Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 56


__ADS_3

Pagi hari nana terbangun lebih dulu dari pandu,ditatapnya setiap inci dari wajah suaminya. Sambil terseyum senyum nana mengusap wajah tampan itu.


Rasanya nana belum percaya ,kalau orang yang dihadapannya saat ini adalah pandu suaminya.mengingat betapa cueknya dia dulu pandu saat nana mengejar mengejar dirinya.


‘’suamiku tampan baget sih.’’ Ucap nana


‘’ pagi my hubby.’’ Lirih nana lagi sambil tertawa kecil.


‘’hmmm.. pagi juga sayang.’’ Jawab pandu yang tiba tiba membuka matanya,membuat nana terkejut dan reflek menarik tangannya yang masih berada dipipi suaminya.


‘’ kenapa dilepas sayang?.’’ Jawab pandu lalu meletakkan kembali tangan nana diwajahya.


‘’aku tahu sayang , sedari tadi kamu mengagumi ketampanan wajah suamimu ini..’’ ujar pandu.


‘’ck gr,,,nana memiringkan senyumannya,siapa yang mengagumi ketampananmu,tadi itu aku hanya bermaksud membangunkan mu hubby.’’ Elak nana sementara wajahnya sudah berubah memerah karena ketahuan oleh pandu.


‘’benarkah?tapi rasanya aku tidak percaya sayang.’’ Goda pandu .


‘’terus apalagi kalau bukan membangunkanmu.’’ujar nana.


‘’ya ,mungkin ada maksud lain.’’ Ucap pandu tertawa melihat wajah nana yang sudah terlihat kesal.


‘ihhh apaan sih hubby,tadi itu aku benar benar bermaksud ingin membangunkanmu .’’bantah nana dengan bibir yang terlihat cemberut.


‘’mmmuach...


Tiba tiba nana terdiam setelah mendapat serangan mendadak dipagi hari.


‘’Jangan memasang wajah seperti itu sayang,kamu tau aku selalu tidak tahan ingin menciummu kalau seperti itu.’’sambil menunjukkan senyum tampannya.


Ucapan pendu membuat nana tersenyum .


Morning kiss sayang.’’ Ucap pandu tampa dosa.


Melihat nana yang tidak terlihat kesal lagi,pandu kembali mencium nana,ciuman yang yang tadinya lembut berubah menjadi penuh bergairah.


Selesai bermain main dengan istrinya ,pandu dan nana pun membersihkan diri mereka masing masing untuk menjalankan aktivitas hari ini.


.......


Siangnya nana dan viona tengah berada di butiqe langganan mereka.nana dan viona tengah sibuk memilih baju yang akan mereka kenakan besok malam.


‘’nak,gaun ini cocok nggak buat gue?.’’ Tanya viona, membuat wanita cantik itu menoleh kearah viona.


‘’mmmm bagus.’’ Nana tersenyum sambil memberikan dua jempol kearah viona setelah melihat gaun yang dipilihnya.


Viona ikut tersenyum ,karena nana setuju dengan baju pilihannyanya.


‘’gue cobain dulu yaa.’’ Ujar viona yang kemudian diangguki oleh nana.


Viona pun berlalu keruang ganti,sedangkan nana kembali malanjutkan memilih gaun yang akan ia kenakan besok malam,setelah itu ia menyusul viona keruang tempat ruang ganti.


‘’nak,bagaimana menurut lo?’’ Tanya viona lagi setelah keluar dari ruang ganti.


‘’wah cantik banget, gaun ini sangat cocok untukmu.’’ Puji nana .


benarkah?." membuat viona girang lalu sedikit berlari kedepan cermin.


Viona tampak senang melihat bayangannya dicermin,kemudian menoleh kearah nana,sambil menunjukkan salah satu jempolnya.


‘’okey kan.’’ Ucap viona lagi.


‘’mmmmm,sangat okey .’’ jawab nana mereka tertawa bersama.


‘’sekarang giliran ku,aku akan berganti dulu.’’ Ucap nana yang kemudian berlalu masuk keruang ganti.


Selesai belanja,nana dan viona memutuskan untuk makan siang direstaurant yang juga merupakan restaurant faforite mereka terdahulu.


Setelah duduk disalah satu kursi


‘’wah sudah lama sekali tidak datang kesini.’’ Ucap nana.


‘’lo benar,tempatnya masih tidak berubah ya.’’ Ucap viona sambil mengamati tempat yang masih sama seperti dulu.

__ADS_1


‘’hmmmm kamu benar vi,dulu kita sering sekali ngumpul bertiga disisini.’’


‘’aku jadi teringat dira,kenapa kahir akhir ini dia susah sekali dihubungi,bahkan dia lost kontak denganku.’’ucap nana sedikit sedih,tidak bisa menikmati kebahgiannya lagi dengan dira.


‘’aku tidak tau dia dimana sekarang ,apakah dia baik baik saja atau tidak.’’ Nana lagi lagi kembali menghela nafasnya.


‘’sudah gue bilang tidak usah cemas terhadap dira,dia baik baik saja kok,bukankah kita pernah video call dengannya sebelum lo nikah.’’ucap viona sambil menikmati makanannya yang sudah tersedia diatas meja.


‘’iya sih,cuman dia tidak pernah lagi menghubungi ku,apakah dia sesibuk itu dengan pekerjaannya,dulu saat masih sekolah kalian kan terkenal malas.’’ Ucap nana yang membuat viona menghentikan makannya.


Apa yang dikatakan oleh nana memang benar,viona dan dira memang terkenal sangat malas dalam belajar ,dalam kelas saat guru menerangkan pelajaran,yang mereka lakukan hanya tidur.


‘’iya sih,tapi semenjak gue kuliah guekan udah rajinkan,bahkan gue punya toko roti,yang harus gue sambangi setelah pulang dari kuliah.’’ Ucap viona jengkel dengan ucapan nana.


Nana tertawa melihat wajah viona yang terlihat kesal.


‘’maaf aku menyinggungmu ya.’’ Ucap nana sambil tersenyum kearah viona.


‘’tau ah.’’ Ucap viona melirik nana sebentar lalu kembali melanjutkan makannya.


‘’ya maaf deh aku tidak bermaksud.’’ Ucap nana menggelengkan kepalanya lalu juga memakan makanan yang ia pesan.


‘’apa aku beritahu saja ya sama nana ,apa yang sebenarnya terjadi dengan dira.’’ Batin viona sambil kembali melirik kearah nana.


‘’tapikan dira melarang ku.’’


‘’kenapa? masih kesal".Jawab nana sedari tadi viona terus menatapnya.


‘’ah sudah lupakan.’’ Ucap viona.


‘’lupakan apa?.’’ Tanya nana yang tak dijawab oleh viona.


‘’semenjak dira akan melakukan operasi itu ,dia tidak pernah lagi menghubungiku .’’


"apa jangan jangan....ahhh aku tidak boleh berpikiran buruk." viona tampak melamun.


"sepertinya sudah terjadi sesuatu dengan dira, aku harus cari tau." batin nana sambil memperhatikan viona.


Waktu bergulir dengan cepat setelah makan siang tadi,mereka memutuskan untuk jalan jalan keliling kota,bercerita cerita seperti yang pernah dulu sering mereka lakukan.


‘’bik,apakah tuan sudah pulang?." tanya nana pada bi aya ,asisten rumah tangga yang baru bekerja dirumahnya.


"belum non." jawab bi aya.


tidak ingin nana kelelahan setelah pulang bekerja harus mengurus rumah lagi,pandu memutuskan untuk mecarikan asisten rumah tangga untuk mengurus rumah mereka.dan bi aya adalah orang yang dipilihkan oleh mama galih.


‘’mmmm ya sudah kalau begitu bi,makasi ya.’’ Ucap nana lalu beranjak menuju kekamarnya.


Selesai dengan rutunitas dikamar mandi ,nana merebahkan dirinya diatas sofa pajang,sambil menunggu pandu pulang nana memutuskan untuk membaca buku novel kesukaannya.


Terlalu lama menunggu pandu,belum selesai membaca buku yang ada ditangannya,nana terlihat menguap .berkali kali ia berusaha menahan kantuknya.namun tak terelakkan lagi, tampa beranjak dari tempatnya nana pun sudah tertidur diatas sofa.


Beberapa saat kemudian nana tersintak dari tidurnya.


‘’ya ampun aku tertidur.’’ Batin nana sambil melihat kearah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 10 malam.


‘’tapi kenapa aku tidur disini,bukankah tadi aku tidur diatas sofa.’’ Batin nana lagi karena saat ini ia sudah berada diatas tempat tidur.


Nana tersenyum . dia tahu bahwa suaminya lah yang pasti memindahkan dirinya keatas tempat tidur.


‘’tapi kemana dia?.’’ Ucap nana yang tak melihat pandu didalam kamar.


Nana pun memutuskan untuk mencari pandu keluar.


Nana turun dari kamarnya menuju lantai satu.


‘’non nana,apakah non butuh sesuatu?.’’ Tanya bi aya yang kebetulan bertemu saat nana sudah turun tangga.


‘’mmmm tidak bik,nana menggeleng,apa suami saya diruang kerjanya bi?.’’ Tanya nana saat melihat bi aya membawa secangkir teh diatas nampan.


‘’iya non,saya akan mengantar ini untuk tuan .’’ ucap bi aya sambil sedikit memajukan nampan yang ia pegang.


‘’ya sudah berikan pada saya bi,biar saya yang antarkan tehnya untuk pandu.’’ Ucap nana ,lalu mengambil alih cangkir teh tersebut dari nampan bi aya.

__ADS_1


Nana yang sudah berada didepan pintu ruang kerja pandu,lalu tersenyum sambil mengetuk pintu ruangan,terdengar suara pandu menyahuti dari dalam.


‘’taruh saja tehnya diatas meja bi.’’ Jawab pandu yang tengah membelakangi istrinya,ia tengah sibuk memeriksa sebuah berkas.


‘’saat masuk nana sengaja tidak bersuara,agar pandu tidak mengetahui kalau dirinya yang mengantarkan tehnya.


‘’nana langsung berjalan mendekat kearah pandu ,dan meletakkan teh tersebut diatas meja kerja suaminya itu.


‘’dia terlihat sibuk sekali,bahkan dia tak punya kesempatan untuk sekedar melihatku.’’ Batin nana sambil meletakkan kedua tangannya dibelakang punggungnya.


‘’sebaiknya aku tidak mengganggunya,dia terlihat berkonsentrasi,mungkin memang pekerjaan penting.


Nana hendak beranjak dari tempatnya,namun pandu juga menoleh kearahnya ,membuat laki laki itu terkejut ,ternyata yang mengantar teh adalah istrinya.


‘’eh ..sayang.’’ Ucap pandu yang membuat nana kembali menoleh kearahnya.


‘’aku pikir yang mengantar teh tadi bi aya.’’ Ucap pandu


‘’hmmm.’’ Nana tersenyum.


‘’kemarilah sayang.’’ Pandu langsung meletakkan berkasnya ,dan menyuruh nana duduk dipangkuannya.


Nana menurut dan langsung duduk diatas paha pandu sambil mengalungkan tangannya dileher suaminya itu.sedangkan pandu memeluk pinggang istrinya itu.


‘’sepertinya suamiku sangat sibuk,sampai sampai tidak mengetahui bahwa istrinya berada disini.’’ ucap nana sambil mencium salah satu pipi pandu.


Pandu tersenyum


‘’hanya beberapa berkas penting yang harus aku periksa hari ini.’’ Ucapnya


‘’ hmmmm ,lalu kenapa tadi tidak membangunkanku saat kamu pulang,apa kamu sudah makan hubby?.’’ Tanya nana kemudian.


Pandu mengangguk.


‘’aku lihat sepertinya kamu sangat kelelahan sayang,jadi aku tidak tega untuk membangunkannya,tapi kenapa kamu tidur diatas sofa sayang?.’’ Tanya pandu.


‘’aku sedang menunggu suamiku pulang bekerja ,karena terlalu lama sampai sampai aku tertidur disana.’’ Ucap nana sambil mengerucutkan bibirnya.


Pandu tertawa kecil melihat ekpresi wajah istrinya.


‘’maaf sayang,tadi aku lupa mengabarimu ,kalau aku ada meeting mendadak dengan klientku.’’ Ucap pandu mencubit pipi nana dengan sangat gemas lalu mencium pipi istrinya itu agar membuat nana kembali tersenyum,dan cara itupun berhasil.


‘’hubby?.’ Ucap nana sambil menatap wajah suaminya dengan begitu intens.


‘’hmmmm apa sayang?.’’ Ucap pandu sambil membelai wajahnya istrinya.


Nana tampak menggigit bibir bawahnya,dia tampak ragu.


‘’apa kamu menginginkan sesuatu?.’’tanya pandu


nana menggeleng


‘’apa kamu masih berteman dengan arka?hubby.’’ Dengan ragu nana bertanya pada pandu.


‘’kenapa tiba tiba menanyakan arka.’’ Pandu mengerutkan keningnya sambil menjauhkan tangannya dari wajahnya nana.


‘’apa kamu sedang cemburu? ,hubby.’’ Ucap nana tersenyum melihat wajah pandu yang terlihat masam.


‘’siapa yang cemburu,aku hanya tidak suka saja , kamu menyebut nama laki laki lain saat bersamaku.’’ Ucap pandu sambil mengalihkan pandangannya dari nana.


Nana langsung tertawa mendengar ucapan suaminya.sekarang pandu yang terlihat gemas menurut nana.


‘’padahal aku sangat senang kalau kamu cemburu ,hubby.’’ Ucap nana mengarahkan pandangan suaminya kearah dirinya.


‘’kalau kamu cemburu,berati kamu sangat mencintai aku.’’ Ucapnya lagi sambil mengelus wajah pandu.


membuat Pandu luluh dan lalu tersenyum


Iapun menyentuh pergelangan tangan nana , menatap lekat wajah istrinya itu,lalu mencium bibirnya dengan sangat dalam.pandu sangaja menggigit bibir nana agar mulut nana terbuka dan memberikan akses pada dirinya untuk menjajali isi mulut nana,mereka saling bertukar saliva dengan panas.ciuman pandu pun sampai keleher nana dan lagi lagi memberikan tanda kepemilikannya disana.


Karena sudah tidak tahan pandu menggendong tubuh nana dan membawanya kembali kekamar mereka.


Sampai dikamar, pandu membaringkan tubuh nana diatas tempat tidur,dengan penuh gairah pandu membuka satu persatu kancing baju tidur milik nana,setelah pakaian istrinya itu terlepas,pandu tak mengalihkan pandangannya dari tubuh istrinya itu.pandu juga membuka pakaiannya lalu mencium kening serta bibir nana.dan pada malam itu lagi lagi kedua suami istri itu melakukan penyatuan mereka dengan penuh cinta.

__ADS_1


hehhe janngan lupa like, comen dan vote ya


__ADS_2