
ya ampun dir.’’ Nana menutup mulutnya ,tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh dira.
Mata dira tampak berkaca kaca.
‘’kenapa kamu membohongi arka dengan hal seperti .’’ Ucap nana ia tidak habis pikir dengan sahabatnya itu
‘’waktu itu gue bingung banget nan,,gue nggak tau harus gimana lagi caranya supaya arka bisa lepas dari gue.’’ Ucap dira sambil menyeka air matanya.
‘’tapi tidak begitu juga caranya dir,, saat ini arka pasti benci banget sama kamu , Sahut nana sambil menatap iba sahabatnya itu.nana begitu sedih mendengar kisah percintaan dira,dira adalah orang yang tidak mudah jatuh cinta,sekali jatuh cinta malah begitu akhirnya.
‘’gue lakuin itu,supaya arka bisa mencari kebahagiannya dengan orang lain,,gue berpikir seandainya gue mempertahan dia untuk gue sendiri,,arka pasti bakalan menderita kalau tetap sama gue.
‘’kalau arka tau saat itu kamu lagi sakit,,aku yakin dia pasti tidak bakalan mau ninggalin kamu dir.’’
Dira tampak menundukkan kepalanya.
‘’ setelah mendengarkan ceritamu membuat aku yakin,kalau arka itubenar benar mencintaimu, ,,bahkan dia berniat akan menikahimu ,itu berarti dia serius sama kamu dira.’’ Ujar nana lagi.
"kita harus jelaskan pada dia apa yang sebenarnya terjadi."
"tapi sekarang udah telat nan, arka udah salah paham sama gue.
Membuat dira semakin menyesal dengan keputusannya.
" nggak ada kata terlambat dir, aku yakin arka pasti bisa memahaminya.
‘’ selepas dari rumah sakit ini,,kita temui arka ,,kamu harus jelasin yang sebenarnya pada dia.’’ Ucap nana lagi .
‘’tapi sekarang gue ggak tau dia mana,, kita harus cari arka kemana?.’’ Dira menegakkan kepalanya dan bicara dengan nada sedih.
"gue takut arka nggak bisa maafin gue." dira meenangadahkan kepalanya untuk menahan airmatamya.
‘’dira,apa salahnya kita coba dulu, aku yakin bencinya tidak akan sebesar cintanya pada kamu.’’ Ucap nana sambil memberikan semangat pada dira.
"saat ini arka sedang diluar negeri, saat ini ia berada thailand, kalau kamu mau kita bisa menyusulnya kesana." ucap nana yakin.
"lo tau dari mana arka disana nan." tanya dira.
"leo yang memberitahuku waktu itu."
tapi Dira menggeleng
‘’tidak,,aku tidak ingin mengganggu dia lagi,,mungkin saat ini arka sudah bahagia sama orang lain,,biarlah arka tetap membenci gue sampai kapanpun.’’ Ujar dira lagi sambil mengusap air matanya.
‘’ jangan seperti itu dir,, kamu harus yakin, , siapa tau arka adalah jodoh kamu, kamu harus segera minta maaf sama arka,dan meluruskan kesalahapahaman ini.’’ Ucap nana lagi.
‘’tapi ....
‘’aku akan menemani kamu meminta maaf padanya,,,kita akan menjelaskan yang sebenarnya pada arka . bahwa Apa yang ia lihat diapartemen itu tidak benar adanya.’’ Ucap nana sambil tersenyum lebar pada dira.
‘’ tapi apa dia bakalan maafin gue nan’’ tanya dira lagi. dia benar benar takut arka tidak bisa memaafkannya.
__ADS_1
Nana tersenyum lalu mengangguk.
‘’aku yakin arka pasti bakalan maafin kamu dir,untuk masalah perempuan lain yang sudah masuk kedalam kehidupan arka,,kita lihat saja nanti, apakah arka masih setia denganmu atau tidak’’ Ucap nana sambil mengedikkan bahunya lalu sedikit tertawa untuk mencairkan suasana.
Dira tersenyum pada nana
‘’ makasi na,, lo udah mau dengarin cerita gue , sekarang gue udah agak lega,karena bisa cerita sama lo’’
‘’ itulah gunanya sahabat dir, ,kita bisa berbagi cerita dengannya, kamu harus tetap semangat ya.’’ Ucap nana tersenyum lebar lalu memeluk dira.
Dira menggangguk sambil tersenyum.
‘’jangan terlalu dipikirkan lagi ya,,aku berharap kamu cepat sembuh,dan kita bertiga bisa berkumpul lagi seperti dulu lagi.’’ Ucap nana dengan semangat.
‘’jujur gue senang banget bisa cerita cerita ama lo nan,,kalau sama yang lain,,entah kenapa gue malas aja mau cerita cerita begini ,,mereka semua malah bikin gue kesal ,apalagi sidokter itu,,entah kenapa lihat dia bikin gue mumet ..’’ ujar dira lagi
‘’husss jangan bicara begitu sama doktermu dir,,siapa tau tadi pagi dia memang ada kendala.’’ Ucap nana yang memang sudah tau ceritanya dari bu hamida bahwa dira memarahi dokter yang merawatnya.
mereka berdua tertawa tawa.
Ceklekk...
Viona dan yang lainnya masuk kecuali pandu,,ia tengah menerima telepon dari rekan kerjanya.
‘’tante dira arza datang.’’ Teriak viona sambil menggiring arza masuk kedalam ruangan dira.dr.faras dan kevin mengikutinya dari belakang.
Mendengar suara viona, nana dan dira langsung menoleh kearah pintu,senyum sumbringah keduanya langsung terpancar kala melihat anak laki laki tampan yang bernama arza
‘’arza...’’ ucap dira..lalu memeluk tubuh arza.
‘’makasi tante arza baik aunty...,,mommy bilang tante lagi sakit ya,makanya arza jenguk kesini,,mommy bilang beberapa hari ini mommy tidak pulang karena menjaga aunty disini ya.’’ Ucap anak kecil pintar itu.
‘’iya sayang,,maafkan aunty ya,,,aunty jadi merepotkan daddy dan mommy arz ,waktu mereka jadi tersita ulah aunty.’’ Uap dira sedih.
‘’tidak apa –apa kok aunty,,kan aunty lagi sakit arz bisa memakluminya kok.’’ Ucap arza ketika melihat wajah dira tampak sedih.
‘’ars tidak marah sama aunty.’’
‘’tidak sama sekali.’’ Arza menggeleng sambil tersenyum tampan.
‘’waduhh,,arza baik sekali,, makasi ya.’’ Ucap dira yang diangguki lagi oleh arza.
‘’haduh pintar banget sih ponakan aunty.’’ Dira memegangi dagu arz.
‘’anak lo makin tampan vi,gemas gue.’’ Ujar dira lagi.
‘’anak siapa dulu dong .’’ bangga viona.
‘’ckkkk ..dira berdelik ,,,,anak kevin dong pastinya.’’ Godannya kemudian.
‘’yeee anak gue juga kali.’’ Ucap viona tidak terima jika arz hanya dibilang anak kevin.
__ADS_1
Kevin tertawa kecil sambil menggeleng nggelengkan kepalanya.
‘’sudah dir,kasihan istriku jangan digoda terus,,nanti aku yang bakalan jadi sasaran kekesalanya.
Dira hanya tertawa menanggapinya.
‘’oh ya bagaimana keadaanmu dir?’’ Tanya kevin lagi.
‘’seperti yang lo lihat vin,,,gue udah lebih baik,,berkat teman teman semuanya.’’ Dira menoleh kearah nana dan viona secara bergantian.
Kekesalan viona tiba tiba menghilang,dan lalu tersenyum pada dira.
‘’syukurlah.’’ Ucap kevin kemudian.
"eh ngomong ngomong kalian tadi lagi pada
ngapain sih, , asyik benar kayaknya, ." ucap viona lagi.
"biasa vi, ngobrol tentang masa lalu." sahut dira.
"nggak ngajak ngajak gue ya kalian." sebal viona.
"kamu kan baru datang vi, coba datangnya dari tadi paati kita ajak." nana yang menyahut.
"hehehe iya juga ya." ucap viona.
‘’ oh ya gue sangat berterima kasih sama lo dan pandu vin,,,karena sudah mencari gue dan mami...bahkan waktu disangapoera kalian berdua memberikan dokter yang terbaik buat ngerawat gue, gue nggak tau harus dengan apa membalas semua jasa kalian berdua."ujar dira.
‘’iya sama sama dir., aku dan pandu ikhlas membantu kamu, kamu tidak perlu membalas hal itu.'’ Balas kevin sambil tersenyum.
"iya dir, ,kayak siapa aja, , kevin kan suami gue , jadi sahabat gue sahabat dia juga, jadi udah sepantasnya dia juga ngebantu lo." tukas viona.
" sekali lagi makasi buat kalian berdua." ucap dira lagi.
viona tersenyum dan mengangguk.
‘’sudah semuanya kan,, , sekarang giliran aku, , arz sini peluk tante nana ,tante kangen sama arz juga.’’ Ucap nana minta dipeluk sama arza yang masih berada digendongan dira.
‘’arz juga kengen tante cantik.’’ Arz turun dari tempat tidur dira lalu berlari kearah nana dan langsung memelukknya.
‘’anak pintar.’’ Ucap nana sambil mengusap usap kepala arz.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.