
Tiga hari kemudian...
Tok..tok.tok
Suara ketukan dari luar kamar ,nana yang masih tertidur kaget mendengar suara ketukan yang sangat keras.
‘’siapa sih aku masih ngantuk.’’ Ucap nana dengan suara khas bangun tidurnya.
Nana kembali menutup matanya,matanya masih terasa mengantuk,jam 2 pagi nana baru bisa memejamkan matanya, memikirkan pernikahannya yang tiba tiba dengan pandu. acara pernikahan akan dilaksanakan hari ini.
‘’nana,bangun woi.’’ Teriak viona dari luar sambil tetap menggedor gedor pintu kamar nana.
Ck..
‘’siapa sih ,ganggu aja.’’ Ucap nana sambil berdecak kesal,ia pun bangkit dari tempat tidur.
Dengan malas,nana membuka pintu kamarnya.
‘’apaan sih vi,pagi pagi udah ganggu aja,aku masih ngantuk tau.’’ Ucap nana sambil menguap lalu manggaruk nggaruk kepalanya ,rambut terlihat berantakan khas orang bangun tidur .
Viona yang berdiri didepan pintu kamar nana,langsung kaget melihat temannya itu.
‘’ya ampun nana,lo baru bangun?gue kira lo udah mandi.’’
‘’ngapain aku mandi,hari ini aku nggak kerja,aku mau tidur seharian.” Jawab nana.
“mau tidur apaan sih,lo hari mau nikah,buruan cepat mandi,kita udah telat nih.” Ucap viona sambil mendorong nana untuk masuk kedalam kamarnya.
“menikah?ucap nana bengong
“iya,nggak usah banyak tanya lagi,buruan mandi.” Kali ini viona mendorong nana untuk masuk kekamar mandi.
“menikah?...oh ya aku akan menikah hari ini.” Ucap nana yang baru tersadar.
“susah payah aku melupakan pandu,tapi hari ini aku malah akan menikah dengannya.’’ Batin nana sambil menangis.
Beberapa menit kemudian.
Setelah selesai mandi nana langsung keluar dari kamar mandi,viona masih menantinya didalam kamar.
‘’udah selesai mandinya?.” Tanya viona.
Nana pun mengangguk tampa bicara sepatah apapun.
‘’senyum dong na,hari ini lo kan mau nikah.” Ucap viona.
‘’oh ya kemaren dira ngehubungi gue, dia bilang ke gue bahwa selama 6 bulan ini ia tengah berada dipapua,ia mengikuti pelatihan kerja disana.” Ucap viona.
__ADS_1
"dia baik baik aja kok."
“benarkah,syukurlah dia tidak kenapa napa.” Ucap nana dengan menampakkan sedikit senyumannya lega, setelah mendengar kabar dari sahabatnya itu.
“tapi sayang dia tidak bisa menghadiri pernikahan lo,tapi ia ikut senang kok lo nikah ama pandu,kemaren gue beritahu dia, lo mau nikah hari ini.”
“hemmm, tidak papa yang penting dira baik baik saja” Jawab nana.
“kenapa sih nggak semangat gitu.” Ucap viona yang tengah asyik memilih baju untuk nana,sedangkan nana terlihat melamun diatas tempat tidur sambil melihat layar ponselnya.
“maaf na,aku nggak bisa hadir dipernikahanmu,ada pekerjaan diluar kota yang harus aku selesaikan.” ______Bryan.
Nana meletakkan ponselnya diatas tempat tidur.. menyenderkan tubuhnya kebelakang dengan tangan yang digunakan sebagai penyanggahnya..lalu memejamkan matanya sambil mengadahkan wajahnya ke langit langit kamar .
Ini ganti dulu pakaiannya habis itu kita langsung pergi kegedung pernikahan,tante ratna dan om evan juga sudah ada disana.”
Ucap viona sambil memberikan baju yang sudah ia pilihkan dari almari milik nana.
nana kembali membuka matanya dan mengambil baju tersebut dari viona.
tok..tok...tok..
Tiba tiba kamar nana diketuk oleh bi ani
keduanya sama sama menoleh kearah pintu.
"bentar biar gue buka." ujar viona.
‘’maaf non,ini ada para perias yang ingin bertemu dengan non nana.
Viona melirik kearah para MUA tersebut.
“oh iya makasih bi.” Ucap nana.. kemudian bi ani pamit undur diri.
“selamat pagi nona kami ditugaskan oleh nyonya galih dan nyonya ratna untuk merias pengantin wanita.
“aku pikir nana akan dirias hotel,ya sudah mari silahkan masuk.” Ucap viona.
“ini dia pengantinnya .” ucap viona lagi.
“selamat pagi nona nana,kami ditugaskan untuk merias anda.”ucap ketua dari mua tersebut
“oh ,silahkan.” Jawab nana sedikit tersenyum.
Para periaspun mulai melakukan aksinya,mereka melukis wajah nana dengan sempurna,wajah nana berubah menjadi semakin cantik,aura kecantikannya semakin keluar.
“wah lo cantik banget na.” Puji viona saat melihat wajah nana.
__ADS_1
nana hanya membalasnya dengan senyuman.
“sudah selesai nona,sekarang silahkan ganti pakaian anda dengan kebaya ini.” Ucap salah satu dari perias tersebut.
Saat berdiri,nana melihat bayangannya dirinya dalam kaca.
nana sedikit tersenyum kecut menatap kearah wajahnya itu.
Para perias tersebut meninggalkan nana untuk berganti pakaiannya.
“kita tunggu diluar ya.” Ucap viona kemudian berjalan mengikuti para perias.
Setelah nana membuka pintu kamrnya,para perias dan viona kembali masuk kedalam kamar nana.
“wah ,kebayanya juga cocok untuk anda nona,anda sangat cantik sekali,perfec.” Puji ketua dari perias tersebut.
“terima kasih atas pujiannya.” Ucap nana dengan suara pelan.
“wah wah wah..viona tampak menggeleng memperhatikan penampilan nana.
“pandu pasti beruntung dapatin lo na.” Ucap viona lagi.
“aku tidak tahu dia beruntung atau sebaliknya.” Batin nana
Nana menyunggingkan sedikit senyuman.
Para perias itu juga yang akan merias nana pada saat resepsi nanti.siang ini akan diadakan akad nikah antara nana dan pandu,dan malamnya akan dilangsungkan resepsi digedung yang sama.
semua sudah dipersiapkan oleh para orang tua, pandu dan nana tinggal terima beres saja.
Cekrek..cekrek..cekrek
Viona mengambil foto bersama dengan nana sebelum berangkat kegedung acara dilaksanakan.
"biar gue kirim kedira, supaya dia juga melihat betapa cantiknya sahabat cengengnya ini.
ucap viona yang sudah sibuk dengan ponselnya.
" aku tidak tahu apa keputusanku menikah dengan pandu benar atau tidak, tapi....batin nana
tin..tin.tin.. bunyi klackson mobil.
"sepertinya itu mobil yang menjemput kita.." ayok.."ucap viona lalu membimbing nana untuk keluar dari dalam rumah.
**Bryan willian
__ADS_1
jangan lupa like dan vote yah
terima kasih🤗🤗🤗🤗🤗**