Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 10


__ADS_3

kini jessly dan jimi tampak tengah menikmati malam malam mereka.


tidak ada pembicaraan di antara keduanya.


seringkali jimi mencuri -curi pandang kearah jessly yang tengah sibuk mengunyah makanannya.jimi tersenyum melihat adiknya makan begitu lahap.


"ada apa ?" tanya jessly melihat sekilas kepada jimi.


jimi hanya menggeleng


"kau kenapa melihatku seperti itu." tanya jessly lagi masih sibuk menyendok makanannya.


"tidak ada." ucap jimi sambil mengambil minum.


"tumben kau tidak berdebat denganku hari ini." ucapnya lagi, lalu meminum minumannya.


"biasanya kau banyak bicara, , cihh.. dasar gadis cerewet." ejek jimi.


jessly memutar matanya


"aku diam salah, aku cerewet apalagi." gerutu jessly yang masih terdengar oleh jimi.


jimi hanya menarik kedua sudut bibirnya, lalu melipat tangannya diatas meja.


"kakak pasti ingin mengatakan sesuatu kepadaku bukan?." ia sudah tahu gerak gerik kakaknya. jessly masih melanjutkan makanannya.


"memang, , ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu." ucap jimi


"apa..? masalah aku tidak boleh keluar sendiri lagi?." tanya jessly sambil melirik kearah kakaknya.


"bukan?


" lalu ." jessly mengerutkan keningnya, seketika ia menghentikan makannya.


"atau kakak mau melarang aku lagi, untuk mencari pekerjaan?" sela jessly.


jimi hanya menatap kearah adiknya.


"benarkan ?..cihh


jessly begitu kesal dengan kakaknya.


" dengar ya kak, aku sudah menuruti permintaan kakak, untuk tidak pergi keluar rumah tampa pengawal - pengawal kakak itu yang jelas jelas sangat mengganggu privasiku .


"sekarang apa lagi?


" aku tidak peduli kakak melarangku , yang jelas aku akan tetap ingin bekerja, aku sudah memasukkan lamaran pekerjaan dibeberapa perusahaan yang ada dikota ini." ucap jessly sambil berpangku tangan,lalu membuang wajahnya kearah lain.


jimi hanya memperhatikan adikknya yang tidak berhenti bicara itu.


seperkian detik kemudian.


"sudah bicaranya? "jimi memperbaiki posisi duduknya


"mengomel terus, kau bahkan tidak membiarkan aku untuk menjawab pertanyaanmu." ucap jimi lagi.membuat gadis itu menoleh kearah kakaknya.


"habisnya kak jimi menyebalkan, selalu mengatur hidupku." ucap jessly.


jimi hanya bisa menghela nafasnya, ia tidak tahu harus bagaimana lagi mengatur adiknya itu, jessly tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan oleh jimi saat ini hanya semata- mata demi kebahagian jessly nantinya.


biarlah saat ini jimi dianggap menyebalkan oleh adik satu - satunya itu.


"jessly dengar, , kakak hanya ingin yang terbaik untukmu, kalau kau ingin bekerja, tentu kakak ijinkan."

__ADS_1


"kak jimi serius?


" asalkan kau bekerja diperusahaan ayah, tapi..." ucapan jimi terhenti seketika, membuat jessly melirik kearah jimi sambil mengerutkan keningnya.


"kakak tahu bukan, aku tidak mau bekerja di aiden group, aku ingin berkembang kak, aku ingin mengasah kemampuanku di perusahaan lain, lagian kalau aku bekerja disana semua orang pasti hanya akan menghormatiku karena aku adalah anak dari orang yang punya perusahaan bukan dari prestasiku."


"yap...kakak mengerti akan hal itu, jadi untuk itu kakak sarankan kamu bekerja di george group." ucap jimi lagi.


"george group ?


jimi mengangguk


"perusahaan siapa itu?


"perusahaan paman george, dan kebetulan anaknya adalah sahabat kakak, kakak percayakan kau untuk bekerja bersama michelle."


" bagaimana?


jessly tampak berpikir


"apa mereka sedang membuka lowongan pekerjaan?


" mich bilang mereka sedang mencari karyawan untuk tim bagian keuangan , tapi untukmu mich pasti akan menempatkan posisimu sebagai manajer disana."


"tidak, , aku tidak mau menjadi manajer." ucap jessly


"kenapa?itu sangat bagus bukan."


jessly menggeleng


"aku akan akan memasukkan lamaranku kesana."


"kau tidak perlu memasukkan surat lamaran , michell pasti akan langsung menerimamu "


"tidak, , aku tidak mau di istimewakan, besok aku akan mencoba melamar pekerjaan disana." ucap jessly.


"anak itu, memang keras kepala." ucap jimi, lalu melanjutkan makannya.


kamar jessly


jessly merebahkan tubuhnya diatas kasur sambil melihat -lihat isi ponselnya.


ia melihat beberapa e-mail yang masuk.


"wah dari breslin group, cepat sekali tanggapannya." ucap jessly senang , ia baru saja mendapatkan email dari staf penerimaan karyawan di breslin group.


sebelumnya jessly telah mengirim surat lamarannya lewat e-mail ke perusahaan yang lumayan terkenal itu.


"baiklah, , besok aku akan mengantar surat lamaran yang berbentuk fisiknya kesana." ucap jessly lagi setelah selesai membaca e-mail tersebut.


bosan dengan ponselnya, jessly pun tertidur, ia larut dengan alam bawah sadarnya.


🌺🌺🌺🌺


disebuah taman yang begitu indah didekat sebuah danau yang airnya tampak biru, taman itu ditumbuhi oleh bunga -bunga cantik yang sedang bermekaran.


tampak seorang gadis cantik tengah duduk disebuah bangku taman dengan senyuman mengembang diwajah cantiknya , gadis itu asyik memandangi pemandangan yang mengarah kedanau itu.sepertinya gadis itu sedang menunggu seseorang.


sementara , tidak jauh dari tempat sang gadis, berdiri seorang pria tampan yang sedang mengamati sang gadis .pria tersebut tersenyum sambil memegang sebuah buket bunga lily putih.


sepertinya yang ditunggu -tunggu sang gadis adalah pria tersebut.


dengan senyuman yang masih melekat dibibirnya, pria tersebut pun berjalan menghampiri gadis tersebut.

__ADS_1


sang gadis tampak melihat jam dipergelangan tangannya, tapi tiba tiba saja ia terkejut karena seseorang menutup matanya dari arah belakang.


"hey, apa yang kau lakukan?." ucap sang gadis, namun sang pria hanya diam tampa suara sambil tersenyum.


tetapi kemudian senyuman terbit dari bibir sang gadis, setelah ia menyentuh tangan yang membekap matanya.


"kenapa lama sekali, dari tadi aku sudah menunggumu." gadis itu pura-pura cemberut tetapi dalam hatinya sangat senang sang pria telah datang.


"kau bisa menebak siapa aku, sayang?." leo mendekatkan bibirnya ketelinga jessly.


gadis dan dan pria itu adalah leo.


"tentu aku mengenalinya." ucap jessly lagi.


"akhhh, , tidak seru." ucap leo sambil melepaskan tangannya dari mata jessly.


leo berjalan dan duduk disamping jessly.


"ini benar-benar kau?." ucap jessly sambil tersenyum tidak percaya, lalu dengan cepat memeluk leo.


dia sangat bahagia bisa bertemu dengan laki laki itu.senyuman muncul disudut bibir leo , kala merasakan pelukan hangat dari wanitanya.


"sepertinya kau bahagia sekali bertemu denganku." ucap leo di kala jessly tidak kunjung melepas pelukannya.dia sudah terlanjur merasa nyaman berada didekapan laki laki itu.


"biarkan begini sebentar, aku sangat merindukanmu." jessly menyenderkan kepalanya di dada bidang leo sambil memejamkan matanya.


jessly lalu menengadahkan kepalanya , agar bisa melihat wajah tampan leo.


"baiklah , kalau itu mau mu, jangan salahkan aku, kalau aku tidak akan pernah melepaskan pelukan ini." ujar leo.mereka saling menatap.


"itu yang aku inginkan, jangan pernah tinggalkan aku lagi ." ucap jessly.


leo menggeleng dan memeluk erat bahu jessly.


jessly kembali menyenderkan kepalanya kembali memeluk erat tubuh leo.


beberapa saat kemudian, selesai berpelukan.


mereka duduk saling berhadapan, memegang tangan satu sama lain.


senyuman tidak henti muncul dari sudut bibir jessly dan leo.mereka saling melempar senyuman.


"kau semakin cantik jess ." ucap leo , lalu membenarkan anak rambut jessly.


"kau juga semakin tampan le, , dan jangan pergi lagi dariku , okey." ucap jessly.


leo menggeleng


"tidak, , aku tidak akan pernah meninggalkan kamu lagi."sahut leo


jessly sangat senang dengan ucapan leo, mereka kembali berpelukan.


leo melepaskan pelukan mereka, ia menatap wajah jessly dengan intens, meraba pipi jessly hingga berhenti dibibir jessly.


leo menelan ludahnya kasar, sementara jantung jessly berdetak dengan kencang ulah perlakuan leo.


mereka saling menatap satu sama lain, semakin lama , leo mendekatkan wajahnya kewajah jessly, jessly pun memejamkan matanya saat wajah leo sudah lebih dekat, dan saat bibir mereka hendak bersatu.


tiba tiba


tit......tit....tit.....tit...


jam weker yang ada diatas nakas berbunyi, membangun leo dari tidurnya indahnya.😁😁😁😁

__ADS_1


semoga kalian suka ya dengan ceritanya


jangan lupa like, , commen dan voteπŸ‘πŸ‘πŸ‘


__ADS_2