
hubby,pakaian kita basah semua,,bagaimana caranya mau pergi rumah viona,kita harus pulang terlebih dahulu untuk berganti pakaian.’’ Ucap nana yang memperlihat baju yang sudah basah kuyup.
‘’tidak keburu kalau kita harus pulang kerumah terlebih dahulu,sayang.’’jawab pandu yang sudah berdiri disamping mobil .
‘’tapi,,tidak mungkin kita pergi kesana seperti ini.’’ Cemberut nana.
‘’ya ampun,,kamu bisa masuk angin kelau seperti ini sayang.’’ Ucap pandu sambil memperhatikan pakaian nana.nana juga tampak sudah kedingin..
‘’tunggu sebentar,,,aku akan telepon tyan untuk membawakan pakaian untuk kita kesini.’’ Ucap pandu lagi sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam saku.pandu tau rumah tyan tidak terlalu jauh berada dari tempat ini.
‘’huftt,,baiklah hubby.’’ Ucap nana sembari mengusap usap kedua lengannya,ia benar benar sudah kedinginan.
‘’sebaiknya sayang tunggu saja dulu didalam mobil,hari juga hampir mau gelap.’’ Ucap pandu sambil membukakan pintu mobil untuk istrinya,nana mengangguk menuruti perkataan pandu.
‘’hallo bos..’’ jawab tyan dari seberang.
‘’kenapa lama sekali mengangkat telepon dari saya.’’ Ucap pandu dengan bibir yang terlihat bergetar.dia juga tampak menggigil.
‘’maaf bos,,saya baru pulang dari kantor dan selesai mandi’ Jawab tyan lagi...ada apa bos menelpon?,bukankah tadi bos bilang bos tidak boleh diganggu untuk hari ini.’’ Tanya tyan balik.
Pandu yang terlihat kesal memejamkan matanya kilas,ia memang menyuruh tyan untuk tidak mengganggunya hari ini.
Beberapa saat kemudian.
‘’cepat kamu bawakan pakain kesini,,kasihan istri saya dia bisa sakit karena kedinginan.’’ Perintah pandu.
‘’baik bos,bos kirimkan lokasinya sekarang,saya akan mengantarkan pakaiannya kesana.’’ Ucap tyan.
‘’hmmmm baik.’’jawab pandu lalu menutup ponselnya dan menyusul nana masuk kedalam mobil.
terlihat nana sedang mengusap usap telapak tangannya dengan cara menyatukannya.
‘’sudah ku bilang,seharusnya sayang tidak bermain air tadi,lihat jadi basah semuakan.’’ Ucap pandu,sambil menangkup tapak tangan nana lalu mengusapnya sembari menghembuskan nafasnya kecelah celah jari agar nana merasa hangat.
Nana hanya diam sembari tersenyum melihat kearah suaminya yang begitu perhatian padanya itu.
‘’kenapa melihat ku seperti itu?.’’ Ucap pandu lagi dengan masih melakukan kegiatan yang sama.
‘’hhhmmm.’’ Nana membuyarkan lamunannya.
‘’kenapa senyum senyum?.’’ Tanya pandu.
‘’suami aku romantis.’’ Ucap nana yang membuat pandu tersenyum ,lalu mengecup punggung tangan nana.
__ADS_1
‘’masih terasa dingin? .’’ Ucap pandu.
hmmm sedikit...
pandu merasakan tangan istrinya begitu lali.lalu kembali mngusap usapnya.
‘’ish kenapa si tyan lama sekali.’’ Gerutu pandu
‘’kalau dia datang terlambat walau sedikit akan ku potong gajinya karena membuat istriku kedinginan.’’ Guman pandu namun dapat didengar oleh nana.
‘’hubby,jangan seperti itu sama tyan,,aku tidak papa kok.’’ Ucap nana.
‘’lihat,lagi lagi kamu membela tyan.’’ucap pandu kesal, istrinya selalu membela tyan.
‘’bukan begitu ,hubby.’’ Ucap nana yang melihat wajah suaminya yang cemberut.nana sedikit tertawa.
‘’bukankah hubby sendiri yang membuat aku kedinginan,kenapa menyalahkan tyan.’’ Ujar nana.
“lah kenapa aku sayang?.”tanya pandu menoleh kearah nana.
“hubby lupa,bukankah tadi hubby yang menyemburkan air padaku,lihat bajuku sekarang jadi basah semua.” Ucap nana pura pura cemberut sambil berpangku tangan.
“bukankah sayang sendiri yang memulai duluan.” Ucap pandu tak mau kalah.
“jadi hubby menyalahkan ak?, ,ya sudah salahkan saja aku.’’ Ucap nana sambil mengrucutkan bibirnya.
‘’ahh ,,,, salah lagi deh gue.’’ Guman pandu dalam hatinya,lalu menoleh kearah lain.
Untuk beberapa saat mereka saling diam,larut dengan pikiran masing masing.
‘’hubby ,aku kedinginan.’’ Ucap nana dengan suara manjanya,lalu membawa dirinya kepelukan pandu.
‘’sabar ya sayang.” Ucap pandu sambil mengusap usap kepala serta lengan nana ,lalu berulang kali mencium pucuk kepala nana.
kevin dan viona baru saja menelpon nana dan pandu, menanyakan sudah sampai mana mereka saat ini.
“dasar sityan,,,sedari tadi dia nggak datang datang,benar benar minta potong gaji dia.’’ Ucap pandu.
Sementara nana yang merasakan sedikit kehangatan tubuh pandu,mencoba untuk memejamkan matanya.
30 menit pas pandu dan nana menunggu tyan didalam mobil.
Membuat nana tertidur dipangkuan pandu,dengan pelan pandu menyenderkan tubuh nana kepunggungan kursi,lalu keluar dari mobilnya saat seseorang mengetuk jendela kaca mobilnya.
__ADS_1
“kenapa kamu lama sekali,,istri saya sampai ketiduran karena menunggu kamu.” Ucap pandu datar.
“maaf bos,jarak rumah saya dari sini memang dekat ,tapi karena jalanan kesini macet ,saya sedikit terlambat.” Jawab tyan memberi alasan ,ia sedikit menunduk.tangannya tampak menjinjing sebuah paper bag.
‘’baiklah hari ini saya terima alasan kamu,tapi lain kali...ah sudah lah mana pakaian yang saya minta.’’ Ucap pandu.
“ini bos.” Ucap tyan lalu memberikan paper bag itu pada pandu.
“tapi nona nana tidak papakan bos?” Tanya tyan khawatir semberi melirik kekaca mobil pandu.
"istri saya hampir membeku karena kamu." jawab pandu.
tyan hanya menunduk.
“dia tidak papa,kamu tidak perlu mengkhawatir istri saya.” Ucap pandu sambil menatap tyan yang terlihat menunduk.
‘’baik bos.’’ Balas tyan.
Tyan yang merasakan hawa dingin dari bosnya,tidak mampu bertanya lagi,dia tau bos yang didepannya ini sangat pencemburu kalau menyangkut tentang istrinya.’’
‘’oh iya satu lagi bagaimana kondisi kantor saat saya tinggallkan?.’’ Tanya pandu kemudian
‘’semua tetap berjalan seperti biasanya bos,,cuman sepertinya besok bos harus datang kekantor,untuk menemui model untuk brand ambasodor produk terbaru kita ,mereka akan melakukan penandatangan kontrak dengan kita.’’ Jelas tyan.
‘’produk barang mewah kita sudah siap diluncurkan?.’’ Tanya pandu.
‘’iya bos.’’ Jawab tyan.
‘’baiklah ,kau urus kontraknya,besok saya akan datang kekantor.’’ Ucap pandu.
‘’baik bos,perminsi bos.’’ Ucap tyan menunduk hormat.
‘’hmmm....
‘’tyan pun pamit undur diri.
Pandu sedikit berpikir lalu kembali masuk kedalam mobil untuk membangunkan nana agar segera mengganti pakaiannya.
pakaian yang dibawakan oleh tyan
__ADS_1
jangan lupa like dan commen ya, vote juga