
Nana pun masuk kedalam kamar dan langsung merebahkan tubuhnya ke atas kasur,karena memang dia masih sangat lelah karena acara kemaren.
‘’haduh capek banget.’’ Keluh nana yang lalu memejamkan matanya ,tak butuh waktu lama bagi nana untuk masuk kealam mimpinya.
tok...tok....tok.....
suara ketukan pintu dari luar membuat mata nana kembali terbuka.
‘’hoammm.’’ Nana menguap sambil duduk ditempat tidur.
“siapa sih,ganggu aja.” Ucap nana dengan suara khas bangun tidur,ia kemudian sedikit mengucek ucek matanya.
“ya ampun,sudah jam 5 sore.” Ucap nana lagi saat melihat kearah jam dinding,sudah berapa lama dia tertidur.
Nana segera membuka pintu kamarnya.
Nana melototkan matanya saat melihat pandu yang sudah berdiri didepan pintu.
“oh iya aku lupa,inikan rumahku dan pandu,bukan dirumah mama lagi.” Batin nana sambil melihat kearah pandu.
“ada apa? Tanya nana sambil tersenyum tipis,namun tidak mendapat balasan dari pandu,pandu masih memasang wajah yang dingin pada nana,sehingga membuat senyumannya kembali menyurut.
“apa aku sudah menyinggung perasaannya,sehingga ia bersikap seperti itu pada ku,tapi aku tidak boleh sedih lagi aku harus tegar,mulai sekarang aku akan berusaha mengabaikannya?.” Batin nana
“mama ingin bicara,dari tadi mama berusaha menghubungimu,tapi ponselmu tidak aktif.” Jawab pandu dengan nada dingin.
“hah,mama menghubungiku? Ucap nana yang terkejut,nana kembali ketempat tidur untuk mengambil ponselnya yang ada didalam tas kecil miliknya.nana berusaha menghidupakannya,tapi ponselnya mati total.
“yah bateraiku lowbat,pantas saja ponselku mati.” Ucap nana yang kemudian kembali pada pandu.
“bilang sama mama ,maaf,ponselku mati karena kehabisan baterai.’’ Ucap nana
‘’ini pakai saja ponselku untuk menghubungi mama, katanya ada yang ingin ia bicarakan denganmu.’’ Ujar pandu sambil menyodorkannya pada nana.
Nana melihat kearah pandu yang tidak menampakkan senyuman sedikitpun ,lalu mengambil ponselnya dengan tak kalah dinginnya melihat kearah pandu.
‘’kalau sudah selesai ,kau bisa antar kekamarku.’’ Ujar pandu lagi sambil memasukkan salah satu tangannya kedalam saku.
Nana pun mengangguk.’’ Mmmm iya .’’ jawab nana ketus,dia tidak peduli lagi pandu itu bosnya apa tidak,mulai sekarang dia harus bersikap jutek pada pandu.
__ADS_1
‘’hmmmm.’’pandu pun kembali kekamarnya.
Nana kembali menutup pintu kamar,dan lalu menghubungi mama galih.
“hallo ma ,,ini nana.” Ucap nana yang sudah duduk ditepi tempat tidur.
“hallo sayang,.
...
....
Cukup lama nana dan mama galih berbicara,entah apa yang disampaikan oleh mama galih pada nana.
“mama senang sayang,kamu suka dengan rumah yang mama berikan,kalian baik baik ya disana,dan jangan lupa sering sering tengokin kami para orang tua.jangan lupa juga cepat berikan cucu buat mama sama mama ratna. Ucap mama galih dari ujung seberang.
Deg...jantung nana berdegub dengan kencang ketika mendengar mama galih meminta cucu kepadanya, tiba tiba nana terdiam.
‘’bagaimana mau ngasih cucu,kalau kami saja tidak saling mencintai.’’
“sayang apa kamu masih ada disana.” Ujar mama galih karena nana tidak menyahut.
“kenapa aku jadi merasa bersalah begini,aku bahkan baru ingin melupakan,kalau aku sudah menikah dengannya.” Batin nana.
‘’ya sudah,kalau gitu telvonnya mama tutup dulu ya,kalian baik baik disana,2 hari lagi mama akan mengunjungi kalian’’.Ucap mama galih lagi.
‘’iya ma,,jawab nana..yang kemudian,mama galih dan nana pun saling meghakiri panggilannya.
‘’aku harus bagaimana.’’batin nana lagi dengan air mata yang sudah berjatuhan.
‘’aku takut mama dan mama mertuaku kecewa sama aku,tapi,,, batin nana begitu gusar.
Sesaat setelah itu nana pergi kekamar pandu untuk mengembalikan ponselnya.
“ini ,terima kasih.” Ucap nana
“hemmm.” Jawab pandu sambil mengambil ponsel yang disodorkan oleh nana.
‘’sikapnya aja cuek begitu,okey mulai sekarang aku juga akan ambil sikap acuh padanya.’’
__ADS_1
Krunyuk krunyuk...
Bunyi suara perut nana yang terdengar oleh pandu,hal itu membuat nana malu dan memegangi perut.
‘’haduh kenapa perut ini malah berbunyi sekarang sih,bikin malu saja.’’ Batin nana sambil melirik kearah pandu.
“apa kamu lapar?.” Tanya pandu
dengan malu malu nana menganggukkan kepalanya.
“apa ada sesuatu yang bisa dimasak disini? Tanya nana
‘’mungkin ada,tapi apakah kamu bisa memasak?.’’ Tanya pandu
“ tentu,aku bisa memasak,tetapi tidak terlalu pandai sih.’’ Jawab nana.
‘’aku pikir kamu tidak pandai memasak,aku sudah pesan makanan tadi.,sebentar lagi makanannya akan sampai’’ ujar pandu.
‘’dia pikir aku perempuan manja apa sehingga tidak bisa memasak,apa dia lupa aku pernah hidup mandiri selama 4 tahun diamerika.’’ Batin nana
‘’ tapi syukurlah dia udah pesan makanan,aku nggak perlu capek capek masak deh hari ini,hari ini aku benar benar lelah sekali.’’ Batin nana dengan senang.
“apa dia belum bisa menerimaku,sehingga menginginkan kita untuk tidur terpisah.” Batin pandu yang masih ingat dengan permintaan nana tadi.
‘’tapi kenapa hatiku jadi sedih begini melihat sikap pandu berubah menjadi dingin,apa aku...batin nana sambil melihat kearah pandu.
“tidak,itu tidak mungkin,aku tidak mau patah hati lagi,ingat nana,pandu itu pacar,dia adalah pacar stella,dia tidak akan mencintaimu.” Batin nana lagi.
‘’kamu harus kuat nana,semangat.’’ Teriak nana dalam hatinya.
“kamu tunggu saja,sebentar lagi makanannya akan datang.” Ucap pandu yang membuyarkan lamuanan nana.
‘’hmmm baiklah .’’nana mengangguk dan berlalu keluar dari kamar pandu
‘’kenapa dia malah berbalik dingin padaku.’’
“maafkan aku,aku pasti aku bisa mendapatkan cintamu kembali.” Batin pandu sambil menatap kearah punggung nana yang menjauh pergi..
jangan lupa like dan vote yah
__ADS_1
terima kasih🤗🤗