
Selesai memasak makan malam ,nana segera membersihkan tubuhnya yang terasa lengket setelah berkutat cukup lama dengan alat alat dapur.
malam harinya...
‘’hmmmm,,masakanmu enak sekali sayang.’’ Puji mama galih saat mencicipi masakan buatan nana.
‘’apa mama suka?.’’ Tanya nana sambil tersenyum pada mama galih yang duduk dihadapannya.
‘’tentu mama suka.’’ Ujar mama galih sambil mengunyah makanan yang ada dimulutnya dengan pelan.
‘’syukurlah kalau mama suka.’’ Jawab nana dengan senang,itu berarti usahanya berkutat didalam dapur tidak sia sia.
Tapi satu yang membuat nana kecewa,sejak pulang dari kantor pandu tidak bicara padanya,tidak cerewet seperti biasanya,bahkan pandu tak memuji masakan buatan istrinya itu.
‘’pandu,sedari tadi mama lihat kamu diam saja,ada apa?.’’tanya mama galih sambil melirik kearah pandu.sedari tadi ia tidak mengeluarkan suaranya.
"aku tidak papa ma ." jawab pandu sedikit menyunggingkan senyumannya.
sesat setelah itu...
‘’ehermm...’’ pandu yang tengah minum tiba tiba berdehem karena tersendak.
‘’hati hati,pandu,minumnya jangan terburu buru.’’ Ucap nana yang refleks mengusap usap punggung pandu,kemudian kembali menjauhkan tangannya kembali .
Mama galih tersenyum melihat kearah nana yang sangat perhatian pada anaknya.
Pandu sebenarnya sangat senang diperhatikan oleh nana,ia sedikit tersenyum sedikit walau tak nampak saat melirik kearah nana,namun ketika ia teringat akan foto yang dikirimkan oleh stella wajahnya kembali berubah dingin.
‘’mama kesini selain ingin melihat keadaan kalian,sekalian memberikan ini .’’ ucap mama galih mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan menyodorkannya kedepan pandu dan nana.
__ADS_1
Pandu yang sudah tau apa yang diberikan oleh mamannya,tidak bereaksi apa apa,sedangkan nana matanya membulat dengan sempurna kala melihat tiket bulan madu yang diberikan oleh mama galih.
‘’ti-tiket bulan madu?.’’ Ujar nana gugup sambil melihat kearah pandu dan mama galih secara bergantian saat ia sudah memegang tiket tersebut.
‘’iya sayang, satu minggu lagi kalian akan pergi berbulan madu.’’ Ujar mama galih sambil melanjutkan makannya.
‘’ta-tapi ma.’’ Nana sedikit melirik kearah pandu,,,kami tidak mungkin berbulan madu sekarang.’’ Ucap nana lagi pada mama galih,membuat kening pandu mengrinyit karena penolakan nana,begitu pula dengan mama galih.
‘’tapi kenapa sayang,bukankah lebih cepat lebih baik,kalian juga akan cepat memberikan cucu pada kami.’’ Ujar mama galih kembali menghentikan makannya.
Nana tidak menjawab ucapan mama galih lagi,dia sedikit melirik kearah pandu,agar bisa membantunya ,meminta kemama galih agar bulan madu tidak terjadi,jujur nana belum siap,dan pandu tau akan hal itu.namun pandu hanya diam tampa melihat kearah nana.
‘’kenapa dia tidak membatuku bicara sama mama.’’ Batin nana masih melirik kearah pandu.
‘’kamu setujukan pandu,kalau kalian akan berbulan madu minggu depan?.’’ Tanya mama galih pada pandu.
‘’pandu terserah nana saja ma,tapi aku setuju kok.’’ Jawab pandu tampa melihat kearah nana.
"itu bagus pan." jawab mama galih dengan senang.
‘’jadi bagaimana sayang,apa kamu setuju, pandu sudah setuju tuh.’’ Ujar mama galih dengan penuh harap agar nana mau pergi berbulan madu.
Melihat mama galih yang penuh harap padanya,nana berusaha menelan salivanya,ia tidak mungkin menolak permintaan mertuanya.
Satu anggukan yang diberikan oleh nana mampu membuat mama galih tersenyum kegirangan.
‘’aku harus berbicara dengan pandu, supaya membatalkan bulan madu ini’’ Batin nana sambil melirik kearah nana dengan tatapan yang sulit diartikan begitu pula dengan pandu yang melirik kearah nana yang sudah setuju untuk berbulan madu,seketika pandangan mereka bertemu dan terkunci satu sama lain.
‘’dia sudah tau aku belum siap melakukannya,tapi dia tidak membantuku menolak untuk pergi berbulan madu,dia malah menyetujuinya.’’ Batin nana yang kesal dengan pandu.
__ADS_1
‘’terima kasih ya sayang atas makan malamnya,hari ini mama sangat senang sekali.mama bisa mencicipi masakan enak buatan mantu kesayangan mama yang cantik ini.’’ucap mama galih sambil menyentuh dagu nana.
‘’mama bisa aja,nana jadi besar kepala karena dipuji seperti ini terus.’’ Ucap nana sambil tersenyum pada mama galih,saat ini nana tengah mengantar mama galih kedepan rumah sedangkan pandu ia lebih dulu pamit untuk pergi keruang kerjanya.
‘’memang benarkan yang mama ucapkan,mantu mama selain cantik juga pintar memaksa.’’ Ucap mama galih tak henti hentinya memuji nana.
Nana hanya bisa tersenyum karena mendapatkan pujian dari mama galih.
‘’oh ya sayang,pandu,apakah dia memperlakukan mantu kesayangan mama ini dengan baik,dia tidak dinginkan nak sama kamu?.’’ Tanya mama galih yang tadi melihat sikap pandu yang cuek.
‘’biasanya dia hangat,entah kenapa sejak pulang dari kantor,tiba tiba saja berubah dingin seperti itu padaku.batin nana.
‘’sayang.’’ ucap mama galih lagi karena nana hanya diam saja.
‘’ehh,,,tidak ma,pandu orang nya baik,sikapnya juga hangat sama nana.’’ Ucap nana sambil tersenyum yang menampakkan giginya.
‘’mama kira dia sering bikin kamu kesal,tapi syukurlah tidak.’’ Ucap mama ratna lega.
‘’ tidak mungkin anakku akan bersikap dingin,diakan sudah mencintai nana.’’ Batin mama galih sambil tersenyum.
‘’nggak kok ma,pandu baik kok sama nana.’’
‘’tapi kalau pandu nyakitin kamu,bilang sama mama,biar mama yang hajar anak kesayangan mama itu." Ucap mama galih yang membuat nana tertawa karenanya.
‘’ tapi entah kenapa dia hari ini,tiba tiba saja berubah dingin padaku.” Batin nana.
‘’aku akan bicara dengan pandu soal bulan madu.’’ Guman nana dalam hati. ketika mobil mama galih sudah hilang dari pandangan nana pun kembali masuk dan mengunci pintu rumah.
**jangan lupa vote like dan commen yah
__ADS_1
terima kasih
🤗🤗🤗🤗🤗**