
seusai itu nana naik kelantai atas menuju kamarnya, namun tak menemui pandu disana.
‘’kemana pandu?.’’ Guman nana karena tak menemukan pandu didalam kamar.
‘’oh mungkin diruang kerjanya.’’ Pikir nana lagi lalu kembali keluar dari kamar.
‘’dia bakalan marah nggak ya kalau aku ganggu dia sekarang,diakan lagi bekerja.’’ Batin nana lagi yang sudah berdiri didepan ruang kerja pandu,ia merasa ragu untuk mengetuk pintu.
‘’tapi tadi sikapnya begitu aneh padaku,tidak seperti biasanya.’’ Guman nana lagi sambil menggigit bibir bawahnya.
Dengan ragu nana mengetuk pintu ruangan pandu.
Tok..tok..tok..
Pandu,apa kamu ada didalam?.’’ Ucap nana sambil memanggil nama suaminya itu.namun tak ada sahutan dari dalam.
Kemana dia ,bukankah tadi ia pamit untuk keruang kerjanya.’’ Batin nana lagi.
‘’dia memang tidak ada.’’ Ucap nana lagi setelah membuka pintu ruangan tersebut.
‘’kemana dia?.’’ Guman nana sambil menutup pintu ruangan itu kembali.
‘’sudahlah besok saja aku bicarakan ini padanya,tapi ngomong ngomong kenapa sikapnya kembali berubah ya padaku.’’ Ucap nana yang masih berdiri didepan pintu sambil berpikir.
‘’hoammmm,hari ini aku benar benar lelah sekali, sebaiknya aku pergi tidur saja.’’ Nana menguap sambil menahan kantuknya.
Nana kembali kelantai atas menuju kamarnya.
‘’aahhhh.....’’ pekik nana saat tangannya ditarik oleh seseorang,tubuh nana dilentangkan dan dikunci dengan tubuhnya oleh pandu diatas kasur.
‘’pa-pandu.’’mata nana melotot kearah pandu.
‘’apa yang kamu lakukan ,lepaskan aku.’’ Ucap nana sambil meronta.
‘’kamu sudah membohongiku,ini adalah hukuman untukmu.’’ Jawab pandu sambil tersenyum devil.
‘’membohongi kamu apa,lepaskan aku, pandu,kamu jangan macam macam.’’ Balas nana dengan masih tetap meronta.
‘’kamu ijin padaku untuk bertemu arza dan viona,nyatanya kamu malah bertemu dengan laki laki lain.’’ Ujar pandu dengan masih menahan tubuh nana.
‘’apa maksud kamu,kamu memang bertemu dengan viona dan arza,pria lain yang mana.’’ ucap nana dengan tidak meronta lagi.
__ADS_1
‘’apa maksudnya ini.’’ Ucap pandu sambil memperlihatkan foto nana yang ada ponselnya.pandu menatap nana dengan tatapan memburu ia begitu kesal melihat nana memegang tangan bryan.
Nana terdiam sambil melihat foto yang ada dilayar ponsel pandu,bagaimana bisa pandu mendapatkan fotonya dan bryan .
‘’jangan pernah berpikir melarikan diri lagi dari aku,karena aku tidak akan pernah melepaskanmu sayang,sekalipun kamu sudah tidak mencintaiku lagi.saat ini aku adalah suamimu , jadi aku berhak atas dirimu dan aku menginginkanya hari ini.’’ Ucap pandu lalu memegang dagu nana dan ********** dengan sedikit kasar.
Sementara nana air mata jatuh kepipinya.ia sudah berusaha menolak ciuman itu,namun apalah daya ia tidak bisa lepas dari kungkungan suaminya itu.
‘’napas pandu tersenggal ,lalu menatap nana dengan tajam,dengan lembut pandu mengusap bibir nana,karena ulahnya bibir sedikit membengkak ulah ciuman liarnya.
‘’kamu jahat pandu.’’ Ucap nana lirih sambil membuang mukanya dari pandangan pandu.
‘’maafkan aku sayang,semua yang aku lakukan hanya karena aku sangat mencintaimu,aku tidak ingin milikku diambil oleh orang lain.’’ Ucap pandu yang membuat nana menoleh kearahnya.
‘’kamu tau siapa diakan,dia bryan teman aku ,kami tidak sengaja bertemu ditaman,kami pergi kekafe tidak berdua ,tetapi juga bersama viona dan arza,kebetulan saja viona dan arza pergi ketoilet,sehingga tampak hanya kami berdua saja disana,aku tidak ada hubungan apa apa dengan bryan selain teman.’’ ucap nana menjelaskan.
‘’apa yang kamu lihat belum tentu ,seperti itu kejadiannya,aku tidak serendah itu,aku tau kodratku sebagai seorang istri,tidak mungkin aku menjalin cinta dengan laki laki lain.’’ Tegas nana lagi,sekarang nana juga terlihat emosi.
‘’aku harus kuat,aku harus ingat kata kata viona,aku tidak boleh cengeng lagi.’’ Batin nana sambil mengusap airmatanya dengan tangan yang sudah berhasil lepas dari cengkaraman pandu.
Sedangkan pandu hanya terdiam mendengar setiap ucapan dari nana,tidak seharusnya ia percaya dengan foto itu,tampa bertanya dulu kebenarannya pada istrinya.ia telah terlanjur berbuat kasar pada nana,bukan cinta yang akan tumbuh,malah nana akan membenci dirinya dan benar benar akan mengubur cinta nana untuknya.
‘’maafkan aku ,tapi apakah benar yang kamu katakan sayang,kamu tidak ada hubungan apa apa dengan laki laki itu.’’tanya pandu dengan suara yang sudah biasa.
‘’jangan panggil aku sayang,jika kamu tidak percaya padaku.’’ Ucap nana sambil menahan kekesalannya.
Pandu menatap kearah nana yang tengah membuang muka lalu mengecup pipi nana.
‘’maafkan aku.’’ Pandu benar benar menyesal,lalu menyatukan keningnya dengan pelipis nana,karena saat ini wanita itu tengah membuang muka dari pandu dan tak menjawab permintaan maaf dari pandu.
Sayang ,ayolah,nana imut ,nana cantik,nana yang fashionable jangan ngambek lagi.’’ Ucap pandu teringat akan sebutan untuk nana dari teman temannya ketika disekolah dulu.
Nana menoleh kearah pandu yang sedang tersenyum tampan padanya.
‘’tadi dia bilang apa.’’ Batin nana,
‘’udah jangan marah lagi ya.’’ Ujar pandu sambil memainkan rambut nana sambil tersenyum dengan mata yang terlihat dikerjap kerjapkan .
‘’lepasin dulu.’’ Ketus nana.
‘’janji dulu nggak akan marah lagi.’’ Ucap pandu lagi dengan masih tersenyum.
__ADS_1
nana menghela nafasnya sambil memutar kepalanya.
‘’hmmmm.’’ Jawab nana.
Pandu pun melepaskan kungkunannya,setelah terlepas dari pandu nana segera berlari kekamar mandi.
Sementara dikamar mandi.
‘’aduh bibirku.’’ Ucap nana sambil memegangi bibirnya yang terlihat bengkak.
‘’tenyata pandu agresif juga ya,aku pikir dia tidak akan seperti ini.’’ Ucap nana lagi sambil melihat bibirnya dari cermin.
‘’segitunya dia saking cemburunya.’’ Batin nana lagi.
Tiba tiba nana teringat akan pandu tadi.
‘’dulu dia pernah menyembut teman teman sekolahnya sangat lebay saat memanggil namaku seperti yang dikatakan tadi .’’
‘’sekarang malah dia yang memanggilku seperti itu untuk membujukku,dasar pria dingin aneh.’’ Grutu nana lagi.
‘’sekarang kita lihat sampai mana perjuangan cintanya untukku,aku juga akan melakukan hal sama seperti yang ia lakukan dulu padaku.’’ Ucap nana sambil tersenyum yang tak bisa diartikan.
‘’sayang.’’ Panggil pandu saat nana sudah keluar dari kamar mandi,namun nana malah mengacuhkannya,naik ke atas kasur,dan tidur dengan membelakangi pandu.
‘’sayang apa kamu masih marah padaku.’’ Ucap pandu sambil mengusap rambut lembut nana dan mengecupnya berkali kali..
‘’jangan ganggu aku lagi,aku mau tidur.’’ Ucap nana berbalik lalu kembali membelakangi pandu.
‘’kenapa sekarang kamu jadi galak sih sayang .’’ ujar pandu dengan sedikit sedih.
‘’sebenarnya aku tidak suka marah marah,tapi apalah daya ,aku ingin melihat seberapa pengorbanan suamiku ini untukku.’’ Batin nana.sambil memejamkan matanya.
‘’sayang.’’ Panggil pandu sambil mendekatkan wajahnya untuk mengjangkau wajah nana.
‘’dia benar benar sudah tidur .’’ ujar pandu sambil tersenyum lalu menyelimuti tubuhnya nana sampai kelehernya.
Pandu pun menyembunyikan kepalanya dicuruk leher nana,dan tertidur sambil memeluk pinggang ramping nana.
**jangan lupa like dan vote
terima kasih
__ADS_1
🤗🤗🤗🤗🤗🤗**