Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
Episode 39


__ADS_3

Leo,sebenarnya kita ini mau kemana?.’’ tanya jessly yang sedari sudah penasaran,kemana Leo akan membawanya.


‘’nanti kau pasti juga akan tahu sayang.’’ jawab Leo pada jessly.saat ini mereka sudah berada didalam mobil.


Jessly mengerutkan keningnya lalu duduk sambil berpangku tangan.


"Sejak tadi aku bertanya, jawabannya terus seperti itu." guman Jessly .


Seketika ia teringat akan Lia.


‘’Oh ya ampun,,Lia.’’


‘’Dia pasti sedang mencariku sekarang..’’ ucap Jessly ketika mengingat sekretarisnya,Jessly segera menghubungi nomor ponsel Lia,namun dengan cepat ponsel Jessly diambil oleh Leo.


‘’ Sekretarismu sudah kembali kekantor,sayang,,Rio sudah memberitahunya,kalau kau akan pergi dengan ku.’’


‘’ sebenarnya dia mau membawa aku kemana? Pikir jessly sambil melirik kearah Leo yang tengah sibuk dengan Ipad nya.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit,akhirnya mereka sampai dibandara,Leo melirik kearah Jessly yang tertidur pulas diatas senderan bahunya.


Leo tersenyum melihat Jessly tertidur dengan sangat nyaman,rio membuka pintu untuk Leo,dan tentu Leo tidak akan tega membangunkan istrinya itu,dengan sangat hati hati ia menggendong tubuh Jessly .


‘’Apakah ada lagi yang tuan inginkan sebelum berangkat?.’’ tanya Rio


‘’Sepertinya tidak ada,untuk sementara urusan perusahaan ku serahkan kepadamu.’’ jawab Leo.


‘’baik tuan..’’ Rio menganggukkan kepalanya.


Jessly yang tadinya tertidur, tiba -tiba saja sudah terbangun disebuah kamar.ia menatap kesekelilingnya.’’


‘’Aku ada dimana?,,kenapa aku bisa berada disini?’’


Tidak ada siapa-siapa selain dirinya,Jessly keluar dari kamar itu,alangkah terkejut dirinya saat keluar dari kamar.


‘’ini di pesawat?.’’ gumannya lagi.


Ia melihat Leo yang tengah berbincang dengan seseorang.Leo yang juga melihat Jessly lalu mengakhiri pembicaraannya dengan orang tersebut.


Tidak ingin mengganggu Leo,Jessly pun kembali kekamarnya.


‘’Kau sudah bangun ,sayang?..’’ Tanya Leo yang tiba tiba masuk menyusul jessly.


‘’hemmss., seperti yang aku Lihat’’ Jessly sedikit mengusap wajahnya.


Leo tersenyum lalu mengahampiri Jessly


Leo duduk disamping Jessly.


‘’Leo,,sekarang katakan sebenarnya kita ini mau kemana?.’’ tanya jessly dengan Penuh selidik.


‘’hemmmmmm...’’ leo tiba tiba merengkuh pinggang Jessly.


Degg...Leo membuat jantung Jessly tidak aman.


‘’Kita akan pergi bulan madu sayang..’’ jawab leo.


Ha,, bulan madu?


‘’leo mengangguk kemudian mencium pipi Jessly tampa malu.

__ADS_1


Jessly hanya bisa mengedip-ngedipkan mataya.


"Ke -kenapa begitu tiba -tiba.." tanya Jessly.


"Ini tidak tiba -tiba sayang, aku memang sudah merencanakan sebelumnya." Leo menatap Jessly dengan Intens.


"Kalau begitu kenapa tidak memberitahuku terlebih dahulu."


"Ini sudah aku katakan bukan.."


"Tapiii...kenapa tidak memberitahuku kemaren kemaren.."Ucap Jessly lagi.


" Aku memberitahukan sekarang, itu tidak akan menjadi masalah, sayang." Ujar Leo lagi.


"Jessly Hendak bicara lagi, tapi segera dipotong oleh Leo


‘’baiklah,sekarang lanjutkanlah istirahatmu kembali,karena perjalanan kita masih panjang,


" masih panjang?


"hemmmm, memang kita mau kemana?


" kita akan ke thailand?


"haa thailand?


Leo mengangguk.."


"itu artinya, aku akan lama berada didalam pesawat ini." batin Jessly.


Entah kenapa ia merasa ketakutan, jika berada terlalu lama didalam pesawat, ini kali pertamanya Jessly pergi naik pesawat Tampa Jimi, biasanya Jimi lah yang mengurus adiknya itu dipesawat , Jessly memiliki trauma saat berada terlalu lama didalam pesawat, Jessly mulai berkeringat, karena sudah memikirkan yang kemungkinan kemungkinan yang tidak akan terjadi.


"lanjutkan tidur ya.."


Lalu Leo hendak beranjak dari tempatnya,namun jessly menahan lengan Leo.


‘’kau mau kemana?


Leo melirik kearah jessly sambil tersenyum lagi.


"Aku akan keluar sebentar, supaya kau bisa beristirahat lagi."Jawab Leo


" Please jangan pergi Le.." batin Jessly , ia tidak mampu bicara kepada Leo.


"aku takut.."Jessly mengepalkan tangannya yang sudah gemetaran.


‘’Kenapa,apa kau ingin aku tetap berada disini?.’’ tanya Leo kembali membenarkan posisinya,


Jessly hanya mampu menahan salivanya.


saat Leo menyentuh tangannya lalu menatapnya.


‘’bodoh kau jess,,kenapa kau menahan leo untuk pergi..’’ batin jessly


" Kau tidak akan kenapa-napa.."batinnya lagi.


Eh, Kenapa tiba tiba ketakutan ku berkurang saat Leo menyentuh tanganku?."


Leo menunggu jawaban dari jessly.

__ADS_1


Jessly melirik kearah lain untuk mencari alasan,namun Leo mengarahkan dagu jessly untuk menatap wajah jessly,pandangan mereka bertemu.


‘’sungguh,aku tidak bisa menolak pesona Leo..’’ batin Jessly .tampa sadar,tangannya tergerak untuk menyentuh wajah tampan Leo.


Leo menyentuh tangan tangan Jessly yang bertengger di wajahnya,mereka saling menatap,leo mengambil tangan Jessly,lalu mengecup tangan istrinya itu berkali kali,membemuat jantung Jessly berdetak dengan kencang.antara senang dan cemas mendapat perlakukan seperti dari Leo.


Selanjutnya bergantian Leo yang membelai wajah Jessly,Leo mendekatkan wajahnya kearah Jessly dan membisikkan sesuatu.


‘’aku mencintaimu sayang..’’


Leo pun memeluk tubuh jessly.


Degg..degg.deg


Entah kenapa hati Jessly berbunga-bunga setelah mendengar ucapan Dari Leo.


‘’Leo bilang dia mencintaiku,,tuhan,apakah ini sungguhan.’’ Batin Jeslsy masih belum percaya dengan ucapan Leo.


Leo melepaskan pelukannya,lalu kembali menatap wajah Jessly yang sudah merona.


SementaraJessly tidak mampu berkata-kata.


‘’ehemm.’’ Leo berdehem sedikit untuk mengatasi kecangungan diatara mereka.saat itulah Jessly mulai sadar.


Jessly menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


‘’A-aku tahu,,kau pasti ada pekerjaan,pergilah..’’ ucap Jessly sambil menggingit bibir bawahnya,ia merasa gugup entah kenapa suasana merasa canggung bagi Jessly.


Leo hanya tersenyum melihat tingkah Jessly.


tampa aba-aba,Leo mencium bibir Jessly,membuat Jessly yang mendapat serangan tiba –tiba melototkan matanya.


Leo melirik Jessly tidak menolak apa-apa ,ia hanya diam,dan itu membuat Leo senang untuk berbuat Lebih lagi.Leo menggerakkan perlahan bibirnya,mengecap rasa dari bibir Jessly yang tarasa sangat manis.Leo sangat senang akhirnya ia bisa mencium bibir Jessly saat mereka berdua sama-sama sadar.karena selama satu bulan ini mereka tidak pernah melakukan hal tersebut,melainkan hanya mencuri ciuman disaat mereka tidur,Leo yang diam –diam mencium bibir Jessly saat dia sudah tertidur,begitu pula dengan Jessly yang diam –diam sering mengecup kening Leo saat Leo sudah tertidur Lelap.


Ciuman yang awalnya penuh kelembutan,kini berubah menjadi sangat menuntut,Jessly bahkan sampai menutup matanya menikmati ciuman dari Leo.


Seketika Leo melepaskan ciuman mereka,Jessly membuka matanya dan menatap suaminya.


Leo mengusap pelipis Jessly yang sedikit sudah berkeringat.


Dengan senyuman yang tidak dapat diartikan,Leo mengangkat tubuh Jessly,Jessly mengalungkan tangannya agar tidak terjatuh dari pangkuan Leo.


Leo membaring tubuh Jessly diatas tempat tidur.pandangan mereka tidak lepas satu sama lain.


‘’mungkinkah ini waktunya.’’ Batin Jessly.ia tersenyum menatap Leo.tidak ada yang lain selain Leo yang memenuhi pikiran Jessly,bahkan Jessly melupakan bahwa Leo mempunyai wanita lain.seperti yang ia pikirkan selama ini.


‘’apakah aku boleh melakukannya sekarang,sayang?


Jessly tersenyum lalu mengangguk dengan pasti,membuat Leo senang setelah mendapat izin dari istrinya.hal inilah yang sudah lama diinginkan oleh Leo,namun dahulu ia tahan sampai Jessly benar benar siap memberikan hal yang paling berharga dari hidupnya.


Perlahan leo mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang dikenakan oleh Jessly.


Leo mulai melihat tubuh indah Jessly yang belum pernah ia lihat sebelumnya.


Jessly tampak malu –malu karena kemejanya sudah disingkap oleh Leo hanya bra yang tersisa untuk menutupi bagian atasnya.leo menelan salivanya beberapa kali,lalu kembali ******* bibir Jessly,saat hendak membuka kemejanya sendiri.


Tok..tok,,tok...


Tiba tiba saja ada yang mengetuk pintu kamar mereka,membuat Leo terpaksa harus mengurungkan niatnya.

__ADS_1


kasihan babang LeLe


😁😁😁


__ADS_2