Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 96


__ADS_3

Rumah sakit zona...


‘’ aishhh... awas saja kalau aku ketemu sama sidokter yang akan merawatku itu,akan ku katai habis habisan dia.’’ Gerutu dira dengan kesal teringat ketika bukan dokter yang dikirim pandu yang memeriksakan dirinya.


kemaren malam Dira sudah dipindahkan kerumah sakit arizona di indonesia.


‘’jangan ngomel ngomel mulu deh,lo kan masih sakit.’’ Ucap viona sambil mendudukkan tubuh keatas tempat tidur.


‘’ awas hati hati .’’ Ucap viona sambil merebahkan tubuh dira keatas tempat tidur .dira dan viona baru saja kembali dari kamar mandi.


‘’ hemmm...makasi vi .’’ Ucap dira sambil tersenyum tipis pada viona yang tengah merapikan selimutnya.


Viona mengangguk sambil membalas senyuman temannya itu.


‘’udahlah jangan mengomel lagi,sabaiknya lo istirahat,, lo dengarkan apa yang dikata dokter tadi .dira hanya mendelik.


"dia juga bilang dr.faras sedang terjebak macet dijalan.’’


‘’tau ah."


"kenapa sih lo? tanya viona.


"gue hanya sedikit kesal.’’ Ucap dira sambil menggembungkan pipinya.


‘’sudah lah dir, kamu tidak boleh begitu,,kamu lagi sakit jangan banyak bicara dulu, mulai sekarang kamu pikirkan lah kesehatanmu.’’ Pesan bu hamida.


‘’dr.budi tadi sudah meminta maaf atas keterlamabatan dr.faras.’’ ucap bu hamidah lagi.


Dira tak menjawab


‘’iya tuh dir,,udahlah lo nggak usah repot repot habisin tenaga buat marahin tu si pak dokter nantinya,,kasihan dia,nanti kalau dia serangan karena lo, lo mau tanggung jawab?,udah maklumin aja,siapa tau dia juga lagi ngantar anaknya kesekolah dulukan.’’ Ucap viona sambil tertawa kecil melihat kekesalan temannya itu.


Entah kenapa dira terlihat kesal sejak tadi pagi.


‘’sebenarnya gue kesal bukan karena dokter itu,,tapi.....batin dira... dira membayangkan wajah seseorang...gue kesal dengan keputusan gue sendiri...


dira menggeleng


‘’ya habisnya gue kesal aja,,jadi dokter nggak profesional banget ,, diakan udah tua ,pasti dia tau aturan rumah sakit dong,keselamatan pasien lebih penting dari apapun.’’ Ucap dira masih dengan kesalnya.ia berusaha untuk melupakan laki laki dalam bayangannya.


‘’ sudahlah,susah gue bicara ama lo,tidak pernah berubah, udah sama aja lo kaya gue, , sama sama suka kesal sama orang tampa sebab., itu kalau memang hati gue sedang kacau sih’’ Ucap viona lagi menggeleng nggelengkan kepalanya sambil tertawa.


"lo pasti mikirin sesuatu ya, makanya lo terlihat kesal, malah mau dilampiaskan keorang lain." goda viona.


"ng-ngak." elaknya.

__ADS_1


"ngaku deh." goda viona lagi.


‘’apaan sih vi,nggak lucu tau.’’ Ucap dira yang membuat viona tertawa karena melihat expresi wajah dira.


‘’setiap gue inget dia,,,hanya penyesalan yang gue terima..’’ batin dira lagi.


Bu hamidah tersenyum melihat keakraban viona dan dira,selama disingapoera viona tidak pernah sedikitpun meninggalkan dira, viona selalu ada untuk dira.


Bu hamida sangat terharu melihatnya akan hal itu,begitu juga dengan nana walaupun nana tidak selalu berada disamping dira,, sama dengan viona nana juga selalu memantau keadaan dira walaupun dalam keadaan jarak jauh,bahkan para suami mereka juga ikut membantu dira.


Bu hamida hanya berharap kelak dira juga akan mempunyai pasangan yang sangat menyayanginya seperti para sahabatnya.


‘’terima kasih ya nak .’’ ucap bu hamida tiba tiba


Membuat viona menolehkan kepalanya kearah bu hamidah.


‘’terima kasih untuk apa sih tente?.’’ Tanya viona.


'’ karena viona dan nana telah membantu tante merawat dira,selalu ada untuk dira.’’ jawab bu hamida .


‘’ hah..tente tidak perlu berterima kasih pada viona,karena semua itu sudah tugas viona dan nana sebagai sahabat dira.’’ Ucap viona sambil menoleh kearah dira dan tersenyum padanya.


‘’ iya terima kasih vi,lo dan nana mau merawat gue,selalu ada untuk gue.’’ Kali ini dira yang berterima kasih. rasa kesalnya sudah hilang.


‘’iya ,,,, lo juga berkali kali lo ngucapin itu kegue,udah kayak siapa aja lo.’’ Ucap viona lagi.


‘’haduh..tante jadi terharu deh sama kalian


.’’ Bu hamida tersenyum sambil mengusap disudut matanya yamg berair.


‘’maaf,karena gue nggak pernah jujur sama kalian.’’ Dira merasa bersalah karena sudah membuat teman temannya bertambah khawatir, padahal maksudnya hati tidak memberitahu tentang penyakitnya agar viona dan nana tidak mengkhawatirkan dirinya atau merepotkan mereka. Tapi malah sebaliknya.Suasana tiba tiba menjadi haru.


Viona sedikit tersenyum.


‘’sudahlah ,anggap aja itu pelajaran buat kita bertiga,, mulai dari sekarang kita tidak boleh putus komunikasi lagi,okey.’’ Ucap viona yang kemudian diangguki oleh dira.


Membuat bu hamida tersenyum pada keduanya.


‘’oh ya kapan nana akan kesini menjenguk gue?,gue udah kangen ama dia,gue mau ketemu langsung ama sinana imut itu.’’ Tanya dira,karena ia sudah sangat merindukan sahabatnya yang satu itu.


‘’ nana bilang sih akan kemari nanti sore.’’ Jawab viona .


Dira manggut manggut.


‘’ ya udah sekarang lo istirahat ya,,.’’ Ucap viona.

__ADS_1


‘’dr.faras pasti akan kemari nanti.’’


‘’dia nggak kemari juga nggak papa.’’ Ucap dira cepat.


‘’kenapa sih,belum ketemu sama dokternya lo udah sewot begitu.’’ Sahut viona


‘’dokter nggak profesional kayak gitu ’’ Ucap dira yang digelengkan kepala oleh viona.


‘’udah deh gue diperiksa sama dokter yang tadi aja,paling juga dokternya sama aja.’’ Ucap dira.


‘’sama apanya?.’’ Tanya viona.


‘’sama sama tua.’’ Ucap dira dengan wajah datar.


‘’hahahahha...jadi dira mau dokter yang merawatnya dokter yang masih muda gitu,pantesan ia kesal sedari tadi tan,karena dokter yang memeriksanya tadi dokter tua.’’ Ucap viona sambil tertawa pada bu hamida.


Bu hamida ikut tertawa.


‘’bukan begitu..melihat pada viona dan maminya...ah sudahlah.’’ Ucapnya lagi


‘’ gue kesal karena dokternya itu nggak disiplin,,keburu mati dong pasiennya kalau nunggu dokter seperti itu.’’ Gerutu dira yang masih terdengar oleh viona.


Ia tampak menahan tawanya.


‘’ husss ngomong apa sih dir,tidak boleh bicara seperti itu’’ sahut bu hamida.


Dira tak menghiraukan perkataan ibunya.


Lagi lagi viona merapikan selimut yang dipakai dira.


‘’ ya udah tante ,..viona pulang dulu ya,nanti sore viona akan kembali lagi kesini,, viona mau jemput arza kerumah mama dulu, udah kangen soalnya.’’ Ucap viona lagi.


‘’iya nak,tidak papa pulanglah dulu,kasihan arza ,sudah lama ditinggal orang tuannya,dia pasti merindukan ayah ibunya ,,tante titip salam ya buat keluarga dan arza.’’ Sahut bu hamida.


‘’iya tan,nanti bakalan viona sampaiin.’’ Ucap viona.


‘’dir gue pamit ya,kevin udah nunggu diluar ,nanti sore gue balik lagi.’’ Pamit viona.


‘’iya , lo hati hati ’’ sahut dira


‘’hemmmm iya.’’ Viona mengangguk.


Kevin dan vionapum meninggalkan rumah sakit arizona.


vote yah..kalau ranking author masuk 100 besar, author bakalan up dua episode lagi nanti malam.😁😁

__ADS_1


terima kasih.


ada yang penasaran apa yang terjadi dengan arka nggak?


__ADS_2