Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 119


__ADS_3

Hotel luxuri


Setelah bertanya kepada resepsionist hotel ,Leo dan yang lain segera mencari nomor kamar hotel yang dipesan oleh arka.


‘’ini kamarnya.’’ Ucap leo


Pandu dan kevin mengangguk.


Tampa basa basi pandu membuka pintu kamar itu ,tapi dikunci.


‘’dikunci.’’ Ucap kevin


Tampa basa basi lagi pandu mengebrak pintu kamarnya,dalam satu tendangan pintu itu terbuka lebar,mengejutkan orang yang ada didalamnya.


‘’ sekarang sudah tidak dikunci lagi.’’ Pandu mengedikkan bahunya dengan santai tangannya dimasukkan kedalam saku.


Lalu ketiganya masuk kedalam kamar hotel.


‘’ ya ampun arka .’’ teriak leo saat melihat setengah dari badan arka sudah polos, dengan posisi wanita itu berada diatasnya, sedangkan wanitanya juga juga sudah membuka setengah dari bajunya ,menampakkan dua gundukan milik dirinya.


wanita itu terkejut melihat kearah leo .sedangkan arka mengerutkan keningnya melihat leo pandu,dan juga kevin.kenapa mereka bisa tau dia ada disini


tadinya wanita jalang itu akan bersiap membuka celana sambil mencium bibir arka,ia menatap arka begitu pula dengan arka.


‘’kenapa berhenti, , lanjutkan.’’ Ucap arka ,ia tidak peduli dengan ketiga temannya itu.


Sedikit ragu tapi wanita itu tetap kembali menarik resleting celana arka.


‘’hentikan.’’ Dengan cepat pandu berjalan kearah keduanya,lalu menarik tubuh wanita itu,wanita itu sampai terjatuh,dan ia berusaha menutupi bagian dadanya dengan kedua tangannya,wanita itu menunduk malu.


‘’dasar wanita jalang.’’ Ucap leo yang juga telah menghampiri pandu.


Lalu menatap sinis kearah wanita itu.


"lihat saja, besok kamu akan mendapat surat pemecatan dari pihak hrd brahma group.


" le beraninya kamu mengancam wanitaku." teriak arka.


"kalau gue berani memang kenapa?dia tidak pantas bekerja dibrahma group." ucap leo sambil berkacak pinggang.


arka membuang muka dari leo.


"cukup...." ucap kevin pada leo lalu ia melirik kearah wanita itu


‘’ saya minta sebaiknya kamu keluar dari sini.’’ Bentak kevin.


‘’apa hak lo ngusir wanita gue.’’ Protes arka.membuat kevin menoleh kearah arka lalu menatap kearah wanita yang terlihat sudah ketakutan.


"jangan pergi , , tetap disini." ucap arka pada wanita itu.


"ma-maafkan saya pak." jawab wanita itu gugup, dia tidak lagi memanggil sayang, takut dengan tatapan dari ketiga teman bosnya.


wanita itu langsung berdiri, lalu memakai pakaiannya,mengambil barang belanjaanya dan dengan perasaan takut wanita itu segera berlari keluar kamar hotel.


‘’siaallll.’’ Gerutu gadis itu,,ia gagal mendapatkan tubuh bos muda itu,dan sekarang ia khawatir dengan karirnya dibrahma group.


pandu menunjukkan wajah marahnya pada arka yang tengah menatap tajam sambil berpangku tangan kearahnya.pandangan mereka saling bertemu ,menantang satu sama lain.begitu juga dengan yang lainnya yang ingin mengintrogasi arka.


‘’lo benar benar sudah keterlaluan arka.’’ Geram pandu melayangkan salah satu pukulannya kearah arka.


‘’lo yang apa –apaan.’’ Teriak arka marah,disudut bibirnya sudah mengalir darah segar.


‘’berani lo lakuin hal seperti itu.’’ Mata pandu tampak berkobar,ia kembali melayangkan pukulannya ,tapi gagal karena ditahan oleh leo dan kevin.

__ADS_1


‘’udah ndu, lo harus sabar.’’ Ucap leo sambil menahan kevin.


"kita juga marah sama si arka, tapi kita tidak boleh melakukan kekerasan." ucap kevin lagi.


"iya ndu, , biarkan sajalah siarka, , dia benar benar sudah gila." timpal leo .


‘’hah.’’ Pandu membuang nafas kasar, lalu dirasa sudah agak tegang, teman temannya melepaskan dirinya.


‘’terus ,kalau gue mau lakuin itu,apa urusannya dengan kalian.’’ Sindir arka sambil mengelap bibirnya.


‘’sadar ark,,lo udah salah jalan,untung kita cepat datang kesini,,kalau tidak lo bisa mengkhianati dira.’’ Ucap kevin.


Arka mengerutkan keningnya.lalu menatap jengah ketiga sahabatnya.


‘’apa urusannya dengan wanita itu,siapa yang mengkhianatinya,,justru dia yang telah mengkhianati gue.’’ Tegas arka.


‘’perlu lo ketahui ark,kita sudah tau semuanya,,dan dira itu tidak salah.’’ Sela leo.


‘’gue nggk peduli kalian semua sudah tau,,yang jelas dia udah ngekhianatin gue,,jadi apa salahnya gue sekarang.’’ Ucap arka geram.


‘’lo hanya salahpaham tentang dira ark.’’ Ucap kevin lagi.


Arka tertawa sinis.


‘’tau apa kalian bertiga, kalian tidak tau betapa sakitnya dikhianati oleh orang yang kita cintai.’’ Ucapnya masih dengan ketawa sinisnya.


dia menertawakan diri sendiri.


‘’kita tau semuanya.’’ Kini pandu yang bicara.


‘’hah..’’ arka melihat kesembarangan arah sambil tersenyum sinis.


‘’please arka,jangan rusak diri lo sendiri.’’ Ucap kevin sambil memegangi bahu arka,tapi arka malah menepisnya.


‘’ tapi semua yang lo lihat itu tidak benar ark.’’ Ucap pandu.


‘’jelas jelas gue ngelihat dengan mata kepala gue sendiri ,dira mengkhianati gue.’’ Tekan arka.


‘’dan kalau benar itu hanya salah paham,kenapa dia malah diam aja ketika melihat gue,dan bahkan dia nggak ngejar gue sama sekali ketika pergi dari sana.’’ Ucap arka mengertakkan giginya sambil mengepalkan tangannya,ia begitu emosi mengingat kejadian itu.


Ketika temannya hanya terdiam.


"udahlah, gue tau kenapa kalian bersikeras belain dira."


‘’bersabarlah ark,,ada waktunya dira bakalan datang dan jelasin semuanya ke lo.’’ Ucap kevin.


Arka hanya diam.


‘’iya,karena soal itu kita bertiga tidak bisa menjelaskannya,biarlah dira sendiri yang menjelaskan nya sama lo.’’ Ucap pandu mulai lunak.


Arka menggeleng.


‘’sekarang gue udah nggak butuh penjelasan dari wanita itu.’’ Ucap arka .


‘’ark lo bakalan nyesal nggak dengarin penjelasan langsung dari dira.’’ Ucap leo yang mulai kesal.


‘’gue nggak peduli,,sekarang gue udah hancur.’’ Ucap arka beranjak dari tempat tidur ,mengambil bajunya dan melangkah pergi dari sana kamar


"dan kalian bertiga." saat kembali berbalik arka menunjuk kearah ketiganya, , jangan pernah campuri urusan gue lagi, camkan itu." ucap arka lalu benar benar pergi dari sana.


Ketiga temannya hanya bisa menghela nafasnya.


‘’syukurah kita datang tepat waktu.’’ucap kevin sambil berkacak piggang.

__ADS_1


Leo dan pandu mengangguk.


‘’kita biarkan arka berpikir terlebih dahulu,, tapi gue yakin dia tidak akan berbuat seperti ini lagi.’’ Ucap pandu yakin.


Karena dia sudah mengirim pesan kearka,mengancam arka akan mengadukan pada ayahnya kejadian hari ini kalau ia masih melakukannya lagi,pandu senantiasa mengawasi pergerakan arka melalui anak buahnya.


Parkiran hotel.


"hufff, gara gara si arka, gue jadi ganti rugi pintu hotel yang rusak." kesal pandu sambil berkacak pinggang.


hahahahha."leo dan kevin menertawakan pandu.


"tidak apalah ndu, demi teman juga." ucap leo.


"untung arka belum merusak jalang itukan, kalau sampai itu terjadi itu , bisa bahaya." ucap leo.


"lo mah enak ngomong kayak gitu, lah gue, , gue yang rugi.


" tenang lo kan orang kaya ndu."ucap leo lagi.


pandu hanya memutar matanya sambil berpangku tangan.


‘’gue ikut lo lagi ya ndu.’’ Ucap leo.


‘’nggak ada ya,gue nggak mau nampung lo lagi,,lo nggak ingat tadi pagi nana marah marah ke gue karena melihat ruang tamu bak kapal pecah.


‘’hehhehe, dia marahnya kan sama lo, bukan sama gue, , lagian itukan bukan sepenuhnya salah gue,,lo kan yang lempar lempar bantal sembarangan karena kegirangan karena menang.’’ Ucap leo membela diri.


‘’terus yang membuang kulit kacang kesembarangan tempat siapa?.’’ Tanya pandu.


"bungkusan cemilan?desak pandu lagi


Leo hanya nyengir kuda sambil menggaruk nggaruk kepalanya.


Kevin hanya geleng geleng kepalanya tidak mengerti dengan dua temannya apa yang diributkan.


‘’le lo pulang keapartemen sekarang,gue antarin.’’ Ucap kevin kemudian.


‘’hmmm ya udah deh, kalau pandu nggak ngijinin gue ikut ama dia.’’ Ucap leo,lalu masuk kedalam mobil kevin dengan pura pura sedih.


" gue bencanda kali le, lo kalau mau nginap dirumah gue lagi boleh kok, sebenarnya tadi malam sangat seru tau, , baru kali ini gue nonton pertadingan bola ada temannya."ucap pandu merasa bersalah.


leo tertawa


"muka lo kayak gitu amat ndu, gue cuman becanda kali, , hari ini gue mau balik aja ke apartement, makasi gue udah diboleh in numpang dirumah, dan sampaiin maaf gue ama nana.


pandu tersenyum lega.


" gue kirain benaran lo ngambek, , , nanti gue sampaiin kok.


"okey." jawab leo


kevin masuk mobil masuk setelah pamit dengan pandu.


‘’yes sekarang nggak ada pengganggu lagi,,aku bisa berduaan dengan nana malam ini,tapi aku harus cari sesuatu dulu untuk meredam kekesalan istriku itu.’’ Ucap pandu lalu masuk kedalam mobilnya.


sebenarnya ia senang leo menolak menginap dirumahnya.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa like , vote dan commen


__ADS_2