
Buru-buru Ia menuju meja makan, disana sudah ada Leo yang sedang duduk sambil menikmati makan malamnya.
Leo melihat Jessly datang.
"Makanannya tiba-tiba saja begitu enak sekali, saat aku melihat istriku, ayo temani suamimu ini makan sayang." Ucap Leo pada Jessly yang sudah berdiri dihadapannya.
"Kenapa dia tiba -tiba berubah begini." Batin Jessly.
Jessly memutar matanya.lalu duduk didepan leo yang dibatasi dengan Meja.memperhatikan Leo yang tengah makan.
Leo tersenyum menatap kearah istrinya yang sangat ia sayangnya itu.
" kau tidak makan sayang?." Tanya leo.
"Aku sudah kenyang.." Jawab Jessly datar, perhatiannya tertuju kepada dokumen yang ada disamping Leo.
"Ada apa kau memanggilku?." Tanya Jessly.
"Hmm apa aku tidak boleh memanggil istriku,tentu saja untuk menemaniku makan."
Jessly tidak bicara lagi.
"Terserah lah.." Pikir Jessly.
Leo telah selesai makan dan mengelap bibirnya.
Leo mengambil dokumen itu dan memberikannya kepada Jessly.
"Ini.."
Jessly tersenyum dengan senang mengambilnya.
"Tadi kau bilang lupa menaruhnya, , apa kau sudah menandatanganinya.." Ucap Jessly sembari membuka dokumen itu.
Leo hanya tersenyum penuh arti, , tiba-tiba senyuman Jessly berubah menjadi kerutan dikeningnya saat membaca judul pembuka dokumen tersebut.
"Apa ini?...Jessly menatap kearah Leo.
" aku pikir surat kontrak itu.."
"Besok datang lah kekantorku, , kita akan membicarakan kerja sama ini."
Jessly mendorong dokumen tersebut kepada Leo.
Semangatnya tiba-tiba menghilang.
"Masalah kerja sama ini bukan urusanku, ini urusan kak Jimi, biarkan kak Jimi yang yang datang kekantormu untuk mengurusnya." Jawab Jessly.
"Aku pikir tadi surat kontrak itu." Batin Jessly sedih.
"Hemmms, baiklah.." Jawab Leo .
"Oh ya, tadi aku mansion , mama memberikan ini padaku.." Leo menyodorkan sebuah buku kepada Jessly.
Jessly segera mengambilnya.
KIAT-KIAT MENJADI ISTRI YANG DISAYANG SUAMI.
Jessly melototkan matanya kearah Leo setelah membaca buku tersebut.
"Serius mama Diana memberikan ini?.."
"Iya.."
__ADS_1
"Haaa.."
"Hmmm sebaiknya aku kamar terlebih dahulu, untuk bersih-bersih.."ucap Leo sambil berdiri dari tempat duduknya.
" Ingat, mama bilang jangan lupa dibaca hm.."ucap leo sambil tersenyum kepada Jessly.
Leo tersenyum lebar saat mengingat ekspresi Jessly tadi.
"Haaaaa, aku harus bagaimana lagi ini.." Teriak Jessly dalam hatinya setelah melihat lihat sedikit isi buku tersebut.
"Baiklah, Tidak ada cara lain , aku harus membuat Leo kembali jatuh cinta kepadaku" tekad Jessly.
"maafkan aku aku harus merebut Leo darimu." Batin Jessly.
Kamar.
Ceklekk...
Jessly kembali kekamarnya.
Ia tidak mengetahui Bahwa Leo ada disana, ia tengah bersembunyi dibelakang pintu, Jessly sibuk membaca Buku yang baru saja diberikan oleh Leo.
"Tapi apa benar mama Diana yanh memberikan buku ini? Ucap jessly lagi.Jessly pun meletakkan buku tersebut diatas meja.
" apa kau tidak percaya kepadaku sayang.." Ucap Leo yang tiba -tiba memeluk Jessly dari belakang lalu menyadarkan kepalanya dipangkal leher Jessly.
Jessly terkejut dan langsung membalikkan tubuhnya.
"Leo, , ke-kenapa kau ada disini?.." Ucap Jessly.
"Kenapa?bukakah ini kamar kita sayang.." Ucap Leo yang menarik Jessly lebih dekat dengannya.
"Kau punya kamar sendiri bukan?
"Inilah kamar ku, kamar kita.." ucap Leo
Leo mengalungkan tangannya dipinggang Jessly.
"Le, lepaskan apa yang kau lakukan.
Leo merapatkan tubuhnya dengan Jessly.
" kita suami istri sayang, tidak akan apa-apa seperti ini." Leo mendekatkan wajahnya kewajah Jessly.
Tiba tiba tubuh Jessly sedikit menegang saat leo mengusap pinggangnya.
"Le..
Leo mencium bibir Jessly dengan manja
Lalu menatap Jessly.
" Le, , ka-kamu jangan macam-macam, lepaskan aku.." Ucap Jessly ia tidak ingin terbuai dengan perlakuan Leo.
"Kalau aku ingin macam-macam bagaimana?." Ucap Leo sambil menyatukan hidungnya dengan Hidung Jessly.
"Kita sudah sah sayang, tidak ada yang akan melarang kita " Leo berkata dengan suara Serak.lalu memejamkan matanya.
Jantung Jessly berdetak dengan kencang.
Pikiran aneh mulai muncul dibenak Jessly.
"Ya ampun, aku belum berhasil membuatnya jatuh cinta kepadaku, masa aku harus melakukan itu dengannya sekarang." Pikir Jessly sambil menggigit bibir bawahnya.
__ADS_1
Jessly pun ikut memejamkan matanya, seketika Leo membuka matanya dan tersenyum tipis.
Leo meletakkan tangan Jessly dikedua bahunya, Seketika Jessly membuka matanya, ia merasa deg-degan.
Jessly menatap intens Leo, yang membuka baju kaosnya.
"Pekerjaan dikantor hari sangat banyak, aku sangat Lelah, , bisakah kau memijit badanku jess."ucap Leo sambil tersenyum kaku.
Jessly mengerjap-ngerjapkan matanya.
" Aku tidak bisa memijit, kau pikir aku tukang pijit apa." ketus Jessly melepaskan tangannya dari bahu Leo, dia pikir Leo akan...😁😁
"Bukankah, memijit juga merupakan tugas seorang istri, dibuku itu juga ada bukan?." Ucap Leo.
"Ckk, , jika kau ingin dipijit, mintalah para pelayan untuk melakukannga, aku tidak mau.." Jessly berlalu pergi kekamar mandi.
Leo tersenyum melihat tingkah malu -malu Jessly.
Jessly keluar dari kamar mandi setelah mencuci wajahnya, ia melihat Leo yang sudah tertidur diatas ranjang.
"dia tidur disini?." batin Jessly lalu mengelap wajahnya dengan handuk.selesai meletakkan handuk, Jessly pun menghampiri Leo.
"dia memang terlihat lelah sekali.." Jessly mengamati wajah Leo yang sedang tertidur.
"bibir ini yang selalu menyosor kepadaku.." Jessly menyentuh bibir Leo.
Jessly menekan -nekan Pipi Leo
"Jessly, apa yang kau lakukan.." batinnya
lalu Jessly mengambil sedikit Gel handbody yang biasanya dioleskan ketangannya yang ada dimeja rias.
lalu duduk disisi ranjang tempat Leo tertidur.
"kulit Leo putih sekali, hampir sama dengan kulitku." menyamakan warna kulit tangan Leo dengan tangannya
Jessly mulai memiji mijit bahu dan tangan Leo.untung Leo sudah memakai bajunya kembali, kalau tidak mungkin Jessly sudah melihat perut kotak-kotak Leo yang membuatnya akan menelan ludah terus menerus.setelah bagian badan Leo selesai dipijit, Jessly pun berpindah memijit kebagian kaki Leo.
Huwaaaa.." Jessly mulai menguap.
"Seumur- umur baru kali ini aku memijit seaeorang.." ucap Jessly dengan mata lelahnya menahan kantuk.
"ternyata seperti rasanya, sekarang aku yang balik Lelah.." Ucap Jesaly sambil mengusap usap matanya yang sudah berair.
Jessly turun dari tempat tidur dan beralih kesamping Leo.
setelah kepalanya bertemu dengan bantal, Jessly langsung Tertidur disamping Leo.
Leo membuka matanya, ternyata sedari tadi dia belum tidur.ia merasakan kenyamanan saat Jessly memijit badannya.
Leo memberikan Jessly selimut.
"cup...cup....cup..
Leo mencium pipi dan bibir Jessly
" Terima kasih sayang, , aku tidak menyangka kau melakukannya untukku.." ucap Leo.
Ia pun memeluk Jessly, tampa sadarJessly juga mengalungkan tangannga kepinggang Leo.membuat Leo tersenyum senang.
mereka pun tidur saling berpelukan dan larut dengan mimpi masing -masing.
😊😊😊😊
__ADS_1