Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 50


__ADS_3

Pandu pun membukan pintu mobil untuk nana,nana pun duduk dengan posisi ternyamannya,dengan menyandarkan punggungnya kesandaran kursi.setelah duduk dikursi kemudi,pandu pun melajukan mobilnya.


Mobil pun berhenti didepan sebuah toko perhiasan yang sangat besar,toko perhiasan yang kebetulan toko langganan mama ratna dan mama galih.


‘’kesini?.’’ Tanya nana setelah pandu berhasil memakirkan mobilnya.


Pandu mengangguk


‘’iya,,ayo .’’ ucap pandu kemudian turun dari mobilnya,yang juga diikuti oleh nana.


‘’ngapain kita kesini?.’’ Tanya nana sambil menoleh kearah toko dan pandu secara bergatian.


‘’nanti kamu juga akan tahu sayang.’’ Ucap pandu lalu berjalan mengandeng nana untuk masuk kedalam toko.


‘’selemat datang tuan pandu.’’ Sapa pemilik toko perhiasan tersebut yang memang sangat mengenal pandu.


Karena ia sering mengantar mama galih untuk datang kesini.


Nana melihat banyak perhiasan yang sangat berkilauan didalam etalase.


‘’pandu memangnya kamu mau beli perhiasan,untuk siapa?.’’ Bisik nana pada pandu.


Namun hanya tersenyum lalu melihat kepada sang pemilik toko.


‘’apakah kamu mau membelikan perhiasan untuk mama?.’’ Bisik nana lagi.namun lagi lagi nana tak mendapatkan jawaban dari yang membuat dirinya memonyongkan bibirnya.


‘’Sebentar ya tuan pandu,karyawan saya sedang mempersiapkan pesanan anda.’’ Ucap pemilik toko lagi.


‘’baiklah,tidak papa .’’ ucap pandu pada pemilik toko.


Nana tampak berjalan menyusuri etalase yang dipenuhi dengan banyak berlian yang berkilauan.


‘’wow ini bagus sekali.’’ Mata nana tampak berbinar binar saat perhatiannya teralihkan pada salah satu kalung berlian yang sangat cantik yanga didalam etalase.


‘’ada yang bisa kami bantu, nona.’’ Salah satu karyawan mendekat kearah nana sambil tersenyum ramah.


‘’boleh saya lihat kalung itu?.’’ ujar nana sambil menunjuk kalung yang ia lihat tadi.


‘’tentu nona.’’ Jawab karyawan tersebut ,lalu mengeluarkan berlian yang ditunjuk oleh nana.


‘’perhatian pandu teralih pada istrinya yang tengah berinteraksi dengan karyawan toko.


‘’cantik sekali.’’ Ucap nana sambil memegang berlian tersebut.


‘’boleh saya tau,berapa harganya mbak?.’’ Tanya nana pada karyawan tersebut.


‘’ yang ini harganya 580 juta,nona.’’ Jawab karyawan tersebut.mata nana membulat seketika setelah mendengar berapa harga dari kalung tersebut.


‘’580 juta.’’ Nana mengulang perkataan keryawan tersebut.


‘’mahal sekali.’’ Batin nana sambil menelan ludahnya.


‘’terima kasih mbak,tadi saya hanya ingin bertanya.’’ Nana pun kembali mendekat kearah pandu.


Pandu kembali mengalihkan pandangannya pada sipemilik toko.


‘’ada apa sayang?."Tanya pandu kemudian,melihat nana yang terlihat menunduk.


‘’tidak papa.’’ Ucap nana sambil menunjukkan seulas senyuman.


‘’apa masih lama?.’’ Tanya nana lagi.


‘’sebentar lagi,mereka sedang mempersiapkan hadiahnya.’’ Ucap pandu.


‘’ya sudah kalau begitu aku akan menunggu dimobil.’’ Ucap nana yang diangguki oleh pandu.


Tak lama setelah itu,pandu pun akhirnya kembali masuk kedalam mobil,dengan membawa sebuah paper bag,lalu meletakkannya diatas dasboard mobil.


‘’aku tidak tau,kalau mama akan berulang tahun,aku belum mempersiapkan hadiah untuknya.’’ Ucap nana sambil melihat kearah paper bag yang ada didepannya.


Namun pandu hanya diam sambil tersenyum pada nana,kemudian mulai melajukan mobilnya.

__ADS_1


Pandu pun melajukan mobilnya kerumah mama galih terlebih dahulu,setiba disana ia meminta supir sang papa untuk mengantarnya kebandara.


‘’kalian hati hati ya,jangan lupa kabarin mama kalau udah sampai disana.’’ Ucap mama galih sambil memeluk nana dan pandu sekilas.


‘’semoga pulang dari sana kalian membawa kabar baik untuk mama.’’ Ucap mama galih sambil menyentuh pipi nana.


Pandu dan nana hanya tersenyum sambil saling menatap satu sama lain.


Setelah melakukan perjalanan selama dua jam pandu dan nana pun sampai ditempat tujuan mereka,dibali.ya mereka berbulan madu kebali.


Pandu dan nana telah dijemput oleh seorang pemandu wisata.dia lalu mengantar mereka ke sebuah villa privat yang memang telah disiapkan oleh mama galih dan papa danu.


Villa yang ingin mereka tempati terlihat sangat mewah,pemandangan yang disuguhkan pun sangat menakjubkan,akan membuat semua orang akan betah berlama lama disana.


‘’sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan.’’ Nana bak melihat surga yang terpampang sangat luas.


‘’pemandangannya indah banget.’’ Ucap nana senang pada pandu yang sudah berdiri disampingnya.


‘’iya sayang,apalagi aku menikmatinya denganmu.’’ujar pandu sambil menggoda istrinya.


‘’semoga tuan dan nona betah dan nyaman disini,silahkan beristirahat telebih dahulu,karena besok pagi tuan dan nona akan menjelajahi bali.’’ucap pemandu wisata tersebut dengan ramah.


‘’terima kasih,kalau begitu kami akan beristirahat terlebih dahulu.’’ Ujar pandu.


Pemandu wisata tersebut lalu keluar dari kamar pandu dan nana meninggalkan kedua pengantin itu.


Tiba tiba saja tercipta keheningan saat mereka tinggal berdua,jujur nana masih merasa canggung bila berdua saja dengan pandu.


‘’aku akan melihat lihat terlebih dahulu.’’ Ucap nana dengan sedikit ragu ragu.


‘’ya sudah sayang,tidak papa.’’ucap pandu sambil tersenyum tampan.


‘’ayo aku akan menemani mu melihat lihat villa ini.’’ Ucap pandu.


‘’tapi apa kamu tidak capek?.’’ Tanya nana.


‘’tidak,aku tidak capek kok,ayo.’’ Ucap pandu sambil menggenggam tangan nana.


‘’tempatnya bagus sekali,aku sangat menyukainya.’’ Ucap nana sambil duduk diatas sofa yang sudah ada disana.


‘’aku juga senang,kalau kamu senang sayang .’’ucap pandu melihat kearah nana dengan tangan yang dimasukkan kedalam saku.


Saat ini nana dan pandu tengah menikmati makan siang mereka dengan disuguhkan pemandagan yang lagi lagi membuat mereka takjub.


‘’lagi lagi aku terpesona dengan keindahan disini.’’ ujar nana sambil tersenyum bahagia.


‘’hmmm habis ini kamu kemana lagi?.’’ Tanya pandu disela sela makannya.


‘’ bisa kita jalan jalan saja sekarang? .’’ ucap nana dengan senang.


‘’tentu sayang.’’ Ucap pandu.


Selesai makan siang mereka kembali melanjutkan jalan jalan mereka menyusuri villa sampai waktu petang tiba.


Pukul 19.00 mereka kembali kekamarnya,pandu langsung menghempaskan tubuhnya keatas kasur ,karena merasa sangat lelah,sementara nana mandi karena badannya yang terasa lengket .nana pun berendam dalam bathup yang sudah diberikan wangi wangian yang bertaburan banyak kelopak bunga mawar.


Pandu langsung beranjak dari kasur dan masuk kedalam kamar mandi menghampiri istrinya yang tengah berendam,pandu sangat senang dengan fasilitas villa tersebut,karena sangat sesuai dengan yang diinginkan dan membuat istrinya sangat senang.


‘’Pandu.’’ Nana tersentak saat melihat pandu.


‘’ apa aku boleh ikut beremdam sayang?.’’ Ucap pandu pada nana.


‘’hah.’’ Ucap nana yang terlihat terkejut.


Tampa menunggu jawaban dari nana,pandu langsung membuka bajunya dan masuk kedalam bathup.


Nana masih terlihat canggung dengan pandu walau akhirnya mereka berendam bersama.


Pandu mencium dan memeluk nana dengan begitu mesra,pandu memang sudah sangat mencintai nana.


‘’kamu semakin cantik dan menggemaskan sayang..’’ ucap pandu lalu kecupannya mendarat mulus dileher nana.

__ADS_1


‘’mulai sekarang aku akan memberikan apa yang menjadi hak pandu.’’ Batin nana lalu tersenyum melihat wajah tampan suaminya itu.


pandu pun menggedong tubuh nana yang tampa busana dan meletakkannya diatas kasur.


Saat ini pandu sudah berada diatas nana sambil menatap mata nana dengan lekat.


‘’pa-pandu..’’ ucap nana lirih sambil memompang dada bidang pandu dengan kedua tangannya.


Pandu memegangi dagu nana,lalu membenamkan ciumannya dibibir wanita yang sangat ia cintai itu.


Tubuh nana berdesir dengan hebat ,ia sangat menikmati ciuman yang diberikan oleh pandu.


Pandu mulai menyusuri setiap bibir nana,tangannya mulai tak terkendalikan,menjamah inci demi inci tubuh istrinya.ciuman mereka semakin panas.


Pandu melepaskan ciumannya sejenak ,supaya nana bisa mengambil napas,namun seketika ia kembali ******* bibir nana dan membuat gadis itu terbuai olehnya.pandu sangat menikmati ciuman panas mereka,begitu juga dengan nana yang memejamkan matanya,ia juga tampak menikmati ciuman yang di berikan oleh pandu.


Pandu pun mengakhiri ciumannya,dan menatap istrinya sudah begitu bergairah.


‘’sayang apa kamu sudah siap?.’’ Ujar pandu pada .


‘’tapi aku takut pandu,ini yang pertama bagiku.’’ Jawab nana,sambil tersenyum malu.


‘’parcaya padaku sayang,aku akan melakukannya dengan lembut.’’ Seru pandu menenangkan nana.


‘’lakukanlah pandu,aku percaya sepenuhnya padamu,karena aku adalah milikmu.


Pandu pun tersenyum dan mulai menyatukan dirinya dengan nana,dan malam itu nana telah memberikan haknya pandu sebagai seorang suami. Sebagai seorang istri nana telah melaksanakan kewajibannya,ia telah memberikan kehormatannya kepada orang yang sangat ia cintai.


Pandu memberikan banyak ciuman diwajah nana,saat mereka melakukan pergumulannya yang terbilang cukup lama.


Seluruh badan nana terasa menggelegar untuk pertama kalinya,nana merasakan sakit dan kenikmatan secara bersamaan.


Begitu juga dengan pandu yang juga merasakan kenikmatannya.hari pun sudah semakin larut.


‘’pandu.’’ Panggil nana saat mereka telah selesai dengan aktivitas ranjangnya.


‘’iya sayang.’’ucap pandu dengan masih memeluk tubuh nana yang tampa busana.


‘’apa setelah ini kamu akan meninggalkanku?.’’ Tanya nana sambil menjangkau wajah suaminya.


‘’pertanyaan macam apa itu sayang,tidak ada yang akan meninggalkanmu,karena aku sangat mencintaimu.’’ucap pandu lebih mengeratkan pelukannya dan memberikan ciuman di pucuk kepala nana.


‘’benarkah?.’’ Ucap nana yang begitu lega.


Pandu mengangguk


"tentu sayang..


‘’tidurlah sayang,kamu pasti lelahkan,jangan berpikir yang macam macam lagi,okey.’’ Ucap pandu lagi.


Nana mengangguk ,lalu membalas pelukan suaminya,aroma tubuh pandu sudah menjadi candu bagi nana.


‘’aku sangat mencintaimu pandu,dari dulu ternyata rasa cinta ini tidak pernah berubah,sekuat apapun aku menghilangkannya namun ia kembali dengan cinta yang tetap sama.’’ Batin nana.


nana pun memejamkan matanya,dan tertidur begitu pulas.


‘’aku tidak akan pernah menyakitimu lagi sayang,karena aku sangat mencintaimu,jangan pernah berpikir kalau aku akan meninggalkan dirimu.’’ Batin pandu yang masih belum tertidur ,pandu masih mengusap usap kepala nana.


.


.


.


hey jangan lupa like dan commen yah.


maaf author lama nggak update.


dikarena kan aothor sakit, karena kebanyakan begadang ulah buat tugas.


sekali lagi author banyak banyaaaaak minta maaaf🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2