
‘’hhuuuus, dia memecatku dan mencari penggantiku dengan yang seperti itu.’’ Nana berdengus tak henti hentinya menggerutu sambil menghempaskan tubuhnya untuk duduk di kasur king size milik pandu.
‘’sekarang aku jadi tidak berselera membaca buku.’’ Nana menataap buku yang ia pegang lalu menghempaskannya keatas kasur.
‘’aku yakin wanita itu bermaksud ingin menggoda pandu,kalau tidak mana mungkin dia berpakaian seperti itu.’’ Batin nana sambil melihat kesembarangan arah.
‘’awas saja kalau pandu berani macam macam dengan sekretarisnya itu.’’ Ucap nana sambil meremas remas tangannya dengan kesal.
‘’eh ..tapi apa yang harus aku lakukan ya,kalau pandu berani macam macam sama sekretarisnya itu.’’,sementara dia tidak bisa bertengkar atau tidak bisa memaki maki seseorang yang telah merebut miliknya,maksudnya nana tak seberani viona dan dira. Nana terkekeh memikirkan ha itu.
Nana beranjak dari tempat duduknya untuk mengembalikan buku yang tidak jadi dibaca ke rak dimana ia mengambilnya.lalu beranjak kedepan jendela untuk menikmati keindahan kotanya dari atas .
"tapi aku juga tidak akan membiarkan apa yang sudah menjadi milikku direbut oleh orang lain,kecuali jika milikku yang menginginkan pergi dariku,maka aku harus siap siap melepaskannya.’’ Batin nana sambil memandang jauh.tidak terasa airmatanya jatuh begitu saja.
Sementara
‘’siapa gadis itu,berani sekali dia masuk kedalam ruangan bos tampa sepengetahuanku.’’ Ucap jello sambil mondar mandir didalam ruangannya.
‘’aku tidak akan membiarkan gadis itu dekat dekat dengan bos,ahh sial.’’ Jello menghempaskan tubuhnya dengan kesal kekursi.
‘’gadis itu pasti ingin menggoda bos pandu,tapi itu tidak akan pernah berhasil,karena jello lah yang akan mendapatkan bos pandu.’’ Ucap jello sambil tertawa sinis.
‘’tapi siapa dia.’’ Jello tampak berpikir.
Beberapa saat kemudian
Pandu beranjak dari dari kursinya dan masuk kedalam kamar pribadi miliknya.ia melihat nana yang kembali tertidur diatas kasur dengan nyenyaknya lalu menghampirinya.
‘’kenapa kamu selalu terlihat manis sayang.’’ Guman pandu dalam hati.
Cup cup cup
Pandu kembali mencium bibir nana lalu mengusap usap pipi nana,nana yang merasa tidurnya terganggu dan langsung membuka matanya.
‘’kamu.’’ Nana segera beranjak untuk duduk.
Pandu hanya tersenyum.
‘’hoaammmm....kamu selalu mengganggu tidurku.’’ Ucap nana menguap sambil menutup mulutnya.
‘’apa aku mengganggu tidurmu sayang.’’ Goda pandu.
‘’iya, selalu mengganggu tidurku.’’ Nana mengerlingkan matanya sambil mengrucutkan bibirnya.
‘’ya aku minta maaf, ayo bangun saatnya kita pulang.’’ucap pandu sambil menyodorkan salah satu tangannya pada nana.
Nana terdiam sejenak sambil memperhatikan tangan pandu,lalu melihat kearahnya.
‘’ayo..’’ ajak pandu
‘’baiklah .’’ nana bangun dari tempat tidur tampa membalas uluran tangan pandu.
‘’aku mau kekamar mandi dulu sebentar.’’ Ucap nana dingin sambil berjalan kekamar mandi,berniat untuk mencuci wajahnya.
__ADS_1
Pandu hanya mengangguk sambil tersenyum tipis.
‘’hah,ternyata istri manisku tidak seperti dulu lagi,dulu dia pasti akan bersorak bahagia saat aku mengulurkan tanganku untuknya.’’ Batin pandu sambil melihat kearah pintu kamar mandi yang baru saja ditutup.
Pandu kembali mengingat waktu mereka masih SMA,saat nana berjalan ditepi lapangan bersama teman temannya,nana terjatuh ketika sebuah bola basket yang dilempari oleh leo tepat mengenai bahunya,pandu segera berlari kearah nana dan mengulurkan tangannya untuk membantu nana,nana begitu terkesima melihat seseorang yang menolongnya,dengan cepat nana meraih tangan pandu,dan bersorak sorak tampa mempedulikan bahu yang terasa sakit .
‘’ma-makasi pandu.’’ Nana terseyum kearah pandu sambil menggigit tangannya.
‘’lo nggak papa na,bahu lo nggak papakan?.’’ Ucap dira memastikan nana baik baik saja.
Namun nana hanya senyum senyum melihat kearah pandu yang juga tengah menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
‘’ mimpi apa aku semalam,aku ditolong sama pangeranku.’’ Batin nana tersenyum senyum sambil mengigit bibir bawahnya.
‘’nak,lo nggak papakan ?.’’ teriak viona yang seketika membuyarkan lamunan nana dan membuat perhatian nana teralihkan pada viona.
‘’aku nggak papa kok.’’ Ucap nana pada viona.
‘’bahu lo sakit nggak?.’’ Tanya viona,dijawab oleh nana dengan menggelengkan kepalanya.
‘’pandu, kenapa kamu setampan ini sih.’’ Guman nana dalam hati sambil memperhatikan pandu dari ujung kaki sampai ujung kepala.
‘’udah mulai lagi nih anak.’’ Ucap dira melihat nana yang tercenung melihat pandu.
‘’dia kenapa sih?menatapku tak berkedip seperti itu.’’ Batin pandu yang melihat nana senyum senyum sendiri melihat kearahnya.
‘’vi ayo..’’ ucap dira memberi kode pada nana.yang dianggukan oleh viona.
Dira dan viona segera menggeret tubuh nana pergi dari sana.
‘’dasar cewek aneh.’’ Pandu menggeleng nggelengkan kepalanya sedikit menyunggingkan senyumannya.
Pandu segera mengambil bola basketnya dan kembali masuk kedalam lapangan.
‘’lain kali hati hati,malah orang yang lo lempar.’’ Ucap pandu pada leo.
‘’maaf bro,nggak sengaja.’’ Ucap pandu sambil tertawa kecil.
Pandu,kevin dan kawan kawan kawannya kembali melanjutkan permainan mereka.
Selesai mencuci wajah dan sedikit merias wajahnya,nana pun keluar dari kamar mandi.
Ceklek
Pintu kamar mandi kembali terbuka,membuat perhatian pandu teralihkan kesana.
‘’sudah selesai?.’’ Tanya pandu sambil beranjak dari tempat duduk.
‘’hmmmmm.’’ Jawab nana sambil mendekat kearah pandu.
Pandu dan nana keluar dari ruangannya.
‘’ sedari tadi aku menunggu gadis itu untuk keluar dari ruangan bos,tapi dia tidak kunjung keluar,dan sekarang sudah waktunya jam pulang kerja,dia juga baru keluar dari sana,seharian dia berada diruangan bos,sebenarnya siapa sih dia.’’ Batin jello saat melihat pandu dan nana keluar ruangan bersamaan.
__ADS_1
‘’bos.’’ Panggil jello yang sedikit berlari kearah pandu dan nana.
‘’dia lagi.’’ Batin nana membuang wajahnya dari jello sambil melipat kedua tangannya.namun perhatian jello tak teralihkan pada nana.
‘’kotak makanan.’’ Batin jello sambil melirik kearah tangan nana
‘’maaf bos,ini ada laporan yang harus anda tandatangani.’’ Ucap jello pada pandu.
‘’untuk kapan laporannya.’’ Jawab pandu dingin.
‘’untuk besok bos.’’ Jawab jello.
‘’taruh saja dimeja saya,besok pagi saya akan tanda tangani,karena sekarang waktu jam pulang kerja.’’ Ujar pandu lagi.
‘’baik bos.’’ Ucap jello
‘’ayo ..’’ ucap pandu sambil tersenyum pada nana.
‘’hmmmm..
Pandu dan nana berjalan beriringan menuju pintu lift.
‘’aku jadi penasaran,siapa gadis ini....dari tadi yang ada dipikiranku hanya dia.’’ Ucap jello memandang tidak suka melihat keara punggung nana.
‘’aku tidak akan membiarkan dia dekat sama bos,tidak akan pokoknya...aku harus segera membuat pak bos jatuh cinta padaku.’’ Guman jello dengan sinis lalu kembali keruangannya.
Sampai dilantai bawah ,mereka disambut oleh para karyawan yang tengah bersiap siap akan pulang,mereka memandang kearah pandu dan nana dengan perasaan bigung.
‘’kenapa bos bisa berjalan bersama dengan sekretarisnya lamanya.’’
‘’sepertinya bos memang ada hubungan dengan sekretaris nana .’’ begitulah perasaan para karyawan tersebut.
‘’ayo masuk.’’ Ucap pandu setelah membuka pintu mobilnya untuk nana.
‘’tapi mobilku bagaimana.’’ Ujar nana yang masih berdiri diposisinya.
‘’tinggal saja disini.nanti akan aku suruh orang mengantarkannya kerumah.’’ Ucap pandu.
‘’bagaimana kalau kita pulang sendiri sendiri saja.’’ Ucap nana yang membuat pandu mengrinyitkan kening.
‘’sayang,apa kamu tidak mau satu mobil denganku,begitu bencinya kamu sama aku.’’ Ujar pandu sedikit memasang wajah sendu.
‘’bu-bukan begitu,tapi..
‘’ya sudah kalau begitu kalau kamu tidak mau bareng aku.’’ucap pandu memotong omongan istrinya dengan wajah datar,ia pun masuk kedalam mobil dan duduk dikursi pengemudi.
‘’hah nana menghembuskan nafasnya dengan kasar.
‘’ya sudahlah,dia selalu saja salah paham kepadaku.’’ Grutu nana,lalu masuk kedalam mobil dan duduk disamping pandu.
‘’gitu dong sayang.’’ Ucap pandu sambil tersenyum lebar,lalu menancap gas mobilnya menuju restaurant mama galih.
jangan lupa like vote commen yah..
__ADS_1
maaf author nggak up sabtu minggu 🤗🤗🤗🤗