
Pada akhirnya…Kami berhasil menyelamatkan Noel dan juga meyakinkan Byakko berada di pihak kita, walaupun semuanya belum jelas dan musuh kami juga berhasil melarikan diri, tapi setidaknya kami berhasil mendapatkan tujuan utama kami yaitu menjemput Noel, ka misa dan juga Byakko
Lalu, 1 hari setelah kejadian itu pun berlalu….
“…………………..”
Aku yang sedang ada di atap rumah sakit kecil ini dengan cuaca yang cukup cerah di pagi hari ini, sedang menunggu seseorang karna kami memiliki sebuah janji yang harus di selesaikan setelah kami sepakat akan membahasnya setelah Byakko bergabung dengan kami
“……..(dia datang)”
Dan tentu saja pintu menuju atap rumah sakit ini pun terbuka, dan Yuna pun akhirnya datang
“Yoo, Ao ! kau benar datang ternyata ! maaf ya memanggil mu ke atap di saat kau sedang menghawatirkan Tesa yang sedang di rawat di rumah sakit ini !”
“Tidak masalah Yuna, karna kita memang memiliki sesuatu hal yang harus di bahas bukan ?!”
“Hehe…Syukurlah kau masih mengingatnya !”
Dia pun berjalan mendekat ke arahku dan melewati ku, karna dia juga ingin mendekat ke pinggiran gedung ini untuk melihat permandangan desa Zenexter ini
“Hehehe !”
“Ada apa Yuna ?”
“Aku senang seperti ini ! permandangan ini memang lah yang membuatku senang, walaupun sekarang Zenexter tidak sebesar dulu ! tapi disini tersimpan memori ku bersama kakak dan semua orang yang berharga untukku !”
“Benar juga, kau dan ka Krau berpindah bersama dan bergabung dengan Zenexter ya, sekarang bagaimana perasaanmu setelah Zenexter bukan lagi menjadi Negara yang besar ?”
“……………..”
Waduh, apa kata – kata ku tadi terlalu membuatnya kepikiran ?! memang dia dan ka Krau berasal dari desa dan pindah ke Negara Zenexter yang cukup besar, tapi sekarang zenexter kan juga menjadi sebuah desa, walaupun ini sebenarnya masih di bilang cukup besar untuk sebuah desa !
“Tentu saja aku tidak keberatan Ao !”
“Hoh…”
“Karna, orang – orang di sini masih sama dan berjuang bersama dengan ku ! karna itu Zenexter tetaplah Zenexter yang ku kenal !”
“Hem, Syukur lah kau berfikir seperti itu !”
“Dan juga…..”
“Ya….”
Ini saatnya memberikan jawaban untuk nya, dia sudah menunggu cukup lama untuk ini ! pasti selama itu dia menahan nya, dan aku tidak ingin dia kepikiran terus mengenai hal ini !
“A-Anu…Yuna ! tentang pengakuan mu sebelum nya, Aku...Sejujurnya Ak-!!”
Tiba – tiba jari telunjuknya sudah ada di mulutku dan menutup ku untuk bicara ! dia juga menggeleng – gelengkan kepalanya setelah itu.
“Sudah lah Ao…”
“Huh ?”
“kau tidak perlu menjawab hal yang membuatmu kebingungan itu, sudah ku duga aku cuma memaksakan mu dengan ke egoisan ku itu”
“Yuna.......”
“aku sepenuhnya tau kalau kau selama ini berjuang untuk mengakhiri dunia ini ! dan aku juga sepenuh nya tau apa yang akan kau katakan padaku itu !”
“………..Begitu, ya. Tapi !”
“Ehh ?!”
Aku pun menopang ke dua pundaknya dan mendekatkan wajahku ke wajah nya !
“tidak semudah itu untuk menyatakan perasaan Yuna ! butuh yang namanya keberanian dan juga ketulusan hati ! karna itu, tentu saja aku tidak mau menyimpan rasa bersalahku ini karna tidak menjawab perasaan mu ini !”
“O-Ohh, Be-Begitu kah ? ( Wajahnya dekat sekali !)”
“karna itu, apapun jawabanya yang ku berikan ! aku berharap kau tetap mau membantuku untuk mencari akhir dari kita semua ini”
“Ao……”
Yuna juga…pasti memiliki tujuan yang sama seperti ku ! dunia ini mengambil hal berharganya juga ! dan kuharap dia mau membantuku untuk selanjutnya
“Tentu Ao !”
“Benar kah ?”
“Ya, kalau begitu aku akan denarkan apa jawaban mu"
“…...…….”
Baiklah…
“Yuna ! aku sangat senang kau menyatakan perasaan mu itu ! Tapi….Maaf, Aku memutuskan untuk membuat hal – hal seperti itu tidak di dunia seperti ini ! atau sampai aku mendapat akhir dunia ku sendiri !”
“…....Begituya”
“Dan juga….Aku, Sudah mencintai seseorang juga !”
“hehe…aku sudah tau itu Ao ! sudah ku duga kau akan bilang seperti itu !”
Dengan senyuman namun wajah yang sedikit sedihnya itu, aku tau kalau sebenarnya Yuna kecewa ! Namun…Tidak banyak yang bisa ku lakukan untuk nya, karna semua mimpi buruk ini, masih saja berlanjut !
“Ayo Ao ! kita lihat ke adaan Tesa sekarang ! kau khawatir dengan nya kan ?”
“……Ahh, Aku datang !”
Setelah kejadian ini, aku dan Yuna pun kembali ke tesa yang masih di rawat di rumah sakit ini, noel dan rin juga bersamanya untuk mengawasinya
“Ahhh, Yuna ! Ao ! kalian datang !”
“Yaho Tesa ! gimana ke adaan mu ?”
__ADS_1
“Yaa Tesa, maaf kami terlambat ya !”
“dokter bilang aku sudah bisa keluar rumah sakit besok ! dan juga, berkat Berkah dari Noel, Lihat !”
Dia pun membuka selimutnya dan menunjukan kaki kanan nya yang ternyata sudah benar – benar sembuh, bahkan tidak ada bekas luka bakar sedikit pun
“(hem ?)”
“aku tadinya khawatir karna akan menimbulkan bekas luka bakar yang besar ! tapi tidak ku sangka akan bisa hilang tanpa bekas seperti ini ! berkah milikmu benar – benar luar bisa Noel !”
“Hehehe, Noel akan melakukan apapun untuk Tesa !”
“Kyaaa ! Noel ! I LoVe ! You !”
Yaa, Sepertinya ini akan baik – baik saja…dan juga…
“Hemm ?”
“ada apa Ao ?”
“Itu kaki yang indah Tesa !”
“JANGAN LIHAT – LIHAT TERUS !”
“Ahahaha !”
Tapi...sepertinya ada sesuatu yang terjadi dengan Noel juga, kalau penyembuhanya bisa menjadi sehebat ini, pasti ada yang terjadi dengan Noel saat Rion menculik dia !
“Ngomong – ngomong dimana Genbu ?”
“Ahh, kalau Genbu dia sudah sembuh duluan dan kembali ke kamarnya ! dan juga Ao, tadi pak sieghart datang ke sini dan memintamu datang ke ruang Tuan Putri !"
“Begitu ya, terimakasih Rin ! bisakah aku percayakan tesa pada kalian ber 3 ?”
“Tentu saja !”
“Jagan khawati Ao !”
“Lagian kita tidak membutuhkan mu juga ! cepat pergi sana !”
Kau kejam sekali Rin…
“kalau begitu, ku titip Tesa pada kalian ya, dan Tesa !”
“Emm ?”
“Syukurlah kalau kau baik – baik saja ! berikutnya jangan jauh – jauh dariku agar aku bisa melindungi mu Ok ?!”
“……..ehh ?!”
“O…K ?!”
“E-Emm…Ok Ao !”
“Baguslah ! kalau begitu aku ke ka Pandora dulu ya !”
“……………..”
Sepertinya semuanya berjalan cukup baik, sekarang ini tesa sudah baik – baik saja, dan terlebih lagi Byakko juga sudah ada di pikah kami. karna itu…pasti misi berikutnya sudah di susun oleh ka Pandora ! pasti dia menyuruh ku datang untuk hal itu !
“Baiklah !”
Lalu..saat aku sampai di ruanganya
“Ohh…Pak Sieg !”
“hoho, Ao ! Akhirnya kau datang !”
“begitulah, pasti karna ka Pandora sudah menyusun strategi selanjutnya dan dia akan membahasnya bukan ?!”
“……..Emmm…Soal itu, Sebenarnya aku lah yang memanggil mu Ao !”
“Ehh ? Pak sieg yang memanggilku ? jadi ini bukan masalah tentang ka Pandora ?"
"Soal itu….”
Dia pun membuka pintu ruangan itu dan terlihat kalau ka Pandora, ka Iris, ka Misa, dan Byakko sedang sekarat dengan banyak botol alkohol di samping mereka
“Semalam mereka baru saja mengadakan Pesta !”
“APA YANG MEREKA PIKIRKAN SIH !”
“Tenang – tenang lah Ao, Tuan Putri Pandora juga melakukan ini karna Nona Byakko yang menginginkan nya !”
“Ehh ? Byakko ?”
“Yaa, tuan putri sendiri yang bilang kepada Nona Byakko “Hal Apa yang membuatmu senang sekarang byakko ?” dan NonaByakko pun menjawab “aku ingin sekali minum – minum bersama teman – teman ku ! karna dunia ini tidak ada yang lebih berharga di bandingan Tersenyum bersama !” begitu katanya !”
“………..Hoh, Begitu kah (byakko itu ya, ternyata dia memiliki sisi baik juga !)”
“karna itu aku membutuhkan bantuan mu untuk mengurus Nona Misa dan Nona Byakko ! biar aku urus tuan puti Pandora !”
“Hem..bagaimana dengan ka Iris ?”
“Nona Iris pasti hanya tertidur saja ! karna dia yang paling kuat dari yang lain !”
“Hoh..benar juga !”
Kami berdua pun masuk dan aku membangunkan ka Iris
“Ka Iris ! Ka Iris ! bangun !”
“Emm ? Ohh, Ao ?! sudah pagi kah ?!”
“Ya, bagaimana pesta semalam nya ?”
__ADS_1
“Yaa, kami mengobroli banyak hal ! dan tidak ku sangka Byakko akan se-berisik itu ! dan kurasa dia juga cukup dekat dengan misa !”
“Begitu ya, Kuyakin itu karna ka misa lah yang meyakinkan Byakko untuk bergabung dengan kita !”
“Aku juga berfikir begitu !”
Ka Iris pun berdiri dan merenggangkan badan nya ! bajunya pun masih cukup rapih tidak seperti yang lain
“U-UMMMMM !!! Wahhh ! kalau begitu, aku yang akan mengurus Misa, kau bawa saja Byakko ke kamarnya Ao ! dia semalam mabuk berat dan kurasa dia masih butuh tidur sampai dia sadar !”
“Baiklah !”
Aku pun memopang byakko dan membawanya berjalan ke kamarnya
“…..(ya, kurasa tidak apa – apa untuk hari ini ! karna dia juga baru saja bergabung dengan kami)”
Aku pun sampai di kamarnya, ternyata ka Pandora masih mengajukan kamar yang bagus untuk para demi god, memang harus begitu karna mereka – mereka ini adalah harapan kami
“Emm…Ohh…Ao ?”
“Yoo, Pagi Byakko, lihat…kita sudah di kamar mu nih, kau mau langsung tidur lagi atau sudah mau bangun dan segera mandi ?"
“Emm….kepalaku…masih pusing….tidur lagi…dan….jangan....memperkosa ku ya…”
“(dia bicara seperti Genbu namun kata – katanya bikin naik darah saja !) Tidak akan !”
Aku pun membawanya ke kasur dan menarik selimut nya agar dia tidak kedinginan
“ZzzzzzZzzzzzz”
“(sudah tidur lagi Rupanya !) Emm ?”
Saat aku melihat – lihat kamarnya, aku melihat ada katana yang tersender di ujung tembok, kalau tidak salah ini katana yang dia selalu pakai
“(kalau tidak salah sekarang aku juga tidak memiliki senjata ! begitu juga dengan ka misa !)”
Aku pun mendekat ke katana itu, dan karna penasaran, aku membuka katana itu
“Hohhh…Ini katan yang bagus sekali !”
“hehehe…Terimakasih !”
“HUAHHH !”
Tiba – tiba Byakko sudah selonjoran di kasur dengan ke adaan sudah terbangun
“Ahh, maaf ! apa aku membangunkan mu byakko ?”
“Tidak masalah ! lagian aku juga berterimakasih karna kau membuka katana itu ! karna itulah aku jadi baikan sekarang !”
“Ehh ? maksud mu, kau bagun karna aku membuka katana ini ?”
“Begitulah !”
Dia pun berjalan ke arah ku dan meminta ku untuk menyerahkan katana itu padanya, aku pun langsung mengembalikan katana ini padanya
“apa ini katana Spesial ?”
“Yaa ! bisa di bilang begitu “Atas nama semua yang hidup dan bernapas” Ryu no Enma ini adalah senjata spesial untuk seluruh orang terpilih yang menjadi demi god byakko”
“Seluruh orang yang terpilih ?”
“Yaa, katana Ryu no Enma ini memiliki ingatan seluruh pengguna sebelumnya ! aku ini adalah garis ke 4 yang mendapatkan pedang ini ! itu artinya ada 3 orang yang sebelumnya menggunakan katan ini !”
Tunggu, kalau begitu…apa itu artinya…
“Apa itu artinya, Demi god Byakko pernah terlahir di dunia sebelumnya ?!”
“Emmm...Entahlah ! aku hanya mengetahui nama – nama dan sejarah mereka saja ! tapi aku tidak diberitau dunia apa yang mereka alami ! Dan juga, lain kali jangan lah memegang katana ini sembaranga Ao ! karna aku tidak mau kau menjadi seperti ku !”
“Ehh ? apa maksudmu ?”
“……….Katana ini, Butuh yang namanya “Jiwa” untuk bisa digunakan !”
“…………….”
“Yang artinya, aku tidak boleh berhenti Membunuh “Living Creation” saat aku masih menjadi Demi god Byakko ini ! karna itu...ini lah penawaran yang ku bicarakan pada misa sewaktu aku memberitau nya syarat aku untuk bergabung dengannya !”
I-Itu Sungguh mengerikan ! apa kah aku terlalu meremehkan Byakko ini ?! apa ini akan baik – baik saja kalau hal itu terus dilakukan ?
“S-Sesering apa kau harus membunuh ?”
“Setidaknya, dalam 3 hari, minimal aku harus mendapat 1 jiwa, kalau tidak ! maka berkah byakko ini akan terus – terusan memakanku ! dan aku pun akan mati dan akan terlahir Demi god Byakko yang baru !”
“Kalau seperti itu !”
“Yaa, itu akan sulit untuk kalian bukan ? aku dengar dari Pandora kalau kalian membutuhkan ke 4 demi god ! kalau aku mati dan terlahir demi god yang baru, kalian akan kesulitan mencarinya !”
“Bukan hal itu ! kenapa kau malah memikirkan hal yang lain !”
“Ehh ? lalu soal apa ?”
“tentu saja, kalau kau mati ! maka ka misa dan yang lain nya pun akan sedih !”
“………Ehh ?!”
“dan tentu saja aku sendiri juga akan sedih ! kami sudah sejauh ini bisa ber-teman dengan mu ! kita akan lakukan sesuatu agar itu tidak terjadi Byakko !”
“……O-Ohh...Terimakasih kalau begitu !”
“ada apa ? kenapa kau seperti kaget begitu ?!”
“Hehehe…Tidak ada apa – apa ko !”
“Kalau begitu ayo bicarakan ini dengan ka Pandora !”
__ADS_1
“Ok ! Ayo !”
to be continue......