Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 08


__ADS_3

"kak jimi tidak bisa mengekang aku seperti ini." jessly tampak sedang berdebat dengan jimi .


"kakak bukannya mengekang kamu jessly, kakak hanya berusaha untuk melindungi kamu." ujar jimi


jessly menggeleng


"bukan, kak jimi bukan melindungi aku, tapi kakak merenggut kebebasan aku." ucap jessly dengan sinis sambil berpangku tangan menatap kearah kakaknya itu.


"ck..terserah kau mau bilang apa, yang jelas mulai hari hari ini, kemanapun kau pergi, pengawal ku akan selalu stand by mengikutimu."


ya, setelah kejadian beberapa hari yang lalu ,ketika jessly berhasil mengecoh mbak ruki untuk pergi sendiri keluar rumah, sekarang jimi sudah mempersiapkan 2 orang pengawal untuk mengikuti kemanapun adik nakalnya itu akan pergi.


"ck..., berdebat dengan dirinya tidak akan ada ujungnya, percuma berbicara dengan kak jimi.


" perintahnya harus diikuti."


jessly menatap jimi dengan kesal.


jimi hendak ingin berbicara lagi, namun dihentikan oleh suara ponselnya yang tengah berbunyi.


ia melihat siapa yang menelponnya.


" sekarang kamu masuk kedalam kamar, kakak tidak mengijinkan kamu pergi kerumah sakit ."ucap jimi menengok kearah adiknya itu.lalu segera mengangkat teleponnya.


hari ini jessly berusaha meminta izin dengan baik-baik kepada jimi, namun jimi tetap tidak mengijinkan jessly pergi kalau tidak dengan pengawalnya itu, namun jessly menolak keras akan hal itu.


siapa dirinya?kenapa harus menggunakan pengawal kemanapun ia pergi, sudah seperti pejabat saja, dan jessly tidak suka akan hal itu.ia tidak suka di awasi seperti itu, menurutnya jimi yang terlalu berlebihan.


"ish dasar , kakak tidak berperasaan." jessly menghentakkan kakinya lalu segera berlalu menaiki tangga.


jimi tidak menanggapi perkataan jessly ia hanya memperhatikan punggung adiknya yang telah berlalu pergi.


"oke mich , kita bertemu dikantormu." ucap jimi pada si penelpon, lalu beranjak dari tempatnya.


sementara disisi leo


dengan pakaian kantor yang sudah melekat di tubuhnya, membuat kharisma seorang leo semakin keluar.


hari ini adalah hari pengangakatan leo sebagai pimpinan baru di perusahaan breslin group, benar saja tuan breslin menyerahkan semua urusan pekerjaannya kepada anak tunggalnya itu, tuan breslin akan fokus dengan pengobatan diana istrinya, dan leo menyetujui akan hal itu.ia juga berharap semoga mamanya cepat sembuh dan bisa melihat dirinya lagi.

__ADS_1


leo menatap dirinya dicermin,sambil memasukkan tangannya kedalam saku ia pun tersenyum sinis, entah apa yang dipikirkan oleh leo saat ini.


ceklek


pintu kamar leo terbuka, menampakkan sang asisten nya yang juga telah rapi dengan pakaian serba hitamnya, ya ala pengawal gitu.


"maaf tuan, sarapan untuk anda telah siap?." ucap rio.


"hmmm." hanya itu kata yang keluar dari saat menengok kearah rio.


leo segera keluar dari kamar, dan diikuti oleh rio.


leo sarapan dengan tenang, sementara tuan breslin masih dirumah sakit untuk menemani istrinya.


selesai sarapan, leo memasuki mobil mewah yang telah disiapkan dihalaman mansion.


sebelum pergi ke gedung breslin group tujuan nya saat ini adalah rumah sakit.


rumah sakit


tuan breslin menatap leo dengan tersenyum, anaknya tampak gagah sekali.


"kau sudah siap untuk menggantikan papa leo?." tanya tuan breslin.


"aku siap pa." jawab leo


tuan breslin tersenyum senang sambil mengangguk.


leo lalu menghampiri mama diana, mengenggam tangan ibunya itu.


"aku berjanji, aku akan membalas keluarga george, karena mereka telah membuat mamaku seperti ini." batin leo dengan sorot mata yang tajam.


"ayo leo ." panggil tuan breslin.membuat lamunannya terhenti


merekapun keluar dari kamar inap diana, ketika tuan breslin pergi , diana akan ditemani oleh perawat khusus kepercayaannya, dan tuan breslin juga menyiapkan beberapa pengawal untuk menjaga mama diana.


sementara disisi lain


"sial.." ucap seorang paruh baya dengan penuh emosi, setelah melihat berita ditelevisi, laki laki itu melempar remote yang ia pegang kelantai hingga pecah.

__ADS_1


"ternyata anak breslin sudah kembali, dan dia akan menggantikan ayahnya, untuk memimpin perusahaan breslin group." ucap george sambil berkacak pinggang.


george marah saat melihat berita di tv tentang pergantian pemimpin breslin group, karena semua chanel berita menayangkan hal itu, perusahaan breslin group cukup terkenal sehingga banyak disorot oleh media.


istrinya luxvi hanya menonton kemarahan suaminya itu, ia sudah tidak mau ikut campur lagi dengan urusan suaminya itu.ia hanya bisa memainkan kukunya.


"ck..ma, kenapa kau diam saja?tanya tuan geroge pada istrinya dengan kesal.


luxvi melihat kearah suaminya.


" lalu aku harus bagaimana?ucapnya, lalu melanjutkan aktivitasnya.


tuan george mengepalkan tangannya, karena tanggapan istrinya itu.


george kemudian menelpon seseorang.


"kau sudah melihat beritanya? tanya tuan george


"......."


"kau tau kan apa yang harus kau lakukan?." ucap george lagi.


"......."


"baiklah." ucapnya sambil tersenyum sinis.


luxvi yang memperhatikan suaminya hanya menghela napasnya.lalu beranjak dari tempatnya.


"kau mau kemana?


" aku mau pergi ke mall." ucap nya jengah.


"bagus, belanjalah sesuka mu ma." ucap george.


luxvi tampak memutar bola matanya


"pa, kenapa kau ingin sekali melihat breslin hancur, biar bagaimanapun dia adalah sepupumu pa." tanya luxvi .


"karena dia dari dulu selalu lebih sukses dari pada aku." jawab george.

__ADS_1


" hah, , benar benar " ucap luxvi sambil menggeleng , lalu pergi meninggalkan suaminya itu, ia tidak tahu harus berbicara apa lagi.


__ADS_2