
hari ini adalah hari yang ditunggu tunggu oleh dira dan arka .mereka akan melangsung pernikahannya .tampak rumah dira sudah dihias sedemikian mungkin berdasarkan permintaan semempelai wanita.sebenarnya arka menginginkan pernikahan mereka dilaksanakan disebuah gedung yang mewah, namun entah kenapa dira menolaknya dan ingin melaksanakan pernikahannya dirumah saja.
tapi walaupun pernikahan mereka dilaksanakan dirumah , namun tidak menghalangi para tamu undangan untuk tidak datang keacara kedua mempelai tersebut.
beberapa saat sebelum pernikahan dilaksanakan.
didalam kamar pengantin.
"sumpah, kamu cantik banget dir." jeslee tak henti hentinya memuji sepupunya yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri.
"benar dir lo cantik banget." viona ikut memuji gadis yang terlihat cantik didepannya saat ini.
"benar apa yang mereka katakan, kamu cantik banget dira, , apalagi dengan pakaian adat seperti ini, , sayang dulu aku tidak menggunakan pakaian adat ini." sesal nana namun ia masih tersenyum sambil mengelus elus perutnya yang semakin membuncit.
saat ini nana dan yang lainnya tengah terpukau dengan dira dengan pakaian adat yang digunakan olehnya.dira mengenakan pakaian adat serta hiasan suntiang khas dari minang kabau .tak lupa ini juga permintaan dari dira, karena ini dulu merupakan pesan dari ayahnya.
"kalian bisa aja, makasi, , tapi gue sangat gugup deh." ucap dira malu malu,
tapi saat ini ia juga merasa deg degan.
berungkali ia menghela nafasnya.
"biasa itu mah, hari ini lo bintangnya , jadi dibawa rilexs aja okey." ucap viona yang diangguki oleh dira.
"buat lo jeslee, gue doain , lo juga cepat dapat jodohnya, jadi sama deh kayak kita kita nantinya, ya nggak." seloroh viona sambil tertawa.
selama sebulan ini viona melihat betapa gencarnya leo mendekati jeslee, bahkan pernah satu ketika viona , jeslee dan dira mendapati leo tengah mengikuti mereka saat mereka shoping di mall.dan tiba tiba leo mengutarakan perasaannya didepan semua orang yang ada dimall itu
tapi apa daya, saat itu jeslee malah marah pada leo, karena telah dianggap memalukan dirinya, jeslee dan leo jadi pusat perhatian saat itu, dan karena penolakan jeslee, leo menjadi patah hati, semangatnya tiba tiba menghilang, karena ditolak oleh jeslee.
"ih apaan sih vi, aku belum mau nikah kali." ucap jeslee yang tau maksud viona.
" hehehehe siapa taukan, leo ada niatan buat ngelamar lo."goda viona.
" ih, sama sikutu kupret itu, , idih amit amit deh.jeslee bergedik.
"kayaknya aku banyak ketinggalan ya." ucap nana sambil melirik kearah jeslee dan viona.
karena mereka menyebut nama leo.
__ADS_1
viona hanya melirik kearah jeslee sambil tersenyum.
"tanya saja sendiri sama jeslee." ucap viona.
"apaan sih"
"jeslee ada hubungan sama leo ya?" tanya nana.
"nggak ada." jawab jeslee cepat.
nana mengerutkan kening.
"itu leo ngejar ngejar jeslee, tapi jeslee malah suka sama dokter faras." dira ikut menimpali.
"hah benaran?
"jangan malu maluin deh, nggak ada." jeslee menggeleng wajahnya memerah.
"aku doain kamu juga cepat nyusul sama leo jes." ucap nana sambil tersenyum.
jeslee hanya tersenyum kecut.
💙💙💙💙
akhirnya acara yang ditunggu tunggu akan segera dimulai.
semua orang yang akan menyaksikan acara yang sakral itu , sudah berkumpul, duduk ditempatnya masing masing, kedua keluarga mempelai juga sudah berkumpul.begitu pula dengan arka, ia tampak gugup dan dengan suasana saat ini, tapak tangannya serasa berair sekujur tubuhnya panas dingin.didepannya sudah ada penghulu yang sudah siap menikahkan dirinya dengan dira.
namun ketegangan diwajahnya tiba tiba menghilang kala melihat sosok gadis yang sebentar lagi menjadi teman hidupnya.
dengan didampingi para sahabat dan sepupunya dira menjadi pusat perhatian.
dengan senyuman diwajahnya dokter faras tak hentinnya menatap kearah nana .
ia juga ikut hadir dipernikahan dira.
leo juga begitu, tak memindahkan pandangannya dari adik jimi.
namun yang ditatap malah tersenyum kearah lain.membuat hati leo terasa pilu.
__ADS_1
"wah kita jadi pusat perhatian." bisik viona pada dira.
"bagaimana, apa nak arka sudah siap?tanya pak penghulu, setelah pengantin perempuan duduk disebalah pengantin laki laki.
" saya siap."jawab arka, setelah sekilas tersenyum melihat kearah dira.
"jabat tangan saya." penghulu mengulurkan tangannya.
disambut oleh arka.
setelah penghulu membacakan ijab, dan arka langsung menyambutnya dengan sangat lantang.
"bagaimana para saksi, sah?
" sah."jawab semua orang .
"alhamdulillah...
seketika hati arka merasa lega.
dan penghulu langsung memanjatkan doa.
setelah itu arka dan dira saling bertukar cincin, arka diminta untuk mencium kening istrinya dan dira diminta untuk mencium tangan suaminya.
selesai menandatangi berkas berkas dan menerima buku nikah mereka melakukan sesi foto bersama keluarga dan para sahabat.
sungguh hari ini merupakan hari kebahagian untuk arka dan dira, akhirnya mereka dipersatukan dalam satu ikatan pernikahan.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1