
Suasana dipulau tempat Leo dan Jessly berbulan madu terasa sangat cerah pagi ini,terik matahari masuk dan menyinari sudut kamar Jessly yang masih tertidur,tidak terasa sudah lima hari Leo dan Jessly berada disana , ,mengunjungi tempat – tempat wisata yang romantis untuk pasangan baru seperti mereka.
Sementara Leo sudah bangun sedari tadi dan saat ini ia tengah berolahraga.setelah berolahraga Leo juga tengah menikmati fasilitas yang telah diberikan oleh pihak resort.saat ini ia tengah asik berenang dikolam berenang yang tepatnya ada disamping Kamar yang mereka tempati.
Jessly yang ternyata sudah bangun,menghampiri Leo, ia berdiri dipinggir kolam sambil tersenyum melihat Leo yang tengah berenang dengan lincahnya.
Leo juga sudah melihat Jessly.
‘’sayang,kau sudah bangun?.’’ Leo segera menghampri Jessly.
Jessly mengangguk’’Berenang sepagi ini?’’ tanya Jessly.
‘’ayo,,kita berenang bersama..’’ ajak Leo.
‘’tidak ah,aku tidak ingin berenang ..’’ tolak Jessly .
Leo langsung menyemburkan air dengan tangannya kearah Jessly.
‘’Aw,,hubby,basah tau..’’ ujar Jessly sambil mengelap cipratan air yang ada dilengannya.
‘’Hubby ?
‘’hemmm,menurutku itu panggilan yang paling bagus,sebutan suamiku itu terlalu panjang menurut pembaca setia Author,jadi diganti saja Menjadi sebutan Hubby.’’ Ujar Jessly.
‘’Hemm panggilan yang bagus..’’ ujar Leo senang lalu menyiram Jessly kembali.
‘’Hubby,jahil sekali..’’ ucap Jessly kemudian membalas perbuatan Leo.
Jessly tertawa saat wajah Leo penuh dengan air yang ia semburkan dengan tangannya.
‘’Hentikan sayang..’’ Ucap Leo lebih mendekat kearah Jessly.
‘’Tidak mau,kamu yang lebih dulu menjahiliku.’’ Jessly terus tertawa.
Leo memegang tangan Jessly agar gadis itu berhenti bermain air,lalu menarik Jessly untuk masuk kedalam air.
‘’Hubby’’ teriak Jessly ’’yaah,basahkan..’’ ujar Jessly yang sudah masuk kedalam kolam berenang ulah ditarik Leo.
‘’ayo berenang bersama,sayang.’’
Leo tertawa lalu membenamkan seluruh badannya kedalam air.
‘’Sudah aku katakan,aku tidak ingin berenang.’’ Ujar Jessly dengan cemberut.
‘’Kenapa tidak mau?.’’
‘’badanku terasa capek banget hari ini.’’ujar Jessly lagi sembari memegangi tengkuknya.ia hendak kembali naik keatas
Namun Leo memeluknya didalam kolam renang itu.
‘’Hubby aku mau mandi.’’
‘’mau kemana?
__ADS_1
"ya mau kekamar mandi lah."
"Udah disini saja mandinya.’’ Leo tidak peduli dengan ocehan Jessly,dan membiarkan Jessly memukul-mukulnya.
Namun seketika ocehan dan pukulan Jessly terhenti kala melihat suaminya yang terlihat begitu tampan saat seluruh tubuhnya dibasahi oleh air,apalagi rambutnya,bikin berdamage sekali.
‘’Jantungku,kenapa tidak berhenti berdebar seperti ini’’ batin Jessly.
‘’Haduhh,apa benar orang yang dihadapanku ini adalah suamiku,tampan sekali.’’ Jessly tersenyum dalam hatinya, matanya tidak berhenti bergerak memperhatikan lekuk tubuh Leo.
Leo memegangi kedua lengan Jessly.
‘’masih mau naik keatas?.’’ Tanya Leo.
Jessly menggeleng tak bergeming
Leo tahu istrinya tengah mengagumi tubuhnya,terlihat dari jessly yang tengah melamun dan fokus kearah dirinya.
‘’ya sudah ,kalau begitu buka bajumu dan kita berenang bersama.’’ Ucap Leo lagi,hendak membantu Jessly melepas pakaiannya.’’
‘’Hah...’’ seketika Jessly tersadar.
‘’tidak,tidak.aku mau naik keatas saja.’’ Ucap Jessly .
Ia hendak balik badan,namun ditahan oleh Leo,dengan cepat Leo mendaratkan bibirnya dikening Jessly,membuat Jessly diam seketika.walaupun selama lima hari ini sering mendapatkan perlakuan manis dan romantis dari Leo,Jessly masih belum mampu menghilangkan rasa deg –degannya terhadap Leo.
Leo tersenyum karena berhasil menaklukkan istrinya agar tetap diam,ia kemudian mencium tepi bibir Jessly secara bergantian.
Jessly memberanikan diri mengalungkan tangannya keleher Leo, kemudian mereka saling mendekatkan wajahnya dan lalu terjadilah adegan cium mencium dikolam berenang.
Napas mereka sama –sama tersenggal kala seusai berciuman lalu Leo menyatukan kening mereka.
‘’Sayang,kau membuatku selalu ingin melakukannya ,kau membuatku terlalu lama berpuasa ’’
‘’Berpuasa ?.’’
Leo mengangguk
‘’iyaa..’’lalu kembali mencium bibir dan leher Jessly.
Jessly menikmati setiap sentuhan demi sentuhan yang diberikan oleh Leo.
‘’Apa kita akan melakukannya disini,hubby?.’’ Tanya Jessly setelah Leo melepaskan ciumannya,karena ia sudah merasa kedinginan.
Leo langsung menggendong tubuh Jessly keluar dari kolam renang,ia membawa Jessly kekamar dan langsung meletakkan tubuh Jessly diatas tempat tidur.mereka kembali melakukan aktivitas yang sempat tertunda tadi,seketika Leo menjadi liar,dan Jessly hanya bisa merima dan menikmati apa yang dilakukan oleh suaminya itu.
Beberapa saat kemudian,Jessly telah selesai membersihkan dirinya,sementara Leo masih tertidur pulas diatas tempat tidur , ulah pertempuran mereka tadi tenaga Leo habis terkuras karena menanamkan benihnya pada rahim Jessly.
Jessly yang telah selesai mengeringkan rambutnya pun menghampiri Leo.
Cup cup cup
kecupan manis berhasil mendarat dikening Leo.
__ADS_1
‘’Lucu banget sih..’’ Jessly tersenyum menatap wajah tampan suaminya sembari mengusap –usap kepala Leo.
"Suami siapa sih ini.." Jessly mencubit cubit lembut pipi Leo
Drtt..drttt drrr..
Suara ponsel yang bersentuhan dengan meja berbunyi
‘’Sepertinya ponsel Leo yang berbunyi..’’Jessly melirik kearah meja tempat ia meletakkan alat riasnya.
Ponselnya bergetar beberapa kali.
Jessly melirik kearah Leo yang masih tampak tertidur pulas .
‘’Mana mungkin aku tega membangunkannya.’’
Jessly berdiri dari tepi tempat tidur sambil memperbaiki selimut Leo.lalu ia segera mengambil ponsel Leo yang masih tetap berbunyi.
‘’ Mrs. Yuliana ?.’’ ujar Jessly.
‘’Bukakah dia rekan bisnis yang dikatakan oleh, Hubby?
Jessly hendak menerima panggilan tersebut,namun panggilannya sudah terputus.
‘’Dia menghubungi Leo sebanyak ini,apa benar dia hanya rekan bisnis biasa?.’’ Batin Jessly setelah melihat begitu banyak panggilan dari wanita yang bernama Yuliana diriwayat panggilan ponsel Leo.
Kemudian Jessly melirik Kearah Leo.
‘’Ah sudahlah,aku percaya kepada suamiku,dan bukankah Leo sudah menjelaskan tentang wanita ini kepadaku,Jadi tidak ada yang perlu aku takutkan,mungkin dia menghubungi Leo ingin membicarakan Bisnis mereka .’’ Jessly tersenyum,lalu meletakkan kembali ponsel Leo.
Sementara
Paris
Jimi masuk kedalam pesawat yang akan membawanya ke Irlandia.
‘’Baiklah ,kau hendle semuanya sebelum aku tiba diperusahaan,dan jangan pernah ganggu Jessly terlebih dahulu,biarkan dia menikmati bulan madunya.
‘’.....’’’
Jimi pun mengakhiri panggilannya.
‘’Jessly,,Jessly..aku tidak menyangka,sekarang adik kecilku itu sudah besar,semoga setelah pulang dari honeymoon,kau segera memberikan keponakan yang lucu untukku.’’ Batin Jimi penuh harap.
‘’untung pekerjaanku cepat selesai disini.’’ Ucap Jimi lalu menyenderkan tubuhnya di senderan kursi pesawat.
Jimi memejamkan matanya, namun seketika sekelabat bayangan Helena terpintas dipikirannya.
Jimi kembali membuka matanya.
"Kenapa tiba tiba aku selalu kepikiran helena, apa wanita itu benar-benar Dia?
" dia tampak berbeda sekarang, kira kira siapa ya laki-laki yang bersama dia waktu itu."
__ADS_1