Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 38


__ADS_3

Disepanjang perjalanan menuju rumah, suasana kembali hening,tidak ada percakapan diantara pandu dan nana mereka sibuk dengan pikirannya masing masing.


‘’nana memutar kepalanya kearah pandu agar bisa melihat wajah suaminya itu saat ini.


‘’aku tidak menyangka ,pandu bisa semarah itu.’’ Batin nana lalu meluruskan pandangannya.


‘’kenapa hatiku merasa lega setelah mengetahui kalau pandu dan stella tidak ada hubungan apa apa, apa cintaku untuk pandu tidak pernah hilang.’’ Nana menyunggingkan sedikit senyuman yang hampir tak terlihat .


‘’sayang,apa kamu lapar.’’ Tanya pandu yang tiba tiba membuyarkan lamunan wanita yang ada disampingnya itu.nana hanya menoleh kearah pandu ,takut jika suasana hati laki laki itu masih kacau.


Pandu menampakkan sedikit senyuman tampannya yang membuat siapa yang melihatnya akan terpesona.


‘’kita belum makan malam,apa ada yang ingin kamu makan,kita berhenti direstaurant itu.’’ Ucap pandu yang sudah menghentikan mobilnya didepan sebuah restaurant.


Nana mengangguk


‘’tapi makanannya dibungkus saja ya,kita makan dirumah saja.’’ Ujar nana dengan masih menatap pesona pandu.


Pandu mengangguk sambil tersenyum pada istri cantiknya itu.


‘’baiklah,tunggu sebentar.’’ Ucap pandu lalu turun dari mobil untuk membeli makanan.


Selesai membeli makanan pandu kembali melajukan mobilnya menuju rumah.


Ketika sampai dirumah,nana turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah sambil membawa 2 kantung kresek yang berisi makanan, disusul oleh pandu setelah ia memasukkan mobilnya kedalam garasi ,untung pandu berinisiatif untuk membeli makanan diluar jadi nana tidak harus repot repot lagi untuk memasak makan malam.


Nana meletakkan bungkusan yang ia pegang diatas meja.


‘’sebaiknya aku mandi dulu.’’ Ucap nana sambil berkacak pinggang,badannya sudah terasa lengket.nana pun segera naik kelantai atas.


Sedangkan pandu yang baru saja masuk kedalam rumah,tampak masuk kedalam ruangan kerjanya sambil menerima telepon .


Beberapa menit kemudian.


selesai dengan aktivitasnya nana kembali turun kelantai bawah untuk menyiapkan makanan yang dibeli tadi.


Sedari tadi nana tidak melihat pandu,dia juga tidak ada dalam dikamar.


‘’kemana pandu?.’’ Batin nana sambil menghidangkan makanan diatas meja.


‘’mungkin dia diruang kerjanya,aku akan memanggilnya .’’ ucap nana lalu bergegas berjalan kearah runag kerja pandu.


Tok tok tok


Nana mengetuk pintu ruang kerja pandu,tapi tidak ada sahutan dari dalam,ia memberanikan diri untuk masuk kedalam ruangan pandu.

__ADS_1


Nana melihat pandu yang tengah tertidur diatas sofa,lalu menghampirinya.


‘’dia tidur?.’’ Nana yang sudah ada disamping pandu menatap pandu yang tertidur dengan tangannya yang diletakkan diatas kepala.


‘’aku jadi tidak tega membangunnya,pandu terlihat lelah sekali, tapi dia juga belum bersih bersih dan makan,tidurnya pasti tidak akan terasa nyaman.’’ Ucap nana sambil memperhatikan wajah pandu yang sedikit ditutup oleh tanganya.


‘’hmmmm tampan sekali..!.’’ Ucap nana sambil senyum senyum cekikikan.


Nana memberanikan dirinya untuk lebih dekat dengan pandu,mengambil tangan pandu yang berada diatas kepala lalu meletakkanya diatas perut.


‘’dia begitu tampan.’’ Ucap nana sambil tersenyum manis.


Cup


Kali ini nana yang mencium kening pandu secara diam diam.


‘’selamat terlelap.’’ Ucap nana dengan pelan lalu mengusap usap kening pandu dengan lembut.


"ada apa denganku?ucap nana sambil memegang kedua pipinya yang tampak memerah.lalu kembali menatap pandu.


‘’aku tidak akan membangunkannya.’’ Batin nana lagi berdiri dari tempatnya lalau keluar dari ruangan pandu.


‘’aku jadi tidak berselera makan.’’ Ucap nana sambil menghela nafasnya menatap makanan yang ada didepannya.


‘’sebaiknya makanannya aku simpan saja untuk besok.’’ Nana berdiri kursinya hendak meletakkan semua makan dilemari dapur.


‘’kenapa tidak bangunin aku sayang.’’ Tanya pandu yang sudah memeluk nana dari belakang.


Deg


Jantung nana kembali bergetar dengan cepat.tangannya terlihat gemetar hampir saja piring yang ia pengang terjatuh karena kegugupannya.


Nana berusaha menoleh kearah pandu


‘’ayo kita makan.’’ Ucap pandu sambil melepaskan tangannya dari pinggang nana,menarik salah satu kursi yang ada disamping nana dan duduk disana.


Aku lapar sekali.’’ Ucap pandu yang membuyarkan lamunan nana dan lalu kembali meletakkan piring yang ia pegang keatas meja.


‘’aku pikir kamu sudah tidur.’’ Ucap nana sambil duduk disamping pandu dan mengambilkan nasi untuknya.


‘’mana mungkin aku tidur diruang kerja sayang,aku tidak ingin istriku kesepian karena tidur sendirian di kamar.’’ Goda pandu sambil tersenyum pada nana.


"dasar." ucap nana sambil mengrucutkan bibirnya yang membuat pandu semakin gemas dibuat olehnya.


‘’ tapi syukurlah suasana hatinya sudah membaik.’’ Batin nana lalu meletakkan piring yang sudah ia isi makanan didepan pandu.

__ADS_1


‘’ini makanlah .’’ ucap nana


‘’tapi aku belum mandi sayang,badanku juga terasa lengket sekali.’’ Ucap pandu senang melihat nana tersenyum padanya.


‘’makan saja dulu,aku tau kamu pasti capek dan lapar kan,sudah tidak papa setelah makan baru kamu mandi.’’ Ujar nana sambil mengambil makanan untuknya.


‘’cieee..istriku mulai perhatian.’’ Goda pandu lagi yang membuat nana melirik kearahnya.


‘’apaan sih.’’ Ucap nana dengan wajah yang telah memerah.tetapi tetap nana melototkan matanya kearah pandu


‘’kenapa aku bisa berkata seperti itu.’’ Batin nana mengrutuki kebodohannya.


Pandu mengehela nafasnya ,tersenyum melihat tingkah istrinya,saat makan pandangan pandu tidak luput melihat kearah nana,ia memperhatikan nana yang sedikit tersenyum tipis.


‘’apa dia sudah bisa menerimaku .’’ batin pandu


‘’apaan sih.’’ Ucap nana yang sudah mulai sadar diperhatikan oleh pandu.


‘’maafkan aku.” Ucap pandu menatap nana dengan lama.


‘’kenapa dia selalu meminta maaf padaku.’’batin nana sambil memutar mutar matanya,nana tidak tau kesalahan apa lagi yang diperbuat pandu.


‘’sayang,’’ panggil pandu karena melihat nana yang hanya diam saja.


Nana hanya tersenyum,mau bilang apa,mau marah juga untuk apa,sedangkan dia tak tau apa kesalahan pandu.


‘’seharusnya aku yang minta maaf, karena aku selalu berpikir yang tidak tidak padamu.” Batin nana.


Pandu manarik nana dan memeluknya sangat erat,nana memejamkan matanya membalas pelukan dari pandu,pandu tersenyum saat tidak ada penolakan dari nana,nana malah membalas pelukannya,pelukan tersebut terjadi sangat lama,membuat pandu tak henti menampakkan senyuman tampannya.


*


*


*


*


*


*


jangan lupa like dan commen dan vote yah, besok bulan madu nana ama pandu okey


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2