
Pukul 10 malam pandu dan nana sampai dirumah mereka,nana mengemudikan mobilnya sendiri ,sedangkan pandu pulang dengan mengendarai motornya.
‘’sayang,apakah kamu sudah makan?.’’ Tanya pandu ketika mereka sudah sampai didalam kamar.
‘’apa kamu ingin makan sesuatu?.’’ Tanya pandu lagi.
Nana menggeleng
‘’tidak aku tidak lapar,kamu pasti lapar ya,ya sudah kalau begitu aku akan menyiapkan makanan untukmu.’’ Ucap nana dan langsung beranjak dari tepi tempat tidur.
‘’tidak , , aku juga tidak lapar sayang.’’ Ucap pandu tersenyum sambil memegangi kedua bahu nana.
Pandu menatap kedua mata nana dengan sangat dalam.
‘’ada apa?.’’ Tanya nana melihat pandu yang tak bergeming.
‘’kamu cantik sayang.’’ Puji pandu tampa mengalihkan pandangannya.
Pipi nana berubah memerah ,setelah mendapat pujian dari pandu,dia tidak tahu harus berbicara apa lagi,nana terlihat canggung.
"kita lanjutkan lagi? ucap pandu yang diangguki oleh nana malu malu.
Pandu yang sudah menahan gejolak hasratnya sedari tadi,tidak bisa menunggu lagi,perlahan pandu menggiring tubuh nana keatas tempat tidur dan pandu yang sudah ada diatas nana mulai mencium bibir nana dengan sangat ganas.
‘’pan,,aku mau---ucapab nana tertahan saat pandu kembali membungkam bibir nana dengan bibirnya.
‘’pandu...’’ teriak nana sambil mendorong dada pandu.
‘’ada apa sayang?.’’ Tanya pandu yang melihat nana tengah ngosngosan.
‘’tunggu sebentar aku ingin mengambil napas dulu.’’ Jawab nana sambil mengambil napas.’’
__ADS_1
Pandu hanya tersenyum kemudian mencium pucuk kepala nana.
Beberapa detik kemudian.
‘’sudah?.’’ Tanya pandu lagi yang diangguki oleh nana.
‘’pandu kembali melanjutkan aktivitasnya mencium bibir nana,tangannya sudah masuk kedalam baju nana,meraba dua gundulan milik istrinya itu.
Drt..drttt..drtttt
Bunyi ponsel diatas nakas,ia biarkan ponsel itu berbunyi dan fokus terhadap nana,namun lama kelamaan bunyi ponsel yag terus berbunyi itu ,mengganggu aktivitasnya
‘’astaga .’’ teriak pandu frustasi,bunyi ponselnya benar benar mengganggu
Dengan cepat pandu mengambil ponselnya ,dan menerima panggilan tersebut.
‘’hallo.’’ Jawab pandu dengan kesal yang tertahankan.
Seseorang yang menelpon tampak menjelaskan sesuatu.3 detik pandu menatap kearah nana yang juga tengah menatap kearahnya.
‘’ada apa ya?.’’ Pikir nana saat pandu sudah keluar dari kamarnya.
‘’kamu urus dia itu,besok saya harus pergi berbulan madu,jadi urusan perusahaan juga saya percayakan padamu.’’ Ucap pandu pada sesorang yang diyakini itu adalah tyan.
Setelah selesai menelpon,pandu pun kembali kekamarnya,ia mendapati nana yang sudah tertidur nyenyak diatas tempat tidur.
‘’dia sudah tidur?.’’ Ucap pandu dengan sedikit kecewa,,,,padahal aku belum mencatak gol.’’ Ucap pandu sambil berjalan mendekat ketempat tidur.
Pandu pun naik ketempat tidur ,membaringkan tubuhnya disamping nana,kemudian tidur dengan memeluk istrinya itu.
Keesokannya
__ADS_1
Pagi itu nana dan pandu sudah rapi dengan pakaiannya,nana juga telah siap mengemasi pakaian yang akan mereka bawa untuk berbulan madu.
‘’sayang,apa barangnya sudah selesai dikemas?.’’ Tanya pandu saat menghampiri nana didalam kamar.
‘’sudah,semua sudah aku masukkan kedalam koper.’’ Jawab nana sambil tersenyum.
‘’apa ada yang masih tertinggal?.’’pandu hendak berjalan kearah meja rias untuk bercermin.
‘’aku rasa tidak, sudah ku bilang ,semuanya sudah aku masukkan kedalam koper.’’ Ucap nana lagi.
Pandu hanya tersenyum melihat kearah nana.
Ia pun mengambil kontak mobilya yang berada diatas nakas.
‘’ayo kita berangkat sekarang.’’ Ucap pandu sambil menghampiri nana.
‘’sekarang?,bukankah pesawatnyanya akan berangkat 2jam lagi,ngapain berangkat sekarang,bandara tidak terlalu jauh dari sini, kita tidak akan terlambat.’’ ujar nana ,kenapa terburu buru,kita tidak akan ketinggalan pesawat.’’ Ucapnya lagi kemudian duduk didepan meja rias.
‘’ayolah sayang,kita belum akan kebandara.’’ Ucap pandu yang sudah duduk ditepi tempat tidur.
‘’lalu kita mau kemana?.’’ Nana yang tengah mengenakan lipstick bibirnya,mengharuskan dirinya menoleh kearah pandu.
Pandu beranjak dari tempatnya,lalu menghampiri nana.
‘’ikut saja dulu.’’ Pandu mengulurkan tangannya.nana menyipitkan kedua matanya bingung,namun membalas uluran tangan pandu.
‘’baiklah.’’
.
.
__ADS_1
.
.