Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 24


__ADS_3

Selesai dengan ritual mandinya,sekarang nana tampak tengah duduk didepan meja riasnya.menatap pantulan wajahnya dengan senyuman sambil memakaikan anting kesukaannya ketelinganya.


Setelah itu ia memoles wajahnya dengan make up yang natural seperti biasanya,tidak lupa lipstick berwarna orange muda yang menghiasi bibir mungil nana.untuk pakaian kekantor hari ini ,nana memilih memadukan white mini skirt dengan pink ruffle blouse membuat penampilannya terkesan semakin manis.


Setelah semuanya selesai Nana mengambil tas kerjanya yang ada diatas nakas namun,seketika ia teringat akan perubahan sikap pandu yag tiba tiba saja menghangat terhadapnya.


‘’sebenarnya pandu kenapa ya,kok sikapnya bisa berubah hangat seperti itu padaku.’’ Batin nana.


Nana menuruni anak tangga satu persatu satu dengan langkah yag begitu hati hati,karena memakai heght heeils yang lumayan tinggi.


Sementara pandu tengah menunggunya dimeja makan.


Sejak kedatangan nana kemeja makan pandu tak henti hentinya memperhatikan nana yang telihat semakin hari semakin cantik saja,sementara nana yang berada didepannya merasa risih saat memakan sarapannya.


Pandu sedikit tersenyum tipis,saat melihat kearah nana yang tengah menyuap nasi goreng buatannya.


‘’apa makanannya enak?.’’ Tanya pandu disela sela makan nana.


Nana yang tengah asyik mengunyah menatap kearah pandu.


‘’hmmmmm enak .’’ jawab nana kemudian kembali memakan makanannya kembali.


‘’ya sudah kalau begitu segera habiskan.’’ Lagi lagi pandu menunjukkan senyumannya.


Nana hanya mengangguk


"sedari tadi dihanya melihatku makan,sementara makanannya malah dianggurin, tidak ia sentuh sama sekali.’’ Batin nana yang terlihat canggung karena sedari tadi pandu tak berhenti menatapnya,nana sedikit melirik kearah pandu,lalu kembali melanjutkan makannya.


Nana tidak tau kenapa semenjak menikah sikap pandu jadi berubah 180° padanya.


Tidak hanya itu,selesai sarapan saat berangkat kekantor nana yang akan masuk kedalam mobilpun pandu membukakan pintu masuk untuknya.


‘’belum pernah aku melihat sikapnya yang seperti ini pada wanita.’’ Batin nana saat melirik kearah pandu yang tengah fokus menyetir mobil.tapi kenapa aku senang diperlakukan seperti itu olehnya.’’ Batin nana lagi sambil tersenyum tipis melihat kearah kaca jendela mobil.


Meeting dengan klien dari perusahaan nam telah selesai dilaksanakan,nana dan pandu pun juga sudah keluar dari ruang meeting.


Saat ini mereka tengah beristirahat dimeja kerja masing masing.


Disini Semua karyawan kantor belum mengetahui kalau bos dan sekretarisnya itu sudah menikah ya.anggap saja begitu.


‘’tadi pagi sikapnya begitu hangat padaku,tetapi ketika kantor sikapnya kembali dingin,tidak ada senyum sama sekali saat memerintahku.’’ Ucap nana kesal mengingat kejadian diruang meeting.


Tut...


Telepon kantor kantor berbunyi


‘’***hallo disini sekretaris nana ,ada yang bisa saya bantu?.’’ Tanya nana saat mengangkat telepon.


‘’cepat keruangan saya sekarang.’’ Jawab pandu dingin***.


Dari suaranya nana dapat mengetahui,bahwa yang menelpon adalah pandu,tapi kenapa bicaranya dingin sakali,sungguh sebenarnya dengan sikap pandu tadi pagi,nana dibuat luluh dibuatnya.tapi sekarang ia malah membuatnya kesal.


“baik pak,saya akan segera kesana.’’ Jawab nana lalu meletakkan kembali telepon tersebut ketempatnya.


.’’Ada bapak memanggil saya.’’ Tanya nana saat sudah berada didalam ruangannya pandu.


‘’ya kenapa lagi kalau tidak ingin makan siang dengan istriku.’’ Ucap pandu sambil beranjak dari tempatnya dan menghampiri nana.


Nana mengrinyitkan dahinya,memang sudah ada kotak makanan diatas meja.


‘’aku sudah memesan makanan,ayo kita makan.’’ Ajak pandu sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


‘’tadi saja bersikap dingin padaku ,sekarang kembali menghangat ,maksudnya bagaimana sih, aku sungguh tak mengerti dengan dirinya.’’ Batin nana dengan bingung dengan sikap pandu.


‘’aku tidak akan luluh lagi dengan sikapnya ini.’’ katanya lagi dalam hati.


‘’maaf pak,tapi saya belum lapar,bapak bisa makan sendiri.’’ Tolak nana sambil memaksakan senyumannya.


Nana begitu kesal dengan sikap pandu tadi.


‘’apa kamu marah padaku sayang.’’ Ucap pandu


Deg..


Jantung nana berdebar tak karuan saat pandu memanggilnya dengan kata sayang.


Pandu menelan salivanya,jantungnya tak kalah berdebar saat mengucapkan sayang pertama kali pada nana.


Nana melototkan matanya kearah pandu,


‘’dia memanggilku sayang?.’’ Nana begitu tidak percaya dalam hati.


‘’sekarang kamu harus terbiasa aku panggil dengan sayang.’’ Ucap pandu lebih mendekatkan tubuhnya pada nana.


Nana menjadi panik,saat tubuh pandu lebih dekat dengannya,kenapa pandu bisa berubah seperti ini,kemana sikap dinginnya yang selama ini ia tunjukkan.


pandu memegangi dagu nana dengan lembut.


“maafkan aku.” Kata itu yang keluar dari mulut pandu dengan wajah sendu.


“ma-maaf?.” Ucap nana dengan gugup,kenapa pandu malah meminta maaf.” Nana begitu bingung.


Pandu melepaskan tangannya dari dagu nana dan kembali ketempat duduknya tampak menjawab lagi perkataan nana.


Pandu yang terlihat menunduk menatap kearah nana yang masih berdiri didepannya,dan lalu tersenyum.


“sayang ayo kita makan.” Ajak pandu lagi sambil tersenyum tipis pada nana.


Nana menggelengkan kepalanya.


“saya benar benar tidak mengerti dengan sikap bapak.” Jawab nana lalu hendak berlalu pergi dari ruangan itu namun pandu segera beranjak dari tempatnya dan menahan nana dengan memeluknya dari belakang.nana terlihat kesal kenapa pandu tak menjawab pertanyaanya.


“apa apaan ini pak,ingat kita sedang berada dikantor.,tolong jaga sikap bapak” Ucap nana yang sedang berusaha melepaskan tangan pandu. Nana meronta agar lepas dari pandu


“apa masalahnya,sekarang kamu adalah istriku.” Ujar pandu sambil menyenderkan kepalanya dicuruk leher nana.


"lagian ini adalah kantor kita." ucap pandu memejamkan matanya merasakan aroma tubuh nana yang terasa memabukkan.


Seketika nana diam setelah mendengar kata istri dari mulut pandu,jujur sebenarnya ia sangat senang mendapat perlakuan seperti ini dari pandu,tapi hati nana juga berusaha menolak,karena ia tidak ingin sakit hati lagi.


Ingat nana pandu adalah pacar dari stella,ia terpaksa menikahimu karena permintaan dari mamanya,dan dia melakukan ini pasti juga hanya karena permintaan mama galih,dia tidak mencintaimu.


“cukup pak.” Nana melepaskan tangan pandu dengan kasar,dan berbalih arah menatap kearah pandu.


“saya tau bapak adalah suami saya,tapi kita menikah hanya terpaksakan,bapak menikah dengan saya atas permintaan mama galih,begitu juga dengan saya.ucap nana dengan air mata yang mulai merebes kemana mana.


Pandu menggelengkan kepalanya.


“kenapa kamu bicara begitu.” Tanya nana


“memang benarkan,kamu bahkan tidak pernah mencintaiku.” Ucap nana yang membuat pandu terdiam menatap nana.


“sejak dulu aku mengejar ngejar cintamu,tapi kamu kamu selalu mengacuhkanku,bahkan kamu lebih menyukai viona dari pada aku.” Ucap nana lagi sambil menangis.

__ADS_1


Pandu hanya diam,dulu dia memang salah bahkan menolak untuk dijodohkan dengan nana,tapi sekarang..


“sudahlah pak,saya perminsi.” Ucap nana menyeka airmatanya dan hendak keluar dari ruangan pandu namun tangan kekar pandu memengang lengan nana.


Nana memutar kepalanya kearah pandu,dan menatap mata pandu yang juga sedang menatap dirinya.


Pandu menatap mata nana tampa diketahui artinya.


“aku sangat mencintaimu.”


Nana begitu terkesiap mendengar penuturan pandu,kenapa ia tiba tiba mengatakan itu.nana menatap pandu dengan tak bergeming ia berusah menahan air matanya,jantungnya kembali berdegun dengan kencang.


‘’maaf dulu aku memang salah,tapi aku benar benar mencintaimu.” Ucap pandu lagi.


Nana hanya diam.


“apa benar yang ia katakan? Batin nana.lagi lagi hatinya menolak,ia tidak akan luluh begitu saja.


“maka dari itu jangan pernah dekat dekat dengan laki laki lain,karena aku akan marah kalau kamu dekat dan akrab dengan laki laki lain selain diriku.” Ucap pandu lagi,tadi ia begitu cemburu saat melihat nana dekat dengan salah satu stafnya saat hendak persiapan meeting,makannya sikapnya tiba tiba berubah pada nana.


Pandu memegangi kedua tangan nana dan mendekatkan pada dadanya.


“ tidak,aku tidak percaya padamu.” Ucap nana sambil melepaskan tangannya dari pandu.


Nana segera keluar dari ruangan pandu dan berlari keruangannya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sementara disebuah kafe


Suara ibu ibu yang tertawa dengan keras,memecah keheningan didalam kafe tersebut.


“aku tidak percaya,pandu meminta kami untuk menjodohkannya kembali dengan nana.” Ucap mama galih sambil tertawa.


“benarkah jeng.” Ucap mama devi mertua viona.


Mama galih mengangguk sambil tersenyum lebar.


“aku dan mas danu baru akan menyusun rencana untuk membujuk pandu agar mau menikah dengan nana,eh malah dia sendiri yang memintanya duluan.” Ucap mama galih yang sangat senang.


“jadi anakmu berarti sudah mencintai anakku dong jeng.” Ucap mama ratna.


“tentu dong jeng,saat pandu yang meminta menjodohkannya dengan nana,aku sangat senang sekali.” Ucap mama galih.


“tapi bagaimana dengan nana ya,apa dia masih mencintai pandu,aku baru tau lo ,ternyata anakku itu tetap kekeh ingin sekolah diluar negeri,karena ingin menghindari pandu,ingin melupakan cintanya pada pandu.” Ujar mama ratna lagi yang memang mengetahui bahwa nana sangat suka dengan pandu.


“tenyata jodoh tidak kemana ya,pandu dan nana jadi juga menikah setelah 4 tahun,dan kalian berdua menjadi besanan.” Ucap mama devi yang membuat mama galih dan mama ratna tersenyum lebar.


"memang itu yang kami inginkan." jawab mama galih.


“sekarang kalau nana sudah tidak mencintai pandu lagi,biarlah pandu yang berusaha,agar nana kembali mencintainya,itukan dulu memang salahnya sendiri, kenapa tidak melihat cinta dari menantu kesayanganku itu.” Ucap mama galih yang membuat mama ratna dan mama devi tersenyum lebar.


“iya,kita lihat perjuangan anakmu itu jeng.” Balas mama ratna.


Kemudian para mama tersebut melanjutkan obrolannya sambil makan,karena cemilan yang mereka pesan telah sampai diatas meja.


jangan lupa like dan vote yah


terima kasih


🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2