
RESTAURANT GALIH KITCHEN
"sayang,jangan lupa nanti sekitar jam 8 malam aku akan menjemputmu kerumah.’’ Ucap pandu sambil mencium kening istrinya.
‘’baiklah hubby aku akan menunggumu.
‘’ hmmm , , , dan ingat apa yang sering aku katakan disini jangan terlalu sering pergi cook room,aku tidak mau kamu bertemu dengan chef erick dan dekat dengannya ,dan jangan biarkan pelanggan pria menyentuh atau menatapmu dirimu,kalau kamu butuh sesuatu suruh saja dikta untuk pergi mengambilkannya ,okey ,kamu cukup memantau restaurant dari ruanganmu saja sayang,disanakan ada cctv yang sudah disediakan .’’ Ucap pandu dengan serius.
‘’ dia selalu saja,masa ia aku akan melakukan seperti yang dikatakan suamiku ini,aku disini bekerja atau apa sih?.’’ Batin nana.
‘’ya ampun ,hubby.berungkali kamu memperingatkanku.’’ batin nana sambil tertawa,nana sudah sering mendengar hal tersebut dari mulut suaminya,semenjak ia bekerja direstaurant mama galih.
‘’mana mungkin aku menghindari chef erick dan pelanggan yang datang kesini,pandu ada ada saja,aku tidak menyangka dia bisa seover protektif ini.’’ Batin nana lagi sambil tersenyum pada pandu.
‘’kok sayang malah diam saja.’’ Ucap pandu.
‘’eh tidak..iya iya aku akan selalu mengingatnya, karena suamiku selalu memperingatkanku hampir setiap pagi.’’ Ucap nana sambil memeluk manja pandu.
‘good girl.’’ Jawab pandu tersenyum senang sambil mengelus elus kepala istrinya.
‘’aku pergi dulu.’’
‘’hmmm baiklah.,,kamu hati hati ya hubby.’’
‘’okey,.’’ Pandu tersenyum lalu pergi melajukan mobilnya.
Setelah mobil pandu sudah agak menjauh nana masuk kedalam restaurant.ia naik kelantai atas menuju keruangannya.
Nana duduk dikursi kebesarannya sambil menghubungi seseorang.
‘’nomor yang ada tuju sedang tidak aktif.’’
Berungkali nana menekan untuk menghubungi nomor tersebut,namun tetap dengan jawaban yang sama.nomor itu tidak aktif.
Nana mendesah panjang
‘’sebenarnya dira kemana sih,kenapa dia tidak pernah menghubungiku,bahkan dia juga tidak bisa dihubungi .’’guman nana.
‘’apa dia berganti nomor telepon,tapi kenapa dia tidak memberitahuku,dan viona...nana tampak menggantung ucapannya dan berpikir.
‘’kemaren saat aku bertanya tentang dira padanya ,dia tampak aneh.’’ Batin nana saat mengingat ekpresi viona kemaren.
‘’pasti telah terjadi sesuatu terhadap dira,kalau tidak , , , ,tidak mungkin dia seperti ini,bahkan dulu saat aku di amerika pun dira sering menghubungi dan menanyakan kabarku,saat aku sudah kembali kesini,dia putus kontak begitu saja denganku.’’ Ucap nana sambil memukul mukul meja kerja dengan jari lentiknya.
"ini benar benar aneh, aku harus mencari keberadaan dira, aku takut terjadi sesuatu terhadapnya."
Sekilas nana mengingat kebersamaan nana serta dua sahabatnya dahulu.
‘’ingat ya apapun yang terjadi dengan hidup kita nanti,walaupun kita tidak bisa bersama lagi, saling jauh, kita tidak boleh putus komunikasi,supaya hubungan silaturahmi kita tetap erat dan tidak terputus.’’ Teriak dira saat mereka bertiga tengah berlibur dipantai saat akhir sekolah tiba.
‘’janji?.’’ Ucap nana sambil menunjukkan jari telunjukknya.
‘’janji.’’ Ucap dira dan viona berbarengan.lalu memperadukan kelingking mereka.
Mereka bersuka ria tertawa ,berlari kesana kesini diatas pasir putih dengan kaki yang telanjang.
PERUSAHAAN ZZ
Pandu telah sampai dikantor dan sudah berada diruangannya.
ia tengah sibuk mengetik dikeyboard laptop miliknya.beberapa kali tyan datang keruangan pandu untuk memberikan berkas berkas yang harus diperiksa dan ditanda tangani oleh pandu.
__ADS_1
‘’tyan,bagaimana persiapan pesta untuk perusahaan kita nanti malam?.’’ Tanya pandu.
‘’persiapan yang dilakukan dihotel residence t63 hampir mencapai seratus persen tuan.
‘’bagus kalau begitu.’’ Jawab pandu
Tyan mengangguk hormat sebelum ia keluar dari ruangan pandu.
Malam harinya dihotel residence t63
Tamu tamu sudah berdatangan ,keluarga besar danu mengundang banyak tamu mulai dari para kolega papa danu dan pandu,kerabat,sahabat,serta teman teman dari kedua keluarga danu dan keluarga sander.
Mereka memberikan selamat kepada yang punya acara.
‘’saya sangat bangga sekali dengan putra anda tuan danu,dengan usianya yang masih terbilang muda,dia mampu mengelola perusahaanya sendiri,tampa bantuan dari anda.’’ Ucap mr.smith salah satu teman sekaligus client dari papa danu yang juga mengenal pandu.
‘’terima kasih atas pujian yang anda berikan mr smith terhadap putra saya,, yaaah , , begitu juga dengan saya,saya sangat bangga dengan pandu.saya juga tidak percaya perusahaan ZZ berkembang begitu cepat dibawah pimpinannya. Jawab papa danu.
Mr smit mengangguk sambil tersenyum.
Sementara nana yang baru saja datang kehotel bersama pandu memasuki tempat acara pesta diadakan .nana berjalan kearah keluarganya , ia tampak menggandeng tangan suaminya, dengan penampilan yang sangat mempesona nana mampu membius para tamu untuk tak berhenti menatap dirinya
ia melangkah dengan penuh percaya diri,walaupun semua perhatian orang yang ada disana tertuju pada mereka.
Sedangkan pandu seperti biasa ia juga tampak sangat gagah dan tampan namun tetap dengan memperlihat wajah dinginnya.
Namun masih banyak dari para tamu yang belum mengetahui siapa gadis yang ada disamping pandu saat ini.mereka mengira mungkin itu adalah kekasih pandu,karena pandu belum mempublis statusnya saat ini.
Sedangkan karyawan dikantor masih bingung apa hubungan mantan sekretaris itu dengan bos mereka sebenarnya.
‘’tuan danu,apakah itu kekasih dari nak pandu?.’’ Tanya mr smith sambil melirik kearah nana dan pandu yang tengah menuju kearah mereka,laki laki paru baya itu tampak tidak suka melihat kearah nana.
Papa danu hanya tersenyum tampa menjawab pertanyaan dari clientnya itu.
‘’pa.’’ Sapa nana sambil mencium tangan mertuanya.
Sementara mr smitg sudah pamit undur diri untuk menemui anaknya terlebih dahulu.
‘’mama mana pa?.’’ Tanya nana.
‘’mamamu sedang mengobrol denga para teman temannya.’’ Jawab papa danu.
‘’pandu ,nana,sapalah tamu tamu kalian dulu.’’ Perintah papa danu.
‘’baik pa.’’ Jawab pandu.
‘’ayo sayang.’’ Ajak pandu sambil menggandeng tangan istrinya.
Nana menyapa para kolega pandu dengan sangat ramah,adapula dari client pandu yang mengenal dirinya,mereka semua memuji kecantikan gadis yang menjadi gandengan mr pandu itu saat ini.menurut mereka pandu dan nana sangat lah cocok,sehingga ada yang menyarankan agar mereka cepat naik pelaminan.
Nana dan pandu hanya tersenyum menanggapi sambil melirik kearah satu sama lain.
Seorang laki laki yang tak lain adalah mr.smith menghampiri pandu dan nana bersama seorang gadis cantik yang terlihat seperti seumuran dengan mereka.
‘’hallo nak pandu,selamat ya atas kemajuan perusahaannya.saya memang tidak pernah meragukan kemampuanmu dari dulu.’’ Ucap mr smith.
‘’terima kasih mr smith sudah mau menghadiri undangan saya.’’ Jawab pandu sambil tersenyum.
‘’selamat ya pandu.’’ucap alice .
‘’hmmm terima kasih lice.’’ Ucap pandu lalu mengalihkan pandangannya dari alice.
__ADS_1
Pandu memang sudah mengenal mr smith dan alice,karena mr smith dari dulu berusaha mendekatkan alice dengan dirinya.bahkan demi usahanya tetap lancar,mr smith juga menguliahkan alice ditempat yang sama dengan pandu diamerika,tapi apalah daya pandu tidak pernah tertarik dengan alice.
bahkan pandu tak menanggapi perhatian yang diberikan oleh alice.
selain stella ada alice yang mengganggunya, namun diantara mereka tidak ada yang pernah mendapatkan hati pandu.
setelah jam kuliahnya selesai, pandu disibukkan dengan memantau gadis pujaan hatinya dari kejauhan.
sementara Nana yang tengah sibuk mencari seseorang,tidak mempedulikan mr.smith.
dengan putrinya.
tadi siang nana sempat ingin menghubungi arka, namun ia lupa kalau ia juga tidak memiliki nomor telepon arka,saat ini dia juga tidak bisa menemui arka, karena arka yang tengah berada diluar negeri, jadi ia memutuskan untuk menemui leo pada pesta perusahaan suaminya nanti untuk meminta bantuan.karena leo lebih dekat dengan arka ketimbang pandu dan kevin.
‘’siapa gadis ini,kenapa dia bisa dekat sekali dengan pandu.’’ Batin alice sambil memperhatikan nana dengan sinis.
"bukankah pandu hanya mencintai gadis yang selalu diperhatikannya semenjak kuliah." batin alice.
"sejak dulu aku selalu penasaran , seperti apa wajah gadis yang sering dipantau oleh pandu."
"gadis itu belum aku singkirkan, sekarang datang lagi gadis baru dikehidupan pandu." guman wanita lagi dalam hati.
‘’masak sih leo tidak datang kesini,aku sudah mencarinya sedari tadi,apa jangan jangan dia keluar kota ya.’’ Batin nana ,matanya tak berhenti mencari keberadaan leo.
nana juga tengah sibuk dengan pikirannya sendiri.
"jangan sampai alice tau kalau nana adalah gadis yang sama dengan gadis yang selama ini aku pantau saat kami kuliah diamerika, gadis yang ingin ia celakainya. batin pandu saat melihat alice yang menatap nana dengan tajam.
karena pandu pernah mendengar , apabila alice bertemu dengan gadis pujaan pandu itu, maka ia tidak akan segan segan mencelakainya , karena dirinya pandu berani menolak seorang alice.
walau tak pernah melihat wajah nana, tapi alice sering mencari tahu tentang gadis itu, bahkan ia sengaja menyuruh orang untuk mencelakai nana, tapi usahanya selalu sia sia, karena digagalkan oleh pandu.
‘’sayang,ayo kita kesana.’’ Bisik pandu pada nana sambil melirik kearah alice .
alice begitu tidak menyukai kemesraan mereka
Nana baru tersadar dan lalu tersenyum pada mr. smith dan alice.
‘’apakah sudah selesai?.’’ Ucap nana dengan pelan.
Pandu hanya tersenyum padanya.
‘’kalau begitu saya perminsi mr,smith ,karena masih banyak tamu yang harus saya sambut.’’ Ucap pandu yang diangguki tidak senang oleh mr. smith.
"mari ." ucap nana
Pandu tersenyum ,diraihnya pinggang istrinya, mereka lalu beranjak pergi dari hadapan mr.smith.
Mr smith hanya diam bersama putrinya menatap kepergian pandu dan nana.
"ah siall ..... kau selalu kalah cepat alice." ucap mr.smith pada alice .
alice tidak menghiraukan perkataan daddynya.
ia menatap punggung nana dan pandu dengan sangat tajam, sambil mengepalkan kedua tangannya.
"awas saja kamu pandu, kamu pasti akan bertekuk lutut padaku." batin alice masih dengan emosinya.
mereka berdua sangat kesal karena diacuhkan
jangan lupa like , comen dan vote yah
__ADS_1
kalau votenya banyak, nanti author crazy up