Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 98


__ADS_3

"awwwww." ringis dira saat merasakan sakit pada kepalanya.


"kenapa?" dr.faras lebih mendekat kesamping dira.


"kepala saya sakit." ucap dira sambil memegangi pelipisnya.


"dokter faras segera memeriksa kondisi dira


" dira, kamu tidak papa."bu hamida kembali khawatir.


"aku tidak papa mi." lirih dira.


"nak faras , bagaimana keadaan dira?tanya bu hamida.


" sebentar bu , saya periksa terlberistirahat


‘’saya akan memeriksa kamu kembali.’’ Ucap dr.faras


‘’hemms.’’ Balas dira sedikit menahan sakit


‘’ya ampun,,kenapa gadis ini tidak ada manis manisnya sama sekali,kalau bukan permintaan dari pandu aku tidak mau merawat pasien yang ketus begini.


"awalnya aku kasihan mendengar cerita dirinya dari pandu, , sekarang tidak lagi, , ternyata gadis sangat sangat menyebalkan."


batinya


dr.faras meletakkan alat stetoskopnya didada dira.


‘’suster,apa dira sudah diberikan obat?’’ Tanya dr.pada suster ilka.


‘’ tadi sudah dok.’’ Jawab suster ilka.


"suster berikan obat yang saya minta tadi." titah dr.faras.

__ADS_1


"ini dok." suster ilka menyerahkan piring obat yang ia pegang.


"ini minumlah." ucap dr.faras memberikan tiga buah pil obat dan segelas air.


dira menatap dr.faras sebentar, , ternyata dokternya baik juga, , kenapa tadi aku berkata malah kasar padanya.batin dira.


dira mengambil obat tersebut, lalu menelan obat itu bersamaan dengan air putih.


bu hamidah tersenyum ketika melihat anaknya tak berkedip menatap dr.faras.


"ahemm, terima kasih ." ucap dira dengan menunjukkan wajah datar.


"sekarang , silahkan kamu istirahat dulu, supaya efek obat bisa bekerja ." ucap dr.faras.


" dan jangan dulu terlalu banyak berpikir, karena itu akan mengakibatkan kepalamu sakit ."ujar dr.faras lagi.


dira mengangguk, lalu segera merebahkan tubuhnya, dibantu oleh suster ilka.


Dira memperhatikan dr.faras yang tengah memperiksan tabung infusnya.


‘’kayak nya dokter itu tidak asing untuk saya ’’ Ucap dira menyipitkan matanya kala memeperhatikan wajah dr.faras.ia masih terjaga.


Dr.faras hanya tersenyum tipis.


‘’aku juga tidak asing melihat wajahmu itu.’’ Jawab dr.faras kemudian.lalu menghampiri bu hamida yang tengah duduk diatas sofa.


"hah, , apa kata dia.?" ucap dira


‘’ maaf bu ada pasien lain yang harus saya periksa dulu,,,nanti sore saya akan kembali untuk memeriksa keadaan dira’’ Ucap dr.faras pada bu hamida.


bu hamida mengangguk


‘’baik dok,terima kasih. kasih atas bantuannya.’' Ucap bu hamida sambil tersenyum manis.

__ADS_1


Dr.faras membalasnya dengan mengangguk.


‘’mari.’’ Dr. Faras bergegas keluar dari ruangan dira diikuti oleh suster ilka.


bu hamida menghampiri dira


‘’ih dira,jangan ketus ketus begitu sama dokter tampan itu, orangnya baik begitu, malah kamu kasarin.’’ Ucap bu hamida.


‘’siapa yang ketus sih,mam.’’ Elak dira.


Bu hamida hanya menggeleng nggelengkan kepalanya.


"jangan seperti itu lagi." ucap bu hamidah.


"hemmm iya iya iya." dira segera memejamkan matanya.


‘’bisa betah mami disini nemanin kamu kalau dokternya setampan itu dir,,mama mengingkan kamu cepat sembuh ,tapi kamu jangan cepat cepat keluar dulu dari rumah sakit ini,biar bisa dekat gitu sama dr.faras.’’ pede kate gitu ..ucap bu hamidah


‘’mami apaan sih,,siapa juga yang mau dekat sama dokter itu, kita hanya sebatas pasien dan dokter, tidak lebih.’’ ucap dira dengan mata yang terpejam.


‘’anak ini.’’ Ucapn bu hamida.


‘’pokoknya aku harus mendekatkan anakku sama dr faras,siapa tau mereka berjodoh..diakan temannya nak pandu,jadi sudah di pastikan dia adalah baik.’’ Batin bu hamida sambil tesenyum.


jangan lupa like, commen dan vote lagi yah..



walau turun lagi ke 100 , tapi tidak papa,


makasih ya...


semoga besok author bisa banyak upnya.

__ADS_1


besok ada arka😁😁😁😁😁 kayak mana arka ya?


maaf kalau masih banyak kekurangan...


__ADS_2