
Kurang dari satu jam ,motor yang dikendarai oleh pandu telah tiba dikantor z.karena memang terburu buru,pandu sedikit menambah kecepatan motornya.
‘’sayang .ayo turun.’’ Ajak pandu setelah membuka helm yang dikenakannya.
Nana pun turun dari motor pandu,lalu juga membuka helm yang masih melekat dikepalanya,pandu sedikit merapikan rambutnya yang terlihat berantakan ,kemudian ikut turun dari motornya.
Setelah sampai didepan pintu kantornya pandu disapa oleh satpam yang menjaga pintu masuk.
‘’selamat siang bos.’’ Sapa satpam yang menjaga didepan loby.
‘’hmmmm..siang .’’ jawab pandu seperti biasanya .
Lalu sang satpam melirik kearah nana dengan tatapan sedikit bingung,namun tetap menyapa nana,karena satpam tersebut mengenalnya.
‘’selamat siang sekretaris nana.’’ Sapa pak satpam tersebut.
‘’siang pak.’’ Balas nana dengan senyuman yang tak luntur dibibirnya.
Dengan menggenggam erat tangan nana,pandu pun masuk kedalam kantornya.
Selama memasuki kantor banyak mata yang melihat mereka sampai mereka masuk kedalam lift khusus pimpinan.begitu pula dengan dua resepsionis yang biasa akrab dengan nana.
‘’yang tadi beneran sekretaris nanakan?.’’ Tanya salah satu resepsionis itu dengan mulut yang masih terlihat sedikit menganga tidak percaya pada teman disebelahnya.
‘’ iyiyalah itu sekretaris nana,emang kamu nggak dengar dia menyapa kita tadi.’’ Jawab teman sang resepsionis tersebut.
‘’aku pikir tadi bukan sekretaris nana ,tapi kok sekretaris nana pegangan tangan sama bos ya,jangan jangan mereka?.’’ Resepsionis tersebut membulatkan matanya.
‘’apa,,,? teman resepsionis tersebut memutar kepalanya kearah temannya.
‘’apa pak bos dan sekretaris nana pacaran?.’’ Terka resepsionis itu.
‘’mungkin,aku tidak tau,biarkan saja lah, toh menurut aku mereka sangat cocok kok.’’ Jawab teman resepsionis itu santai sambil menaik turunkan bahunya.
‘’wah ,,kalau benaran ,aku juga ikut senang .’’ ucap sang resepsionis itu.
Kemudian mereka melanjutkan pekerjaan mereka,menyambut tamu yang datang kekantor z.
‘’lihat aja,pasti sekretaris itu akan kaget dengan kedatanganku.’’ Batin nana sedikit tersenyum,sambil menunggu lift terbuka tangan nana tak pernah lepas dari genggaman pandu.
Pintu lift pun terbuka,keduanya berjalan berdampingan menuju ruangan pandu.
‘’selamat siang bos.’’ Sambut jello ketika melihat pandu.
__ADS_1
‘’wanita ini lagi.’’ Kening jello terlihat mengerut menatap tidak suka pada nana yang juga melihat kearahnya.
‘’hmmmm...’’ jawab pandu ,lalu membuka pintu ruangannya dan masuk bersama nana.
‘’sebenarnya siapa sih gadis itu.’’ Batin jello bertanya tanya sambil berbalik menuju keruanganya.
‘’*apa dia pacar pak bos,tapi aku rasa tidak mungkin,....’’ batin wanita itu lagi.
"dia pasti bertanya siapa diriku ini sebenarnya." batin nana*
Didalam ruangannya pandu tampak tengah sibuk menandatangani sebuah dokumen yang sudah disiapkan oleh jello.
Sedangkan nana tampak duduk termenung diatas sofa .
‘’bagaimana caranya supaya aku bisa memberitahukan sekretaris itu kalau aku adalah istri pandu.’’ Batin nana sambil meletakkan jari lentiknya dibibirnya.
‘’wanita itu pasti akan terkejut,kalau tau bahwa bosnya sudah punya istri.’’ nana tersenyum senyum membayangkan bagaimana ekspresi jello ketika tau bahwa pandu sudah punya istri,lebih lebih kalau semua orang dikantor tau kalau nana sekarang sudah menjadi istri pandu,mereka pasti juga akan terkejut.
‘’coba saja kalau dulu aku tak memintanya untuk menyembunyikan pernikahan kami,pasti sekarang semua orang sudah tau,kalau aku ini sudah menjadi istri pandu.’’nana sedikit menggigit bibir bawahnya.
‘’sayang ,panggil pandu yang tak digubris oleh nana.
‘’hey kenapa melamun sayang?.’’ Tanya pandu sedikit meninggikan suaranya menatap kearah nana membuat gadis cantik itu menoleh kearahnya.
‘’apa yang aku pikirkan,apa sekarang aku sudah kembali mencintainya,sehingga aku ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain kalau aku adalah istri dari seorang pandu,ceo perusahaan z.’’ Batin nana lagi.
Pandu tersenyum sambil menggeleng nggelengkan kepalanya menatap kearah nana,lalu menghampiri gadis itu.
‘’hey ada apa?.aku tahu kamu pasti sedang memikirkan suami tampan mu ini iyakan.’’
Tiba tiba saja pandu sudah duduk disamping nana memeluk pinggang nana dan meletakkan dagunya disalah satu bahu gadis itu, itu membuat nana sedikit terkejut dan membulatkan matanya.
‘’lepaskan,kamu geer sekali,jangan begini,bagaimana kalau ada yang melihat kita.’’ Ucap nana dengan tangannya yang sibuk melepaskan diri dari pandu.
‘’biarkan saja,siapa yang akan melihat kita, kalau ada biarkan mereka melihatnya,aku tidak peduli.’’ Pandu mencium batang leher nana dan menghirup dalam dalam bahu tubuh nana yang sangat wangi,membaut pandu candu olehnya.
‘’tahan pandu,sebentar lagi,kamu pasti akan mendapatkan nana seutuhnya.’’ Pandu yang tadinya menutup matanya secara perlahan mulai membuka matanya,dan melihat nana yang tengah meronta ingin lepas darinya.
‘’lepaskan aku,bagaima kalau sekretaris kamu yang sexsi itu melihat kita.’’ Ucap nana sambil melihat mata pandu.
Mendengar ucapan nana bukannya melepaskan tangannya pandu malah tersenyum devil pada istri cantiknya itu.
‘’kenapa? biarkan dia melihatnya,oh ya apa kamu cemburu dengan dia sayang?.’’ Pandu menaikkan alisnya secara bergantian.
__ADS_1
‘’si-siapa yang cemberu.’’ Jawab nana gugup lalu mengalihkan pandangannya.
Membuat pandu tersenyum karena semakin gemas dengan nana.
‘’aku tahu kamu cemburu sama sekretarisku sayang,tapi tenang saja,walaupun sekretarisku itu terlihat sedikit sexsi,tapi aku tidak akan terpesona olehnya,karena aku sudah memiliki istri yang jauh lebih cantik,dan aku tidak akan tergoda olehnya.’’ pandu pun memeluk nana dari belakang.
Seketika wajah nana merona bak kepeting rebus,hampir saja dirinya berteriak,saking senangnya mendengar ucapan pandu.
‘’awas saja jika tergoda dengannya.’’ Batin nana masih dengan wajah merona,namun tak dapat dilihat oleh pandu,karena nana tengah membelakanginya.
‘’lihat aku sayang.’’ Pandu melepaskan pelukannya membalikkan tubuh istrinya agar berhadapan dengan dirinya.
Pandu menatap nana sambil tertawa kecil,lucu melihat wajahnya istrinya yang terlihat merona.
‘’kenapa tertawa?.’’ Ucap nana dengan sedikit jengkel
Pandu menggeleng sambil tersenyum.
‘’aku tidak masalah kalau kamu tergoda dengan wanita itu,tapi yang aku takutkan kalau dia melihat kita bemesraan disini,lalu dia memberitahu kesemua orang dikantor,nanti apa kata orang padaku,aku pasti dituduh wanita murahan karena menggodamu.’’ Jelas nana pura pura jengkel,melipat kedua tangannya sambil mengerlingkan matanya dari pandu.
Pandu kembali tertawa meliahat wajah istri yang terlihat sedang marah.
‘’tadi dia bilang sekretarisnya sedikit sexsi,dia mengakui kalau sekretaris itu sexsi.’’ Batin nana sambil mengrucutkan bibirnya,dengan masih mengalihkan pandangannya kearah lain.
‘’sudah sayang ,jangan seperti itu.’’ Pandu kembali membujuk nana.
‘’aku tidak akan pernah berpaling kepada wanita lain,dan untuk hubungan kita,aku akan segera mempublikasikannya,semua orang akan segera tau kalau kamu adalah istri dari pandu kedanu dinata.’’pandu menatap lekat matanya istrinya sambil memegang kedua tangan nana.
Nana tidak bisa berkata apa apa lagi, saat ini dia sungguh terpesona dengan laki laki tampan yang didepannya.
‘’kemaren aku memang menyembunyikan pernikahan ini,tapi itu karena permintaamu,tapi sekarang... pandu menatap mata nana sambil menyentuh salah satu pipi nana...aku akan memberitahukan semua orang kalau kamu adalah milikku.’’ Ucap pandu sambil tersenyum melihat bibir nana lalu menyentuh bibir ranum itu.
maaf sebelumnya ...kemaren author
ingkar janji, karena nggak up.
banyak tugas yang harus authorkan kerjakan, author bisa apa, karena tugas author juga sangat penting.
jadi maaf yha, author harus slow up🙏🙏🙏🙏🙏🙏
.
‘’
__ADS_1