
Suasana malam ini begitu meriah,semua tamu undangan dan peserta kontes Fhasion show sudah ramai berdatangan ke hotel Lejemi .kini aula hotel Lejemi sudah disulap menjadi tempat yang sangat indah dengan dekorasi yang elegan dan mewah sesuai standar internasonal.
Walaupun dandanannya tampak natural,tapi Malam ini Jessly terlihat sangat cantik sekali dengan balutan gaun berwarna soft semakin memperindah lekuk tubuhya,ia juga mengepang rambut atasnya hingga setengah lingkaran ,dan membiarkan rambut bawahnya tergerai begitu saja sehingga membuatnya semakin terlihat mempesona.Leo begitu terpukau melihat penampilan Jessly.
‘’Kamu memang selalu bisa membuatku terpesona,Sayang.’’ Leo mencium puggung tangan Jessly.membuat jessly sedikit malu-malu.
‘’Cantik sekali.’’
‘’kamu juga sangat tampan ,sayang.’’ Jessly memuji balik penampilan suaminya sembari merapikan sedikit setelan Jas milik Leo.
‘’Tentu,aku tidak ingin membuat malu bidadariku,saat berada disampingku.’’goda Leo.
Membuat Jessly sedikit tertawa.
‘’Apa sih,manamungkin aku akan malu.’’ Menepuk pelan lengan suaminya.
‘’Tunggu sebentar,aku ada hadiah untukmu.’’ Leo mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.
Mata Jessly berbinar ,senyum bahagia terbit dibibirnya setelah melihat hadiah dari Leo.
‘’Ini untukku,sayang?
Leo mengangguk,lalu memakaikan kalung berlian tersebut keleher putih Jessly.
‘’Bagaimna,kamu suka?
‘’Iya,aku suka,suka sekali,’’sembari memegang mata dari kalung tersebut.
‘’Aku senang,kamu suka dengan hadiahku.’’
terima kasih,sayang.’’ Jessly memeluk Leo sebentar,lalu mencium bibir suaminya itu kilas.
‘’Cup,,,tapi setelah pulang nanti,aku juga ingin sayang memberiku hadiah.’’ Bisik Leo dengan tatapan yang dapat diartikan Oleh Jessly.
Jessly hanya tersenyum malu,lalu kemudian mengangguk.
‘’Ayo berangkat.’’ Leo mengulurkan tangannya kepada Jessly.
Hotel Lejemi.
‘’Baiklah,kepada semua team,usahakan acara ini berjalan dengan lancar,dan saya ucapkan kepada kalian semua,selamat bekerja.’’ Ujar Jimi kepada semua karyawannya.
‘’Baik,terima kasih Tuan.’’ Jawab mereka serentak.
Jimi pun berlalu untuk menyapa kembali tamu yang sudah datang.
‘’Hey kak.’’ Sapa Jessly saat melihat kakaknya.
‘’Kalian sudah datang?.’’
Jessly mengangguk
‘’Kak .’’ Leo ikut menyapa sambil menjabat tangan Jimi.
‘’Wow,acaranya meriah sekali,ada banyak tamu yang datang.’’
‘’Ini acara besar,kau jangan kampungan Jessly.’’ejek Jimi.
‘’Siapa yang kampungan sih.’’ Jessly mengerucutkan bibirnya.Jessly baru pertama kali melihat acara seperti ini,ia sangat terkejut banyak pebisnis terkenal dan ada banyak kolega-kolega dari Leo dan Jimi juga yang datang.
Karena asyik berbincang,Jimi dan Jessly tidak mengetahui kedatangan Tuan Endruf.
Setelah berbincang sebentar dengan Jimi ,Leo pun memutuskan untuk membawa Jessly ketempat duduk mereka,karena acara sebentar lagi akan dimulai.
Acara saat ini sudah dimulai,para penonton dan juri sudah duduk dikursi mereka masing-masing.
‘’Kayaknya acaranya bakalan seru deh sayang.’’ Ujar jesssly antusias melihat baru pembukaan acara yang sudah begitu memukau.
‘’Iya ,sayang.’’ Jawab Leo,sebenarnya Leo kurang tertarik dengan acara seperti ini,tapi ia hanya ingin membuat istrinya senang,makanya Leo ikut menemani Jessly menghadiri acara tersebut.
‘’Er,bagaimana penampilanku?
‘’Wow, sangat cantik,kau membuatku terpesona,Helena.’’jawab Erlang jujur kagum dengan Helena.
‘’Thank,kau juga tampan.,tapi kenapa aku gugup begini ya?.’’Helena memegang tangan Erlang dengan kencang.
‘’Helena,tenang lah,jangan gugup seperti itu,aku yakin kita bisa.’’Ujar Erlang tersenyum membari suport untuk Helena,bagi Erlang ini sudah biasa baginya,karena dia sudah biasa menjadi seorang model.
Banyak para model yang telah tampil ,dan kini tiba giliran Helena dan Erlang.pembawa acara kini sudah memanggil nama Helena dan Erlang untuk segera muncul keatas panggung.
‘’Sekarang mari kita sambut model selanjutnya ,model tampan dan cantik dari Helena Boutique. Erlang dan Helena Kiev’’ Ujar MC dengan suara lantang..
‘’ Helena..’’ Jessly sedikit terkejut ,nama Helena disebut oleh MC.
‘’Helena...’’ mendegar nama itu Jimi yang berada jauh dari panggung menoleh kearah itu dengan degup jangtung yang kencang entah kenapa.
Helena keluar dari tirai dari sisi yang berbeda dengan Erlang dan setelah bertemu mereka berjalan berdampingan kedepang dengan penuh percaya diri,rasa gugup Helena seketika hilang kala ia memegang lengan Erlang.ia tampak tersenyum kepada penonton.Helena berjalan dengan Elegan,banyak yang memuji rangcangan yang ia kenakan dengan Erlang.
‘’Itu benaran Helena?.’’ Jessly tampak tidak percaya,namun ia sangat senag bisa melihat sahabatnya lagi.
‘’Kamu mengenalnya,sayang.’’tanya Leo.
__ADS_1
‘’I-iy yang,dia Helena,sahabatku satu satunya, oh ya ampun’’ Jessly sangat bangga melihat Helena ada disana.
Sementara Jimi masih terpaku melihat Helena diatas panggung.
Semua orang bertepuk tangan ketika Helena dan Erlang hendak kembali ke kebelakang panggung.
‘’Dia,kenapa dia juga ada disini?.’’ternyata tadi Helena juga melihat Jimi,mereka saling pandang walaupun dengan jarak yang sedikit jauh.
‘’Helena,are you oke?..’’
‘’Ah ,iya..’’
‘’Aku akan berganti baju.’’ Ucap Helena lagi.
‘’Helena..’’ panggil seseorang,membuat Helena berbalik.
‘’Jessly..’’ Helena sangat senang melihat Jessly.
Mereka saling berpelukan.
‘’Ternyata ini benar kau,Hel.’’Jessly masih tidak percaya.
‘’Kau ada disini,juga?.’’tanya Helena.
‘
’Iya,untung aku kesini,aku tidak menyangka bisa bertemu kamu disini,kamu kemana saja,kenapa tiba-tiba menghilang begitu .’’tiba tiba wajah Jessly berubah cemberut.
Helena diam sesaat kemudian.
‘’Maaf Jessly,aku sibuk bolak balik keluar Negeri,untuk menemani papa berobat.’’ Ujar Helena tidak bohong.
‘’Tapi kenapa malah tidak mengabariku sih,nomormu juga tidak aktif lagi,,oh ya ,kak Jimi juga ada disini .’’Ujar Jessly.
‘’Oh ya..’’ jawab Helena. ternyata tidak sesuai dengan yang Jessly harapkan,Jessly pikir Helena akan senang mendengar nama kakaknya.
‘’Iya,,kamu tidak senang ,Hel?oh apa mungkin kamu sudah tidak menyukai kakakku lagi ya,yah sayang sekali,padahal aku berharap sekali kamu jadi kakak iparku.’’ Ujar jessly sembari cemberut.
‘’Bukan begitu Jess,aku senang kok.’’ Helena memaksakan senyumnya.
‘’Tapi aku lebih senang lagi bisa bertemu denganmu.’’ Ujar Helena sembari memeluk Jessly kembali dengan tulus.
‘’Sama,aku juga senang.’’ucap Jessly senang.
"oh ya ada sesuatu yang harus aku beritahu kepadamu.’’ucap Jessly lagi.
‘’Apa itu?..’’
‘’oh ya Apa itu.’’
‘’Jessly membisikkan sesuatu.’’
‘’Ah,benarkah..’’ Helena sedikit terkejut,tapi kemudian ia ikut senang.
‘’Selamat ya Jessly.’’ Lagi lagi mereka berpelukan.
‘’Kau sangat cantik dipanggung tadi,semua orang terpesona kepadamu kecuali suami aku,dan aku yakin kamu pasti menang Hel.’’ Ujar Jessly yakin.
‘’Terima kasih Jess, kau juga sangat cantik malam ini.’’
" terima kasih." ucap Jessly balik.
"senangnya aku bisa melihatmu lagi, Hel."
Beberapa jam kemudian
Ini adalah saat saat yang ditunggu-tunggu,semua orang penasaran siapa yang akan menjadi pemenang dari kontes ini yang menjadi perangcang terbaik internasional.
Semua perancang beserta modelnya sedang harap harap cemas menunggu kepusan dari juri.juara kedua dan juara ketiga sudah dibacakan kedua pemenang sudah naik keatas panggung,hal itu membuat Helena kecewa,itu berarti sudah tidak ada harapan lagi baginya untuk menang.
‘’Kalah ataupun menang,bagi papa,kau tetap yang terbaik ,anakku.’’Endruf mengusap punggung anaknya itu memberi semangat kala melihat wajah sedih Helena.saat ini ia sudah duduk bersama ayahnya itu.
‘’Terima kasih,papa.’’ Helena memeluk lengan Endruf sembari menyenderkan kepala..
‘’Hey,jangan risau Hel,kita masih ada kesempatan untuk menjadi juara.’’ Ujar Erlang yakin.
Helena hanya tersenyum.
‘’Aku yakin Helena akan menjadi pemenangnya.’’ Bathin Jessly sembari berdoa dalam hati.
‘’Dan sekarang kami akan membacakan siapa yang berhasil menempati juara pertama’’
‘’Juara pertama dimenangkan oleh....
1detik...2 detikk..3 detikkk
"perancang busana dari Helena Boutique’’Ujar MC
Sentak Helena langsung terkejut.
‘’Sayang,kamu menang.’’ Ujar endruf,lalu mencium kening anaknya itu.
__ADS_1
‘’Papa aku menang?.’’Helena tidak percaya
‘’Selamat ,nak.papa bangga denganmu.’’endruf menepuk-nepuk bahu Helena.
‘’Kepada kedua model dari Helena boutique dipersilahkan untuk naik keatas panggung beserta perancang dari busana yang mereka kenakan hari ini.’’seru MC itu lagi.
‘’Er,kita menang.’’ Ucap Helena.
‘’Apa aku bilang.’’ Ujar Erlang bangga.
Dari kejauhan Jimi tersenyum mendengar Helena memenangkan kontes itu,entah kenapa ia juga ikut senang atas pencapaian wanita itu,memang kemampuan Helena tidak pernah diragukan lagi dalam mengolah bahan berbentuk kain itu,dan Jimi tau itu sejak dahulu.
Erlang dan Helena berjalan keatas panggung sambil melemparkan senyuman kearah masing-masing.dan entah kenapa itu membuat hati Jimi sedikit tidak rela.sedari Helena tidak lepas dari pengawasan Jimi.
‘’Nona Helena kiev,anda juga perancang dari gaun yang anda kenakan?.’’ Tanya MC.
‘’Iyaa.’’ Jawab Helena.
‘’Wow,hasil rancangan anda memang sangat bagus,modelnya juga sangat cantik sekali,yaitu anda sendiri,anda dan rekan mendapatkan poin tertinggi malam ini.’’ Ujar MC itu lagi.
‘’Terima kasih.’’ Ucap Helena lagi.
Piala dan berikut hadiahnya pun diberikan,Helena diminta untuk memberi sedikit sambutan.
‘’Selamat malam semuanya.’’sapa Helena terlebih dahulu.
‘’Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya,sahabat saya dan terutama kepada papa saya yang selalu ada untuk saya dan selalu juga mendoakan yang terbaik untuk saya.’’ucap Helena,semua orang bertepuk tangan untuk Helena dan juga Erlang.
Helena menghampiri ayahya yang ternyata sudah bersama Jessly Leo dan Jimi.
‘’Selamat ya,Hel.’’ Jessly memeluk Helena.
‘’Thank ya Jess.’’ mata Helena melirik kearah Jimi.
"Selamat atas kemenangannya." Leo juga tidak lupa memberi selamat.
"terima kasih." Helena sudah dikenal oleh Jessly kepada Leo.
Sementara Jimi, sebenarnya ia ingin mengucapkan selamat, tapi ia urungkan karena melihat raut wajah Helena yang tidak suka kepadanya.acara pun selesai semua orang hendak Meningggalkan tempat acara tampa terkecuali Helena dan keluarganya.
"Papa sama Erlang duluan kemobil, Lena ingin pergi ke toilet sebentar." Ujar Helena.
"Ya sudah, Papa tunggu kau dimobil ya." Jawab Endruf.
Helena pun menenteng tasnya untuk pergi ke toilet, ia pergi ketoilet untuk mencuci tangannya.
"Hotelnya Lumayan, fasilitasnya juga bagus." bathin Helena sembari memperhatikan kemewahan toilet Lejemi Hotel.
keluar dari Toilet karena tidak hati, Helena hampir saja terpeleset kalau pinggangnya tidak dipegangi oleh seseorang.
"Jimi.." mereka berdua saling tatap.
beberapa saat kemudian.
"Lepas.." Helena menyentakkan tubuhnya dari tubuh Jimi.
"Helena, Aku...." Jimi hendak meminta maaf kepada helena
"terima kasih.." setelah mengucap itu Helena pergi meninggalkan Jimi, namun Jimi berusaha mengejar Helena.
"aneh sekali , kenapa orang itu selalu ada disekitarku."kesal Helena sambil berjalan terburu-buru.
"Helena tunggu."Jimi masih mengejar langkah Helena.sampai ia memegang Lengan Helena.
" apa sih.." Helena kaget, lalu menyentakkan lengannya.
"jangan berani-berani anda menyentuh saya, bukankah anda sendiri yang menyuruh saya untuk tidak menampakkan diri saya dihadapan anda.sekarang kenapa anda mengejar saya." ketus Helena.
"Helena , aku minta maaf tentang semua masalah itu..
" Stop..jangan bicara lagi."
"Helena, cobalah mengerti, aku hanya ingin kembali memperbaiki hubungan kita."
"Hubungan apa yang harus diperbaiki Jimi?." tanya Helena.
"Selama ini kau tidak pernah ingin punya hubungan denganku, sampai akhirnya kau memintaku untuk menjauhi Jessly dan keluargamu dan bahkan...Helena menjeda perkataannya, matanya kini mulai memerah.
Jimi tertunduk merasa bersalah.
" Bahkan kau telah menuduh papaku telah berbuat jahat kepada papimu tampa bukti."
"Sekarang , kalau iya papaku bersalah, apa kau sudah temukan buktinya?mana." Helena menengadahkan tangannya.
Jimi hanya menatap diam Helena, ia memang tidak bisa membuktikan atas tuduhan yang ia berikan untuk Endruf.
Helena tersenyum sinis.
"Kau tidak bisa membuktikannya bukan?
Lagi lagi Jimi tidak menjawab.Helena pun berlalu meninggalkan Jimi yang masih terdiam.
__ADS_1
hey, jangan lupa, like dan comen ya