
‘’kamu harus berani juga la,biar kamu nggak diremehin orang lain,apalagi oleh wanita itu,haduhh,,mengingat wanita itu , aku jadi kesal lagi deh.’’ Ucap nana lalu beranjak dari tempatnya.
Lala mengikuti nana dari belakang,bermaksud hendak keluar dari ruangannya,namun ruangan itu keburu terbuka dan menampakkan diri tyan .
Tyan.’’ Ujar nana sambil menatap tyan dengan menaikkan kedua alisnya.
‘’sekretaris nana...ehemmm,, tyan sedikit berdehem,,,ma,,maksud saya nona nana.’’ Ucap tyan sedikit menundukkan kepalanya.
Nana tampak bingung dengan sikap tyan.
‘’ada apa?.’’ Ucap nana sambil memperhatikan penampilan tyan yang berubah dari biasanya.
‘’maaf nona nana,anda diminta bos pandu untuk keruangannya sekarang.’’ Jawab tyan dengan tatapan yang datar namun sopan.
‘’pandu ?.’’ tanya Nana sambil melipat kedua tangannya.
‘’aku pikir dia akan datang kemari untuk membujukku,tetapi dia malah meminta tyan untuk datang kemari.’’ Batin nana.
‘’tapi kenapa tyan memanggilku nona,apa dia sudah tahu.
‘’mari nona!.’’ Ucap tyan
‘’aku tidak mau menemui dia,aku mau pulang saja.’’ Jawab nana ketus sambil memalingkan wajahnya ia masih kesal dengan pandu.
‘’bahkan dia lebih percaya pada orang lain dari pada aku,apakah itu yang dinamakan cinta.’’ Gerutu nana dalam hati.
Dengan cepat nana keluar dari ruangan itu dengan dibuntuti oleh lala dari belakang.
‘’nona,,tunggu nona.’’ Ucap tyan sambil menyusul nana yang menuju kepintu lift.
‘’na,kamu benaran mau pulang,tapi barang barangmu masih ada didalam ruangan pak bos kan.’’ Ucap lala yang sudah berdiri didepan pintu lift.
‘’oo iya,,, aku kesini tadi juga bersama pandu,ponsel dan tasku masih ada diruangan nya,bisa bisa aku pulang jalan kaki.’’ Pikir nana.
‘’nona,ayo keruangan bos pandu dulu,,bos sudah menunggu nona.’’ Ujar tyan sudah ada didepan pandu.
‘’tyan,,kenapa sedari tadi kamu memanggil aku nona,aku tidak suka,kamu karyawan pandu,bukan asistennya pribadinya,kenapa ngotot sekali menyuruhku keruanganya."ucap nana.
‘’sekarang saya sudah menjadi asisten pribadi bos pandu,jadi saya harus memanggil istri bos dengan sebutan nona.
‘’hah,,,kamu sudah tau saya istrinya pandu?.’’ Tanya nana tidak percaya.
‘’iya nona,,,saya sudah tau,,tyan tersenyum tipis.
Nana mengerjap ngerjapkan kedua matanya.
‘’ayo nona ikut sebentar keruangan bos,setelah itu nona bisa pergi.’’ Ucap tyan lagi.
Nana melirik kearah lala sebentar sebelum kembali melihat kearah tyan.
‘’okey,aku akan ikut.’’ Jawab nana .lalu berjalan mendahului tyan.
‘’kamu harus ingat siapa dirimu,dan siapa nona nana,mulai sekarang hilangkan perasaanmu untuknya.’’ Batin tyan sambil manatap punggung nana yang menjauh darinya.
‘’lala tolong minta pada bagian informasi untuk menyampaikan pesan dari bos pandu pada semua para karyawan.’’ Ucap tyan yang membuat lala tercengang.
‘’informasi apa tyan?.’’ Ucap lala
‘’suruh para karyawan berkumpul diaula pertemuan.’’ Ucap jawab tyan yang kemudian diangguki oleh lala.tyan pun berlalu pergi menyusul nana keruangan pandu.
__ADS_1
sebelumnya...
Setelah mendapatkan rekaman cctv,tyan langsung membawanya kehadapan pandu,mereka lalu memutar rekaman cctv tersebut,ternyata dugaan pandu salah,memang sekretarisnya lah yang terlebih dahulu mencari masalah dengan istrinya,pandu juga tidak percaya dengan ucapan nana,dan keberanian nana melawan sekretarisnya itu.
‘’bosmu itu adalah suamiku,pandu adalah suamiku.’’ Ucap nana dengan meninggikan suaranya.
Pandu pun menarik kedua sudut bibirya,mengingat apa yang dikatakan oleh nana dalam rekaman cctv itu.
‘’tyan,tolong panggilkan istri saya.’’ Perintah pandu.
‘’baik bos.’’ Jawab tyan lalu berlalu dari ruaangn pandu.
‘’wanita itu berani sekali menyebut istriku murahan.’’ Batin pandu seketika mengingat kata kata sekretarisnya direkaman cctv.
Dengan masih menahan emosinya,pandu menghubungi jello lewat telepon kantor untuk segera datang keruangannya.
‘’ada apa bos memanggil saya,apa bos membutuhkan sesuatu?.’’ Tanya jello ketika sudah berada dihadapan pandu.
Pandu dudukk dikursi kebesarannya dengan menatap jello dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
‘’gara gara wanita ini,aku jadi marah pada istriku ,mungkin kepercayaannya akan kembali berkurang padaku.’’pandu tampak memejamkan matanya sambil memijit mijit keningnya.
‘’bos pandu terlihat gagah kalau seperti itu.’’ Batin jello yang masih menunggu pandu mau berbicara apa.
‘’aku tidak akan menyia nyiakan kesempatan ini.’’
Dengan penuh percaya diri ,jello berjalan kekursi pandu dan memegang tangan pandu yang berada diatas meja.
‘’apa yang kamu lakukan.’’ Bentak pandu sambil menyentakkan tangan jello.
‘’bos,,,apa bos tidak tertarik dengan saya?,’’ ucap jello dengan kesal karena pandu menolak dirinnya.
‘’maksudku,apa kamu tidak ingin mengenalku lebih dalam lagi.’’ Jawab jello dengan suara manja.
‘’kamu sungguh tidak sopan,saya tidak akan pernah tergoda dengan kamu.’’ Ucap pandu yang seketika membuat wajah jello berubah kesal.
‘’kamu tidak menyukaiku sedikitpun.’’ucap jello sambil menahan emosinya.
‘’iya,,dan ingat kamu itu hanya bawahanku,mulai saat ini kamu saya pecat.’’ Ucap pandu yang membuat jello semakin emosi dan mengepalkan tangannya.
‘’ini pasti karena gadis yang mengaku ngaku sebagai istri mu itu,lihat saja aku akan melakukan sesuatu padanya.’’ Batin jello menatap pandu.
‘’sekarang keluar dari ruangan saya dan kantor ini.’’ Bentak pandu sambil menunjuk kedepan pintu.
‘’ta-tapi pak,saya mohon jangan pecat saya,saya sangat membutuhkan pekerjaan ini pak.’’ Mohon jello sambil memegang lengan pandu.
‘’aku tidak mau keluar dari kantor ini,aku masih ingin dekat denganmu,aku akan merebutmu darinya.’’ Batin jello sambil menarik salah satu sudur bibirnya.
‘’lepaskan,,jangan pernah sentuh saya.’’ Pandu menyentakkan lengan tangannya.
Jello tampak menangis sambil menunduk disamping pandu.
Pada saat itu nana kembali keruangan pandu,dia kaget melihat jello sedang tertunduk disamping pandu dengan rambut yang terlihat berantakan,nana sudah berpikir yang tidak tidak.sementara pandu juga kaget ketika melihat istrinya itu yang tengah menatap kearahnya.
Sementara jello terlihat tersenyum sumringah ketika melihat ekpresi wajah nana,jello memang sengaja membuat penampilannya berantakan,sebelum masuk kedalam ruangan pandu.
‘’maafkan aku ya.’’ Ucap jello manja pada pandu,namun pandu tak menghiraukannya.
Pandu hanya melihat kearah istrinya,takut nana berpikiran yang tidak tidak.sedangkan nana berusaha menahan rasa cemburu dan amarahnya.
__ADS_1
‘’tidak,,,,,jangan sampai airmataku keluar.’’ Nana juga berusaha menahan airmatanya.
‘’maaf aku ganggu ya,tyan bilang kamu memanggilku.’’ Ucap nana cepat.
.’’sayang....
‘’oh mungkin hanya untuk menyaksikan ini., aku dipanggil kesini, betapa bodohnya aku’’ Ucap nana tersenyum berusaha menyembunyikan airmatanya yang ingin jatuh dari tempatnya.
‘’sayang,ini tidak seperti yang kamu pikirkan.’’ Jelas pandu sambil melirik kearah jello. Jello meninggalkan ruangan pandu sambil tersenyum menang pada nana.
‘’aku hanya mau mengambil tas dan ponselku.’’ Nana berjalan kearah sofa dan mengambil tas serta ponselnya.
‘’sayang,dengarkan aku dulu.’’ Ucap pandu sambil menghampiri nana,namun buru buru gadis yang sudah menjadi istrinya itu keluar dari ruangannya.
‘’sepertinya ada yang sedang cemburu nih.’’ Ejek jello yang ternyata menunggu nana keluar dari ruangan pandu.
‘’ingin sekali aku memegangi dada bidang bos pandu yang sangat tampan.’’ucap jello sambil mengusap usap punggung tangannya...tapi sayang keburu ada yang mengganggu.’’ Judes jello melirik kearah nana.
Nana terlihat kesal dengan ucapan jello.
‘’oh ya,,,jadi tadi aku mengganggu kalian ya.?’’ Ucap nana sambil maju lebih mendekat kedepan jello.
‘’hey apa yang lo lakukin,lo jangan macam macam lagi ya.’’ Ucap jello ,takut nana akan berbuat sesuatu lagi lagi,leher dan tangannya masih terasa nyeri ulah pilintiran nana tadi.
Dan dengan sengaja nana menginjak kaki jello.
‘’aww.’’ Ucap jello dengan cepat mengangkat kakinya.
‘’lo apa apaan sih ,sakit tau.’’ Marah jello sambil memegangi kakinya.
‘’huh,,, itu belum seberapa.’’ Ucap nana tersenyum sinis.
Nana melangkahkan kakinya dan berlalu pergi dari hadapan jello.
‘’awas kamu ya,kesabaranku benar benar sudah habis,lihat saja perang untuk mendapatkan bos pandu akan segera dimulai.’’ Ucap jello tegas,tatapi masih terlihat kesal.
Nana sudah keluar dari gedung z,ia tersenyum lega karena ternyata mobilnya masih terpakir diparkiran dikantor.
‘’pak,apa kunci mobil saya masih dibapak?.’’ Ucap nana pada pak satpam yang menjaga pos satpam ,karena kemaren pandu menitipkan kuncinya disana.
.‘’oh masih nona, ini.’’ Jawab pak satpam sambil mengambil kunci tersebut lalu memberikannya pada nana.
‘’terima kasih pak.’’ Ucap nana sedikit menampilkan senyumannya.
‘’dengan lemas nana masuk kedalam mobilnya.nana duduk dikursi mobil dengan perasaan yang sangat kacau.
‘’sekarang aku harus kemana,tidak mungkin aku pulang kerumah,aku tidak ingin bertemu denganya.’’ Batin nana.
‘’sebaiknya aku kerumah mama saja.’’ Ucap nana lalu melajukan mobilnya kerumah mama ratna
.
.
.
..
.
__ADS_1