
...Kediaman pandu kendanu...
Setelah tadi menyiapkan makan malam dengan bi sum,nana akhirnya hanya makan malam sendirian,karena pandu baru saja menghubunginya dan memberitahukan bahwa akan lembur dikantor,jadi ia akan sedikit terlambat untuk pulang.
‘’tumben hubby lembur,biasanya dia tidak pernah lembur.’’ Batin nana yang masih bingung.
‘’akhir akhir ini dia terlihat sibuk dari biasanya,kadang dia juga membawa pekerjaannya kerumah.’’ Batin nana lagi.walaupun perhatian pandu padanya tidak pernah berkurang,namun nana tetap saja merasa heran ,karena tidak biasanya suaminya seperti itu.
Selesai makan nana memutuskan untuk menunggu pandu didalam kamar sambil memainkan ponselnya.
Saat ini Nana tengah asyik melihat foto foto lucu arza yang diposting oleh viona dimedia sosial milinya.
‘’aku pikir tadi viona ingin membicarakan sesuatu yang penting tentang dira,nyatanya dia malah bercerita panjang lebar tentang si penelpon misterius yang membuatnya kesal karena terus menghubunginya.nana teringat saat ia menemui viona ditoko kuenya tadi siang.
‘’viona nggak jelas banget,penelpon iseng ditanggapi.’’ Nana berguman sendiri sambil menatap kelayar ponselnya.
Nana tidak ambil pusing dengan semua yang tadi diceritakan oleh viona,menurutnya sipenelpon misterius itu hanyalah orang -orang iseng yang berniat mengerjai viona,karena nana juga pernah mengalami kejadian seperti itu.
Namun nana tetap memperingatkan viona agar selalu berhati hati,dan menyuruhnya agar segera memblock nomor yang tidak dikenal tersebut.
Namun viona berniat menyelidiki orang yang telah mengerjai dirinya tersebut.berani beraninya berurusan dengan seorang viona, kata viona.
Nana mengehala nafasnya mengingat hal itu.
ia kembali fokus pada ponselnya.
‘’iihh arza lucu banget sih,tampan lagi.’’ Ucap nana tersenyum senyum sambil menscrol layar ponselnya keatas kebawah.
Kadang ia tertawa tawa sendiri.
‘’ih lucu lucu banget deh.’’ Katanya.
‘’kalau gini aku jadi pengen cepat hamil deh...trus punya anak tampannya kayak pandu,,,dan menggemaskan sama kayak arz.’’ Ucap nana sendri sambil membayang punya anak.
__ADS_1
Seketika nana kembali teringat ,akan perkataan mama defi saat diacara pesta dulu.
sekaligus mengingat akan kata kata pandu ketika sedang menggoda dirinya.
Nana tersenyum malu.
nana senyum senyum membayangkannya.
‘’pasti seru kalau aku hamil,,,semoga tuhan segera menitipkan seorang anak dalam rahimku.’’ Ucap nana sambil mengusap usap perutnya yang masih rata.
‘’mama,mama mertua,semua keluarga pasti akan senang kalau aku hamil.’’ Kata nana lagi sambil membayangkan kebahagian keluarganya.
Karena terlalu lama menunggu pandu yang masih belum pulang,nanapun ketiduran saat menunggu pandu.
Beberapa saat kemudian. Pandu pulang,ia tersenyum melihat istrinya yang sudah tertidur.pandu meletakkan tas kerjanya dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu.selesai mandi pandu naik keatas tempat tidur ,mendekatkan tubuhnya pada nana,lalu memeluk pinggng nana dan mencium bibir yang sedari tadi sudah ia rindukan.
Merasa sesuatu yang berat berada diperutnya,nana terbangun dan segera membuka matanya.
‘’iya sayang.’’ Jawab pandu dengan posisi yang masih yang sama memadangi istrinya.
‘’ jam berapa sekarang?.’’ Nana melirik kearah jarum jam dinding.
Sudah terlalu larut.
‘’hubby,kamu pasti belum makan malamkan? ,tunggu, aku akan menghangatkan makanan untukmu.’’ Nana bermaksud untuk beranjak namun ditahan oleh pandu.
‘’tidak usah sayang.
Kenapa hubby?.
‘’tadi aku sudah makan bersama tyan dikantor,maaf aku pulang telat sayang.’’ Ucap pandu pada istrinya.
Nana tersenyum.
__ADS_1
‘’syukurlah kalau begitu,hubby. Iya hubby tidak papa...tapi lemburnya jangan sering sering ya,aku tidak mau kalau kamu sampai sakit kalau kering lembur.’’ Ucap nana sambil mengelus elus pipi suaminya itu.
Pandu mengangguk tersenyum,sambil memegangi tangan nana.
Mereka pun saling bertatapan.
‘’sayang tapi sepertinya aku masih lapar.’’ Ucap pandu pada nana.
‘’benarkah masih lapar,kalau begitu aku akan mengambilkan makanan untukmu ,hubby.’’ Ucap nana hendak beranjak .namun dengan cepat tangan pandu memeluk pinggang nana.
‘’tidak usah sayang,aku akan memakanmu saja hari ini...
‘’hah,a-aku...
Belum sempat nana melanjutkan perkataannya,pandu sudah membungkam mulut nana dengan mulutnya.ciuman mereka semakin dalam kala nana sudah bisa mengimbangi ciuman yang diberikan oleh pandu.
‘’hmmmm makanannya enak sekali.’’ Ucap pandu,melepaskan ciumannya sebentar agar nana dapat mengambil nafas.
Pandu pun melanjutkan aksinya,ciuman yang tadinya dibibir kini beralih keleher nana dan meninggalkan jejak kepemilikan disana.
Tidak berselang lama,pandu berhasil menculuti semua pakaian istrinya yang sehingga tubuh istrinya saat ini tampak polos.
Dan malam tersebut ,merupakan malam kenikmatan bagi kedua suami istri itu.pandu berhasil mengagahi istrinya hingga beberapa ronde , membuat nana sampai kelelahan akibat ulah pandu
beberapa hari kedepan pandu tidak akan berada disamping istrinya .
‘’aku pasti akan sangat merindukanmu, sayang.’’ Lirih pandu sambil mencium kening nana yang terlihat sudah terkulai lemas.
Pandu pun menutup tubuh mereka yang polos dengan selimut,lalu tertidur dengan pandu yang memeluk tubuh polos sang istri.
jangan lupa like , commen dan vote yahh
terima kasih😁😁😁🤗🤗🤗
__ADS_1