Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 113


__ADS_3

Dira menatap ponselnya dengan tatapan murung,ia begitu terkejut saat sambungan teleponnya tiba tiba terputus sebelum ia menyelesaikan omongannya.awalnya dira sangatlah senang saat ponselnya diatas nakas tiba tiba bergetar membentur meja,jantungnya berdetak kencang saat melihat layar ponselnya memunculkan nama my arka .sedikit senyuman terukir dibibir dira,ia tidak menyangka sama sekali bahwa arkalah yang menelepon dirinya saat ini.dira begitu deg degan saat menggeser ikon berwarna hijau untuk menyambungkan panggilan.tapi ternyata. .


flash off


‘’hallo....’’ ucap dira dengan senyuman yang masih mengembang.


Namun tidak ada sahutan dari arka ,senyuman itu memudar seketika.


seperkian detik..


‘’ hallo ar –arka.. ucap dira dengan gugup sambil menggigit bibir bawahnya.


Namun tetap tidak ada sahutan dari sipenelpon,,,dira kembali mengamati layar ponselnya.


‘’masih tersambung.’’ Bantinnya .


‘’apa benar ini arka yang ngehubungi gue,,tapi kok dia diam aja?.’’ Dira mengrinyitkan keningnya karena tidak ada sahutan dari seberang sana.


Cukup Lama panggilan itu tersambung namun dira tidak mendengar suara arka.


Dira memberanikan untuk berbicara lagi,,ia sedikit menghela nafasnya.


‘’arka ,gue tau lo pasti marah sama gue,tapi gue bisa jelasin semuanya ke lo... gue itu ..tut..tut...tut....belum sempat dira melanjutkan omongannya sambungan telepon langsung terputus.


‘’dia memutuskan panggilannya.’’ Ucap dira dengan mata yan sudah berkaca kaca sambil menatap layar ponselnya.


‘’bodoh,,,gue emang bodoh..’’ dira melempar ponselnya,lalu menutup wajahnya .menangis?


‘’arka pasti benci, benci sebencinya sama gue.’’ Ucap dira lagi.


‘’dir,,kita berdua pamit dulu ya.’’ Nana dan viona tiba tiba kembali masuk kedalam kamar dira,dira begitu terkejut mendegar suara nana,buru buru ia mengelap matanya yang sudah berair dan tersenyum pada nana dan viona.


Viona dan nana saling pandang,lalu menatap kearah dira.


‘’lo nangis lagi dir? Tanya viona megrinyitkan keningnya ,lalu menghampiri dira.


Dira menggeleng,


‘’nggak,,siapa yang nangis ,,gue nggak nangis kok,,lo ngacok deh vi.’’ Elak dira


‘’bohong,,jelas jelas mata lo tampak sembab dan hidung lo merah gini.’’ Ucap viona sambil mencoel hidung dira.


‘’apaan sih,gue nggak bohong.’’ Jawab dira sambil menggembungkan kedua pipinya.


Viona tertawa.


‘’lucu lo dir,nggak nyangka gue seorang dira ,bisa serapuh ini sekarang,,tapi tidak apa apa dir ,,itu wajar kok.’’ Ucap viona masih dengan tawanya.


‘’apaan sih,,siapa yang rapuh.’’ Lirih dira lagi.


Nana hanya berpangku tangan sambil tersenyum memperhatikan kedua sahabatnya.


‘’kita pamit ya,,lusa kita kesini..gue bakalan pikirin gimana caranya supaya suami nana dan suami gue ngijinin kita buat pergi ke thailand.’’ Ucap viona lagi.


Dira terdiam mengingat rencana yang telah mereka buat tadi.


‘’ kenapa diam?.’’ Tanya viona


Dira mendongakkan kepalanya.


‘’tapi,,apa kalian yakin mau ikut gue nemuin arka? .’’ tanya dira ragu.


‘’yakin dong,.’’ Jawab viona cepat.

__ADS_1


Nana mengangguk


‘’ na,,lo nggak usah ikut ya,,lo kan lagi hamil,,,gue takut terjadi apa apa sama calon ponakan gue nantinya,,,lagian pandu juga pasti nggak akan ngeijinin lo pergi.’’ Ucap dira pada nana.


‘’iya ya ,gue juga khawatir ama kandungan lo.’’ Timpal viona .


‘’tapi aku juga pengen bantu arka dan dira vi.’’ Jawab nana .


‘’lo bantu doa aja dulu,itu udah cukup na.’’ Ucap viona yang diangguki oleh dira.


‘’yahhh,padahal aku pengen ikut.’’ Ucap nana dengan cemberut.


‘’udahlah ,lo pikiran aja kesehatan lo dan bayi lo ya,jangan pikiran masalah gue sama arka...gue pasti akan baik baik aja kok.’’ Ucap dira sambil tersenyum.


‘’mmmm baiklah kalau itu mau kalian.’’ Ucap nana.


"aku berharap semoga kamu dan arka bisa menyelesai kesalahpahaman kalian dir."


dira mengangguk tersenyum


Perusahaan zz


’’apa lo udah ada rencana,gimana cara mengembalikan si arka? .’’ tanya kevin pada leo yang sudah berada dikantor pandu,mereka bertiga tengah berkumpul.


‘’entahlah gue tidak yakin dengan rencana gue ,tapi setelah gue dengar cerita kalian tentang dira,,pasti ada sesuatu antara mereka.’’ Ucap leo sambil menengguk kopi yang telah disediakan.


‘’hmmm kabarnya dira sudah pulang hari ini dari rumah sakit,,nana yang ngasih tau gue.’’ Ucap pandu.


‘’ viona juga ngasih tau gue.’’ Jawab kevin.


‘’gue nggak nyangka dira bisa menderita penyakit separah itu,,tapi syukurlah dia udah bisa melewati masa masa sulit itu,,semoga keadaannya semakin membaik.’’ Ucap leo sambil mengangguk angguk.leo jadi teringat saat mereka masih sekolah dulu, yang ia lakukan ketika bertemu hanya bertengkar dengan dira,tapi setelah mendengar cerita dira koma berbulan bulan karena penyakit kanker otak,,leo menjadi iba,,rasanya tidak mungkin dira berbuat sesuatu yang lebih jahat pada arka.


‘’sekarang ceritakan kenapa lo bisa ditinggal si arka dibandara?.’’ Tanya pandu yang langsung membuyarkan lamunan leo dan menoleh kearah pandu.


‘’ah sudahlah mengingat arka gue jadi kesal lagi,,bisa bisanya dia ninggalin gue dibandara begitu aja’’ Ucap leo


‘’gue sih nggak papa kalau arka berubah sama lo,,,lo dari dulukan juga ngeselin orangnya.’’ Ucap kevin dengan sedikit tertawa.


‘’betul juga ya.’’ Timpal pandu sambil tertawa,,,biar sekali kali lo dikasih pelajaran.’’ Membuat leo bertambah kesal.


‘’belain aja arka terus,,kalian kan paling senang kalau gue yang menderita.’’ Ucap leo kesal .


‘’bukannya senang temannya pulang,,disambut dengan baik kek,,ini malah ngetawain kesialan yang gue alami hari ini.’’ Gerutu leo berdelik sambil berpangku tangan.


kevin dan pandu saling tatap dan malah tertawa karena melihat ekpresi wajah kesal leo.


Namun tiba tiba terlintas dipikiran leo wajah gadis yang ia temui dibandara tadi ,rasa kesal yang rasakan tadi berubah menjadi hati yang berbunga bunga ,menaiklah salah satu sudut bibirnya leo,dan itu tidak lepas dari perhatian pandu dan juga kevin.


"si leo kenapa?.’’ Tanya pandu pada kevin.


Kevin menggeleng


‘’tidak tahu,,kesurupan kali.’’ Terka kevin.


‘’mana mungkin bisa kesurupan,dikantor gue tidak ada yang seperti itu.’’ Ucap pandu lagi.


Pandu mengrinyitkan keningnya menatap kearah leo.


‘’cantik tapi galak.’’batin leo,,dengan senyuman diwajahnya.


" kira kira cowok tadi pacarnya bukan ya,,, yang seperti itu tidak boleh hilang, harus pepet


terus."batin leo masih dengan tersenyum

__ADS_1


Masih dengan tersenyum leo menatap kearah pandu ,,ternyata sedari tadi pandu dan kevin tengah menatapnya bingung.


‘’kalian kenapa?.’’ Tanya leo melirik kedua sahabatnya itu secara bergantian.


‘’seharusnya kita yang nanya,,lo kenapa?.’’ Tanya pandu sambil menautkan kedua alisnya.


‘’senyum senyum nggak jelas.’’ Tukas kevin.


Leo mnggeleng


‘’nggak kenapa napa.’’ menggaruk nggaruk kepalanya yang tidak gatal.


‘’ hadeh bikin orang was was aja."kevin beranjak dari tempatnya.


"apaan sih." jawab leo.


"ya udah ,,gue balik duluan ya,udah waktunya jam pulang kerja,,viona dan arz pasti udah nungguin gue dirumah.’’ Pamit kevin .


‘’okey.’’ Pandu dan leo mengangguk.


Kevin lalu pergi dan tinggallah leo dan pandu diruangan itu.


‘’lo juga mau pulang?.’’ Tanya pandu melihat leo yang masih nyaman dengan posisinya.


‘’belum,,gue masih capek,,mau rebahan dulu.’’ Ucapnya sambil menutup kepalanya dengan bantal sofa.


‘’jangan tidur disini,, ,,lebih baik lo pulang ke apartment dan istirahat disana.’’ Ucap pandu sambil beranjak dari sofa,kembali ke mejanya.


‘’malas gue balik keaparment,,sepi .’’ jawab leo


‘’ya udah kalau gitu ,,lo gue tinggal disini,gue mau pulang,,,jagain nih kantor gue baik baik.’’ Ucap pandu dia telah selesai membereskan barangnya dan sudah menenteng tas kerjanya.


‘’lah emang lo nggak lembur ndu.’’ Ucap leo dengan cepat beranjak dari posisinya.


‘’nggak,,gue nggak lembur,,mana mungkin gue tinggalin istri gue lama lama dirumah,ini aja gue udah rindu ama dia.’’ Ucap pandu


‘’ckkk...yang udah bucin sama istrinya.leo berdelik,,.gimana kabar nana sekarang,,lo bilang dia tengah hamil?.’’tanyanya kemudian.


‘’ hemms iya,istri gue baik.’’ Jawab pandu.


‘’udah, , , lo mau gue tinggal nih.’’ Ucap pandu lagi.


‘’eeeh nggak gue mau pulang,,gue ikut lo ya,,gue malas ke apartment soalnya,,mau pulang kerumah lo tau keluarga gue semuanya diluar kota.’’ Leo menghampiri pandu, , tetap aja bakalan sendirian disana.


‘’nggak,,ngapain kerumah gue,,gue nggak terima tamu nginap,,bisa bisa...


‘’nggak,,gua nggak bakalan ganggu lo ama nana kok,serius.’’ Potong leo sambil menunjukkan senyuman pedsodentnya.


Pandu mengamati leo sambil menautkan kedua alisnya,lalu menghela sedikit nafasnya.


Tampa bicara sepatah katapun ,pandu keluar dari ruangannya.


‘’ckkk,,kebiasaan nih orang,,main kabur aja.’’ Gerutu leo,,lalu mengejar pandu yang sudah keluar lebih dulu,,leo mengerti walaupun pandu tidak menjawab namun ia tau pandu tidak menolaknya.


hey masih seru nggak.


jangan lupa like commen ya.kalau vote dan like nya bnyak, author bakalan up lagi.


terima kasih


jeslee draviera


__ADS_1


kira kira cocok nggak ama babang leo?😁😁😁😁


__ADS_2