zombie itu ?”
“hemm…kurasa sama persis dengan informasi yang kita punya ! tidak ada gerakan lain yang mencurigakan”
“(begituya….kalau begitu mungkin ini cuma perasaanku saja)”
Rin pun datang ke arah kita yang sedang berlatih bersama
“Ao ! Ka Misa ! kelompok ka Krau dan ka Alice sudah sampai di sector 1”
“Benarkah ?”
“Ayo sambut mereka !”
Kami bertiga pun pergi ke sektor 1 untuk menjemput mereka yang baru saja kembali dari misi mereka
“Ka Alice ! Ka Krau !”
“ohh….Rin ! dan Ao juga ka Misa !”
“kalian menyambut kami ya ?”
“begitulah ! jadi bagaimana kondisi disana ?”
“seperti yang sudah kami laporkan, batu hope milik suzaku tertempel di tubuh king zoa, pada dasarnya, kita semua mau mengalahkannya, tapi insting kami mengatakan kalau kita akan kehilangan banyak nyawa jika melawan king zoa itu dengan team yang kami bawa”
“begituya…tidak apa – apa ka Alice ! kembali dengan selamat dan membawa informasi juga termasuk berita bagus !”
“hem….aku jadi ingin sekali melawan king zoa itu”
“Tolong jangan melakukan tindakan nekat ka Misa !”
“iyahahah, bercanda !”
“untuk sekarang, ayo laporkan informasi yang kalian dapat dulu ke ka Iris atau ka Pandora ! agar kita mendapat kesimpulan lain dengan tindakan kita selanjutnya !”
“Rin benar ! ayo temui mereka !”
Kami ber 5 pun berjalan ke tempat ka Pandora.
“ngomong – ngomong kalian hanya berdua saja ! dimana Noel dan Tesa ?”
“mereka masih mendapat pelatihan tingkat zero ! katanya mereka juga mau fokus berlatih menjadi Savior !”
“begituya, sekarang ini memang team kita makin ramai saja ! dan ditambah lagi kita memiliki suzaku !”
“Noel dan Suzaku memang akan sangat membantu, tapi kita juga tidak boleh terus – terusan mengandalkan mereka !”
“benar apa yang dikatakan ka Alice ! kita juga harus menjadi kuat !”
“(…..Rin ! Ao dan Alice ternyata cukup mirip ya ?)”
“(kurasa juga begitu, apa ka krau tidak cemburu ?)”
“(tenang saja Rin ! selama ada adikku aku tidak akan kesepian)”
“(jadi kau Siskon ya ?!)”
Kamipun sampai di tempat kerja ka Pandora, saat kami masuk ternyata ada Iris juga
“Ka Iris !”
“ohh….kalian sudah kembali ya ?!”
“ka Iris juga ! apa sudah tidak apa – apa meninggalkan rumah sakit ?”
“yaa….sebenarnya aku tidak begitu nyaman di rumah sakit ! makanya aku keluar saja dengan cepat !”
“Sepertinya kalian berhasil kembali….Krau ! Alice !”
“YA !”
“YA ! kami juga membawa beberapa informasi yang kami dapatkan !”
“baiklah ! ayo kita dengar !”
Ka Krau melaporkan semua kejadian yang mereka alami, bahwa kenyataan yang mengerikan adalah melawan king zoa itu adalah sangat mustahil karna badannya yang benar – benar besar dan Armor yang anti peluru. Di tambah lagi, letak king zoa itu tidak terlalu jauh dari sini !
“begituya…zoa itu juga anti perluru ya ?”
“kurasa ada beberapa bagian yang tidak terlindung Armor miliknya, terutama di bagian kaki dan ekornya !”
“hem…apa ada kemungkinan kita bisa menghancurkan Armor nya ?”
“mungkin bisa dengan Roket anti-Tank ! tapi aku tidak menjamin keberhasilannya”
“baiklah ! kalau begitu aku akan menyiapkan beberapa Roket Anti-Tank ! dengan 5 tembakan langsung, Armor pun pasti akan hancur”
__ADS_1
“Berapa lama kau akan membuatnya Pandora ?"
“10 jam saja kurasa cukup ! dan lagi kalian juga harus menunggu baju tempur kalian jadi ! gunakan waktu 2 hari ini untuk berlatih namun juga beristirahat !”
Tiba – tiba pak Sieghart, pelayan pribadi ka Pandora datang.
“Permisi Tuan Putri ! Pesanan anda sudah siap !”
“Hoh…kebetulan sekali ! Iris, mumpung kau disini kenapa tidak pakai di sini saja !”
“Pakai ?”
“Bawa masuk barangnya Sieg !”
“Baik !”
Pa Sieg pun masuk dengan membawa sebuah barang yang dibalut kain putih, saat kain itu dibuka ternyata itu adalah tangan palsu yang sangat menakjubkan.
“Wahh !”
“Tangan palsu ini hebat sekali !”
“Benar ! terlihat sangat kuat !”
“Benar kan ?! Baiklah Iris, coba kau pakai ?”
“Ka…Kau yakin Pandora ?”
“tentu saja… aku memang memesan ini dan mendisainnya khusus untukmu !”
“hem…kalau begitu terima kasih ya ! Pandora”
“Sama – sama !”
“aku yang akan memakaikannya ke padamu !”
“Ao ! kau juga bantu Misa untuk memasangkannya ke Iris !”
“Baik !”
Kami berdua mengangkat tangan palsu itu, dan memasangkannya ke tangan ka Iris, ini tangan palsu yang sangat hebat…bisa di copot dan dipasang kembali dengan mudah. Saat tangan palsu itu terpasang dengan ka iris, ka Iris terlihat senang di wajahnya
“bagaimana Iris ?”
“ini….ini hebat sekali Pandora ! aku merasa mudah sekali menggerakkannya ! apa aku harus potong tangan kananku saja dan memasang ini juga ya !”
“candaanmu itu kelewanan Iris !”
“hoh…lumayan bagus juga ! terlihat cocok untuk mu Iris !”
“benar ka Iris ! kau terlihat kuat !”
“Aku juga mau….”
“Rin…jangan meminta seperti itu !”
“Dengan adanya tangan ini, aku bisa kembali bertarung bersama kalian, aku akan tetap menjadi pemimpin kalian sampai nyawaku lah yang menghilang !”
“aku hanya lengah sedikit ! berikutnya aku yang akan memenggal tangan para reaper itu !”
“(itu cukup seram ka iris )”
“Baiklah ! kalian boleh kembali berlatih ! aku akan memberitau kalian kalau baju tempur kalian sudah jadi, kalian boleh bubar !”
“Baik !”
Kami pun kembali ke aula pelatihan bersamaan dengan ka Iris, saat kami sampai di aula pelatihan, sepertinya Tesa dan Noel sedang istirahat
“ahhh…kalian kembali !”
“dari mana saja kalian ?! ohh…ka Alice dan Ka krau !”
“maaf kami tadi menyambut mereka dulu ! bagaimana pelatihan kalian berdua ?”
“yaa…ini menyegarkan ! aku sudah lama tidak latihan seperti ini !”
“Noel juga, sudah lama tidak olahraga seberat ini !”
Tiba – tiba ada pisau latihan yang melayang ke arah ka Iris dan ka Iris pun menangkapnya
“……jadi….apa mau mu misa ?”
Ternyata yang melempar pisau latihan itu adalah ka misa, ka misa pun juga menarik katana latihannya keluar secara perlahan
“hehehe, sudah lama aku tidak sparing dengan mu Iris ! sekalian kita uji bagaimana kuatnya tangan kirimu itu !”
“Hoh….Boleh saja ! aku juga ingin memastikan itu ! Krau ! kau akan jadi wasitnya !”
“Baik !”
Sepertinya meraka mau bertanding, aku tidak pernah melihat mereka bertarung berdua
“Ini akan menjadi tontonan yang Sangat Hebat ”
“kau semangat sekali ka Alice !”
“Ao…mau taruhan ?”
“jangan di saat seperti ini Rin !”
Ka Krau pun bersiap untuk memulai pertarungan, ka Iris yang menggunakan Combat Knife latihannya, melawan ka Misa yang menggunakan katana latihannya juga ! siapa yang akan menang ya.
“Bersedia ! Siap ! Mulai !”
Mereka berdua langsung malaju dengan cepat ke arah lawan mereka, ternyata mereka sama – sama memegang moto “serengan pertama penentu kemenangan” mereka pun saling menepis satu sama lain menggunakan senjata mereka
“hemm..!”
“Lumayan juga Misa ! tapi tunjukanlah yang lebih !”
Ka iris mencoba menendang misa namun misa menghindarinya dan melakukan counter attack, tapi serangan counter attack misa juga ditahan dengan tangan palsu ka Iris, mereka berdua pun melompat mundur dan menjaga jarak
__ADS_1
“lumayan misa !”
“hehe..kau juga ! tangan itu ternyata lebih kuat dari yang ku kira !”
Padahal baru hari ini ka Iris menggunakan tangan palsu itu, tapi dia sudah bisa menggunakannya dengan sangat baik
“Kalian ini Ayo serius !”
“Baiklah !”
Mereka kembali melaju lurus dan saling mengeluarkan serangan mereka dan juga menghindari serangan lawan, kurasa mereka memang seimbang
“pe…petarungan yang luar biasa !”
“Noel bahkan sulit untuk melihat gerakan mereka !”
“Wahhhhh ! Mereka sangat memukau saat sedang bertarung berdua !”
“(sejak kapan kau ada disebelahku ka Narmaira !)”
TRANGGGG !!!
Setelah sedikit kehilangan perhatian mereka karna ka narmaira yang mendadak muncul ! sepertinya pemenangnya tidak didapat karna mereka sama – sama kehilangan senjata mereka dan saat mereka mencoba memakai pukulan mereka, hantaman mereka berhenti di depan muka lawan mereka masing – masing.
“………..”
“………..”
“emm….apa ini seri ?”
Ka krau juga sedikit kebingungan dengan apa yang terjadi
“yaa….kurasa seri saja !”
“pisau kombatku juga terpental, kau memang sangat tangguh Misa !”
“hehe, kau juga sangat kuat Iris !”
Pertarungan mereka sangat hebat, aku yakin memang mereka sama sama kuatnya
“yaaa..pertarungan yang cukup bagus Iris ! aku cukup terhibur !”
“kau belum menunjukan semua kemampuan mu kan ? aku tau kau bisa lebih dari itu !”
“yaa…aku juga tidak mau memperlihatkan Blood Rush ku ke kau dan yang lain !”
Blood Rush ?
“baiklah semuanya ! kembali lah berlatih !”
“baik !”
Saat yang lain sedang bubar dan kembali berlatih, Aku pun mendatangai ka Iris karna aku sedikit penasaran
“ka Iris !”
“ohhh..Ao ! bagaimana pertarunganku tadi ?”
“itu sangat hebat ka Iris ! aku tau kaliah memang sangat hebat !”
“Begitulah !”
“dan tadi aku sempat dengan ka misa bilang tentang “Blood Rush”. Apa itu ?”
“……..…….kau mendengarnya ya ?! padahal kuyakin dia juga tadi keceplosan saja ! dengar ya, kau tidak boleh ini bilang siapa – siapa !”
“ehh ? memangnya ada apa ?”
Ka iris mendekat ke arahku agar orang lain tidak bisa mendengar
“itu adalah sesuatu teknik yang membingungkan yang dimiliki Misa !”
“Teknik ?!”
“benar ! jika misa semakin terdesak dan terluka ! maka Blood Rush nya akan semakin aktif dan itu sangat berbahaya !”
“be…berbahaya ?”
Tunggu ! apa yang ka Iris maksud dengan berbahaya !
“saat dia bertarung dan Blood Rush nya sedang aktif ! dia akan menghilangkan seluruh sifat kemanusiaannya ! dan bahkan dia dapat melukai temanya sendiri !”
“be..benarkah ?!”
“Pandora pun sudah pernah terluka di bagian bahu belakangnya saat dia berusaha menghentikan Misa yang sedang aktif ! makanya kuharap aku tidak melihat sosok dia yang menggunakan Blood Rush nya itu !”
Sepertinya ada yang belum ku ketahui tentang guru ku…tidak disangka dia memiliki teknik yang seperti itu
“tapi jangan terlalu dipikirkan ! aku hanya 1 kali saja melihatnya menggunakan Blood Rush itu ! kurasa dia sudah bisa mengendalikannya”
“baguslah kalau seperti itu !”
Tiba – tiba petir menyambar di aula pelatihan ini dan ternyata muncul Suzaku dari petir itu
“Su…Suzaku ?!”
“Tolong jangan muncul seperti itu !”
“……..”
Tampangnya sedikit aneh, apa ada sesuatu yang terjadi ?
“hey….ada sesuatu yang aneh kurasakan !”
“sesuatu yang aneh ? apa itu !”
“….aku kurang yakin……tapi…..aku merasa kalau batu hope milikku semakin mendekat ke arahku….”
“!!!”
Alasan yang di diberikan…menandakan bahwa akan ada bahaya yang mendatangi kita….atau mungkin bukan hanya kita…..tapi seluruh orang yang ada disini !
__ADS_1
to be continue.......