Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 14


__ADS_3

cafe


helena berhasil memakirkan mobilnya dengan sempurna didepan sebuah cafe.


"cafe ini? " ucap jessly senang.


helena mengangguk "ayo kita turun " ucap helena .


jessly turun dengan antusias.


tik tok cafe itulah tulisan yang tertera didepan cafe tersebut.


"wah, kau masih sering kesini?." tanya jessly.


helena menaikkan kedua bahunya.


"semenjak kau dan jimi pindah, aku tidak pernah lagi datang kesini." jawabnya kemudian.


"hmmm, , , kenapa?." ucap jessly menyipitkan sebelah matanya.


"karena tidak ada kamikan." jessly menjawab sendiri pertanyaannya.


"ya begitulah." ucap helena


"ish...sayang sekali , padahal disini makanannya enak-enak bukan? dulu kita bertiga sering sekali singgah kesini." ucap jessly sambil bernostalgia.


"iya.." sahut helena


"ayo masuk, aku sudah lapar." ucap jessly.


"ayo. " ucap helena tersenyum sambil menarik tangan jessly.


helena mendorong pintu cafe


"ramai ya ? ucap jessly, melihat begitu banyak anak manusia yang tengah menikmati makan siang mereka masing-masing.


" lumayan, aku dengar cafe ini cukup terkenal saat ini." ujar helena.


"dan setelah cafe ini di kenal banyak orang, kau malah tidak pernah datang kesini lagi." sindir jessly.


"karena tidak ada kalian, aku jadi bad mood datang kesini, sendiri, tidak ada teman, aku merasa kehilangan kau dan jimi." bela helena.


"hmmmm sayang sekali kalau begitu, , , oh ya kau merasa kehilangan aku dan kak jimi ya? " goda jessly.


"ya..iya ." jawab helena dengan pasti.


"kehilangan aku, ,atau hanya kehilangan kak jimi saja ?." telisik jessly, gadis itu tidak henti-hentinya menggoda helena semenjak diperjalanan tadi , membuat wanita cantik itu selalu salah tingkah setiap jessly membicarakan jimi.


"apa sih jess, , , tentu kau dan jimi lah." jawab helena malu-malu.


"yakin ." tanya jessly dengan mata jahilnya


"sudahlah, kita duduk dimana ya jess?." tanya helena sambil celingak -celinguk untuk mengalihkan pembicaraan.


jessly hanya tersenyum.


"bagaimana kalau di pojokan sana, tempat biasa kita dulu, sepertinya kosong ." sahut jessly sambil menunjuk kearah ujung ruangan.


"ya baiklah." ucap helena, kedua perempuan cantik itu berjalan menuju meja yang mereka tuju.


jesly masih terkagum -kagum dengan tata letak interior cafe yang sudah banyak berubah .


sebelumnya mereka sudah memesan menu makan siangnya.


sementara helena ia juga sibuk celingak -celinguk kesana kemari

__ADS_1


"aku tidak melihat orang yang mencurigakan disini." ucap helena, karena jessly sudah benyak bercerita kepadanya. akan ada beberapa bodiguart yang akan mengikutinya.


"maksudmu?." ucap jessly sambil menoleh kearah helena.


seketika juga membuat helena menoleh


"maksudku, aku tidak melihat seseorang seperti mengawasi kita." ujar helena.


"oh, maksudmu pengawal yang dikirim oleh kak jimi bukan?


" iya, maksudku itu."


makanan yang mereka pesan telah sampai


jessly mendesis.


"mereka pasti ada disekitar sini sekarang, bersembunyi. sudahlah tidak usah memikirkan mereka." ucap jessly


"tadi kita sudah banyak berbicara tentang diriku, sekarang giliranmu." ucap jessly lagi.


"aku.." ucap helena sambil menunjuk dirinya.


jessly mengangguk pasti sambil menyuruput just orange yamg dipesan.


"apa yang harus aku ceritakan tentang diriku?" ucapnya sambil tertawa.


"iya, , tentang dirimu saat ini" sahut jessly lagi.


helena menurunkan kedua bahunya


"bukannya kau sudah tahu ya, , saat ini aku sedang fokus dengan butiqe dan kesembuhan ayahku." tutur helena sambil memotong daging steak miliknya.


"hmmmm , iya ya ." ucap jessly manggut -manggut.


"lalu bagaimana dengan paman sekarang, apa keadaannya sudah membaik?tanya jessly lagi sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya.


"benarkah?


helena mengangguk sambil mengunyah dengan anggun.


" baiklah, lain kali aku akan menjenguknya lagi.


"sebenarnya aku ingin bertanya lagi, apakah helena masih mengharapkan jimi atau tidak, tapiii...sudalah aku takut menyinggungnya, siapa tau helena sudah move on dari kak jimi dan mempunyai kekasih.


mereka pun menghabiskan makan siangnya dengan cepat.


jessly dan helena sama sama mengelap mulut mereka.


" sekarang kita kebutiqe ku ?" tanya helena.


"iya, , aku ingin melihat semua hasil rancanganmu, siapa tau aku tertarik untuk membelinya." ucap jessly.


"kau ingin membeli gaun?." tanya helena, karena gaun bukanlah fashion jessly.


"mungkin satu gaun." ucapnya sambil menaikkan kedua bahunya.


helena hanya tersenyum.


selesai makan mereka berlaju menuju ke butiqe helena.


...........


...........


...........

__ADS_1


disisi Leo


seusai makan siang, leo melanjutkan negosiasinya dengan seorang client yang cukup sering bekerja sama dengan breslin group.


"jadi bagaimana Mr. Kris. apa anda tertarik dengan keuntungan yang saya berikan?." tanya leo pada orang didepannya itu.


Mr.Kris tampak sedang berpikir.


"penawaranmu cukup bagus Mr. Leo. sangatlah rugi apabila saya tidak mengambil kesempatan ini." ucap Mr.Kris kemudian.


dengan yakin, Mr.Kris langsung menandatangani surat kontrak yang ada di depannya.


leo tersenyum puas.


"jujur, belum ada satu pun perusahaan yang memberikan penawaran sebagus ini kepada saya.


" selamat kita resmi bekerja sama , Mr.Leo ." ucap Mr.Kris sambil mengulurkan tangannya.


"terima kasih, sudah mempercayakan proyek ini kepada kami , Mr. sahut leo sambil menjabat tangan Mr.kris.


Mr.Kris pun ikut tersenyum


sementara dirumah sakit


Diana yang masih terbaring dibangkar rumah sakit menunjukkan sedikit respon, tangannya tampak bergerak, membuat perawat yang merawatnya sedikit terkejut namun bercampur senang, ia segera keluar dari ruangan untuk memberitahukan kepada Mr.Breslin.


kelopak mata yang biasanya menyatu kini terbuka perlahan-lahan.


Tuan Breslin tampak menggenggam tangan istrinya, ia sangat bahagia setelah mendapat kabar dari perawat Diana.


" pa-pa ."lirih diana dengan lemah menoleh kearah tuan breslin.


"iya ma, papa disini, papa sangat bahagia mama sudah sadar." jawab tuan breslin sambil mencium tangan diana dengan sangat haru.


diana kembali menoleh


"Le-leo ..." lirih diana lagi, sudut matanya tiba tiba berair.


tuan breslin mendongakkan kepalanya.


"sebentar lagi leo pasti datang ma, papa sudah menghubungi asistennya.


" leo pasti juga bahagia melihat mama sudah bangun dari koma."


ditempat leo.


"akhirnya mama sadar ." haru campur bahagia yang dirasakan oleh leo saat ini.kini ia tengah berada diperjalanan menuju kerumah sakit


"aku berjanji, mulai hari ini , aku akan selalu menjaga mama." guman leo yang sudah tidak sabar tiba dirumah sakit.


flash off


"semua penanganan proyek ini, sudah saya serahkan kepada putri saya, Mr.Leo .dia yang akan mengatur kapan kalian akan pergi untuk melihat lokasi proyek ini." ucap Mr.Kris lagi.


"baik Mr, kami pasti akan menunggu kabar dari putri anda. " jawab leo sambil mengangguk


Mr. kris baru saja meninggalkan tempatnya.


rio datang menghampiri leo .


"tuan leo, nyonya sudah sadar dari koma, tuan breslin baru saja mengabarkan kepada saya.


leo membulatkan matanya dengan sempurna


" mama sadar, sekarang kita kerumah sakit." perintah leo .

__ADS_1


mereka segera meninggalkan restaurant.


jangan lupa like dan commen yah


__ADS_2