
‘’hmmmmm baunya wangi banget,,,seperti baru dibuat,,,bagaimana bisa hubby menemukan restaurant yang masih buka sepagi ini.’’ Ucap nana lagi sambil menghirup dalam dalam aroma spaghetty yang terasa menggugah selera.membuat nana semakin menginginkannya.
"tentu masih ada dong."
"dimana?rasanya tidaklah mungkin." ucap nana
pandu hanya tersenyum
"ah sudahlah, yang penting hubby mendapatkannya." ucapnya lagi.
Nana hendak pergi dari kamar.
‘’sayang,mau kemana?.’’ Tanya pandu.
‘’aku akan mengambil piring dulu untuk meletakkan spaghetty ini .’’ ucap nana lagi.
Pandu beranjak dari tempatnya .
‘’tunggu disini, biar aku saja yang meletakkannya kepiring untuk sayang.’’
Pandu mengambil bungkusan yang dipegang nana.
‘’tapi hubby...
‘’ sayang jangan membantah,,,aku tidak ingin sayang kelelahan berjalan dari kamar kedapur nantinya,,,tunggu saja disini..aku letakkan ini dulu ,,,aku akan segera kembali.’’ Ucap pandu sembari keluar dari kamarnya.
‘’hubby,,aku hanya ingin pergi kedapur, itu tidak akan membuat aku lelah.’’ teriak nana. Namun pintu kamarnya sudah tertutup rapat.
‘’aishhhhh hubby selalu saja begitu ,tidak menghiraukan apa yang aku katakan,,,selama aku hamil dia bertambah overprotektif,,aku tidak boleh melakukan apapun olehnya,tidak boleh ini ,tidak boleh itu,bahkan berjalan hanya 10 meter saja tidak boleh, aku hanya boleh berjalan kekamar dan tempat tidur, nana menggeleng nggelengkan kepalanya.
."haaaahh.’’ Nana menghela nafas panjangnnya,namun ia juga tidak bisa memungkiri dengan perlakuan pandu seperti membuat rasa cinta dan sayangya terhadap suaminya itu semakin bertambah.
‘’sudahlah, hubby tidak akan pernah mendengarkan perkataanku.’’ ucap nana lagi ,ia kembali duduk diatas sofa untuk menunggu pandu.
Beberapa menit ...
Pandu membawa spaghetti yang sudah diletakkan diatas piring ,dan meletakkannya dihadapan nana.
__ADS_1
‘’wahh kelihatannya memang enak sekali.’’ Mata nana berbinar kala melihat spanghetti yang ada didepannya.
‘’kenapa dilihat saja sayang?,makanlah.’’ Ucap pandu tersenyum melihat ekspresi wajah istrinya.
Nana mengangguk,,ia memajukan tubuhnya sedikit kedepan,lalu menarik piring spaghetti tesebut.
sedikit demi sedikit spaghetti tersebut masuk kedalam mulut nana.ia merasakan makanan tersebut menari nari didalam lidahnya,nana mengulat sambil memejamkan matanya.
‘’bagaimana rasanya ,,enakkah?.’’ Tanya pandu
Nana membuka matanya lalu mengangguk pada pandu.
‘’sangat enak ,hubby. Sesuai dengan yang aku bayangkan ditv tadi.’’ Ucap nana tersenyum sambil tetap mengunyah.
"pandai sekali chef direstaurant tersebut membuatnya."
pandu hanya tersenyum sambil berpangku tangan.
nana tidak akan menyangka kalau pandulah yang membuat spaghetti itu.
‘’hemmm,,enak banget.’’ Nana tak henti berguman sambil menunjukkan tangannya yang membentuk sebuah bulatan👌 kearah pandu.
"tentu hubby."
ia sangat senang ketika melihat istrinya memakan spaghetti buatannya.ya walaupun itu tak lepas dari bantuan temannya.
Beberapa menit kemudian Nana sudah menghabiskan spaghetti tersebut ,pandu yang menunggui istrinya sedari tadi sangat senang nana menghabiskan makanannya,sekali kali nana tersenyum pada pandu.
‘’ terima kasih hubby atas makananya.’’ Ucap nana kemudian.
‘’iya sama sama sayang,,aku akan meletakkan piring kotornya kedapur.’’ Ucap pandu,yang diangguki oleh nana sambil tersenyum.
Akibat kekenyangan mata nana mulai merasa berat ,sembari pandu pergi kedapur nana beranjak dari sofa lalu merangkak keatas tempat tidur.
Beberapa saat kemudian..
Pandu sudah kembali dari dapur,ia melihat nana sedang bersandar didasboard tempat tidur.
__ADS_1
pandu mengambil bajunya didalam lemari dan menggantinya didalam kamar mandi.
setelah selesai Pandu pun menghampiri nana naik ketas tempat tidur dan duduk disebelah nana.
‘’anak daddy sudah tidak kelaparan lagi kan.’’ Ucap pandu sambil melirik kearah perut nana.
‘’nggak dong dad,malahan saat ini kami merasa sangat kenyang.’’ Jawab nana menirukan suara anak kecil sambil mengusap usapnya perutnya.
‘’makasi ya daddy sudah menuruti permintaan kami.’’ Katanya lagi.
Pandu tersenyum sambil melihat kearah nana lalu mengusap usap kepalanya.
‘’eh tapi kok bisa sih,hubby mendapatkan spaghetti itu?, padahal malam udah larut banget lo, bahkan ini udah pagi banget.’’ Tanya nana yang masih penasaran,bagaiamana cara suaminya mendapatkan spaghetti itu.
‘’ada deh sayang,pokoknya hari ini aku sudah memenuhi permintaan istriku ini.’’ Ucap pandu sambil manarik hidung mancung nana.
‘’hubby ,sakit tau.’’ ucap nana sambil mengelus elus hidungnya.
Pandu tertawa kecil.
‘’bagaimana aku mendapatkannya,sayang tidak perlu tau,yang jelas besok aku yang akan meminta sesuatu pada sayang.’’ Bisik pandu lalu mencium leher nana.
Mendengar pandu ingin meminta sesuatu padanya,nana sangat terkejut,karena ia sangat tahu apa yang dimaksud dengan minta sesuatu dari suaminya itu.
‘’tapi...
‘’sekarang saatnya sayang istirahat,lihat jam sudah menunjukkan jam setengah 4 pagi.’’ Belum sempat nana bicara pandu sudah memotong omongannya dan merebahkan tubuhnya.
‘’selamat tidur sayang.’’ Ucap pandu sambil mencium pucuk kepala nana .
"padahal aku ingin mengatakan, apakah sudah diperbolehkan seperti itu, saat lagi seperti ini." batin nana
percuma saja aku ia bicara suamiku ini tidak akan mendengarkannya.
‘’hemm iya sayang.’’ Jawab nana ,ia pun langsung memejamkan matanya.
.
__ADS_1
.
.