
Beberapa saat kemudian.
Karena sudah terlalu bosan medegarkan pembicaraan pandu dengan para pebisnis lainnya ,nana pun meminta izin pada suaminya itu untuk mengambil minuman dan beberapa makanan kemeja hidangan.
‘’haaah ,nana mendesah panjang ....sepertinya leo memang tidak datang kesini.’’ Ucap nana sambil berkacak pinggang.
‘’kemana lagi aku harus mencari info tentang arka dan dira.’’katanya lagi sambil duduk disalah satu kursi.
Nana tampak termenung.
‘’hey na,lo disini.’’ teriak viona dengan antusias.
‘’viona ..... kamu ngagetin aku saja.’’ Ucap nana yang membuat viona tertawa,lalu duduk dihadapan nana.
‘’pandu bilang lo sedang mengambil makanan,mana makanannya?malah duduk disini .’’ tanya nana tak melihat makanan apapun diatas meja kecuali minuman yang dipegang nana.
Nana tersenyum.
‘’alasanku saja , habisnya aku bosan disana.’’ Jawab nana
‘’hmmm oh,,yaudah gue lapar nih ,gue ambil makanan dulu ya,lo tunggu disini,mau sekalian nggak?.’’ Tanya viona sambil beranjak.
Nana menggeleng
‘’nanti saja aku belum lapar,,,oh iya arza mana?apa dia ikut kesini?.’’ Tanya nana
‘’tentulah, , dia sama daddynya yang lagi ngobrol ama laki lo.’’ Jawab viona yang diangguki oleh nana. viona beranjak dari tempatnya.
‘’hhmmm aku ikut deh.’’ Ucap nana menyusul viona.
Mereka berdua berjalan menuju meja hidangan ,disana beraneka ragam makanan telah dihidangkan,sehingga tamu bebas memilih makanan apa saja.
‘’wah makanannya kayaknya enak enak nak.’’ Ucap viona memperhatikan semua makanan yang tersusun rapi diatas meja.
Nana hanya tersenyum menanggapi ucapan viona.
Viona mengambil beberapa makanan.
‘’lo benaran nggak mau makan nak?.’’ Tanya viona yang masih sibuk mengambil berbagai macam menu makanan yang akan ia makan.
‘’aku nanti aja vi.’’ Ucap nana sambil celingak celinguk.
‘’lo lagi ngapain, nyariin siapa sih?dari tadi celingak celinguk.’’ Ucap viona saat menoleh kearah nana.
‘’nggak lagi nyari siapa siapa,cuman lagi lihat para tamu aja ."elak nana.
__ADS_1
"ya ampun banyak banget makanan yang kamu ambil vi, kamu mampu menghabiskannya?.’’ Nana mengrinyitkan keningnya saat melihat begitu banyak makanan yang diambil oleh viona.
‘’yaa,,tentu.’’ Jawab nana santai.
‘’memang ya ..kamu nggak pernah berubah,udah punya suami tetap saja rakus.’’ Ucap nana tertawa kecil saat mereka sudah duduk disalah satu meja.
‘’ kamu nggak bakalan kenapa napakan vi?’’ Tanya nana lagi.
‘’ya nggak lah , tenang aja,kayak nggak kenal gue aja lo.’’ Ucap viona dengan masih tetap mengunyah makanannya.
‘’oh iya,aku lupa kamukan punya lambung karet yang elastis.’’ Ucap nana menggeleng sambil menahan tawa
Viona tak pernah mempermasalahkan ejekan dari temannya itu dia tetap santai memakan makanannya.
Beberapa saat Tampaklah seseorang berlengang lenggok bak seorang model menuju kearah nana dan viona.
Perhatian viona tertuju pada seseorang tersebut.
‘’hey ada seorang wanita yang sedang menuju kesini.’’ ucap viona pelan pada nana.
Nana memperhatikan kemana arah mata viona.dan melihat seseorang yang menghampiri mereka.
‘’hey, boleh aku duduk?.’’ Ucap alice tersenyum pada dua gadis cantik yang ada didepannya terutama pada nana.
Nana dan viona masih terpaku melihat kearah alice.
‘’jangan bertanya seperti itu,jelas dia tamu disini,mungkin dia datang sendiri tidak ada teman.’’ Bisik nana pada viona.
‘’ya tapikan...
‘’silahkan nona boleh kok.’’ Jawab nana dengan tersenyum pada alice.nana langsung memotong ucapan viona.
‘’ishh dasar sinana,terlalu baik pada orang yang tidak dikenal.’’ Gerutu viona menatap tidak suka pada alice.
‘’aku jadi ilang selera.’’ Ucap viona melempar sendoknya kemeja sambil berdehem .
‘’maaf tadi saat kau bersama pandu aku belum sempat berkenalan denganmu.’’ Ucap alice setelah duduk bersama nana dan viona.
Nana mengrinyitkan keningnya
‘’maaf nona,apakah kita sudah pernah bertemu sebelumnya.’’ Ucap nana bingung dengan kata kata alice lalu melirik kearah viona.
‘’udah jelas, kayaknya ciri ciri pelakor nih.’’ Guman viona sambil memiringkan salah satu alisnya pada alice.
‘’loh ,,baru saja kita bertemu nona,masa kau sudah melupakan aku,aku alice.’’ Jawab alice dengan kedua sudut bibirnya yang terangkat.
__ADS_1
Sedangkan viona hanya diam berpangku tangan sambil memperhatikan gerak gerik alice.
‘’maaf nona alice mungkin saya yang lupa,tadikan nona bilang kita belum berkenalan,jadi saya lupa wajah nona alice seperti apa.’’ Balas nana.
‘’maaf tadi saya juga kurang memperhatikan wajah tamu yang kami sambut.’’
‘’dasar gadis bodoh,bisa bisanya pandu berhubungan dengan gadis yang pikun seperti ini.’’ Umpat alice dalam hati sambil tersenyum sinis.
‘’kenalkan saya nana,saya is.....
‘’lalu ada urusan apa lagi anda menghampiri kami nona alice?.’’ Tanya viona tiba tiba memotong balik ucapan nana.
‘’tidak papa ,saya hanya ingin berteman dengan nona ini saja.’’ Jawab alice pada viona.
‘’bulshit.’’ Guman viona sambil berdelik.
‘’maaf nona ,kami tidak bermaksud menambah teman,apa lagi nana
‘’iyakan na.’’ Ucap viona sambil membesarkan matanya kearah nana.
‘’kamu apa apaan sih vi,alice bermaksud baik kok.’’ Bisik nana.
‘’gue yakin dia itu pelakor,dia dekatin lo pasti ada maksud tersembunyi,mungkin saja dia mengira lo kekasihnya pandu.’’ Balas viona dengan berbisik.
‘’kamu jangan berburuksangka seperti itu.’’ Bisik nana
‘’maaf kalau kedatangan saya tidak menyenangkan bagi kalian nona.’’ Ucap alice yang melihat nana dan viona berbisik bisik.
‘’siapa juga yang ingin berteman dengan kalian,tidak sudi.’’ Batin alice.
Viona menatap tajam kearah alice.
‘’eh tidak kok...maafkan kami nona alice...sekarang kita berteman.’’ Ucap nana sambil mengulurkan tangannya pada alice.
‘’ nana.’’ Kesal viona pada nana membiarkan alice bergabung bersama mereka.
‘’vi diam,nona alice sendiri disini,apa salahnya kalau kita berteman degannya disini.’’ ucap nana yang membuat viona kesal,tapi ia tidak akan meninggalkan nana dengan wanita ular itu disini.
Karena sudah lapar Nana mengambil makanan untuknya dan sekalian untuk alice.
‘’silahkan nona alice,disantap makanannya.’’ Ucap nana.
‘’terima kasih nana,seharusnya kau tidak perlu repot repot untuk mengambilkannya untukku,kita sama sama tamu pandu disini.’’ ucap alice yang membuat nana tersenyum.
‘’nana disangka tamu.,,,hey dia itu istri yang punya acara kali.’’ Guman viona
__ADS_1
’’hemmm..silahkan nona...’’
jangan lupa like , commen dan vote