Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 32


__ADS_3

Keesokannya....


nana terbangun saat merasakan ada sesuatu yang menghimpit perutnya,ia membuka matanya,nana melototkan matanya saat melihat ternyata tangan pandulah yang melingkar diperut ratanya.


‘’ emang dasaar,aku sedang marah padanya,tapi dia malah tetap mencuri kesempatan disaat tidur.’’ batin nana.dengan hati hati nana melepaskan tangan pandu dari perutnya,agar pandu tidak terbangun,karena pandu masih tertidur dengan pulas,biar bagaimanapun nana juga tak tega membangunkan suaminya itu.


Setelah berhasil melepaskan tangan pandu,nana hendak bergerak untuk duduk,namun belum sempat itu terjadi pandu sedikit menggeliat dan kembali melingkarkan tanganya diperut nana,kali ini pandu memeluknya lebih erat.


‘’is,kenapa malah dipeluk lagi sih,,,,,,’’ batin nana sambil berusaha melepaskan tangan pandu,namun tangan laki laki itu tak kunjung terlepas.pandu dengan sengaja tidak mau melepaskan pelukannya.


‘’aku yakin dia pasti sudah bangun , dia sedang berpura pura tidur seperti kemaren.’’guman nana dengan kesal.


‘’lihat aja aku kerjain kamu.’’ Batin nana sambil tersenyum jail.


Dengan sengaja nana mencabut bulu bulu halus yang ada tangan pandu.’


‘’awww...’’ teriak pandu sambil membuka matanya.


‘’rasain tuh.’’ ucap nana sambil melirik kearah pandu lalu tertawa menang .


‘’ sayang ,kenapa bulu tanganku dicabut ,sakit tau.’’ Tanya pandu sambil meringis kesakitan namun tangannya masih memeluk perut nana.


‘’ya habisnya aku udah lepasin tangannya,malah meluk lagi,kamu sengajakan pura pura tidur biar bisa meluk meluk aku.’’ Gerutu istri cantik pandu itu.


Namun pandu hanya tersenyum mendengar ocehan nana.


‘’lucu banget sih mukanya kalau lagi kesal kayak gitu,udah jangan marah lagi dong sayang,emang aku sengaja pura pura belum tidur supaya bisa meluk kamu,memangnya kenapa, bolehkan sama istri sendiri .’’ Jawab pandu enteng sambil tersenyum devil.


Ck


‘’apaan sih.’’ Jawab nana sambil memutar matanya memelas.


Dengan cepat nana melepaskan pelukan pandu,dan segera turun dari tempat tidur.dan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


‘’baik pak,nanti sekretaris saya yang akan mengatur pertemuan kita.’’ Ucap pandu pada seseorang diseberang telepon,kemudian menarik salah satu kursi dan duduk disana.


“iya pak.” Jawab pandu lagi sambil melirik kearah nana.


Sedangkan nana tengah sibuk mengambilkan sarapan untuk pandu.


“iya pak,baik baik .” ucap pandu sambil mengangguk lalu mengakhiri panggilannya dan meletakkan ponselnya diatas meja.lalu melihat lagi kearah nana yang masih belum mengambil sarapan untuknya.


“sayang sepertinya aku tidak bisa sarapan dirumah,aku harus buru buru kekantor.”ucap pandu kemudian kembali berdiri dari tempat duduknya.


‘’tapi sarapannya bagaimana?.’’ Tanya nana sambil menoleh kearah pandu.


‘’kamu bungkus saja ya,aku akan memakannya nanti dikantor.’’ Ujar pandu sambil tersenyum tipis pada nana.


‘’hmmmm ya sudah.’’ Ucap nana tampa ekspresi,lalu berlalu kedapur untuk mengambil kotak makanan.


‘’ini ..!’’ nana menyodorkan kotak makanan yang telah ia isi dengan makanan.


‘’makasi ya sayang.’’ Pandu mengambil kotak makanan yang diberikan tersebut.


‘’hmmm iya.’’ Jawab nana datar kemudian fokus mengambil makanan untuknya,sungguh pandu tidak tahan melihat sikap nana yang sedari tadi cuek padanya.


Pandu menghela nafasnya sejenak,lalu menghampiri nana dan memeluknya dari belakang.


‘’sayang ,udah jangan marah lagi dong,akukan sudah memintah maaf kemaren.’’ Ucap pandu sambil memeluk nana dari belakang.

__ADS_1


‘’ya ampun pandu,kamu apa apaan sih,jangan seperti itu aku belum mandi.’’ Ujar nana saat pandu sudah memeluk pinggangnya dari belakang.


Nana berusaha melepaskan pelukan pandu dan pun berhasil.


‘’jadi kalau kamu udah mandi aku bisa meluk meluk kamu.’’goda pandu sambil tersenyum devil.


Blusss


Pipi nana tampak merah merona, menahan malu karena salah berucap.


‘’bu-bukan begitu,maksud ku,kamu jangan seenaknya meluk meluk aku.’’ ucap nana sambil memalingkan wajahnya,berusaha menutupi kegugupannya.


Pandu tersenyum tipis.lalu kembali memeluk pinggang nana.


‘’kamu istriku,kenapa aku tidak boleh memelukmu,jangankan memelukmu,melakukan hal lebih dari ini saja,aku boleh.’’ Ujar pandu sambil mencium tengkuk nana.


nana terkejut dengan ucapan pandu, namun ia hanya diam saja berusaha agar tetap tenang,karena jantung nana saat ini sudah berlari seperti orang maraton ulah perlakuan pandu padanya.


Walaupun belum mandi ,tapi pandu masih bisa menikmati aroma wangi tubuh nana yang sangat memikat itu.kalau tidak ada meeting yang sangat penting hari ini,pandu sudah menyeret istrinya itu kedalam kamarnya,dan melaksanakan kewajibannya sebagai suami.


Pandu melepaskan pelukannya lalu membalikkan tubuh nana seketika pandangan mereka bertemu dengan dirinya yang memegangi kedua bahu nana.


Pandu tersenyum tipis,saat melihat wajah nana yang sudah seperti bak kepiting rebus atas perlakukannya.


‘’aduuh,kenapa wajahku terasa panas seperti ini.’’ Rengek nana dalam hati dengan masih menatap mata pandu.


Cup


Satu kecupan manis tepat dibibir nana,lagi lagi nana dibuat melongo ulah pandu,ia segera mendorong dada bidang suaminya itu,lalu memalingkan wajahnya tampa bicara.


Pandu kembali tersenyum tipis.lalu pamit untuk berangkat kekantor pada nana.


‘’sungguh tidak tau malu,sudah menuduhku yang tidak tidak,tapu masih mencuri curi kesempatan padaku.’’ Gerutu nana setelah kepergian pandu sambil memegangi bibirnya.


Selesai sarapan ,nana naik kelantai atas dengan hati yang berbunga bunga untuk membersihkan tubuhnya.


Hari sudah semakin siang,nana juga telah selesai membersihkan rumah.


Drrt..drttt..drrtttt ... terdengar ponsel nana berbunyi.


‘’hallo la.’’ Jawab nana setelah diketahui lala menelponya.


.........


‘’oooo iya aku lupa,aku akan menjemputnya kekantor.’’ Ujar nana lagi.


.......


‘’iya , makasi iya.’’ Ucap nana lagi kemudian mengakhiri panggilannya.


‘’karena aku akan kekantor,sekalian saja aku bawakan dia makan siang.’’ Batin nana,nana yang berada didalam kamar segera pergi kelantai bawah untuk menyiapkan makanan untuk pandu.


Selesai memakirkan mobil,nana turun dari dari mobil dan berjalan menuju loby


‘’eh sekretaris nana.’’ Ucap salah satu resepsionis saat melihat nana mendekat kearahnya.


‘’hey,,bagaimana keadaan kalian?.’’ Tanya nana sudah berdiri didepan dua resepsionis yang juga sudah akrab dengan nana.


‘’kami baik sekretaris nana, oh sekretaris nana kenapa mengudurkan diri dari perusahaan ini?.’’ Tanya salah satu resepsionis.

__ADS_1


nana hanya tersenyum tipis,tidak tau harus menjawab apa .


‘’oh ya,saat sekretaris nana mengundurkan diri,tyan sudah kembali bekerja esoknya,tidak kenapa bos tampan bisa berubah pikiran.’’ Ujar sang resepsionis lainnya.


‘’oh ya syukurlah.’’ Jawab nana senang,yang kemudian diangguki oleh dua resepsionis tersebut.


‘’tapi kami penasaran ,kenapa sekretaris nana mengundurkan diri dari perusahaan ini...’’ katanya lagi karena masih penasaran.


‘’hmm karena papaku memintaku untuk bekerja diperusahannya."jawab nana bohong


‘’ooooo.’’ Kedua resepsionis itu hanya beroria dan mengangguk mengerti.


‘’aku harus menemui lala sebentar,aku perminsi dulu ya.’’ Ujar nana.


‘’baiklah sekretaris nana.’’ Ucap kedua resepsionis itu sambil tersenyum.


‘’jangan panggil aku sekretaris lagi,panggil saja nana,karena aku bukan sekretaris lagi.’’ Ucap nana


‘’panggil nana saja okey..’’ ucapnya sambil tersenyum manis.


‘’siap sekretaris nana,,eh nana.’’ Jawab resepsionis tersebut.


Nana tersenyum lalu berjalan menuju lift secara perlahan.


‘’sekretaris nana sangat baik dan ramah,sayang sekali dia mengundurkan diri jadi sekretaris bos pandu,aku sungguh tidak suka dengan sekretaris bos pandu yang baru dia begitu angkuh dan sombong,pakaiannya begitu sexsi seperti ingin menggoda bos saja.’’ Ucap salah satu resepsionis pada temannya.


‘’iya betul tu,aku juga tidak suka sama sekretaris baru itu,mudah mudahan sekretaris nana kembali bekerja disini.’’ujar teman si resepsionis.


Lantai 9


‘’apa?....jadi kamu sekarang sudah menjadi istrinya bos pandu ‘’ teriak lala tidak percaya saat nana memberitahukan,bahwa dia sudah menjadi istri dari pandu.


‘’pelankan suaramu nanti ada yang dengar.’’ Bisik nana sambil celingak celinguk melihat sekitar.


Sontak lala menutup mulutnya.


‘’kenapa bisa na,jadi itu alasannya kamu berhenti bekerja?.’’ Tanya lala masih tidak percaya.


Nana mengangguk.


‘’aku dan pandu kami dijodohkan.’’ Jawab nana.


‘’wah,beruntung banget kamu na,aku tidak menyangka kamu bisa jadi istri bos pandu, kalian cocok kok.’’ Ucap lala dengan senang tapi tidak dengan nana.


‘’tapi aku lihat kenapa kamu tidak senang sih?.’’ Tanya lala saat melihat ekspresi nana saat menjelaskan padanya.


‘’bukan tidak senang, sejak dulu kita emang akan dinikahkan, tapi gagal, sebenarnya aku dan pandu adalah teman satu sekolah dulu,aku sangat menyukainya dan mengejar ngejarnya dulu,tapi dia selalu cuek dan selalu mengacuhkanku.’’jelas nana


‘’lalu,sekarang kalian malah menikah,itu bagus dong na,berati jodohmu adalah bos pandu.’’ Ujar lala lagi.


Nana menghela nafasnya


‘’dulu aku sangat patah hati dan sakit hati padanya,setelah lulus sma, kita juga pernah dijodohkan,dia menolaknya ,dan dia menuduhku yang tidak tidak juga,pacarnya juga mengancamku waktu itu, perjodohan kami batal saat aku tetap kekeh untuk kuliah diluar negeri agar bisa melupakannya.


‘’tapi sekarang kalian tetap menikahkan,itu berati bos memang jodoh kamu na.’’ Ucap lala.


"entah lah la, aku juga tidak tau." ucap nana sambil menurunkan kedua bahunya.


selesai berbincang dengan lala, nana bermaksud ingin menemui pandu keruangannya.

__ADS_1


***hallo jangan lupa like, vote dan commen ya.


maaf author tidak up 2 hari yang lalu, dikarenakan sakit.🙏🙏🙏🙏***


__ADS_2