Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 93


__ADS_3

Tepat Jam 02: 30 pagi pandu kembali ke masion orang tuanya.buru buru ia masuk kedalam kamarnya dengan membawa sebuah tentengan ditanganya.


‘’ya ampun sayang kenapa tidur disini,.’’ucap pandu saat mendapati istrinya tidur diatas sofa.


‘’dia pasti menunggu aku pulang.’’ Gumannya. lagi.


Pandu meletakkan bungkusan yang ia bawa keatas nakas dekat tempat tidur, lalu kembali mendekari istrinya.


didekatkan nya wajahnya untuk menciun kening nana,lalu melirik kearah perut nana yang masih rata dan mengelus elus perut itu sembari menciumnya.


‘’maafkan daddy ya,, daddy terlambat membawakan makanan untuk anak anak dad makan .’’ ucap pandu sambil melihat keperut nana.


‘’tapi lain kali,kalau the twins menginginkan sesuatu lagi,,dad pasti akan memenuhinya secara tepat waktu.’’ Pandu tersenyum sambil mencium kembali perut istrinya.


Pandu mengangkat tubuh nana hendak bermaksud memindahkannya ketempat tidur,namun nana terbangun kala merasakan tubuhnya bergerak,matanya yang tadi tertutup rapat kini terbuka dengan lebar memandang wajah tampan suaminya.


‘’yaaah ,,,,aku membangunkanmu ya sayang?.’’ Ucap pandu kembali meletakkan kepala nana kesandaran sofa.


‘’hubby.’’ ucap nana dan lagsung memeluk tubuh pandu.


Pandu tersenyum sembari membalas pelukan istrinya.


‘’kamu membuat aku takut ,hubby.’’ Ucap nana dengan cemas.


‘’untung tidak terjadi apa- apa padamu.’’ Guman nana lagi . saat ini ia sudah lega karena suaminya sudah kembali.


Pandu hanya tersenyum mendengarkan ocehannya dari istrinya,ia tau kalau sedari tadi istrinya pasti sangat cemas menantikan kedatangannya.


‘’ seharusnya tadi kamu tidak perlu pergi,hubby.’’ Ucap nana melepaskan pelukannya sambil cemberut.


‘’aku hanya berusaha untuk memenuhi permintaan istriku ini.’’ Pandu yang tadinya berdiri kemudian duduk disamping istrinya dan merangkul pinggangnya.


‘’tapi tetap saja kamu sudah membuat aku khawatir tau,, lagian restaurant mana yang buka jam segini.’’ Ucap nana lagi sambil berpangku tangan ia memutar tubuhnya membelakangi pandu.saat ini ia tengah mengambek.


tadi cemas sekarang ia kesal dengan sikap pandu.

__ADS_1


‘’kalau tadi kamu kenapa napa bagaimana,hubby?.’’ Tanya nana .entah kenapa saat ini moodnya mudah berubah ubah.


Pandu tersenyum sambil melihat kearah punggung istrinya.


‘’kalau tadi aku kenapa- napa, memangnya bagaimana ,sayang?.’’ Goda pandu sambil memeluk nana dari arah belakang.


nana mengerutkan keningnya.


‘’maksudnya,hubby ingin kenapa- napa?.’’ Tanya nana sambil memutar kepalanya agar bisa melihat wajah pandu.membuat nana semakin kesal.


‘’buka begitu sayang..seandainya jika aku kenapa-kenapa,,apa yang akan kamu lakukan.’’ Ucap pandu lagi sambil mencium tengkuk istrinya.


"ya jangan sampai kenapa- napa."


lagi lagi pandu tersenyum sambil menyandarkan kepalanya ditengkuk nana


‘’aku tidak tau apa yang harus aku lakukan,hubby,,tapi tadi kalau terjadi terjadi sesuatu terhadapmu bagimana ?,,hari udah larut banget, kamu malah pergi keluar, aku tidak ingin jadi janda diusia muda,hubby,dan aku tidak akan siap untuk itu’’ Ucap nana sambil membalikkan tubuhnya dan menatap wajah suaminya.nana mulai meneteskan airmata.


sejak pandu keluar dari masion nana mulai memikirkan hal yang tidak tidak.


"buktinya aku sudah bersamamu lagi."


‘’tapi tetap saja aku merasa kesal sekaligus khawatir padamu.’’ Nana mengusap usap kepala pandu lalu memeluk tubuh suaminya itu. Kini hatinya kembali menghangat.


sekian menit


‘’ya sudah sebaiknya kita istirahat sekarang,besok hubby sudah mulai bekerja.’’ nana berdiri dari posisinya lalu melepaskan jaket yang dikenakan oleh pandu.


‘’tidur?,,,,, memang sayang tidak mau makan spaghetty aglio e olionya terlebih duhulu,,,suamimu ini sudah susah payah mencarikannya untukmu sayang.’’ Ucap pandu.


‘’apa!!..memangnya kamu mendapatkannya hubby?.’’ Ucap nana


"tentu."


‘’benarkah,,,,kok bisa.’’ Ucap nana lagi ,senyuman sumringah muncul diwajahnya.

__ADS_1


Pandu mengangguk sambil tersenyum tipis.


‘’jelas bisa dong.’’ Kata pandu.


‘’terus mana spaghetti aglio e olionya ,hubby?.’’ Nana menengadahkan tangannya didepan pandu.


‘’pokoknya ada,tapi kalau sayang mau mendapatkannya ,,harus cium aku dulu.’’ Ucap pandu pada istrinya itu.


‘’ishh..kenapa harus cium dulu sih baru mendapatkannya,,hubby nggak ikhlas ya nyariinnya buat aku dan sikembar,pakai minta imbalan segala.’’ Ucap nana dengan cemberut.


‘’ tentu ikhlas dong sayang,tapi cium dulu , tanda usaha aku dihargai oleh istriku ini .’’ pandu memajukan wajahnya kehadapan nana.


Nana menggeleng nggeleng sambil tersenyum


‘’selalu saja mencari kesempatan dalam kesempitan.’’


‘’ayo dong sayang.’’ ujar pandu.


‘’ya ampun.’’ Ucap Nana lagi , namun ia tetap menuruti permintaan dari suaminya.


Nana pun mencium seluruh wajah pandu,tidak lupa pula ia memberikan ciuman dibibir suaminya itu, pandu menahan tengkuk nana agar nana tidak buru buru melepaskan ciuman tersebut.


‘’sekarang dimana spaghetti itu,hubby.’’ Ucap nana setelah berhasil melepaskan ciumannnya.


‘’itu.’’ Pandu menggerakkan bola matanya kearah nakas.


‘’wah benaran ternyata,ucap nana sambil mengambil pesanannya tersebut lalu membawanya pada pandu.


‘’ aku pikir hubby tidak mendapatkannya, tadi hanya ingin mengerjaiku.’’ Ucap nana lagi,karena rasanya tidak akan mungkin suaminya itu mendapatkan spanghetti itu pagi pagi begini,nana pikir pandu hanya akan pulang dengan tangan kosong.


Nana tersenyum sambil memperhatikan jinjingan yang diangkat kedepannya itu.


senang? tanya pandu


nana mengangguk cepat sambil tersenyum lebar.

__ADS_1


jangan lupa like , commen dan vote yah.


__ADS_2