Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 102


__ADS_3

Sementara...


sedari tadi tidak ada satupun yang menyadari keberadaan dr.faras .dr faras tak berkedip menatap kearah nana. Awalnya dokter faras terkejut melihat gadis yanga didepannya adalah gadis pujaannya yang ia nantikan selama ini. ,namun sekarang ia terpesona melihat kearah dan tersenyum senyum sendiri kala melihat interaksi nana dengan arza.


‘’benarkah dia nana,wanita pujaanku.’’ Batin dr.faras masih tidak mengalihkan pandangannya.


yang lain masih asyik tertawa tawa.


‘’tak ku sangka aku bisa bertemu dengannya disini.’’ batin dr.faras lagi.


Selesai memeluk nana arza kembali berdiri disamping viona,,nana tersenyum sambil menyelipkan salah rambutnya kebelakang telinga.tak sengaja ia menoleh kearah dokter faras yang berdiri tidak jauh dari sampingnya.


‘’faras..’’ nana mengerutkan keningnya saat melihat laki laki yang tengah menatapnya itu.


Seketika lamunannya buyar..


‘’ eh iya ..’’ jawab dr.faras cepat.


Seketika semuanya menoleh kearah dr .faras.mereka baru menyadari bahwa dr.faras juga berada disana.


"saking asyiknya mengobrol kita melupakan dr .faras." ucap viona.


"dok, , silahkan periksa dira." ucap viona lagi.namun dr.faras masih tak bergeming.


‘’oh ya ampun ternyata nana masih mengingatku.’’ Batin dr.faras dengan senang,tiba tiba tangannya tampak berkeringat.


nana menatap dr.faras yang juga menatap kearah dirinya.


"oo ya ampun, kenapa aku harus bertemu lagi dengan faras. nana tampak menggigit bibir bawahnya.


‘’lo kenal dr.faras na?’’ Tanya dira yang tiba tiba membuyarkan lamunan nan


‘’ hah, , iya a-aku kenal...’’ nana menoleh pada dira ,ia sedikit gugup karena terus dipandangi oleh dr.faras,, lalu kembali menoleh kearah dr.faras yang tersenyum padanya.


‘’. berarti yang tadi aku lihat memang benar, , dia faras, tapi kenapa harus bertemu disini sih.’’ Batin nana dengan masih menatap dr faras.


Kevin memperhatikan nana dan dr.faras secara bergantian.


‘’sebentar lagi pasti akanada yang cemburu disini.’’ guman kevin sambil menahan tawanya.


‘’kita lihat saja,apa yang akan terjadi selanjutnya .’’ batin kevin lagi dengan senyuman penuh arti.


Kevin seketika mengingat apa yang dikatakan oleh pandu tadi pada dr.faras.


‘’ pasti kenal lah,kata kevin dr.faras ini juga alumi SMA kita.ya nggak yank.’’ Ucap viona yang diangguki oleh kevin.


‘’oooo pantas aku merasa tidak asing dengan dokter ini.’’ Ucap dira lagi.


‘’kenapa faras tidak berhenti menatapku ,,apa jangan jangan dia masih punya perasaan padaku.’’ Batin nana ..ia mulai risih.


viona tampak memperhatikan dr.faras.


‘’dokter ini sepertinya menyukai nana,,tidak tau kali ya dia ,kalau nana udah jadi istri dari temannya .’’ viona menaik turunkan alisnya.


‘’kamu apa kabar na, sudah lama tidak bertemu.’’ Dr. faras memeranikan diri berbicara.


Nana tampak bingung,,ia tidak tau harus bagaimana,jujur ia merasa canggung dengan dr.faras. karena dr.faras dulu pernah mengungkapkan perasaannya padanya .walaupun ia menolaknya dengan baik baik ,tapi tetap saja sampai saat ini nana tidak enak hati dengan dr.faras.


"a-aku, aku baik ras,." ucap nana sambil memaksakan senyumannya.


‘’ 5 tahun berlalu , tapi cintaku tidak pernah berubah padamu na.’’ Dr.faras terus berguman dalam hatinya.


‘’yank,bilang sama teman doktermu itu berhenti menatap nana seperti itu,,nanti kalau pandu lihat bagaimana,kamu taukan pandu sekarang orangnya pecemburu buta.’’ Bisik viona pada kevin.


"bisa ngamuk dia nanti."


‘’biarkan saja dulu yank..aku pengen lihat reaksi faras setelah tau kalau nana itu adalah istrinya pandu.’’balas kevin dengan berbisik.


‘’jadi teman kamu itu tidak tau ,kalau nana sudah punya suami.’’


Kevin menggeleng.


‘’pantas dia menatap nana seperti itu,sepertinya dia suka sama nana yank.’’

__ADS_1


‘’ mungkin.’’ Ucap kevin lagi dengan pelan.


‘’wah kalau pandu lihat bisa berantam ini.’’ Ucap viona lagi


Sementara dira tidak peduli situasi disitu saat ini ia malah sibuk dengan arza.


"dokter tadi mau memeriksa dira kan, silahkan dr.faras." ucap viona agar dokter faras tidak fokus lagi sama nana.


"ooh baiklah." ucap dr.faras.lalu segera menghampiri dira.


"hati hati dengan jarumnya , awas kalau lo salah suntik." ucap dira , karena dr.faras terus menatap kearah nana, padahal ia mau menyuntik lengan dira.


."hems iyaa.jawab dr faras.


"dasar gadis ini, , menggangu saja, padahal aku sedang melihat bidadari." guman dr.faras.


Beberapa saat kemudian,,selesai memeriksa dira,dr. Faras tidak kunjung keluar dari sana,ia duduk diatas sofa ingin mengobrol sebentar dengan kevin, itu sebenarnya adalah alasannya agar tetap berada disana ,saat bicara matanya mencuri curi pandang pada nana.


Nana tau sebenarnya bahwa sedari tadi faras selalu mencuri curi pandang darinya,,namun ia mengacuhkan hal itu ,dan asyik mengobrol dan bermain dengan arza .


Tiba tiba pandu masuk kedalam ruangan dira dan melihat faras tengah menatap istrinya.


‘’ekhemmm.’’suara pandu membuyarkan lamunan faras.


Membuat semua orang menoleh padanya tak terkecuali nana


‘’hubby..’’ guman nana sambil berdiri tempat duduknya.


Pandu menghampiri nana lalu memeluk bahu istrinya itu,membuat kening faras berkerut.


‘’ sudah kubilang padamu faras jangan memandangi istriku seperti itu,,aku takut kamu terpesona padanya,apa kau lupa dengan yang aku katakan tadi.’’ Ucap pandu sambil tertawa


‘’apa.. istri ’’ ucap dr.faras spontan.sekali lagi ia terkejut.


Pandu mengangguk lalu tersenyum pada nana sambil mengelus elus rambut nana.


‘’kenalkan ini nana,,,dia istriku.’’ Ucap pandu lagi.


"nana istrinya pandu." dr faras mengerutkan keningnya menatap keraah pandu.


"sedari tadi kenapa tidak ada yang memberithu aku." dr faras menoleh kearah kevin.


‘’ lagi lagi aku kecewa,bahkan ini lebih sakit daripada dulu saat nana menolakku.’’batin faras melihat kearah nana ,nana melirik kearah faras,,dia tau saat ini faras pasti sedang terkejut.dr.faras tampak mengepalkan kedua tangannya.


‘’sayang.’’ Pandu memeluk pinggang nana dengan erat.


‘’ada seseorang yang mengatakan kalau aku takut sama istriku,,apakah itu betul.’’ Ucap pandu,,sedikit melirik kearah dr.faras yang berusaha pura pura tegar, sebenarnya saat ini hatinya sedang bergejolak setelah mengetahui kebenarannya.


Dr.faras menampilkan senyuman dan menyembunyikan kesedihan sekaligus kekecewaannya yang kedua kali nya.


‘’apa sih hubby,,aku tidak pernah menakutimu.’’ Jawab nana sambil melirik kearah pandu lalu melihat pada dr.faras.


‘’ah kamu ini ndu,tadi itu,,itu aku hanya bercanda saja kok,,masih saja diambil hati.’’ Ucap dr.faras sambil tertawa kecut.ingin rasanya ia keluar dari ruangan itu secepat mungkin.


melihat reaksi dr.faras yang tampak biasa saja setelah mengetahui bahwa dia sudah jadi istri pandu, nana tampak lega.


‘’syukurlah ternyata aku salah, aku pikir faras masih menyimpan perasaan padaku,, tapi sepertinya dia sudah melupakan cintanya padaku’’ batin nana ,ia tersenyum lega melihat kearah pandu.


‘’uncle pandu.’’ Sapa arza yang berada dipangkuan kevin


‘’hey ,boy.’’ Balas pandu lagi.


‘’hubby ,,kamu dari mana saja?.’’ Tanya nana


‘’tadi ada beberapa klien yang menelponku ,sayang,,,kenapa?,,,apa sayang merindukan aku.’ Ucap pandu sambil mencium kening nana.


‘’apa sih hubby,,malu tau dilihat oleh semua orang.’’


‘’biarkan saja sayang.’’


Dr.faras begitu benar benar tidak tahan melihat kemesraan pandu dan nana.


‘’ckk...kalian itu bikin yang jomblo pada iri saja.’’ Sahut dira.yang dibalas sedikit senyum oleh pandu.

__ADS_1


‘’aku tidak menyangka,,kalau nana ternyata sudah menjadi istrinya pandu.’’ Batin dr faras lagi.


kenapa na, kenapa kamu lebih memilih melabuhkan cintami pada pandu dari pada pada aku, , bahkan setelah bertahun tahun aku masih berharap kamu mau menerima cintaku.


tidak tahan melihat kemesraan pandu dan nana,akhirnya dr.faras mohon ijin untuk kembali keruangannya.


‘’eh tunggu dulu dong faras,, seketika langkah dr.faras terhenti.


"apalagi...."saat ini hatinya begitu sakit.


" jadi bagaimana dengan istriku menurutmu,,apakah sesuai dengan yang aku katakan?.’’ Tanya pandu sambil tersenyum pada nana.


‘’hubby ,ngomong apa sih.’’ Ucap nana


‘’jadi bagaimana?.’’ ucap pandu lagi pada dr.faras.


Dr.faras tersenyum lalu


‘’ternyata kamu benar ,sesuai dengan yang kamu katakan,,istrimu begitu sempurna., , sudah ya , , semuanya aku perminsi."pamit faras .


pandu seketika diam..dia tidak suka mendengar jawaban dari dr.faras.itu artinya tatapan yang dirunjukkan dr.faras tadi pada nana mengartikan bahwa dr.faras terpesona pada nana.


dr.faras meninggalkan ruangan dira.


‘’yank,,sepertinya dr.faras sangat kecewa mendengar kenyataan ini.’’ Bisik viona lagi setelah kepergian dr.faras.


‘’sepertinya yank,,aku pikir pandu akan bertengkar dengan faras,,ternyata aku salah.’’


‘’ishh kamu ini yang bisa bisanya kamu berpikir seperti itu,,mereka kan temanmu juga yank.’’ Ucap viona pelan sambil memukul lengan kevin.


‘’aku pengen lihat mereka bertengkar yang,soalnya selama ini mereka selalu akur.’’ Ucap kevin lagi.


"kamu yank,." viona memukul lengan suaminya.


lalu Viona menggeleng nggelengkan kepalanya.


‘’sayang,,beberapa jam lagi aku ada pertemuan dengan klienku dari jepang,,kita pulang sekarang ya, aku akan mengantarmi pulang lebih dulu.’’ Ucap pandu dengan nada dingin..membuat semua orang heran melihatnya, nana pun ikut bingung dengan sikap pandu.


‘’kenapa tiba tiba hubby bersikap dingin.’’ Ucap nana.


‘’dira viona, , aku dan nana pamit lebih dulu.’’ Ucap pandu yang diangguki oleh dira dan viona.


"vin , gue pamit duluan." ucap pandu yang juga diangguki oleh kevin.


Pandu berjalan lebih dulu keluar dari ruangan dira.


.‘’kenapa tiba tiba sikap suami lo berubah na?.’’ Tanya dira pada nana yang belum beransak dari tempatnya.


"hubby kelihat marah." batin nana


‘’aku juga tidak tau,,ya udah aku pamit dulu,besok aku kesini lagi.’’ Ucap nana yang diangguki oleh dira dan viona.


‘’arz ,,,tente pulang dulu ya.’’ Ucap nana pada arza.


‘’iya,, hati hati ya tente cantik.’’


‘’iya sayang,,,nana pun ikut keluar dari ruangan dira.


pandu dan nana pun meninggalkan rumah sakit.


.


.


.


.


.


vote dan like yang banyak ya


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2