
Medica hospital
‘’disebuah ruang kamar VIP rumah sakit,mama ratna tampak terbaring lemah.
‘’kamu kenapa bisa begini sih jeng.’’ Ucap mama galih setelah duduk disamping mama galih dengan wajah yang begitu panik.
‘’aku tidak papa kok jeng.’’ Bibir pucat mama galih bergerak dengan pelan.
‘’pasti asam lambung kamu kambuh lagi.’’ Ucap mama ratna yang memang mengetahui mama galih mempunyai riwayat penyakit lambung.
Mama galih hanya tersenyum tidak menjawab perkataan sahabatnya lagi perhatiannya teralihkan pada nana yang tengah berdiri dibelakang mama ratna.
Sementara,papa danu,dan pandu tengah berbincang diluar bersama papa evan.
‘’nana.’’ lirih mama galih pada nana.sementara mama ratna sibuk mengusap lengan mama galih.
‘’iya tante.’’ujar sambil melihat kearah mama galih.
‘’mendekatlah sayang,tante mau berbicara dengan kamu.’’ Ujar mama galih lagi.
Mama ratna memutar kepalanya agar dapat melihat kearah nana,begitu pula dengan nana yang melihat kearah mama ratna.
Mama ratna mengangguk sambil tersenyum,menyuruh nana menuruti permintaan mama galih.
Nana pun mendekatkan dirinya kesamping mama galih.
“ ada apa tante?.” Ucap nana ketika sudah berada didekat mama galih.
Mama galih berusaha untuk duduk dari tempat tidur.
“tante belum boleh duduk,kondisi tante masih belum stabil.” Ucap nana sambil memegangi lengan mama galih yang sudah dilepaskan oleh mama ratna.
“tidak papa sayang,tante bisa kok.” Ucap mama galih memaksakan untuk duduk.
Mama galih memegang tangan nana ,
“ya sudah biar nana bantu tan,” ujar nana ..lalu membantu mama galih untuk duduk,dengan hati hati nana menyandarkan punggung mama galih kesandaran temapt tidur rumah sakit.
“makasih ya.” Ucap mama galih dengan tersenyum.”
“iya sama sama tan,tante mau ngomong apa sama nana?.” Tanya nana
“umur memang tidak bisa ditebak,tapi menurut tante ,umur tante tidak akan lama lagi.” Ucap mama galih pada nana.
Nana mengriyitkan dahinya.
“tante tidak boleh berbicara seperti itu.” Jawab nana yang tidak percaya akan perkataan mama galih.
“jeng kamu jangan ngacok deh,ngomong sembarangan.” Sela mama galih,ia juga tidak terima sahabatnya itu berbicara seperti itu.
“iya tante,tante tidak akan kenapa kenapa kok,jangan bicara seperti itu lagi,tante pasti akan sembuh.” Ucap nana yang sudah merasa sedih dengan perkataan mama galih,bagaimanapun mama galih sudah dianggap sebagai mamanya sendiri.
“kalau tante minta sesuatu sama nana,apakah kamu mau menuruti permintaan tante?.” Tanya mama galih dengan lirih.
__ADS_1
Nana menatap kearah mama ratna,kemudian kembali melihat kearah mama galih.
“tentu tante,nana akan menuruti semua permintaan tante,asalkan tante galih sembuh.’’ Ucap nana sambil tersenyum tulus pada nana.
“janji?
“nana janji tante.” Ucap nana cepat
Mama galih tersenyum bahagia dengan perkataan nana,dia sudah berjanji akan menuruti permintaan mama galih.
“jeng ratna,bisa panggilkan pandu untuk kemari.” Ucap mama galih sambil melihat kearah mama ratna.
“bisa jeng,tunggu sebentar ya.” Mama galih mengangguk dengan pelan.
Mama galih tampak bahagia memegangi jemari tangan nana,begitu pula dengan nana yang ikut tersenyum melihat mama galih yang tersenyum padanya.
“ada apa ma? Pandu tampak panik masuk kedalam ruang inap mama galih,pandu sudah berdiri disamping mama galih tepat didepan nana sambil memegangi tangan mamanya yang satu lagi.
“apa mama butuh sesuatu,katakan sama pandu.” Ucap pandu , terlihat dari diwajahnya..ia merasa sedih melihat kondisi mamanya itu.
“tidak sayang,mama hanya butuh orang orang yang mama sayangi berada didekat mama.” Ucap mama galih sambil bergantian melihat kearah pandu dan juga nana.
“pandu,tadi kamu juga sudah berjanji,akan menuruti semua permintaan mamakan?.” Ucap mama galih pada pandu.
Sementara papa danu dan papa evan saling padang sambil tersenyum.
Sejenak pandu melirik kearah nana,lalu kembali melihat kearah mama galih.
“iya ma..pandu mengangguk,..aku akan menuruti semua permintaan mama.” Ucap mama galih.
‘’hanya satu permintaan mama.” Ucap mama gali sambil melirik kearah nana dan pandu secara bergantian.
Mama ratna mengambil salah tangan dari nana dan pandu lalu menyatukan keduanya.
“menikahlah kalian berdua.’’ Ucap mama galih yang membuat nana dan pandu saling terkejut,hingga akhirnya mereka saling pandang ,mulut nana terlihat mengangak ,matanya membulat dengan sempurna,tidak percaya akan permintaan mama galih.
Pandu mengakhiri pandangannya dengan nana
“apa?.’’ Ucap pandu tidak percaya,begitu juga dengan mama ratna dan papa evan.
Sedangkan papa danu ,ia tersenyum setelah mendengar perkataan dari istrinya.
‘’kenapa ?apa kamu tidak mau menuruti permintaan mama?.” Ucap mama galih dengan nada sedih. Ia tampak menunduk.
‘’bu-bukan begitu ma.” Ucap pandu..tapi..
‘’itu artinya kamu tidak mau menuruti permintaan mamamu ini.’’ Ucap mama galih marah tampa melihat kearah pandu.keluar airmata dari peulpuk mata mama galih
‘’mama jangan seperti ini,oke,aku mau menikah dengan nana.’’ Jawab mama pandu yang tak tega melihat mamanya menangis.dia tidak mau terjadi apa apa dengan mamanya itu.
Mendengar keputusan pandu,mama ratna kembali tersenyum bahagia.
‘’banar kamu mau menikah dengan nana?.’’ Ucap mama galih memastikan.
__ADS_1
Pandu melirik kearah nana yang terlihat masih bengong.
‘’iya.’’ Ucap pandu diiringi dengan anggukan,yang membuat mama galih dan yang lainnya semakin senang,tapi tidak dengan nana,ia masih diam.
‘’bagaimana dengan kamu sayang,apa kamu mau menuruti permintaan tante?.’’ Perhatian mama galih terahlihkan pada nana.
‘’hah.’’ Hanya itu kata yang diucapka oleh nana.
‘’aku,menikah dengan pandu? Batin nana sambil melirik kearah pandu yang tengah manatap kearahnya.
Nana tampak berpikr,tidak tahu harus menolak ,atau menerima.
Mama ratna mendekat anaknya itu,lalu memegangi kedua bahu nana .membuat nana menoleh kearah mama ratna.
‘’mama serahkah semuanya pada kamu,mama tidak akan memaksa kamu menerimanya,tapi..tadi kamu sudah berjanji akan menuruti permintaan tante galih.’’ Ucap mama ratna sambil tersenyum.
‘’sama saja aku harus menerimanya,aku harus bagaimana ini’’ rengek nana dalam hatinya.
Nana menoleh kearah papa evan yang tampak berdiri disamping papa danu.papa evan tersenyum,menyerahkan semua keputusan pada nana.
“tidak ada pilihan lain,aku sudah berjanji pada tante galih.”batin Nana ..ia kembali menoleh kearah mama galih yang sedang menunggu jawaban dari nana.
‘’aku mau menikah dengan pandu.” Ucap nana yang membuat mama galih tersenyum bahagia mendengar jawaban dari nana.begitu juga dengan mama ratna.ia tampak memeluk nana setelah mendengar jawaban dari sang anak .
“Selamat van kita akan segera menjadi besan.” Ucap papa danu sambil memeluk bahu papa evan.
Papa evan mengangguk sambil tersenyum lebar.
Semua yang ada diruangan itu tampak bahagia,tapi tidak dengan orang yang akan dinikahkan,nana tampak menunduk ,sedangkan pandu ia tengah menatap kearah nana tampa expresi apapun,entah apa yang ia pikirkan saat ini.
‘3 hari lagi kita adakan pernikahan .” ucap mama galih antusias
“ti-tiga hari ? .’’ ucap nana dengan sedikit keras ,terkejut dengan perkataan mama galih.
‘’iya sayang,memangnya kenapa?.’’ Ucap mama galih sambil melihat kesemua orang,kemudian kembali melihat kearah nana.
“kenapa secepat itu.” Batin nana
“apa kamu keberatan.” Senyuman diwajah mama galih tiba tiba hilang,nana yang melihatnya tidak bisa berkata iya.
‘’ti-tidak,bukan begitu tante,tapi tante masih sakit,bagaimana kami akan menikah.’’ Ucap nana dengan terbata bata.
“mendengar kalian akan menikah,badan tante langsung terasa sehat.’’ Jawab mama galih.
‘’hah.’’ Hanya itu yang keluar dari mulut nana.
nana tidak bisa berkata apa apa lagi,sejenak ia melirik kearah pandu yang juga tengah menatapnya , pandangan mereka terkunci,mereka larut dengan pikiran masing masing.
jangan lupa like dan vote yah
terima kasih
__ADS_1
🤗🤗🤗🤗🤗