Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
Episode 41


__ADS_3

‘’Selamat pagi istriku.’’ Ucap Leo ketika bangun dari tidurnya,dan melihat Jessly sedang tertidur lelap dipangkuannya.


Cup..


Satu kecupan mendarat di kening Jessly hingga membuatnya terbangun.Jessly langsung melihat kamar yang begitu berantakan.baju mereka berserakan dimana –dimana. Ia tekejut ketika melihat dirinya yang berada dipelukan Leo hanya dilapisi dengan selimut tampa busana sehelai benang pun,begitu juga dengan Leo.


Jessly tersenyum kaku kepada Leo saat mengingat akan kegiatan panas mereka tadi malam.


‘’Terima kasih sayang,kau sudah memberikan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupmu kepadaku.’’ Ucap Leo,yang membuat Jessly sedikit malu.


Jessly mengangguk dengan malu- malu.


Setelah bangun ,tadi Leo melirik kerah seprai yang terdapat bercak merah disana,hal itu membuat Leo senang dan bangga.


‘’Hmmmm Le..’’ Jessly menggigit bibir bawahnya,ia tampak ragu mengatakan sesuatu.


‘’Aku tidak menyangka,kau membuatku kelelahan menghadapimu sayang.’’ Goda Leo.


‘’Aku pikir ...’’


‘’ Leo...’’ Jessly tampak malu saat Leo menggodanya,dan pada saat ini Jessly tengah merasakan sakit didaerah intinya.


Leo tertawa terkecil.


‘’Jangan tertawakan aku seperti itu.’’ Cemberut Jessly.


Leo masih tertawa karena mengingat pertempuran mereka malam tadi.


‘’Ish menyebalkan..’’ ujar Jessly.


‘’Baiklah baiklah aku tidak akan menggodamu lagi,tapi mulai sekarang jangan pernah panggil aku dengan sebutan nama ,Leo,Leo,Le.’’ Ujar Leo memperagakan ucapan Jessly sembari mengeratkan pelukannya.


Jessly tertawa melihat tingkah Leo


‘’ Ya,Lalu aku harus memanggilmu dengan sebutana apa?’’ tanya Jessly.


‘’ Pikirkan nama lain yang bisa membuat suamimu ini senang,Oke..’’ ujar Leo sambil mengecup kening Jessly.


‘’Okey.. nanti akan ku coba memikirkannya..’’ ucap Jessly.lalu mengeratkan pelukannya pada Leo.


‘’ah nyaman sekali..’’ lirih Jessly sambil memejamkan matanya didada bidang Leo.


Leo tersenyum bahagia karena hubungannya dengan Jessly sudah mulai membaik.


Beberapa menit kemudian.


‘’Kau bisa bangun sayang?kalau tidak kita tunda saja jalan-jalannya hari ini,biarkan hari ini kita beristirahat saja.’’ Ucap Leo.


Jessly menggeleng.


‘’aku bisa kok,aku ingin pergi melihat- lihat tempat disini.’’ Ucap Jessly.


‘’kau serius tidak capek?.’’


‘’Hemmm iya..’’


Cup..


‘’Baiklah,,kalau begitu sekarang ayo kita bangun.’’ Ucap Leo setelah mencium bibir Jessly.


Jessly mengangguk.


Lalu Leo mengajak Istrinya mandi bersama,awalnya Jessly menolak,namun setelah mendapat rayuan dari suaminya Jessly akhirnya menyerah,Leo menggendong Jessly kekamar mandi.syukurlah yang ditakutkan oleh Jessly tidak terjadi seperti yang ada di Drama yang sering ia tonton.benar ternyata mereka hanya mandi bersama.


Setelah melihat tubuh Jessly semalam ,sebenarnya Leo tidak tahan melihat Jessly tampa busana,saat ini ia tengah berusaha menahan hasratnya.ia tidak ingin membuat Jessly kelelahan lagi karena hari ini mereka akan melakukan aktivitas yang sangat panjang.


Setelah dihubungi,pihak resort pun datang membawa sarapan kekamar Leo dan Jessly.


Makanan telah tersedia diatas meja,Jessly sarapan dengan sangat lahap,karena memang sejak bangun tadi perutnya sudah meronta-ronta minta di isi,namun apalah daya,badannya yang terasa remuk dan lelah tidak mau berpisah dengan kasur.


Selesai sarapan, seorang yang telah ditunjuk sebagai tour guide pun mengajak mereka untuk pergi ke sebuah pulau lagi dengan mengunakan kapal feri.


Sepanjang perjalanan,Jessly dan Leo disuguhkan dengan pemandangan yang mengenakan mata serta pemandangan yang super romantis.


‘’aku tidak menyangka,aku bersama Leo ,hanya kami berdua,,aku sangat bahagia,tuhan terima kasih.’’ Batin Jessly sembari menghirup udara segar dan merasakan hembusan angin yang begitu kencang.


Jempret..

__ADS_1


‘’Leo tampak memotret sang istri..’’


‘’Leo...’’ Jessly menghampiri Leo yang tengah asyik melihat hasil jepretannya.


‘’Perfect..’’ ucap Leo saat melihat potret Jessly yang begitu cantik.


‘’Coba aku lihat..’’ Jessly merebut kameranya dari Leo.


‘’Aku sangat mencintaimu Jessly ,aku harap kita akan selalu bersama selamanya,semoga aku juga bisa selalu membahagiakanmu.’’ Batin Leo sembari melirik karah Jessly.


‘’Ih jelek banget,aku tidak suka..hapus ya..’’


‘’Hey,,jangan dihapus dong ,sayang.’’ Merebut kembali kameranya.


‘’Tapi fotoku jelek Le,,aku tidak menyukainya,disana aku terlihat gendut.’’ Jessly menggembungkan kedua pipinya.


Leo tersenyum sambali memencet salah satu pipi Jessly.


‘’Dimana letak gendutnya,sayang.lihatlah kau sangat cantik,apalagi senyumanmu,dan aku sangat menyukai senyumanmu itu..’’ ucap Leo sembari menatap Jessly dan kameranya secara bergantian.


Jessly hanya diam tersenyum sembari menatap Leo.


‘’Benarkah,kamu menyukai senyumku?’’


Leo mengangguk pasti.


‘’Yap,,karena itu sangat jarang sekali kau lakukan padaku..’’ ucap Leo sambil tertawa kecil.


Jessly hanya tersenyum.ia teringat masa lalu ketika tidak pernah menghiraukan Leo saat ia berusaha mendekatinya.


‘’Maafkan aku Le..’’ seketika Leo menghentikan tawanya.


Leo menghadap kearah Jessly.lalu menarik Jessly kepelukannya.


‘’jangan pernah menjauh dariku lagi.’’ Ucap Leo sembari mengusap –usap kepala Jessly’’


Jessly mengangguk pelan.


‘’karena sungguh aku tidak akan sanggup jika kau mengabaikan aku lagi.’’ Ujar Leo,yang membuat jessly menyesal pernah mengabaikan Leo.


Terlepas dengan perjalanan tadi siang yang begitu asik dan menyenangkan ,kini mereka tengah menikmati makan malam disebuah restaurant ditepi laut sambil menikmati sunset yang indah menghiasi alam ini.


Tidak pernah terpikir oleh Jessly ia akan melakukan bulan madu seindah ini bersama Leo.


Suara musik juga terdengar merdu sehingga membuat suasana semakin romantis.hari pun semakin larut.


‘’Sayang, apa kau lelah?’’ tanya Leo.


‘’Le aku sangat bahagia bisa bersamamu disini.’’ Ucap Jessly.


‘’Aku juga sangat sangat bahagia,bahkan lebih bahagia dari siapapun bisa bersamamu sayang,menikmati semua ini bersamamu.’’ Balas Leo membuat Jessly tersentuh dan langsung memeluk tubuh Leo.


‘’Terima kasih telah mencintaiku,Le..’’ ucap Jessly sedikit terharu.


‘’Iya sayang..’’ Leo membalas pelukan Jessly dengan hangat.kebetulan saat itu terdengar suara kembang api meletus diudara.


‘’Hemmm,,hari ini kau ku lepaskan ,sayang.tapi besok tidak lagi..’’ ucap leo sembari melepaskan pelukannya.


‘’maksudnya..’’ kening Jessly berkerut.


‘’sejak siang tadi,kau terus memanggilku dengan sebutan nama,bukankah tadi pagi sudah ku peringatkan?.’’


Membuat jessly tersenyum


‘’Jika besok cara panggilmu masih sama,aku akan memberikanmu sebuah hukuman.’’ancam Leo lagi dengan manis.


‘’Benarkah aku akan mendapatkan hukuman jika masih memanggilmu dengan sebutan nama?


‘’Yaa..’’ jawab Leo.


‘’Hemmm berikan saja..’’ tantang Jessly’’aku tidak takut.’’


Sambil menahan senyumannya.


‘’Kau tidak takut?


Jessly mengangkat kedua bahunya.

__ADS_1


‘’benarkah kau tidak takut? Leo mendekatkan tangannya kepinggang Jessly.


‘’Tidak..’’ Jessly mendongakkan matanya kearah Leo.


‘’baiklah akan ku berikan hukumannya sekarang juga..’’ ucap lalu segera menggelitiki pinggang Jessly.


‘’Haduh,Le geli geli ..’’ ucap Jessly saat pinggangnya sudah digeliti oleh Leo,ia tidak kuat menahan tawanya.


‘’Bukankah kau tidak takut dengan hukumanku ,sayang?’’ terus menggelitik,Jessly berusaha menjauh dari Leo.


‘’Aku tidak kuat,jangan lakukan lagi,baiklah aku menyerah.’’ Ujar Jessly.


‘’hemmm aku tidak mendengarnya,apa?..’’ Leo pura pura tidak mendengar dan masih tetap menggelitiki pinggang Jessly.


‘’Baiklah aku menyerah,suamiku ..’’ ucap Jessly,seketika Leo menghentikan pergerakannya dan menatap Jessly dengan Intens.


‘’Leo..’’ Jessly berusaha menyadarkan Leo.ia melambaikan tangannya di depan Leo.


‘’Sayang,Kau memanggilku Apa?..’’ ucap Leo sambil tersenyum kearah Jessly.


‘’Suamiku?..’’Jessly mengulang kata katanya.


Leo kembali tersenyum dan reflek memeluk Jessly dengan bahagia.


‘’ kata itu yang ingin aku dengar darimu ,sayang.’’Ucap Leo ,tampa disadari mata Leo tampak sedikit berkaca kaca.seketika itu Jessly juga tersenyum bahagia,sekarang dia benar- benar yakin bahwa Leo memang sangat mencintainya.


‘’Suamiku.’’ ucap Jessly semakin mengeratkan pelukannya,lalu menyenderkan kepalanya di dada bidang Leo sembari memejamkan matanya,berharap waktu bergerak begitu lambat dan ini bukan hanya sekedar mimpi.


Selesai melakukan diner romantis,Leo dan Jessly pun kembali keresort .Jessly masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya,sembari memegangi sebuah kado yang diberikan oleh salah satu pelayan hotel saat ia baru tiba di resort tadi.


‘’Kenapa tidak memberikannya langsung kepadaku.’’ Jessly tersenyum dengan tingkah suaminya.


‘’Kira apa isi kado yang diberika oleh Leo ya..’’


Jessly sedikit mengguncang kotak kado itu.


‘’daripada penasaran sebaiknya aku buka saja langsung.’’


‘’What..’’


‘’Lingerie ?


Jessly mengembang benda yang berbentuk jaring dan transparan itu.


‘’Ini serius,,dia memberikan ini padaku?..’’ Jessly menahan tawanya dengan menggigit bibir bawahnya.


‘’Ada lagi..’’ ternyata ada lagi isi dari kado.


‘’cantik sekali..’’ ternyata sebuah kalung bertatakan berlian yang sangat indah.


Jessly tersenyum sembari membayangkan wajah suaminya’’kenapa Leo tiba-tiba bisa seromantis ini,apa aku yang tidak pernah tahu,bahwa Leo orangnya sangatlah menyenangkan dan juga romantis?’’Jessly menempelkan kalung dan Lingeri itu kedadanya dengan hati senang,sungguh ia beruntung menjadi istri seorang Leo anggara.


Selesai mandi,Jessly bergantin dengan Leo untuk mandi.


‘’Apa aku harus memakainya sekarang,tapi ini terlalu terbuka..’’ didepan kaca Jessly tampak seksi dengan pakaian kurang bahan itu.


‘’Haduh,,tapi tidak apalah ,demi menyenangkan hati suami,lagi pula ini pembariannya bukan.’’ Ujar Jessly sembari merapikan rambutnya.Jessly juga memakai kalung itu.


Leo keluar dari kamar mandi,ia begitu terkejut melihat Jessly ternyata sudah mengenakan kado yang ia berikan,membuat senyuman timbul diwajah Leo,ia tidak bisa menahannya,istrinya begitu sangat seksi .Leo langsung memeluk Jessly dari belakang hingga membuat Jessly sempat terkejut.


‘’Le ..’’Jeesly menyentuh tangan Leo yang ada diperutnya.


"Kau lupa , sayang."


"Su-amiku.." ucap Jessly dengan terbata bata.


membuat Leo tersenyum karena gemas.


‘’Kau sangat seksi malam ini ,sayang..’’ ucap leo sembari mencium rambut Jessly.Jessly tersipu malu sambil melirik suaminya dari depan kaca.


Leo membalik tubuh Jessly kearahnya, lalu mencium dan ******* bibir Jessly dengan Lembut.perlahan Leo menggiring tubuh Jessly keatas tempa tidur.


Leo menatap mata Jessly yang ada di bawahnya,menyentuh pipi Jessly lalu mencium semua wajah Jessly,Jessly mengalungkan kedua tangannya dileher Leo.


Lalu mereka kembali melakukannya lagi dengan cuaca yang sangat mendukung,kebetulan saat ini cuaca di pulau itu sangat dingin karena pulau sedang dilanda hujan.lelah akibat aktivitas yang mereka lakukan siang tadi, tiba tiba terasa hilang saat dimalam hari.


Hallo para pembaca novel Author, Author minta maaf karena sudah membuat para readers semuanya kecewa🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2