Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 61


__ADS_3

Satu bulan kemudian...


Hari pun berganti,usia pernikahan pandu dan nana sudah hampir mendekati 2 bulan.


Hari hari yang mereka lalui dihiasi dengan keromantisan,keceriaan dan kebahagiaan , karena mereka sudah saling menerima satu sama lain.dan mereka juga sudah menyatakan perasaan mereka masing masing.


Seperti biasanya, selesai dengan aktivitas paginya,pandu berangkat kekantor dengan nana yang sudah mempersiapkan segala keperluannya..karena merasa banyak pelanggan pria yang sering memperhatikan istrinya,pandu meminta nana untuk berhenti membantu mamanya dalam mengelola restauran, dan meminta nana untuk hanya fokus untuk mengurus dirinya saja .


‘’hah,susah payah aku mendapatkan nomor ponsel leo,namun hasilnya tetap nihil,dia juga tidak tahu dimana dira,bahkan leo bilang arka juga tidak pernah lagi berhubungan dengan dira.’’ Guman nana sedikit kesal.


‘’sebenarnya kamu dimana sih dir,kamu makin buat aku khawatir tau nggak .’’ batin nana sendu sambil mengingat sahabatnya yang tak tahu dimana itu.


keluarga kevin pandey


‘’yank,aku nggak bisa antar arza kesekolah untuk beberapa hari ini, kamu bisa antar arz kan . dan juga pagi ini aku ada meeting penting .’’ Ucap kevin setelah selesai dengan sarapannya lalu melihat jam dipergelang tangannya.


‘’bisa kok yank,hari ini biar aku yang antar anak kita.’’ Ucap viona sambil tersenyum pada arza yang tengah sarapan disampingnya.


‘’ya udah makasih ya yank.’’ kevin tersenyum pada viona,ia pun beranjak dari tempat duduknya,mencium kening viona serta arza,kemudian pamit untuk kekantor .


Saat viona hendak melanjutkan sarapannya,tiba tiba saja ponsel yang ada disampingnya berbunyi.perhatiannya langsung teralihkan


Nomor yang tidak dikenal.


Mungkin kata itu yang tertera dilayar ponsel viona sehingga ia mengrinyitkan keningnya.


‘’nomor siapa ini?.’’ Batin viona sambil berpikir.


‘’hallo .’’ ucap viona setelah menekan ikon warna hijau.


..........tak ada sahutan.


‘’hallo,,maaf saya berbicara dengan siapa?.’’ Tanya viona kemudian.


namun panggilan langsung terakhiri,membuat viona semakin bingung.


‘’siapa sih, nggak sopan banget main matiin ,pasti orang iseng deh,pagi pagi udah ngerjain orang.’’ Gerutu viona sambil menatap layar ponselnya.


viona tampak berpikir


‘’mom,aku udah selesai.’’ Ucap arza yang sudah beranjak dari tempat duduknya dan mangambil ranselnya.


Suara anaknya membuyarkan lamunan viona.


‘’ oo iya... kamu udah selesai ya,ayo kita berangkat .’’ ajak viona pada anaknya.


‘’masak sih,pagi pagi udah ada orang iseng yang ngehubungin gue.’’ Batin viona setelah tiba disekolah arza.


Sejak perjalanan dari rumah tadi,viona tampak melamun.


‘’arza.’’teriak seseorang teman arza sambil melambai kearah arza yang baru keluar dari dalam mobil


‘’ kea.,’’ balas arza lalu barlari menghampiri temannya.

__ADS_1


"arz, hati hati sayang."


viona membuntuti anaknya dari belakang.


‘’apakah ini mom mu yang kau ceritakan padaku?.’’ Tanya anak yang bernama kea itu sambil melirik kearah viona.


Viona pun melirik kearah teman arza.


‘’iya ini mommy ku.’’ Jawab arza sambil memegang tangan viona.


‘’mommymu cantik ya.’’ Puji anak itu ,membuat viona tersenyum.


‘’iya dong..


‘’’mom kenalkan ini keano,teman baru aku .’’ucap arza mendongak pada viona.


‘’oh ..hey keano.aunty mommynya arza,.’’ Ucap viona tersenyum sambil membungkuk menyamakan tingginya dengan bocah bocah itu.


‘’ kok muka kamu manis banget sih.’’ Ucap viona sambil mencubit pipi keano dengan gemas.


‘’makasi aunty.’’ Jawab anak itu.


‘’arz udah kenalin keano juga ke daddy lo mom,sama kayak mom,dad juga bilang kalau keano sangatlah manis.’’ Ucap arza pada viona.


‘’benarkah,emang begitu kenyataanya.’’ Ucap viona sambil tersenyum memperhatikan anak yang ada dihadapannya.


Tapi rasanya keano ini mirip dengan seseorang yang pernah viona kenal, viona tampak memperhatikan wajah keano.


.’’Tapi siapa ya?.’’ viona berpikir sambil menaikkan alisnya.


Viona tersenyum mendengar penuturan anaknya yang tidak mau kalah itu.


‘’iya dong ,anak mommy tentu yang paling tampan .’’ ucap viona sambil mengusap usap kepala anaknya dengan gemas.


Keano hanya memperhatikan interaksi antara anak dan ibu itu.


Ia merasa sedikit iri.


‘’sekarang waktunya masuk,nanti arz dan kea terlambat lagi.’’ Ujar viona,sambil memakaikan tas kepunggung arza.


‘’iya mom,arz dan kea masuk dulu ya.’’ Ucap arza lalu mencium tangan viona,viona pun mencium kedua pipi anaknya.


Lagi lagi kea tampak iri,sepertinya dia belum pernah merasakan kasih sayang seorang ibu,da viona melihat wajah kesedihan dari keano.


‘’daaa mom..’’ kata arza sambil melambaikan tangannya.


‘’daaa.’’ Balas viona.


‘’daah aunty.’’ Ucap kea tersenyum sambil melambai pada viona.


Viona tersenyum,ia tampak iba pada anak yang tadinya ceria kini tampak bersedih ketika melihat interaksinya dan arza tadi.


Viona menyamakan tingginya dengan keano yang tampak menunduk.

__ADS_1


“keano kenapa sedih?.’’ Ucap viona sambil mengangkat dagu keano.


Keano hanya diam menatap viona,tiba tiba muncul airmata dari sudut matanya.


Sedangkan arza tampak diam memperhatikan keano dan mom nya.


‘’kok keano tiba tiba nangis,apa aunty ada menyinggung keano?.’’ Cemas viona sambil mengusap airmata anak itu.


Keano menggeleng.


Arza mengerti kesedihan keano,tadi arza lupa kalau keano pernah bilang bahwa ia tidak mempunyai seorang daddy ataupun seorang mommy ,keano pernah bercerita,kalau ia hanya mempunyai grandma dan grandpa saja.


jadi ia belum pernah merasakan seperti apa kasih sayang dari mom dan dad nya.


‘’boleh aunty peluk keano?.’’ Ujar viona meminta izin.


Anak kecil itu terkejut sambil menatap viona yang tengah tersenyum.


Iapun tersenyum dan mengangguk kemudian.


Viona dan anak itu saling berpelukan,baru pertama kali dipeluk oleh seorang ibu,anak itu memejamkan matanya.ternyata seperti ini rasanya.arza hanya tersenyum memperhatikan keano yang tengah berpelukan dengan momnya ,ia tidak merasa iri,karena keano tidak pernah merasakan pelukan seorang mom.


‘’nanti aku akan bertanya pada arza, tentang anak ini.’’ Batin viona.


Saat ini viona sudah berada didalam mobilnya.lagi lagi ia mendapatkan telpon dari nomor yang tak dikenal.


‘’dia menelpon lagi.’’ Guman viona sambil melihat layar ponselnya


‘’hallo...’’ ucap viona setelah menerima panggilan tersebut.


Namun tak ada sahutan.


‘’eh lo siapa sih,kalau tidak ada urusan berhenti main main sama gue.’’ucap viona yang mulai kesal.


Namun lagi lagi penelpon itu mengakhiri panggilannya.


‘’heran gue ,siapa sih ni orang.’’ Ucap viona lalu meletakkan ponselnya diatas dasboard.


Vionapun melajukan mobilnya ketoko kuenya.


Sementara dinegeri yang jauh disana ,tampak seorang wanita yang tengah berdiri disebuah balkon rumah mewah,menatap ponselnya sambil tersenyum sinis.


‘’lihat saja,aku akan kembali dan merebutnya darimu.’’ Batinnya sambil megertakkan giginya.


"hallo...


kevin yang tengah berada diruangannya tampak fokus mendengarkan seseorang yang tengah berbicara melalui sambungan telepon dengannya.


" kamu pantau terus keadaannya, besok saya akan terbang kesana, untuk melihat langsung keadaannya."ucap kevin sambil menatap fokus kedepan.


".............


" hmmmmm, kevin mengangguk lalu segera menutup sambungan teleponnya.

__ADS_1


kemudian ia kembali menelpon seseorang.


__ADS_2