Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 28


__ADS_3

matahari belum menunjukkan sinarnya,tetapi ayam sudah berkokok menandakan datangnya pagi.


Tubuh nana mulai mengeliat.ia terlihat kaget setelah membuka matanya saat mendapati kepalanya berada diatas dada bidang pandu.


‘’astaga apa yang aku lakukan,kenapa aku bisa tidur diatas tubuh pandu,bagaimana kalau dia tau,aku bisa malu’’ Batin nana sambil menutup mata dengan kedua tangannya,setelah membuka matanya kembali nana melihat kearah pandu yang masih tertidur tampan.


‘’syukurlah dia belum bangun.’’ Batin nana,setidaknya ia bisa bernafas dengan lega pandu tidak akan tahu bahwa nana tidur memeluknya sampai pagi.


‘’lagian kamu nana,kamu tidur atau mati sih,bisa bisanya tidur dengan memeluk pandu sampai pagi.’’ Umpat nana pada dirinya sendiri.


Pandu yang sudah bangun sedari tadi hanya berpura pura tidur dan mendengarkan semua ocehannya nana.


Karena masih terlalu pagi nana merebahkan dirinya kembali dan menghadap kearah pandu,dipandangi wajah suaminya dengan lekat


‘’dari dulu sampai sekarang wajah pandu tetap tampan,bahkan saat tidur seperti ini malah menambah ketampanannya.’’ Puji nana sambil tersenyum kecil.


"tidak menyangka bisa melihat wajahnya seperi ini.


Nana memberanikan diri untuk menyentuh pipi pandu.


‘’hmmm sangat lembut.’’ Nana mengusap usap pipi pandu sambil cekikikan.


‘’kalau dia tiba tiba bangun,bisa mati aku karena malu.’’ Ucap nana lagi sambil menahan tawanya.


Kemudian tangan nana berpindah pada bibir merah pandu,laki laki itu selalu menjaga kesahatan tubuhnya,pandu tidak pernah merokok,sehingga bibirnya terlihat merah.


‘’bibir ini yang telah mengambil ciuman pertama.” Ucap nana sambil menepuk nepuk pelan tengah belahan bibir pandu.


Tiba tiba pipi nana jadi memerah kala mengingat saat pandu pertama kali menciumnya.


‘’kenapa pipiku tiba tiba terasa panas ,karena mengingat hal itu.’’ Ucap nana lagi sambil memegang salah satu pipinya.kemudian nana tersenyum dan kembali menutup wajahnya karena malu.


“apa aku merindukan ciumannya?.’” Ucap nana sambil membayangkan pada saat pandu menciumnya.


Ketika tersadar,nana menggelengkan kepalanya.


‘’tidak...ada apa sih denganku,kenapa aku berbicara seperti itu.’’ Tutur nana lagi lalu ia menyembunyikan wajahnya kedalam selimut.


Pandu mendengarkan semua ucapan nana,ia hanya tersenyum tipis dengan mata yang masih tetap terpejam .


Tiba tiba nana mengeluarkan kepalanya dari dalam selimut dan kembali menoleh kearah pandu.


“semoga dia tidak mendengar apa yang kuucapkan.” Ucap nana

__ADS_1


Nana melambaikan tangannya didepan wajah pandu.


“dia masih tidur.” Ucap nana sambil menarik kedua sudut bibirnya.


‘’ jam berapa sekarang?.” Nana melihat kearah jam dinding


“ternyata sudah jam setengah 6......nana hendak beranjak dari atas kasur..namun tiba tiba lengannya ditarik oleh pandu sehingga nana terjatuh pada dada bidangnya.


“ka-kamu.’’ Ucap nana sambil melototkan matanya,melihat pandu yang sudah terbangun dan memeluk pinggangnya.


Cup


Pandu mengecup bibir manis nana


‘’ morning sayang.’’ Ujar pandu sambil tersenyum pada nana , nana Yang mendapatkan serangan mendadak,hanya bisa mengerjap ngerjapkan matanya ia masih terdengung.”


“baru tadi aku bilang.....eh tunggu apa dia mendengarkan apa yang kukatakan tadi.” Batin nana sambil mengerjap ngerjapkan matanya.


‘’sayang,kenapa melamun?.’’ Ucap pandu sambil menatap nana dan membelai rambut halus istrinya itu.


Nana yang tersadar segera melepaskan diri dari dekapan pandu.


“si-siapa yang melamun.” elak nana gugup serta salah tingkah,kemudian nana duduk dengan memunggungi pandu.


“dia pasti sedang malu.” Batin pandu dengan sedikit tersenyum.


tampa menoleh kearah pandu Nana segera berlari kekamar mandi untuk mencuci wajahnya.saat keluar dari kamar mandi ,kamar tidur terlihat sudah kosong.


Karena masih pagi,pandu menyempatkan diri untuk berolahraga.


‘’kemana dia?.” Guman nana sambil mencari keberadaan pandu namun tak menemukan dirinya.


‘’aku jadi malu sekali , pandu pasti menertawakan kebodohanku.’’ ucap nana dengan cemberut lalu mendekat kearah lemari untuk mengambil handuk ,selesai mengelap wajahnya dengan handuk,nana pun turun dari kamar untuk menyiapkan sarapan.


Selesai membuat sarapan,nana kembali kekamarnya untuk menyibak kain gorden yang masih menutup kaca jendela kamar.


Setelah itu nana berdiri diatas balkon,menikmati angin pagi dan udara pagi yang masih segar,tampa sengaja ia melihat suaminya yang ternyata sedang berolah raga dihalaman.


‘’oh ternyata dia sedang joging.’’ Ucap nana sambil mengusap usap kedua lengannya yang terasa dingin sambil memperhatikan pandu yang tengah berlari lari kecil.


Nana kembali tersenyum menatap pandu dari atas balkon,saat berolahraga seperti ini ia tampak semakin tampan,keringat yang membasahi tubuhnya membuat pandu terlihat sangat seksi ,belum lagi dengan roti sobeknya yang terlihat jelas dibalik kaos putih yang dikenakan oleh pandu.


Nana jadi ingat dulu saat pandu tengah bermain basket pandu terlihat sangat tampan ,semua gadis bersorak untuknya saat ia akan melemparkan bola basket kedalam ring,membuat nana semakin terpesona,bukan hanya nana bahkan gadis gadis lain terpesona akan ketampanan seorang pandu.

__ADS_1


‘’kenapa malah mengingat itu sih.’’ Batin nana kesal.


‘’saat aku memberi dia hadiah coklat,dia malah membuangnya ketong sampah,dia sudah membuatku menangis dan malu saat itu.’’ Ucap nana yang tiba tiba saja terlihat kesal.karena sudah kesal nana pun kembali masuk kedalam kamar.


Pandu yang baru saja mandi dan berganti pakaian langsung turun lantai bawah.


Nana menatap pandu dengan tajam,saat suaminya itu sudah sampai dihadapannya.


‘’ada apa sayang.’’ Ucap pandu yang melihat wajah nana yang terlihat kesal.


Nana malah tidak menjawabnya.


‘’apa kamu marah karena aku menciummu...tapi kamu bi....


“stop.. jangan bicara lagi.” Sela nana yang sudah tau kemana arah pembicaraan pandu,nana yakin pandu mendengar semua ucapannya tadi pagi.


‘’aku kesal ,kenapa kamu membuang hadiah yang kuberikan dulu.’’ Batin nana dengan masih menatap tajam pandu.


“makan lah.” Ucap nana sambil meletakkan sarapan pandu didepannya.


“wah nasih goreng seefood,makasi sayang.” Ucap pandu yang hanya dibalas sedikit senyuman oleh nana.


Mereka makan dengan suasana hening ,hanya suara dentingan sendok dan garpu yang berbunyi.


‘’nanti malam mama galih akan datang kesini,kira kira makanan kesukaan mama apa ya?.” Tanya nana disela makannya kala teringat akan mertuanya.


‘’aku bingung akan memasak apa nanti malam.” Ucap nana lagi yang membuat pandu melihat kearahnya.


‘’kamu masak apa saja yang kamu bisa,pasti mama akan menyukai setiap makanan yang kamu buat.” Ucap pandu.


“tapi apa mungkin mama akan suka dengan masakanku.” Tutur nana yang pesimis.


“tentu sayang,mana mungkin mama tidak menyukai makanan yang telah dibuat oleh menantu kesayangannya.” Ujar pandu lalu kembali menyuap makanannya.


“menantu kesayangan.” Batin nana sambil tersenyum melirik kearah pandu.


‘’aku berangkat kerja dulu ya,kamu baik baik dirumah.” Ucap pandu sambil sambil menyelipkan rambut nana ketelinganya lalu mencium kening nana.


“kamu juga hati hati.” Ucap nana gugup karena perlakuan pandu.


Pandu mengangguk sambil tersenyum kemudian masuk kedalam mobilnya.


hallo para readers terima kasih atas vote like serta komennya.

__ADS_1


🤗🤗🤗🤗


__ADS_2