Si Cantik Istri CEO

Si Cantik Istri CEO
episode 121


__ADS_3

Satu bulan kemudian


Matahari telah menunjukkan sinarnya.mama ratna tengah asyik menata makanan diatas meja,ia sudah tidak sabar anaknya mencicipi cottage pie buatannya, karena semenjak kemaren nana sudah mengingikan makanan khas irlandia tersebut,dan mama ratna lah yang dimintanya untuk membuat cottage pie itu.


Tampaklah pasangan yang ditunggu tunggu tengah menuruni anak tangga satu persatu dengan pelan , sambil bergandengan mesra. Salah satu tangan nana tidak berhenti mengelus elus perutnya yang sudah terlihat sedikit menonjol.


Mama ratna dan papa evan tersenyum menyambut anak dan menantunya itu.


‘’selamat pagi ma,pa.’’ Sapa pandu pada kedua mertuanya sambil tersenyum.


Sementara nana hanya tersenyum.


‘’pagi .’’ jawab mama ratna dan papa evan.


‘’ayo duduk,,mama sudah menyiakan makanan spesial untuk kalian berdua.’’ Ucap mama ratna.


Nana dan pandu saling pandang,mama ratna berlalunya kedalam dapur .


‘’sudah ayo duduk.’’ Ucap papa evan yang sudah duduk didepan keduannya.


‘’iya pa.’’pandu menarik salah satu kursi untuk nana,lalu menarik kursi untuknya dan duduk disamping nana.


‘’cottage pie.’’ Mata nana berbinar melihat sesuatu yang dibawakan oleh mamanya dari dapur.


‘’wah jadi makanan spesialnya ini ma,,sepertinya enak.’’ Ucap nana ,cottage pie tersebut sudah diletakkan didepannya.


‘’iya ,,kalian makan ya,mama tau kamu sudah menginginkannya dari kemaren.’’ Ucap mama ratna.mengelus perut nana sebentar lalu kembali ketempat duduknya.


‘’makasi ma,aku memang sudah sangat menginginkannya.’’ Ucap nana senang


‘’hmmm,,hubby mau?.’’ Tanya nana setelah cottagenya tinggal setengah ditempatnya,ia masih sibuk mengunyah,,nana menyodorkan satu sendok cottage itu kearah mulut pandu.


Mama ratna dan papa evan geleng geleng kepala melihat tingkah nana yang sedari tadi melupakan pandu dan tidak membagi cottage itu dengan suaminya.


Pandu menggeleng


Lalu mengambil sendok yang dipegang nana,dan balik mengarahkannya kemulut nana.


‘’untukmu sayang saja ya.haaaa.’’ ucap pandu sambil menyuruh nana membuka mulutnya.


Nana tersenyum lalu membuka mulutnya lebar lebar.


‘’makasih hubby,,jadi tambah sayang deh.’’ Ucap nana.


‘’sama,aku juga makin sayang.’’ Ucap pandu.


Pandu tersenyum sambil mencubit pelan pipi nana yang sedikit berisi itu.


Mama ratna dan apa evan hanya saling melempar senyum.


‘’hmmmm cottage buatan mama memang tidak ada duanya.’’ Ucap nana pada mama ratna sambil menunjukkan jari jempolnya.


‘’iya dong,,kan resepnya warisan dari nenek.’’ Jawab mama galih.


‘’oh iya ya.’’ Ucap nana lalu kembali menghabiskan cottagenya.nanti minta resepnya ya ma."katanya lagi.


‘’aku berangkat ya.’’ Ucap pandu lalu mencium kening nana.


‘’hubyy,, hari ini aku ikut kekantor ya.’’ Ucap nana sambil bergelayut manja ditangan pandu.


‘’ikut kekantor?.’’ Tanya pandu.


‘’ iya.’’ Nana menganguk sambil memasang wajah seimut mungkin.

__ADS_1


‘’kenapa tiba tiba sayang pengen ikut kekantor?.’’ Tanya pandu


‘’ya pengen saja."


Pandu menyipitkan matanya sedikit berpikir,tidak biasanya nana ingin ikut kekantor,,mungkin bawaan bayi kali ya.’’ Pikir pandu.


nana melepaskan tangannya dari lengan pandu.


Kenapa berpikir terlalu lama?,hubby tidak mau membawaku kekantor,,pasti hubby malu ya sama karyawannya,karena punya istri gemuk seperti aku.’’ Ucap nana sambil mengerucutkan bibirnya.


‘’ bukan begitu sayang,,siapa yang bilang istriku gemuk,,cuman pipimu yang sedikit caby,dan itu membuat istriku ini sangat seksi, justru membuat aku semakin sayang padamu.’’ Bujuk pandu sambil memeluk tubuh nana.lalu mencubit pipi nana.


‘’ benarkah?


pandu mengangguk.


"jadi aku boleh ikut kekantormu ,hubby.’’ Ucap nana girang.’’


Pandu mengangguk lagi dengan pasti.


‘’yeiiiii,makasi hubby.’’ Jawab nana lalu mencium kedua pipi pandu.


Perusahaan zz


saat ini pandu tengah mengadakan rapat dengan beberapa kepala bagian dari perusahaannya.namun matanya fokus kearah nana yang duduk dipojok ruangan sambil menatap pandu balik.


tampak nana mengepalkan salah satu tangannya dan mengangkatnya tanda memberikan semangat terhadap pandu.


‘’semangat .’’ ucap nana kearah pandu tampa mengeluarkan suaranya.’’


Dibalas oleh pandu dengan senyumannya.


Sedangkan penyaji rapat tengah sibuk mempersentasikan laporan dari devisinya,namun perhatian pandu malah tertuju pada nana,konsentrasinya saat ini hanya fokus pada nana, nana yang tiba tiba menjadi begitu manja kepadanya.hal itu terjadi selama sebulan ini,dirumah,pandu tidak diperbolehkan pergi kecuali hanya pergi kekamar mandi untuk bab saja .


namu perhatian pandu tetap pada nana , tidak teralihkan sedikit pun.


"bos pandu." tyan sedikit meninggikan suaranya.


"ha iya kenapa." dengan reflek menoleh kearah tyan.


semua tengah menatap kearah pandu.


"apa bos mendengarkan penjelasan dari lina? tanya tyan.


pandu langsung menoleh kearah lina yang masih berdiri disamping layar proyektor.


" maaf bos, apa ada yang ingin ditanggapi terkait laporan yang saya jelaskan tadi? tanya lina.


apa yang harus ditangapi, mendengarkan saja bos pandu tidak, ia malah sibuk menatap istrinya."batin tyan sambil melihat kearah nana yang tengah menerima telepon.


kening pandu berkerut saat melihat nana sedang menerima telepon dan seseorang.


"rapatnya kita cukupkan saja sampai disini, nanti antar semua laporannya kepada saya." ucap pandu setelah berdehem.


semua peserta rapat tidak bingung, mereka melihat sedari tadi bos mereka memang tidak fokus pada meetingnya.


"baik bos."


semua peserta rapat keluar kecuali nana , pandu dan juga tyan yang tengah menunggui bosnya.


pandu pun menghampiri nana yang sudah berdiri dari tempat duduknya.


"rapatnya berakhir begitu cepat, pasti karena aku, aku ganggu ya , hubby." ucap nana dengan wajah cemberut.karena tadi ia melihat beberapa karyawan menatap tidak suka padanya.

__ADS_1


"tidak, rapatnya berakhir bukan karena sayang kok, memang sudah selesai, benarkan tyan." ucap pandu sambil melirik kearah tyan.


mendapat isyarat dari pandu, tyan langsung mengangguk dengan mantap.


"hmmm benarkah?


pandu mengangguk manarik nana kepelukannya.


sementara tyan menampakkan sedikit senyuman kearah pandu yang tengah bemesraan dengan nana.


menurutnya tyan , nana sangat beruntung memiliki suami seperti bos pandu yang sangat perhatian dan menyayangi nana.wajar waktu itu pandu memecatnya secara tiba tiba, karena berani mendekati nana.


" kalau begitu saya , perminsi bos."pamit tyan.


"hemmms." jawab pandu sambil memeluk pinggang nana dengan mesra.


"kita keruanganku sekarang sayang?." ajak pandu pada nana.


"tapi hubby, aku harus pergi sekarang." ucap nana .


"pergi kemana?." tanya pandu sambil mengerutkan keninnya.


" kerumah dira, , aku lupa kalau ada janji dengan viona dan dira.


"ya udah aku antar kesana." ucap pandu.


"hubbykan sedang bekerja?, terus kerjaannya gimana, ini belum masuk jam makan siang loh"


"demi istriku tercinta, pekerjaan bisa ditinggal." ucap pandu sambil mencium kedua pipi nana dengan gemas.


."ih nggak boleh kayak gitu hubby, , hubby kan panutan semua karyawan disini, tidak boleh seperti ya, hubby tidak perlu mengantarkan aku, sekarang viona sedang menuju kesini buat ngejemput aku." ucap nana lagi.


"yaaaah, , , jangan pergi dong sayang, disini aja, temani aku bekerja ya." ucap pandu menyenderkan kepalanya kedada nana dengan manja.


melihat kelakuan suaminya


"kok malah hubby yang manja sekarang." ucap nana tertawa kecil sambil mengusap usap kepala pandu .


pandu menggeleng kepalanya dengan posisi yang masih sama..


.


.


.


.


"hubby, viona udah dibawah, , aku pergi ya, doain arka sama dira supaya mereka balikan lagi." ucap nana sambil beranjak dari sofa lalu hendak melangkah kearah pintu.


"eitss tunggu dulu sayang." pandu yang tengah sibuk menandatangi semua laporan , beranjak dari kursinya.


"mmmuach." pandu mencium semua yang ada wajah nana tampa terkecuali , dan membenamkan ciuman yang sangat lama dibibir nana.


"udah, , hati hati ya." ucap pandu sambil memeluk nana kilas.


"iya hubby." jawab nana senang.


"I love you "


"I love you too." nana mencium pipi pandu lalu langsung keluar dari ruangan pandu.


sedangkan pandu senyum senyum sendiri entah kenapa sambil kembali ketempat duduknya

__ADS_1


__ADS_2