Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 70


__ADS_3

"Vi...


" woi viiii.." Panggil nana lagi dengan suara keras..membuat lamunan istri kevin itu buyar seketika


"Hah kenapa?


" pakai nanya kenapa?, ,kok malah ngelamun sih?"ucap nana bingung.


"Nggak..gue nggak ngelamun kok , siapa yang ngelamun ." elak viona.


"Ihh bohong banget sih, , , orang aku udah ngomong panjang lebar malah nggak didengarin..kenapa kamu?lagi mikirin kevin ya." Goda nana.


"Ya..ya jelas gue mikirin kevin, , udah tiga hari gue pisah sama dia, , mana mungkin gue nggak rindu." Jawab viona yang memang juga sudah merindukan suaminya itu.


"Hey nona pendey, jawabnya biasa aja dong, , nggak usah ngegas." Ujar nana yang terlihat ketua ketus.


"Ck....dia malah ketus...mulai ketularan gue nih anak." Viona memutar matanya


"Emang lo nggak rindu sama pandu hah? Tanya viona balik


" ya sama sih aku juga rindu sama pandu, , , hubby kapan pulang?."lirih nana sambil mengadah kelangit langit flafont.


Melihat nana yang tengah berdrama


"Jangan lebay deh ah, jangan lebay ." Ucap viona berdiri dari tempatnya lalu mengurut wajah imut nana.


" viona, , , Ih kamu apa apaan sih."teriak nana karena viona merusak tatanan make up tipis nana.


"Hahahaha."viona tertawa puas karena dapat mengerjai sahabatnya itu.


" malah ketawa, dasar teman nggak ada akhlak, lihat make up diwajah aku jadi berantakan kan."ucap nana sambil memperbaiki lipstick dibibirnya👄 .


" udah dari dulu kali, memang teman mu ini ada akhlaknya?" Timpal viona sambil membuka layar ponselnya.


"Sepertinya memang tidak...


Nana bersungut kesal sambil berkaca dicermin yang diambilkan karyawan viona.


"Ya ampun , waktunya ngejemput arz kesekolah." Ucap viona sambil menepuk jidatnya, ia membulatkan matanya .


Ia baru saja melihat jam dilayar ponselnya.waktunya arz pulang sekolah.


"Aku udah bilang dari tadi, vi udah saatnya kita jemput arz..tapi kamu malah bengong, , katanya tadi nggak ngelamun, tapi aku ngomong nggak didengarin." Ucap nana panjang lebar.


"Udah jangan ngerocos, kita jemput arz kesekolahnya sekarang, , uda telat banget nih." Ucap viona sambil memasukkan ponselnya kedalam saku celananya.

__ADS_1


"Bentar bentar, ini linerku belum dipasang satu lagi " Ucap nana .


"Ah lama., , ayo " Ucap viona dan langsung menarik tangan nana.


"Ya ampun viona, , teriak nana.., lihat ailinerku jadi panjang sebelah kan." Kesal nana sambil melihat garis linernya yang panjang sampai kepelipis matanya.


Viona berusaha menahan tawanya dengan menutup mulutnya melihat garis hitam bergelombag dipelipis nana.


"Ya maaf , ayo buruan kita udah telat banget nih, , bentar lagi arza pulang dari sekolah, aku takut anakku itu diculik orang kalau kita telat datang kesana, maklum sekarang musim penculikan.


Nana menggelengkan kepalanya mendengarkan ocehan viona.


" ya udah ayok."setelah membersihkan cairan warna hitam yang waterproof tu, tampa basa basi nana melenggang keluar dari toko.


Viona masih terbengong sambil melirik kearah punggung nana.


"Lah dia main pergi aja."


"Dia kenapa sih?, , dari tadi gue perhatiin logatnya makin aneh, , apa karena udah berhasil kali ngalahan preman,jadi aneh gitu." Pikir viona.


"Viona ayokk, katanya mau jemput arz, keburu telat nih." Teriak nana dari dalam mobil.


"Gimana sih viona , katanya takut arz diculik, tapi dia malah gak gerak cepat.


"Benar benar aneh tu nana, udah keluar aja sifat aslinya, atau karena kelamaan bergaul ama gue kali ya sekarang jadi kaya gitu, kemana nana yang kalem, biasanya dia manggil orang nggak teriak teriak begitu." Pikir viona sambil tertawa , viona pun menyusul nana dan masuk kedalam mobil.


"Kenapa? Tanya nana saat viona terus memperhatikannya.


" lo nggak sakitkan."ucap viona sambil meletakkan punggung tangannya tepat dikening nana.


"Nggak panas." Ujarnya lagi.


"Aku nggak papa kok, memang aku kenapa?." Tanya nana.


"Tu sudut mata lo nggak jadi dipakaikan airliner?tanya viona .


" nggak jadi ah, , udah nggak mood, biasanya aku juga nggak pakai itu."jawab nana santai..membuat viona menghela nafasnya.


"Hhh, nann nana." Ucap viona lalu fokus kedepan untuk segera mengemudikan mobilnya. Setelah menghidupkan mesin mobil viona menarik pedal mobilnya dan langsung menancapkan gasnya menuju sekolah arza.


Singapore..


Sementara pandu yang tengah berada dirumah sakit tengah menerima telepon dari salah satu pengawal yang ditugaskan untuk mengawasi nana.


"Apa...!!

__ADS_1


" istri saya diserang ditoko kue." Ucap pandu yang sudah terlihat emosi.


Mendengar kata toko kue, kevin yang tadinya tengah berbincang dengan bu hamida, langsung keluar dari ruangan dira dirawat untuk menghampiri pandu.


" kenapa? Ada apa?." Tanya kevin dengan pelan sambil mendongakkan kepalanya kilas pada pandu.


Pandu mengisyaratkan kevin dengan tangannya agar jangan bertanya terlebih dahulu.ia tengah mendengarkan penjelasan dari anak buahnya.


"Sudah saya ingatkan pada kalian, jangan pernah berada terlalu jauh dari istri saya, kalian saya tugaskan untuk menjaga istri saya agar tidak terjadi hal seperti ini..kalian sungguh tidak becus...percuma saja saya membayar kalian." Ucap pandu yang mulai emosi , belum sempat anak buahnya menjelaskan semuanya , pandu langsung menutup ponselnya.


"Ada apa?tanya kevin pada pandu yang terlihat panik.


" kita harus pulang keindonesia sekarang."ucap pandu langsung


"Kenapa, , ada apa ?, , jelaskan sama gue." Ujar kevin.


"Alice, , alice udah mulai nyuruh orang buat mencelakakan istri gue.


" hah benarkah." kevin sedikit terkejut


"Dia bergerak cepat ternyata.


Bisa bisannya dia nyuruh orang buat nyelakain istri lo , saat lo lagi nggak ada disampingnya.


" terus bagaimana keadaan nana sekarang.


"Anak buah gue bilang nana tidak papa, saat para pengawal gue hendak bergerak masuk ke dalam toko para preman yang dikirim oleh alice ternyata sudah berhasil dikalahkan , mungkin yang ngalahin para preman itu viona, karena saat kejadian itu nana sedang berada ditoko kue milik istri lo" Jelas kevin lagi.


"Syukurlah kalau mereka tidak papa.


" ndu , , sebaiknya lo tenang dulu, saat ini nana aman bersama viona, jadi lo nggak usah khawatir, , kalau kita pulang sekarang itu tidak akan baik, , bu hamida sudah setuju untuk membawa dira kembali ke negara kita besok, jadi lo harus bersabar sampai besok.tidak mungkin dong kita tiba tiba pamit pada bu hamida untuk pulang hari ini."jelas kevin.


"Kevin benar,pandu harus ingat tujuannya dan kevin datang kesini, selain untuk melihat keadaan dira, mereka juga bertekad untuk membujuk bu hamida agar mau membawa kembali dira ketanah air.ini semua juga demi nana.


"Tapi nana, , gue nggak mau terjadi sesuatu sama dia." Ucap pandu.


"Lo harus tenang, , untuk saat ini, hubungin istri dulu, , suruh nana untuk malam ini menginap dirumah kami ,supaya viona bisa menjaga nana.


" lo benar vin, gue takut kalau nana sendirian dirumah, , alice pasti akan mencari kesempatan lagi untuk mencalakainya.kevin pun menggangguk lalu kembali masuk kedalam ruangan dira menghampiri bu hamida.


Pandu pun kembali menghidupkan layar ponselnya, mencari nomor kontak istrinya dan segera menghubunginya.


jangan lupa like , commen dan vote yah..


siapa tau besok ada kejutan..hehhehehe😁😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2