
Didalam ruangannya ,dr.faras tampak sedang mengacak acak rambutnya dengan frustasi.
‘’haah sialll.’’
Pikirannya benar kacau saat ini.
‘’ baru sebentar aku merasaka kebahagian karena bisa melihatnya kembali ,, tapi lagi lagi aku harus menelan pil kekecewaan,dia sudah menjadi milik orang lain,nana ,,ternyata dia sudah menjadi istri pandu, istri temanku sendiri.’’ Ucap dr.faras dengan nada sedih.
🍀🍀🍀🍀🍀
Saat ini pandu dan nana sedang diperjalanan menuju kekediaman mereka.
Sedari tadi tidak ada percakapan yang terjadi diantara keduanya,hanya kesunyian yang menemani perjalanan mereka saat ini.nana melirik kearah pandu yang tampak fokus menyetir .ia tidak berani untuk memulai pembicaraaa.
‘’kenapa sedari tadi hubby mendiamkan aku.'’ nana melirik kearah pandu sebentar.
‘’berani sekali faras menatap nana seperti itu,,aku tidak akan pernah membiarkan istriku pergi kerumah sakit sendirian, bisa saja faras mendekati nana’’ pandu tampak mengengam erat setir mobilnya.
setelah selesai menerima panggilan dari clientnya,,pandu hendak masuk kedalam ruangan dira,,namun tiba tiba tangannya terhenti untuk menarik handle pintu kala melihat didepan kaca faras tersenyum tak berkedip melihat kearah nana.
‘’faras tidak mendengarkan apa yang aku padanya .’’ pandu menatap tajam kearah faras.
panduberusaha bersikap biasa saja saat masuk kedalam ruangan dira .
Drtttttt...drttttt.drrrtttt
Suara ponsel nana memecah keheiningan diantara mereka.pandu sedikit melirik kearah nana.nana segera mengambil ponselnya yang ada didalam tasnya.
"viona." ucap nana melirik kearah pandu untuk memberitahukan
‘’ hallo vi’’....ucap nana setelah menggeser tombol berwarna hijau
‘’........’’
Nana sedikit melirik kearah pandu.
‘’apa karena itu hubby mendiamkan aku,,,dia cemburu.’’ Nana sedikit menyunggingkan senyumannya.
‘’iya aku mengenalnya,,lalu kenapa?.’’ Ucap nana yang pandu menoleh kearahnya.
‘’ya ampun vi,itu sudah lama sekali,,sudah lima tahun lebih.’’ Ucap nana lagi.
‘’emang tadi lo nggak lihat perubahan sikap suami lo saat dia keluar dari ruagan dira?.)
‘’aku melihatnya,,,bahkan saat ini aku masih melihatnya.’’ Ucap nana tersenyum melirik kearah pandu.
Pandu hanya diam mendengarkan sambil menatap fokus kedepan.
‘’sudah dulu ya.’’ Ucap nana lalu menutup telepon dari viona.
‘’hubby,,apa saat kamu tidak ingin bertanya sesuatu kepadaku?.’’ Tanya nana membuat perhatian pandu kembali teralihkan kepada nana.
Pandu menggeleng
‘’tidak ada sayang..’’ ucap pandu dengan raut wajah dingin.
‘’apa hubby sedang marah padaku?.’’ Tanyanya lagi.
__ADS_1
‘’tidak,,aku tidak pernah marah pada istriku.’’ Jawab pandu tidak melirik kearah nana.
‘’lalu kenapa tiba tiba sikap hubby berubah dingin padaku,,apa karena tadi dr.faras memujiku, hubby jadi marah begini’’ tanya nana lagi.
mendengar nana menyebut nama faras .secara tiba tiba pandu menghentikan mobilnya. Tapi dengan cepat pandu menahan tubuh nana dengan tangannya agar tidak terbentur ke dasboard mobil
‘’hubby ,hati hati,,kamu bisa mencelakai anak kita.’’ Ucap nana ,ia begitu terkejut
‘’maaf sayang,apa kamu tidak apa- apa ada yang sakit.’’ Ucap pandu yang berubah panik, , ia tidak sengaja,,pandu juga keget tiba tiba menghentikan mobilnya secara mendadak.
Nana menggelengkan kepalanya.
‘’hah syukurlah,.’’ Pandu mengusap usap wajahnya.lalu menyandarkan tubuhnya kekursi mobil.
‘’sayang,tolong jangan kamu sebut nama laki laki lain dihadapanku,,aku tidak ingin mendengarnya.’’ Ucap pandu setelah agak tenang.
‘’memangnya kenapa hubby?,, tidak ada salahnya kan, aku hanya bertanya saja?’’
‘’dengarkan yang aku katakan sayang, jangan membantah.’’
‘’ternyata benar yang dibilang viona,kamu cemburu dengan dr.faras.’’ tanya nya lagi yang membuat pandu megrinyitkan keningnya.
‘’jelas aku cemburu,,dia menatapmu sebegitunya,,bahkan dia memujimu tepat didepanku,,,dia bilang dia tidak akan terpesona dengan istriku, tapi nyatanya’’ Ucap pandu dengan kesal.
‘’kamu marah sama dr.faras ,tapi malah melampiaskannya kepadaku,,sedari tadi mendiamkan aku.’’ Ucap nana yang sedikit kesal ,karena hampir saja dia dan calon bayinya celaka.
‘’sudah kubilang sayang,jangan sebut namanya didepanku.’’ Ucap pandu yang tidak kalah kesal.
‘’lagian apa salahnya dia menatapku,,kita sudah lama tidak bertemu hubby,,selain temanmu ,,dia juga temanku.’’ Ucap nana sambil berpangku tangan.
‘’jadi sayang membelanya?.’’ Tanya pandu sambil mengrinyitkan keningnya.
‘’aku tidak terima istriku ditatap oleh laki laki lain,apa lagi dulu laki laki itu menyukai istriku.’’ Ucap pandu lagi.
"dia tidak pernah menganggapmu sebagai temannya, melainkan sebagai gadis impiannya." ucap pandu tampa menoleh kearah lain.
Deg ____
jantung nana sedikit kaget
‘’ apa hubby tau kalau dulu faras pernah menyukaiku ,,,jangan bilang dia juga tau kalau faras pernah menembakku.’’ Batin nana sedikit melototkan matanya kearah pandu.
‘’aku tau na,,dulu bahkan faras pernah menembakmu.’’ Batin pandu sambil mengingat saat dia diam diam melihat faras mengungkapkan perasaannya dibelakang taman sekolah kepada nana.
Saat itu pandu sempat tersenyum sinis melihat kearah nana saat nana hendak akan memberi jawaban pada faras.
"gadis itu, katanya menyukaiku, , tapi sifaras malah digait juga." pandu melirik kearah nana sambil memasukkan tangannya kedalam saku celananya.
‘’belum sempat nana memberikan jawabannya ,pandu sudah meninggalkan taman belakang.
"tapi pandu tau bahwa nana menolak cinta faras saat itu, terlihat dari raut kekecewaan dari wajah faras saat ia masuk kedalam kelas, sambil melemparkan bunga dan coklat keatas mejanya.
pandu melirik kearah nana yang tampak diam.
‘’kenapa sayang diam.?’’ Tanya pandu.
hah...
__ADS_1
Nana megerjap ngerjapkan matanya.
‘’sudah lah aku tidak ingin berdebat lagi dengan hubby,,yang jelas aku hanya menganggap dokter itu hanya teman.’’ Ucap nana malas menyebut nama faras,karena pasti akan diprotes lagi oleh pandu.
‘’aku harus lebih lagi menjaga istriku.’’ Batin pandu.
Tiba tiba saja hati nana berubah kesal terhadap pandu, hampir saja mereka celaka karena suaminya yang cemburu.entahlah atau mungkin efek hormon ibu hamil .
Setelah agak tenang pandu kembali melajukan mobilnya.
Mereka larut dengan pikiran masing masing.
‘’sebenarnya tadi aku juga sedikit risih dipandangi seperti itu oleh faras,,apa mungkin dia masih menyukaiku.’’ Batin nana sambil melirik kearah kaca jendela sambil mengusap usap perutnya yang masih rata.
Tiba tiba..
‘’hubby berhenti .’’ tiba tiba nana minta berhenti, , pandu melirik kearah nana dan segera menghentikan mobilnya ketepi jalan .sekarang ia menghentikan mobilnya dengan baik.
Buru buru nana keluar dari dalam mobil.
‘’sayang kamu mau kemana?.’’ Buru buru pandu keluar dari dalam mobil dan menghampiri nana.
‘’apa kamu marah padaku?.’’ Tanya pandu lagi sambil memegangi lengan nana.
‘’aku tidak marah sama habby,,aku hanya sedikit kesal.’’ Ucap nana.
‘’maafkan aku sayang,,aku janji tidak akan seperti itu lagi.’’ Sesal pandu
‘’aku senang hubby cemburu padaku,,tapi tidak seperti itu,,gimana kalau tadi terjadi apa apa dengan anak kita.’’ Ucap nana yang membuat pandu semakin bersalah.
‘’masa iya menyebut namanya saja,,aku dan anakku hampir celaka.’’ Ucap nana sambil memegangi keningnya.
‘’maaf tadi aku sedikit refleks ,sayang.’’ Ucap pandu sambil menatap nana..jangan marah.’’ Pandu pun memeluk nana,seketika nana tersenyum.
‘’sudahku bilang ,aku tidak marah hubby.’’ Ucap nana sambil mengusap usap punggung pandu.
‘’kalau tidak marah ,,kenapa sayang mintak berhenti dan keluar dari mobil hemm.’’ melepas pelukannya,lalu menatap istrinya sambil menyelipkan anak rambut nana yang diterbangkan oleh angin.
‘’anakmu lapar hubby,,tadi aku melihat restaurant disana...nana menunjuk pandu mengikuti arah yang ditunjukkan oleh nana.
‘’kita makan malam yuk...sepertinya ada menu yang ingin ku makan disana.’’ Ucap nana.
‘’memangnya sayang mau makan apa?.’’ Tanya pandu
‘’aku mau makan pindang gabus tempoyak,,dan juga bakso.’’ Ucap nana sambil tersenyum.
‘’bakso?.’’ Tanya pandu yang diangguki oleh nana dengan senang.
‘’adakah bakso disana?
"sepertinya ada ,,aku melihat dispanduknya yang terpampang besar didepan restaurant hubby,,ayolah.’’ bujuk nana sambil membelai lengan pandu.lalu tersenyum manis
Pandu senang melihat senyuman nana kembali muncul.
"ya sudah ayo.’’ Ajak pandu sambil mengelus elus kepala nana.
" yeee, , ayo." ucap nana senang.
__ADS_1
mereka pun berjalan menuju kearah restaurant.
jangan lupa vote commen dan like yah