
kita lanjutin cerita jeesly dan leo disini aja ya.
jangan lupa vote dan like, serta commen.
terima kasih🙏🙏🙏🙏.
7 bulan kemudian.
IRLANDIA, kota dublin.
seorang gadis cantik yang baru saja terbangun dari tidurnya.masih dengan pakaian tidurnya , yaitu celana jeas pendek dan baju kaos putih , kaki jenjang gadis itu berjalan menuruni anak tangga satu persatu dengan raut wajah yang tidak bisa diartikan.
"pagi jes." sapa kak jimi yang tengah sarapan dimeja makan. dia sudah siap dengan setelan rapi untuk pergi bekerja.
" hemmmm pagi kak." balas jeesly , lalu ikut duduk didepan kakaknya yang dibatasi dengan meja itu, walaupun masih tampak kesal dengan kakaknya itu, jeesly masih membalas sapaan dari jimy.
tapi setelah itu jeesly diam, tidak bicara lagi.
kak jimi tampak memperhatikan jeesly yang tengah menuangkan susu full cream kedalam gelas.
"mbak, tolong buatkan saya satu sandwhich ya" pinta jeesly pada asisten dirumahnya.
tampak kak jimi telah selesai dengan sarapannya, ia mengambil tisu dan mengelap sedikit mulutnya.
"jes, apa kamu masih marah kepadaku?tanya kak jimi mulai membuka pembicaraan sambil melihat kearah adiknya.
__ADS_1
jeesly melirik kearah jimi, lalu meminum susunya tampa menjawab pertanyaan kakaknya, ia mengacuhkan jimi.
jimi tampak menghela nafasnya.
" jeesly, jangan bersikap seperti anak kecil seperti ini, sudah tiga hari kamu mendiamkan kakak."ucap jimi.
"dalam agama kita, mendiamkan orang lebih dari 3 hari itu tidak baik." ucap jimi lagi.
namun jeesly masih tak bergeming.
tampa berkata apa - apa jeesly beranjak dari tempatnya.
"mbak, nanti sandwich nya antar kekamar saya saja ya." ucap jeesly pada mbak ruki.
"baik non." ucap mbak ruki.
"adikku itu selalu keras kepala." ucap jimi sambil menatap punggung jeesly.
"maafkan kakak jes, kakak lakukan ini demi keselamatan kamu."
"aku tidak ingin kamu diambil mama, kamu adik kakak satu -satunya." ucap jimi lagi.
jimi tampak menghela nafas sambil menggeleng nggelengkan kepalanya.
dikamar.
__ADS_1
tampak jeesly sedangkan merebahkan tubuhnya dengan telentang.
" sudah tiga hari aku mendiamkan kak jimi, kira kira aku dosa nggak ya." pikir jeesly sambil melirik langit langit kamarnya.
"ck, ya tidaklah , kan hari ini baru tiga hari, lagian setiap pagi dia menyapaku dan aku membalasnya, jadi aku tidak dosa dosa amat mendiamkan kakakku." ucap jeesly lagi, lalu beranjak dari tempat tidur menuju kearah jendela kamarnya.
jesly menyibak kain gorden yang belum sempat ia sibakkan tadi pagi, jadi kamarnya masih tampak gelap.
mata jeesly sibuk mengawasi pemandangan sekitar rumahnya yang tampak asri itu.
pagi Ini hari begitu cerah, warna biru tampak menghiasi langit kota irlandia.
ya semenjak 1 bulan yang lalu, setelah jeesly lulus dari universitas ternama dichina, tampa sebab , lagi dan lagi jimi meminta mereka untuk pindah ke irlandia, karena mereka juga mempunyai rumah disana, dan jeesly hanya menuruti permintaan kakaknya itu.
"sudah satu bulan aku lulus setelah menyelesaikan kuliahku, tapi kak jimi tidak memperbolehkan aku untuk mencari pekerjaan, maksudnya apa sih? " pikir jeesly dangan masih menatap kearah luar jendela.
"pindah kesini juga begitu tiba tiba." pikirnya lagi.
"dan disini aku tidak diperbolehkan pergi keluar sendiri, padahal aku tahu kota ini." ucap jeesly yang kesal dengan kakaknya.
sebelum ayahnya meninggal dunia, dulu jeesly dan keluarga pernah tinggal beberapa tahun di irlandia.jadi jimi memutuskan untuk membawa adiknya kembali ke irlandia dengan membeli rumah yang berbeda dari tempatnya yang dulu.
sebelum pergi bekerja, jimi mengingatkan asisten rumah tangganya untuk selalu mengawasi jeesly.
"jika jessly memaksa ingin pergi sendiri lagi, kamu tolong baritahu saya." ucap jimi pada ruki.
__ADS_1
"baik tuan." jawab mbak ruki, mbak ruki adalah TKW dari Indonesia yang dipekerjakan oleh jimi.
dari bawah jimi menatap kearah kamar jeesly yang masih tertutup rapat, lalu ia pergi untuk bekerja.