
‘’ck...pelakor itu lagi..’’ guman viona .
‘’siapa kak?.’’ Tanya karyawan viona.
Viona tak menghiraukan pertanyaan karyawannya ,,dia segera menghampiri nana yang masih terlihat bengong.
‘’tuh lihat,yang katanya dia mantan laki lo , ,pamer tuh punya mobil mewah , mau ngapain dia kesini.’’ Ucap viona yang membuyarkan lamunan nana.
‘’mau ngapain lagi kalau nggak mau beli kue kamu vi.’’ Jawab nana santai.
ucapan nana Membuat viona heran melihat sikap nana yang biasa biasa saja.
‘’dari mana dia tau ,tempat ini?.’’ Tanya viona lagi.
‘’kamu lupa ya tempatmu inikan sangat terkenal,mungkin dia ingin mencicipi kue buatanmu.’’ Ujar nana lagi.yang membuat viona berdelik kearah alice yang sudah masuk kedalam tokonya.
Alice hanya tersenyum pada viona dan nana,sambil memilih beberapa kue yang ingin ia makan disana,sedangkan viona tampak acuh dengan nana yang sedikit menyunggingkan senyumannya kearah pelanggan baru viona itu.😁😁😁
‘’palingan dia kesini mau manas manasin lo lagi nak.’’ Bisik viona.
‘’udah,,kita lihat aja,,jangan negatif tingking dulu,,siapa tau dia kesini hanya ingin membeli kue yang banyak kan,jadi kita bisa untung.’’ Balas nana dengan masih menunjukkan senyumannya pada alice.
‘’ckkk,,,aku tidak yakin.’’ Viona menatap jengah alice.
Alice menunjuk beberapa kue kecil dan minuman yang akan ia nikmati.
Beberapa menit saja makanan yang ia pesan sudah berada diatas meja,sementara nana dan viona hanya memperhatikannya dari arah kasir.
‘’maaf bisa temani aku sebentar .’’ ucap alice menoleh kearah viona dan nana.
‘’ tentu.’’ Jawab nana dengan masih tersenyum lalu menarik viona yang terlihat sangat malas mendekat kearah alice.
‘’bukankah kamu nona alice.’’ Ucap nana yang sudah duduk didepan alice.
‘’ternyata nona nana masih mengingatku.’’ Ucap alice sambil tersenyum sinis.
Nana pun mengangguk dan membalas dengan senyuman manis.
‘’tentu kami masih mengingat ,lo kan yang katanya mantan pandu.’’ Ucap viona menatap alice sinis.
"dan gue yakin, lo pasti ada maksud datang kesini."
‘’ternyata nona viona sangat pintar ya .’’ Ucap alice lagi.
"ya jelas..sebab dulu gue sekolah, sampai sekarang gue juga masih sekolah, makanya gue pintar" jawab viona.
Alice yang tersenyuk jengah
‘’dasar, , wanita tidak tahu malu.’’ Lirih viona.
‘’aku juga tau maksud dari nona alice,kamu pasti menginginkan pandu kembali padamu, bukan’’ Ucap nana yang tak ingin berbasa basi lagi dengan alice.
‘’wah ,,aku pikir nona nana orang yang bodoh,,,tapi ternyata aku salah ya..ternyata kau tahu apa maksudku.’’ Ucap alice sambil melihat kearah nana dan viona yang tengah berpangku tangan.
‘’aku akan merebut pandu kembali darimu,tak kan ku biarkan siapapun memilikinya selain diriku.’’
‘’segera kau tinggalkan pandu sekarang,kalau tidak aku tidak tau apa yang akan terjadi padamu.’’ Ancam alice.
‘’berani sekali lo ngancam ngancam nana.’’ Viona hendak beranjak dari tempatnya,namun ditahan oleh nana.
‘’sepertinya kau terobsesi sekali dengan suamiku nona alice,,apa tak selaku itu kah dirimu itu.’’ Ucap nana yang membuat viona tak percaya dengan kata kata nana.
‘’apakah tidak ada yang menyukai dirimu ,sehingga kamu mengejar ngejar suami orang dan mengancam istrinya.. hah.’’ Ucap nana sambil tersenyum sinis menatap alice.
Alice mulai terlihat kesal dengan ucapan nana.
__ADS_1
‘’okey , , kalau itu permintaan nona alice, , saya akan meninggalkan suami saya demi nona,,..tapi apakah suami ku akan meninggalkanku, dia sangat mencintai saya nona.’’ Ucap nana lagi.
Viona hanya terbengong mendengar ucapan nana.
ternyata nana bisa juga menjawab ucapan dari pelakor itu.
‘’dan kalau saya tidak bersama dia lagi,belum tentu juga kamu bakalan dipedulikan pandu’’ Kata kata nana membuat tangan alice terkepal.
Alice berusaha untuk tersenyum.
‘’ck,,,dasar murahan,,,gaya glamor,katanya cantik,,tapi mampunya cuman ngancam ngancam istri orang, dia pikir pandu akan tertarik apa sama dia.’’ Sindir viona tampa melirik kearah alice.
‘’kalian lihat saja,aku pasti akan memisahkan pandu darimu.’’ tegas alice
‘’coba saja.’’ Tantang viona yang menjawab.
‘’silahkan kalau nona alice mampu.’’ Ucap nana sambil tersenyum.
‘’sial,,,ternyata dia tidak takut dengan ancamanku.’’ Batin alice yang terlihat kesal.
Tiba tiba masuk beberapa preman kedalam toko, yang ricuh didalam toko.membuat nana viona,serta alice menoleh kearah preman preman itu.
Alice malah tersenyum melihat para preman itu.
Para pengunjung lainnya tampak takut saat para preman itu menodongkan sebuah pisau kepada salah satu karyawan yang tengah berada didepan kasir.karyawan itu tampak takut saat pisau itu diarahkan kearahnya,ia langsung menoleh kearah viona dan nana.
‘’berani beraninya preman itu masuk kedalam toko gue.’’ Geram viona hendak melangkah kearah kasir.
Namun lagi lagi nana menahan viona dan melihat kearah alice,mereka saling tatap dengan tajam.
‘’jangan bilang ini ulah anda nona alice.’’ Ucap nana.
‘’ kalau iya kenapa nona nana,apa kau takut.’’ Ucap alice.
Ingin sekali nana menjabak rambut wanita yang ada dihadapannya saat ini,ia ingin mencoba bagaimana rasanya menjabak rambut orang ,namun terpaksa ia urungkan, karena ia dan viona harus menyelesaikan para preman yang membuat pelanggan tokonya merasa takut terlebih dahulu.
‘’ayo vi..’’ ucap nana yang diangguki oleh viona.
‘’ ada keperluan apa kalian kesini?.’’ Ucap viona dengan memasang muka garang menyamai preman itu.
‘’tenang vi.’’ Ucap nana.
nana berusaha tetap tenang sebelum preman itu berbuat macam macam.
‘’maaf pak bisa turunkan pisau anda,jujur saya merasa takut dengan benda tajam itu,lihat lah kau juga menakuti para pelanggan dan karyawan kami.’’ Ucap nana.
‘’eka,,kamu kedapur saja ya,biar saya dan viona yang melayani bapak bapak ini.’’ Perintah nana pada karyawan viona,lalu menggantikan posisi eka dikasir.
Alice tampak mengerutkan keningnya melihat apa yang dilakukan oleh nana.
‘’maaf jadi anda mau pesan apa.’’ Kali ini viona yang menanggapi.ia sudah agak merada tenang.
Preman preman itu heran melihat nana dan viona yang terlihat tidak takut pada mereka,mereka pun menjauhkan pisaunya.
‘’hahhhh...sebaiknya kalian minggir,,dan berikan semua uang yang ada didalam tempat itu.’’ Ucap salah satu preman lagi sambil menunjukkan mesin kasir.
‘’enak saja,orang udah capek capek kerja,kalian main minta saja,tidak akan kami berikan.’’ Ucap viona, mulai kesal lagi .
‘’kalian berani membantah kami,akan kami hancurkan toko roti ini.’’ Satu preman lagi membuka jaket jeans yang ia kenakan ,lalu memperlihatkan ototnya yang memakai tato.
‘’dasar kakek kekek,sudah tua masih saja berani mengancam orang ,,tidak takut kualat apa,nanti encoknya kambuh lo.’’ Ucap viona lagi.
‘’vi,,jangan begitu ,,kasihan dia sudah kakek kakek ,nanti kita yang kualat lo.’’ Ucap nana mendramatisir ucapan viona.
‘’maafkan teman saya ya kek.’’ Ucap nana yang membuat preman itu semakin marah.
__ADS_1
‘’berani kalian mengatai kami. kakek kakek hah.’’ Ucap preman yang terlihat sangar,dia sangat marah.
‘’akan kami hancurkan toko ini.’’ Katanya lagi.
‘’coba saja kalau kalian berani,kalian pikir dengan badan kalian yang segede gede gajah ,kami takut ha.’’ Ucap viona yang sudah mulai emosi.
‘’ini pasti ulah nenek lampir pelakor itu.’’ Guman viona sambil melirik kearah alice.
‘’berani kalian dengan kami hah.’’ Salah satu preman tampak memegangi tangan viona.
Hal itu membuat viona geram karena preman itu berani menyentuhnya.
Viona langsung mengcengkram tangan preman itu balik,,,berani lo nyentuh tangan gue,,,dengan emosi viona memutar tangan preman itu kebelakang punggungnya,,membuat preman itu meringis kesakitan.
‘’hanya segitu kemampuanmu pak tua.’’ Ucap viona yang melihat tidak ada perlawanan dari preman itu.viona menarik tubuh preman itu dan membenturkannya ketembok,,seketika preman itu pinsan dengan darah yang keluar dari hidungnya.
"hanya suami gue yang berhak nyentuh nyentuh gue." ucap viona dengan gaya angkuhnya.
Sementara preman yang lain hanya terbengong melihat temannya yang sudah terkapar.
‘’ayo siapa lagi yang ingin seperti dia.’’ Teriak viona pada preman preman itu sambil ngos ngosan.
‘’dasar badak,badannya berat banget,ngos ngosan gue nariknya.’’ Ucap viona lagi melihat kearah preman yang sudah pinsan itu.
Nana tersenyum sambil berpangku tangan melirik kearah alice yang tampak tercengang.
Tak terima temannya pinsan terkapar tak berdaya,satu preman lagi maju untuk mengarahkan tinjunya kearah viona yang tengah melengah,namun sebelum tinju itu mendarat diwajah mulus viona,dengan cepat nana menangkisnya,lutut nana berada diperut sipreman itu ditendangnya perut itu dengan lututnya, membuat preman itu menunduk dan nanapun langsung memukul punggung preman itu dengan sikunya,sehingga preman itu tak dapat lagi menyerangnya.saat preman itu mendongak nana segera mendorong dada preman itu hingga terpental jauh ke tempat yang diduduki oleh alice.
Nana tersenyum sinis kala melihat wajah alice yang lagi lagi tampak terkejut.
‘’saat ada lagi preman yang ingin menyerangnya , lagi dan lagi viona dan nana melawan preman tersebut,hingga membuat semua preman terkapar tak berdaya diatas lantai.semua pengunjung tampak takjub dengan aksi nana dan viona yang berhasil mengalahkan preman preman berbadan besar tersebut.
‘’akhirnya nggak sia sia ilmu beladiri yang kita pelajari selama ini vi.’’ Ucap nana dengan ngos ngosan tertawa pada viona.
‘’sekarang lo udah tau fungsikan nak.’’ Ucap viona pada nana lalu melirik kearah alice.
Nana pun mengangguk.
‘’mulai sekarang aku akan menggunakan ilmu beladiri ini untuk melindungi diriku dari orang orang jahat.’’ Ucap nana lagi sambil melirik kearah alice yang terlihat kesal.
‘’pergi kalian dari sini,awas kalau kalian kembali lagi.’’ Viona tampak meronggok dihadapan preman yang sudah terkulai lemas ,wajahnya tampak lebam akibat tinjuan yang diberikan oleh nana dan viona.
‘’ba..baik kami tidak akan mengganggu kalian lagi.’’ Ucap preman itu dengan terbata bata.
‘’bagus.’’ Ucap nana pada preman itu.
Para preman itu berdiri ,lalu membantu membopong temannya yang pinsan tadi,dan mereka berjalan keluar dari toko dengan langkah yang terseok seok.
‘’tos...’’ ucap viona yang dibalas oleh nana,,mereka berhasil mengusir para preman yang ingin berbuat onar.
Nana dan viona kembali menghampiri alice.
‘’maaf nona alice,pembicaraan kita jadi sedikit terhenti akibat ada insiden tadi.’’ Ucap nana yang membuat viona tersenyum padanya.
‘’para pelanggan yang saya hormati,maaf tadi ada sedikit gangguan yang sudah kami atasi,sekarang silahkan dinikmati kembali kue dan minuman yang telah dipesan.’’ Ucap viona pada para pelanggannya.
Semua para pelanggan mengangguk lalu kembali menikmati hidangan mereka.
Nana dan viona sudah duduk kembali..sedangkan alice yang masih berdiri terlihat kesal dengan nana dan viona,,tampa bicara ia mengambil tasnya dan langsung pergi dari toko.
Melihat kepergian alice,tawa nana dan viona langsung menggema disetiap sudut toko.
jangan lupa like , vote dan commen ya
terima kasih😁😁😁😁
__ADS_1